Senin, 21 Sep 2026
light_mode

Peneliti: Awal Ramadhan 20 Juli

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 17 Jul 2012
  • print Cetak

BANDUNG – Lembaga Observatorium Bosscha memprediksi awal Ramadhan 2012 jatuh pada Jumat (20/7). Itu dilihat dari perhitungan astronomi yang diterapkan lembaga setempat.

Peneliti Bosscha Evan Irawan mengatakan, perkiraan jatuhnya awal Ramadhan 2012 pada tanggal tersebut dihitung berdasarkan posisi hilal, atau bulan yang terbit pada tanggal satu bulan Kamariah. “Tanggal 19 Juli (Kamis, red) posisi hilal berada di atas matahari,” kata dia, tadi malam.

Menurut Evan, pada 19 Juli, posisi hilal hanya berada dua derajat di atas matahari. Kemungkinan besar hilal tersebut tak akan terlihat karena jaraknya terlalu dekat dengan matahari. Biasanya, lanjut dia, pada kondisi tersebut posisi hilal dipertanyakan oleh sejumlah ormas Islam.

Ia mengatakan, pada dasarnya perhitungan sejumlah ormas tersebut hampir sama dengan perhitungan Bosscha. Karena, rumus yang digunakan sama-sama menggunakan perhitungan modern. Jadi, sambung dia, perbedaan pendapat tersebut bukan masalah astronomi, melainkan perbedaan syariah atau hukum yang diterapkan sejumlah ormas Islam tersebut.

Seperti Muhammadiyah, misalnya, yang berpatokan Ramadhan ditentukan dari posisi hilal lebih tinggi dari matahari. Kemudian Nahdlatul Ulama (NU) berkeyakinan pada Hadist yang menyebutkan puasa ditentukan jika melihat hilal. “Jika melihat (hilal) dengan mata atau ilmu pengetahuan, tinggal memilih mana yang akan dipakai,” ujar Evan.

Meski secara hisab hilal diprediksi 20 Juli, menurut Evan, Bosscha akan kembali melakukan pengamatan sehari sebelum hilal jatuh. Pengamatan dilakukan di beberapa tempat, seperti dari teropong Bosscha, juga di gedung Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Penentuan awal bulan suci Ramadhan dan awal Idul Fitri tahun 2012 diperkirakan akan berbeda antara pemerintah dan organisasi agama seperti NU dan Muhammadiyah.

Menyimak ketidaksamaan awal puasa Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2012 ini, pendiri Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Ustadz Bachtiar Nasir menilai fenomena yang kerap terjadi tiap tahunnya ini merupakan tanda kelemahan integritas institusi Islam di Indonesia mulai dari Presiden, Menteri Agama hingga tokoh-tokoh Islam.

“Mereka Presiden, Menteri Agama dan tokoh Islam gagal menentramkan umat Islam apapun alasan perbedaannya dan buat tidak nyaman umat. Secara pribadi saya menyerahkan keputusan ini kepada Majelis Ulama Indonesia dan dari Majelis diserahkan kepada Kementerian Agama untuk bermusyawarah dengan mayoritas umat Islam,” katanya kepada wartawan, tadi malam.

Menurut Bachtiar yang juga pimpinan Ar-Rahman Qur’anic Learning Islamic Center (AQLIC), pemerintah seharusnya menjalankan semua syariat Islam, kecuali jika ada intrik-intrik politik maka niat para pimpinan tersebut biarlah mendapat hukuman setimpal dari Allah SWT.

Khusus warga Muhammadiyah, Bachtiar sudah membenarkan pilihan mereka dalam menentukan awal puasa tahun ini dan sudah dijalan yang benar. Puasa Ramadhan merupakan ibadah sosial dan butuh komitmen yang tinggi kepada pimpinan. Begitu pula ia menyarankan agar tiap keluarga tidak berbeda pendapat dan timbul perpecahan dalam mengambil keputusan awal puasa dan awal Idul Fitri.

“Jangan sampai di keluarga besar timbul perbedaan pendapat. Ikuti pimpinan keluarga, pastikan tidak latah ikut awal puasa karena alasan demokrasi. Jika sampai ada perbedaan pendapat dalam keluarga itu menandakan pimpinan keluarga yang lemah dan tidak tegas,” ujarnya.

