Minggu, 31 Mei 2026
light_mode

Tiga Investor Lirik Potensi Pabrik Tapioka di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 1 Nov 2019
  • print Cetak

Pertemuan 3 investor tapioka dengan Pemkab Madina di rumah dinas bupati Madina, Jum’at (1/11/2019)

 

PANYABUNGAN (Mandailing Online) Tiga investor Sumatera Utara tertarik berinvestasi di sektor perkebunan ubi kayu dan pendirian pabrik tepung tapioka di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Keinginan para investor tersebut berinvestasi di Madina tercuat dalam sebuah pertemuan di rumah dinas bupati Madina, Jumat (1/11).

Ketiga investor Sumut itu yakni, Surianto, Hengky Suwongso dan Wenan.

Ketiganya bertemu dengan Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dihadiri Sekda, Kadis Pertanian, Kadis Perdagangan, Bappeda,  Kadis Pertanahan, Kadis Koperasi dan UMKM, Kadis Pora, Kadis Ketapang, Kadis PMPPTSP, Kadis Kesehatan,  Kadia Kominfo, Kadis PUPR, Bagian Perekonomian.

Surianto yang merupakan pengusaha tapioka asal Medan manyatakan berivestasi dalam bidang tapioka di Madina ini memiliki prospek karena memiliki potensi sumber daya alam yang berkualitas ekspor.

“Dari dilihat dari geografis Madina memiliki potensi sumber daya alam dengan kualitas ekspor,” katanya.

Selain memiliki pangsa pasar yang jelas, pengembangan investasi ubi kayu ini juga didukung oleh jalur transportasi laut mengingat pelabuhan Palimbungan akan berfungsi.

Keinginannya mendirikan pabrik tapioka di kabupaten itu sangat besar. Namun dia meminta luas lahan yang kongkrit untuk lokasi pendirian pabrik serta lokasi perkebunannya.

Surianto menjelaskan, untuk bahan baku pabrik tapioka proyeksinya paling minimum  membutuhkan 500 ton ubi kayu perhari. Tentu dengan jumlah ini harus didukung dengan bahan baku yang cukup. Sedangkan untuk lahan yang dibutuhkan adalah seluas 6.500 hektar.

“Kita lihat dulu persiapan lahan apakah sesuai atau mencukupi dengan kapasitas minimum yang diharapkan,” ujar pengusaha yang sudah 30 tahun bergerak dalam bidang tapioka itu.

Mengingat program ini bertujuan untuk memperbaiki perekonomian warga, dirinya mengharapkan peranan dan dukungan dari semua pihak terutama masyarakat.

Sementara itu, Bupati Madina, Drs. Dahlan Hasan Nasution mengharapkan dengan masuknya investor tersebut kedepan dapat menolong perekonomian warga di Madina.

“Selain investor tapioka sejumlah investor perikanan, peternakan sapi dan kambing juga menyatakan ketertarikannya berinvestasi di Madina,” sebut bupati.

Kadis Pertanian Madina, Taufik Zulhandra Ritonga menyebutkan lokasi yang direncanakan untuk mendukung perkebunan ubi kayu sebagai bahan baku tapioka ini berada di Kecamatan Naga Juang, Siabu dan Kecamatan Bukit Malintang.

“Lokasi yang memenuhi syarat untuk perkebunan untuk ubi ini ada tiga sasaran yakni Naga Juang, Bukit Malintang, Siabu, dengan luas 6.492 ha yang semuanya lahan masyarakat,” kata kadis.

 

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Samsat Temukan Sejumlah Mobil Dinas Pemda Madina Tak Taat Pajak

    Samsat Temukan Sejumlah Mobil Dinas Pemda Madina Tak Taat Pajak

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ), – Dari giat operasi Razia Gabungan Kepatuhan Pajak Kenderaan Bermotor di ketahui puluhan kenderaan mobil dinas Pemkab Madina tidak bayar pajak. ‎Salah satunya diketahui mobil dinas Kasatpol PP Madina BB 8120 R Mitsubishi Triton sang Penegak Perda. Dari data yang didapat dari Samsat Madina di ketahui bahwa mobil dinas Kasatpol PP […]

  • Mana Dahulukan, Akikah atau Kurban?

    Mana Dahulukan, Akikah atau Kurban?

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Mereka yang berkurban bisa memercayakan penyembelihan kurban dan distribusi daging ke lembaga zakat. Berkurban atau akikah terlebih dahulu? Pertanyaan ini kerap terlintas di benak kebanyakan umat. Pimpinan Yayasan Annurmaniyah, Jakarta Barat, Hj Nurma Nugraha MA mengatakan, merujuk pada Mazhab Syafi’i dan Ahmad, lebih baik mendahulukan akikah, kemudian kurban. Sebenarnya, kewajiban akikah, kata perempuan yang dikenal […]

  • Mabes TNI AU Terima Bintara AU 2011

    Mabes TNI AU Terima Bintara AU 2011

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Markas Besar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) membuka kesempatan kepada pemuda/pemudi Indonesia untuk menjadi Bintara TNI Angkatan Udara. Pendaftaran dimulai sejak tanggal 1 Februari sampai 4 Maret 2011. Tempat pendaftaran di Dinas Personel Pangkalan TNI AU Medan Jl Imam Bonjol no 43 Medan. Sesuai dengan berita pers Komando Operasi TNI AU […]

  • Tanggul Jebol di Siabu akan Diperbaiki Dari APBD Provinsi

    Tanggul Jebol di Siabu akan Diperbaiki Dari APBD Provinsi

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Pemkab Madina tahun 2012 ini akan memperbaiki 3 tanggul yang jebol di hantam banjir di Siabu yang terjadi akhir tahun 2011. Anggrannya akan menggunakan APBD Sumut. ”Kita sudah mengajukan atau mengusulkan perbaikan tanggul yang jebol itu. Dan rencananya tahun ini akan diperbaiki, itupun atas kebijaksanaan Pemprovsu karena anggaran di Madina tidak ada untuk itu,” […]

  • Belum Ada Bahasa Daerah Sumut Punah

    Belum Ada Bahasa Daerah Sumut Punah

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN,-Staf peneliti Balai Bahasa Medan Anharuddin Hutasuhut mengatakan, hingga kini belum ada bahasa ibu atau yang lebih dikenal dengan bahasa daerah di wilayah Sumatera Utara yang punah. “Jangankan punah, yang terancam punah saja belum ada. Ini tidak terlepas dari konsistennya masyarakat di Sumut menjaga nilai-nilai budaya leluhurnya, karena kalau bukan kita siapa lagi yang harus […]

  • SMA 1 Kotanopan Juara Umum Marching Band se-Sumatera

    SMA 1 Kotanopan Juara Umum Marching Band se-Sumatera

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – SMA Negeri 1 Kotanopan, Mandailing Natal (Madina) berhasil meraih juara umum  dalam kejuraan Marching Band Raja Majestic Champhionship III se-Sumatera yang  berlangsung tanggal 5-6 September 2015 lalu di Universitas Negeri Medan. Ini perolehan luar biasa, karena grup SMA Negeri 1 Kotanopan ini harus menyisihkan grup-grup dari berbagai daerah di pulau Sumatera. […]

expand_less