Kamis, 30 Apr 2026
light_mode

Belum Ada Bahasa Daerah Sumut Punah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
  • print Cetak


MEDAN,-Staf peneliti Balai Bahasa Medan Anharuddin Hutasuhut mengatakan, hingga kini belum ada bahasa ibu atau yang lebih dikenal dengan bahasa daerah di wilayah Sumatera Utara yang punah.

“Jangankan punah, yang terancam punah saja belum ada. Ini tidak terlepas dari konsistennya masyarakat di Sumut menjaga nilai-nilai budaya leluhurnya, karena kalau bukan kita siapa lagi yang harus melestarikan budaya kita sendiri,” katanya di Medan, Rabu.

Ia mengatakan, masih tetap lestarinya bahasa daerah di Sumut tidak terlepas dari konsistennya etnis-etnis di daerah itu melakukan berbagai upacara adat dan kesenian daerah.

Selain itu juga tidak telepas dari sudah adanya mata pelajaran muatan lokal bahasa daerah di sekolah dasar, juga karena masih cukup banyaknya buku-buku berbahasa daerah diterbitkan serta adanya media baik radio maupun cetak yang berbahasa daerah.

“Juga tidak terlepas dari peran orang tua yang selalu mengajarkan kepada anaknya tentang bahasa daerah itu. Salah satunya dengan selalu tetap bertegur sapa dengan bahasa daerah di rumah antara orang tua dengan anak-anaknya,” katanya.

Di Sumut terdapat delapan etnis asli yakni etnis Karo, Toba, Simalungun, Pakpak, Melayu, Nias, Mandailing dan Angkola. Setiap etnis memiliki bahasa daerahnya masing-masing kecuali Mandailing dan Angkola yang memiliki bahasa daerah yang sama, yakni Bahasa Mandailing.

Etnis Karo pada umumnya berasal dari Kabupaten Tanah Karo sebagian Deli Serdang dan Langkat, etnis Simalungin di Kabupaten Simalungun, Nias di Kepuluan Nias, serta Melayu di Medan, Langkat, Deli Serdang, Batu Bara, Tanjung Balai dan Serdang Bedagai.

Kemudian Toba di Tapanuli Utara, Toba Samosir, Humbang Hasundutan, Samosir, etnis Pakphak di Dairi dan Pakphat Barat, serta Etnis Mandailing di Mandailing Natal dan etnis Angkola di Tapanuli Selatan, Padang Lawas dan Padang Lawas Utara.

“Di Mandailing Natal, selain Bahasa Mandailing, di daerah itu juga terdapat satu bahasa daerah lainnya yakni Bahasa Siladang yang penuturnya juga Etnis Mandailing. Artinya etnis Mandailing memiliki dua bahasa yakni Bahasa Mandailing dan Siladang,” katanya.

Mengenai Bahasa Siladang, lanjutnya, memang pernah diisukan terancam punah akibat semakin sedikit penutur bahasa tersebut. Namun setelah dilakukan penelitian secara komprehensif, ternyata penutur bahasa tersebut masih cukup banyak.

Tahun 2009 Balai Bahasa Medan (BBM) melakukan penelitian tentang Bahasa Siladang tersebut, ternyata penuturnya masih cukup banyak yakni lebih dari dua ribu orang, begitu juga dengan generasi mudanya juga cukup aktif menggunakan bahasa itu.

“Suatu bahasa dapat dikatakan terancam punah kalau penuturnya kurang dari 500 orang. Sementara penutur Bahasa Siladang lebih dari dua ribu orang, jadi belum dapat dikatakan terancam punah,” katanya.
Sumber : Kompas com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Bentuk Tim Pemulihan Kerusakan Lingkungan

    Pemkab Madina Bentuk Tim Pemulihan Kerusakan Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) membentuk Tim Pemulihan Lingkungan Hidup guna mengatasi kerusakan lingkungan hidup yang selama ini terjadi di kabupaten ini. Tim yang melibatkan semua stakeholder ini bertugas memulihkan lingkungan dan memberi sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Tim tersebut dibentuk dalam rapat yang digelar di Kantor Bupati […]

  • KPK Sita 64 M Uang Syamsul

    KPK Sita 64 M Uang Syamsul

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA-Selain terus melakukan pemeriksaan saksi-saksi, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga terus bergerak untuk menguber aset milik Syamsul Arifin. Yang teranyar, tim penyidik KPK telah menyita uang sebesar Rp64 miliar dari kas Pemkab Langkat. Deputi Penindakan KPK, Ade Rahardja, menyebutkan, uang yang disita itu merupakan uang yang telah dikembalikan Syamsul ke Pemkab Langkat. ”Lebih […]

  • HUT ke-77 RI, 370 Narapidana Lapas Panyabungan Dapat Remisi

    HUT ke-77 RI, 370 Narapidana Lapas Panyabungan Dapat Remisi

    • calendar_month Rabu, 17 Agt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam rangka HUT ke-77 RI sebanyak 370 narapidana di Kapas Kelas II B Panyabungan mendapat remisi atau pemotongan masa tahanan. SK remisi tersebut langsung diserahkan oleh Bupati H. M. Jafar Sukhairi Nasution didampingi Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution dan Kapolres AKBP H. M. Reza CAS. Penyerahan SK berlangsung di aula […]

  • Al Habib Atthos Al Hafidz bersama Bupati H.M.Ja'far Sukhairi Nasution saat dijamu di Rumah Dinas Bupati Madina ( ist )

    Bupati Sukhairi : Kehadiran Al-Habib Atthos Al Hafidz Semoga Menjadi Keberkahan Untuk Madina

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Tiba di Mandailing Natal ( Madina ) Al Habib Atthos Al Hafids dijamu oleh Bupati H.M.Ja’far Sukhairi Nasution di rumah Dinas Bupati Rabu malam 23/8/2023. ” suatu keberkahan bagi Kabupaten ini, Alhabib Atthos Al Hafidz hadir di Daerah ini, dan malam ini Alhabib akan beristirahat di Rumah Dinas” kata Sukhairi. […]

  • Atika Nyanyi di Acara Boby-Surya

    Atika Nyanyi di Acara Boby-Surya

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor 2 Atika Azmi Utammi Nasution datang menghadiri acara hiburan rakyat yang diselenggarakan Tim Kampanye Daerah (TKD) Bobby-Surya Madina di Jalan ABRI, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan, Minggu (3/11/2024). Kedatangan Atika memantik perhatian masyarakat. Terlebih saat calon wakil bupati yang berpasangan dengan Saipullah Nasution itu […]

  • Gerphan Laporkan Panitia Penerimaan CPNS Siantar ke Mabes Polri

    Gerphan Laporkan Panitia Penerimaan CPNS Siantar ke Mabes Polri

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PEMATANGSIANTAR : Gerakan Rakyat Penyelamat Harta Negara (GERPHAN) melaporkan panitia penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2010 Kota Pematangsiantar ke Mabes Polri, dengan bukti lapor nomor : TBL/10/I/2011/ Bareskrim tanggal 10 Januari 2011. Laporan ini disampaikan terkait adanya dugan kecurangan ujian seleksi PNS yang dilaksanakan Pemko Pematangsiantar apada bulan Desember 2010 lalu. Menurut Direktur […]

expand_less