Dari http://hilal.kominfo.go.id/, yaitu sistem informasi pengamatan hilal Kementerian Komunikasi dan Informatika walaupun pengamatan hilal 1 ramadhan 1433H akan dilaksanakan pada 18 juli 2012, tetapi penentuan awal Ramadhan 2012 telah disampaikan secara detail oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG akan menyampaikan informasi hilal saat matahari terbenam pada Kamis 19 Juli 2012.(republika)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Baru Berumur 1,5 Bulan, Bagunan Jarigan Irigasi Hancur

    Baru Berumur 1,5 Bulan, Bagunan Jarigan Irigasi Hancur

    • calendar_month Rabu, 11 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bangunan jaringan irigasi di Gunung Baringin, Panyabungan Timur sudah hancur, padahal baru selesai dibangun 1,5 bulan lalu. Irigasi ini sangat dibutuhkan petani untuk mengairi persawahan di kawasan itu. Hancurnya bangunan itu berdampak terganggunya pasokan air ke areal pertanian. Proyek pembangunan jaringan irigasi tersebut diduga bersumber dari APBD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) […]

  • Mahasiswa Desak Kejatisu Periksa Bupati Madina Untuk Pemberkasan

    Mahasiswa Desak Kejatisu Periksa Bupati Madina Untuk Pemberkasan

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Mahasiswa kembali melakukan unjukrasa di depan kantor Kejatisu, Medan, Senin (9/9/2019) mendesak penuntasan kasus Taman Raja Batu di Madina. Aksi unjukrasa yang dimulai sekira pukul 11.30 WIB dan berkekuatan sekitar 50 massa itu berasal dari organisasi Koalisi Mahasiswa Pergerakan Madina (Kompak). Mereka memampangkan spanduk yang berisi desakan serta melakukan orasi […]

  • Baznas dan MKS Bantu Keberangkatan Rahmania

    Baznas dan MKS Bantu Keberangkatan Rahmania

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Baznas Mandailing Natal dan Minangkabau Saiyo (MKS) mengulurkan bantuan untuk keberangkatan Rahmania Amalia Suayb, karateka berprestasi, ke kejuaraan di Siantar. Defrion Chaniago secara langsung menjumpai keluarga Rahmania di Kelurahan Longat, Kecamatan Panyabungan Barat untuk memberikan apresiasi atas prestasi yang diperoleh dara berusia 18 tahun ini. “Ini bukan bantuan, tapi apresia atas […]

  • Bupati Madina dan Dinas PUPR Cek Progres Pembangunan Jalan Kabupaten 

    Bupati Madina dan Dinas PUPR Cek Progres Pembangunan Jalan Kabupaten 

    • calendar_month Kamis, 8 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online): Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Ja’far Sukhairi Nasution didampingi Plt Kepala Dinas PUPR Elpi Yanti Harahap ST meninjau progres pembangunan tiga ruas jalan di Kecamatan Panyabungan Barat dan Kecamatan Hutabargot, Kamis (8/6/2023). Titik pertama, bupati Kadis PUPR meninjau pembangunan ruas jalan Adian Jior-Hutabargor sepanjang 470 meter. Kedua, ruas jalan Aek Godang-Hutabargot sepanjang […]

  • Oji Ganding Terkendala Surat Permohonan Izin

    Oji Ganding Terkendala Surat Permohonan Izin

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejauh ini belum ada kepastian pihak mana yang harus mengajukan izin keluar bagi Ali Makmur Nasution alias Oji Ganding dari dalam penjara Sipapaga Panyabungan agar Oji Ganding dapat keluar penjara satu hari mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah menjadi anggota DPRD Madina, Selasa (2/9/2014) di gedung DPRD Madina. Sebab hingga malam ini, […]

  • Kebijakan Blunder, Watak Asli Sistem Demokrasi

    Kebijakan Blunder, Watak Asli Sistem Demokrasi

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ross A.R Aktivis Dakwah Kota Medan Para penguasa negeri seakan bebas bertindak apapun, ironisnya para penguasa yang dimana mereka seharusnya mengeluarkan kebijakan yang adil dan tidak ada ketimpangan sosial. Namun tak heran jika para penguasa saat ini mengeluarkan kebijakan itu sesuai pesanan dan sesuai keinginan. Baru-baru ini undang-undang baru bahwa KPK dilarang menyelidiki dan […]

expand_less