Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Tiga Investor Lirik Potensi Pabrik Tapioka di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 1 Nov 2019
  • print Cetak

Pertemuan 3 investor tapioka dengan Pemkab Madina di rumah dinas bupati Madina, Jum’at (1/11/2019)

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tiga investor Sumatera Utara tertarik berinvestasi di sektor perkebunan ubi kayu dan pendirian pabrik tepung tapioka di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Keinginan para investor tersebut berinvestasi di Madina tercuat dalam sebuah pertemuan di rumah dinas bupati Madina, Jumat (1/11).

Ketiga investor Sumut itu yakni, Surianto, Hengky Suwongso dan Wenan.

Ketiganya bertemu dengan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dihadiri Sekda, Kadis Pertanian, Kadis Perdagangan, Bappeda,  Kadis Pertanahan, Kadis Koperasi dan UMKM, Kadis Pora, Kadis Ketapang, Kadis PMPPTSP, Kadis Kesehatan,  Kadia Kominfo, Kadis PUPR, Bagian Perekonomian.

Surianto yang merupakan pengusaha tapioka asal Medan manyatakan berivestasi dalam bidang tapioka di Madina ini memiliki prospek karena memiliki potensi sumber daya alam yang berkualitas ekspor.

“Dari dilihat dari geografis Madina memiliki potensi sumber daya alam dengan kualitas ekspor,” katanya.

Selain memiliki pangsa pasar yang jelas, pengembangan investasi ubi kayu ini juga didukung oleh jalur transportasi laut mengingat pelabuhan Palimbungan akan berfungsi.

Keinginannya mendirikan pabrik tapioka di kabupaten itu sangat besar. Namun dia meminta luas lahan yang kongkrit untuk lokasi pendirian pabrik serta lokasi perkebunannya.

Surianto menjelaskan, untuk bahan baku pabrik tapioka proyeksinya paling minimum  membutuhkan 500 ton ubi kayu perhari. Tentu dengan jumlah ini harus didukung dengan bahan baku yang cukup. Sedangkan untuk lahan yang dibutuhkan adalah seluas 6.500 hektar.

“Kita lihat dulu persiapan lahan apakah sesuai atau mencukupi dengan kapasitas minimum yang diharapkan,” ujar pengusaha yang sudah 30 tahun bergerak dalam bidang tapioka itu.

Mengingat program ini bertujuan untuk memperbaiki perekonomian warga, dirinya mengharapkan peranan dan dukungan dari semua pihak terutama masyarakat.

Sementara itu, Bupati Madina, Drs. Dahlan Hasan Nasution mengharapkan dengan masuknya investor tersebut kedepan dapat menolong perekonomian warga di Madina.

“Selain investor tapioka sejumlah investor perikanan, peternakan sapi dan kambing juga menyatakan ketertarikannya berinvestasi di Madina,” sebut bupati.

Kadis Pertanian Madina, Taufik Zulhandra Ritonga menyebutkan lokasi yang direncanakan untuk mendukung perkebunan ubi kayu sebagai bahan baku tapioka ini berada di Kecamatan Naga Juang, Siabu dan Kecamatan Bukit Malintang.

“Lokasi yang memenuhi syarat untuk perkebunan untuk ubi ini ada tiga sasaran yakni Naga Juang, Bukit Malintang, Siabu, dengan luas 6.492 ha yang semuanya lahan masyarakat,” kata kadis.

 

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Patogar se Madina Pilih Harun-Ichwan untuk Pilkada Madina

    Patogar se Madina Pilih Harun-Ichwan untuk Pilkada Madina

    • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ) – Parsadaan Toga Siregar (Patogar) se Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengelar acara pengajian rutin bulanan dan mengundang Calon Bupati nomor urut 01 Harun Mustafa Nasution. Acara pengajian yang berlangsung di Pandopo Rumah Sakit Umum Permata Madina itu dihadiri ratusan warga marga Siregar dan Anak Boru, Bere dan Kahanggi dari seluruh […]

  • Dilaporkan Ke Bawaslu, KPU Madina Nyatakan Siap : Itu Sudah Sesuai Aturan

    Dilaporkan Ke Bawaslu, KPU Madina Nyatakan Siap : Itu Sudah Sesuai Aturan

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan( Mandailing Online ): KPU Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diketahui telah dilaporkan ke Bawaslu Sumut oleh salah seorang warga atas dugaan meloloskan dengan memenuhi syarat salah satu Calon Bupati yang mengikuti kontestasi politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 beberapa waktu lalu. Dikonfirmasi media ini, Ketua KPU Madina Muhammad Ihsan mengatakan bahwa tahapan Pilkada 2024 […]

  • Capaian PAD Rendah, Pansus DPRD Madina Minta Kinerja OPD Dievaluasi

    Capaian PAD Rendah, Pansus DPRD Madina Minta Kinerja OPD Dievaluasi

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) tergolong rendah, Panitia Khusus DPRD Madina berharap dilakukan pembenahan dan evaluasi terhadap kinerja OPD. Hal itu dicuatkan dalam Laporan Pembahsan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Mandailing Natal (Madina) tentang Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2024. Laporan Pansus itu dibacakan Ketua Pansus, Dodi Martua (dari Partai Demokrat) di […]

  • Polemik Pipa Tambang Emas Martabe

    Polemik Pipa Tambang Emas Martabe

    • calendar_month Jumat, 21 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Terkait persoalan pemasangan pipa limbah sisa proses ke Sungai Batangtoru, Tim Advance sepakat dibentuk untuk menuntaskan permasalahan antara warga dan PT Agincourt Resources, pengelola tambang emas Martabe di Desa Aek Pining, Batangtoru, Tapanuli Selatan (Tapsel). Demikian salah satu hasil rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Propinsi Sumut yang dipimpin Plt Gubsu […]

  • Lahir dari Orang Tua Mualaf, Abdullah Johnson tak Ingin ke ‘Lain Hati’

    Lahir dari Orang Tua Mualaf, Abdullah Johnson tak Ingin ke ‘Lain Hati’

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Pria kelahiran London, Inggris 38 tahun lalu itu memiliki ayah dan ibu mualaf yang memeluk Islam ketika keduanya masih mahasiswa, jauh sebelum ia dilahirkan. Johnson menuturkan ayahnya mengenal Islam dari sebuah komunitas yang mempertemukan ia dengan ilmu-ilmu tentang islam. Sementara ibunya, yang lebih dahulu meenjadi Muslim memutuskan bersyahadat karena belajar Agama Islam dengan seorang teman. […]

  • Dihadapan Banggar DPRD Madina, Sekda Akui Kualitas Air RSUD Panyabungan Memprihatinkan

    Dihadapan Banggar DPRD Madina, Sekda Akui Kualitas Air RSUD Panyabungan Memprihatinkan

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online : dihadapan pimpinan dan anggota badan anggaran( Banggar ) DPRD Madina, Plt Sekda Madina Sahnan Pasaribu akui kualitas air RSUD Panyabungan tidak begitu baik karena di ambil dari sungai batang gadis yang saat ini tercemar limbah tambang emas ilegal. “Kebutuhan air di RSUD Panyabungan masih langsung diambil dari sungai batang gadis” Ungkapnya dihadapan […]

expand_less