Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

H Chairuman Harahap dan Komjen Pol Oegroseno Figur Yang Tepat Pimpin Sumut 2013-2018

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 23 Agt 2011
  • print Cetak


Menjelang Pilgubsu 2013 masyarakat sudah banyak yang menggadang-gadang kandidatnya untuk ikut bertarung. Salahsatu harapkan masyarakat adalah, Gubsu periode 2013-2018 merupakan figur yang tegas, kredibel, bersih, punya prinsip dan acceptable serta jauh dari masalah.
PARLIN POHAN-SIDIMPUAN
“Kita tidak mau Gubsu mendatang tersandung korupsi alias dinonaktifkan atau diberhentikan sementara, bahkan diberhentikan permanen. Bilamana kepala daerah sudah mempunyai kekuatan hukum tetap (incrah), sangat membuat masyarakat kecewa. Artinya, pilihan yang mereka jatuhkan terhadap figur kenyataannya di tengah jalan tersandung kasus”.
Untuk itu, ke depan masyarakat supaya lebih selektif dalam memilih ataupun menentukan pilihannya. Jangan berdasarkan materi tapi para konstituen harus mengetahui siapa sebenarnya kandidat yang bertarung terutama track recordnya harus bagus, amanahkah atau banyak masalah.
Dari berbagai tabulasi yang kami buat dengan berbagai elemen baik dari elemen mahasiswa ataupun LSM banyak yang menginginkan figur H Chairuman Harahap SH MH yang sekarang Ketua Komisi II DPR-RI dan politikus Golkar. Yang satu lagi adalah Komjen Pol Drs Oegroseno SH yang juga mantan Kapoldasu yang sekarang Kalemdikpol Mabes Polri.
Kedua figur d iatas sangat acceptable dan mendapat tempat di hati masyarakat Sumut khususnya masyarakat bawah. Kedua figur ini mempunyai track record yang baik dimana H Chairuman Harahap SH MH terkenal dengan popularitasnya dan putra asli Sumut dan dikenal tegas dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Terbukti, ia mengungkap kebenaran Panja Mafia Pemilu yang sekarang kasusnya sedang disidik Mabes Polri dan perolehan suaranya pada saat Pemilu Legislatif 2009 Dapil Sumut II sangat signifikan. Ini pertanda yang bersangkutan sangat disukai oleh masyarakat.
Sedangkan Komjen Pol Drs Oegroseno SH merupakan figur yang sederhana, bersih, punya prinsip dan humanis. Walaupun bertugas di Sumut hanya sekitar 1 tahun 11 hari tapi dimata masyarakat Oegroseno sangatlah dicintai masyarakat bahkan dikenal pembela kebenaran atau pembela rakyat kecil. Selama bertugas di Sumut, boleh dikatakan tidak ada yang disakiti bahkan menindak tegas anak buahnya yang melakukan pelanggaran seperti mencopot Kapolres Siantar pada saat itu dan membuat terobosan yang sangat menyentuh hati masyarakat ‘Tidak Boleh Lagi Ada Darah dan Air Mata Yang Mengalir Dikantor Polisi’.
Banyak kaum ekonomi lemah yang ditolongnya dari kesewenang-wenang oknum kepolisian. Dengan kesedarhanaan dan kereligiusannya membuat masyarakat jatuh cinta terhadap sosok Oegreseno. Walaupun bukan putra daerah Sumut, tetapi selama memimpin di Sumut sangat berkesan dan bahkan punya tempat tersendiri dihati masyarakat terutama ibu-ibu dan rakyat kecil. Tidak pandang bulu dalam mengadakan pengayoman terhadap masyarakat bahkan boleh dikatakan semasa menjabat Kapoldasu citra Polri khususnya di Sumut sangat harum, polri menjadi berwibawa di Sumut. Maka berdasarkan track recordnya sangat layak bila Oegreseno memimpin Sumut untuk priode 2013-2018.
Tapi semuanya tergantung mereka bersedia tidak menjadi cagubsu, tapi bilamana rakyat yang meminta tentunya mereka akan mempertimbangkan, kita sebagai elemen mahasiswa tentunya mendukung figure yang bersih, masih ada 20 bulan lagi bagi rakyat sumut untuk mencari figure yang ideal memimpin sumut 2013-2018
Tulisan ini berdasrkan hasil diskusi dalam buka puasa bersama yang diprakarsai Gemassu antara wartawan koran ini dengan Sekjend PP Gerakan Mahasiswa Sumatera Utara (Gemasu), Asmar Ismail Siregar didampingi Ketua Pengurus Pusat LSM Masyarakat Harus Pintar (Mahap) Sumut, Sampoelan serta Ketua LSM Masyarakat Sumatera Tenggara (Mastengg), M Suangkupon Siregar, Sabtu (20/8) lalu. (***)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kelulusan siswa SMA/MA dan SMK di Madina 99,88%

    Kelulusan siswa SMA/MA dan SMK di Madina 99,88%

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA, MA dan SMK tahun pelajaran 2010-2011 di Kabupaten Mandailing Natal mencapai 99,88 persen dari 6.008 peserta UN. Sedangkan jumlah siswa yang tak lulus hanya 4 orang. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Madina H Imron Lubis didampingi Kabid Dikmenumjur Mustamin Nasution di Panyabungan. “Tingkat kelulusan peserta […]

  • Ketua DPRD dituding berbohong

    Ketua DPRD dituding berbohong

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGSIDIMPUAN – Ketua DPRD Padangsidimpuan, Aswar Syamsi, dituding melakukan pembohongan publik, karena menyebut isi surat mosi tidak percaya yang dilayangkan 15 anggota dewan sebagai fitnah. “Tidak ada fitnah dalam mosi tidak percaya kami kepada Ketua DPRD, ” kata Ketua Fraksi Gabungan Karya Bersatu, Erwin Nasution, pagi ini. Erwin merupakan seorang dari 15 anggota dewan yang […]

  • Lagu Mandailing Sekarang Tidak Lagi Berbahasa Asli Mandailing

    Lagu Mandailing Sekarang Tidak Lagi Berbahasa Asli Mandailing

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Akibatnya Tak Enak Karena Rasa Mandailing-nya Hilang PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para pencipta lagu-lagu Mandailing diminta untuk menerapkan bahasa Mandailing yang asli, bukan bahasa campuran. Sebab, saat ini album lagu-lagu Mandailing yang beredar sudah jauh dari bahasa dan ejaan Mandailing itu sendiri. Demikian diungkapkan sejumlah warga Panyabungan kepada Mandailing Online, Kamis (28/7/2016) terkait kekecewaan mereka  […]

  • Banyak Yang Ustad, Etnis Mandailing di Kaltim Tak Lagi Batak

    Banyak Yang Ustad, Etnis Mandailing di Kaltim Tak Lagi Batak

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Etnis Mandailing di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur makin dikenal sebagai etnis yang beragama Islam, bukan lagi Batak Kristen seperti selama ini anggapan orang di sana. Perubahan imej ini merupakan dampak dari banyaknya etnis Mandailing di Balikpapan yang tampil sebagai ustad. “Banyak etnis Mandailing yang ustad, bahkan sebagian ada yang dipanggil kiyai […]

  • Keluarga Miskin, Bayi Keluar Usus Belum Dioperasi

    Keluarga Miskin, Bayi Keluar Usus Belum Dioperasi

    • calendar_month Selasa, 19 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) : Seorang balita malang Rizky Wasiah di Desa Huraba II, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal mengalami kelainan sejak lahir, yakni usus keluar dari perut. Bayi usia 10 bulan dari pasangan Saiman Nasution dengan Nina Sari ini telah dibawa orang tuanya ke RSU Panyabungan, lalu ke RSU Pringadii Medan, tetapi biaya yang tak […]

  • Bupati Madina : 78 Tahun RI Pemerintah dan Masyarakat Harus Evaluasi Diri

    Bupati Madina : 78 Tahun RI Pemerintah dan Masyarakat Harus Evaluasi Diri

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online )-Usai melalui rangkaian kegiatan memperingati HUT ke 78 RI, Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) pagi ini Jum’at 18/8/2023 melaksanakan zikir bersama sebagai bentuk rasa syukur atas terlaksananya seluruh rangkaian kegiatan 17 san di daerah ini. Zikir dan Do’a berlangsung di Masjid Nur Alan’nur Aek Godang Panyabungan yang diikuti Pelajar, […]

expand_less