Sabtu, 6 Jun 2026
light_mode

Buruh Sumut memprihatinkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2010
  • print Cetak

MEDAN – Kesejahteraan para pekerja saat ini masih tergolong minim. Padahal, pengentasan kemiskinan yang dicanangkan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Syamsul Arifin, hanya wacana semata. Sehingga rakyat sangat kecewa dengan kebijakan itu.

Kelompok Pelita Sejahtera (KPS), Sahat Lumbanraja, mengungkapkan kondisi pekerja, karyawan, dan buruh di Sumut, juga tergolong memprihatinkan. Padahal, ekspansi perkebunan kelapa sawit di Sumut telah meluas hampir ke semua kepulauan besar di Indonesia.

“Selama 19 tahun terakhir, ekspansi perkebunan kelapa sawit mencapai rata-rata 315.000 hektar per tahun. Hingga saat ini Indonesia memiliki lebih kurang tujuh juta hektar lahan yang telah ditanami kelapa sawit,” ungkap Sahat, pagi ini.

Di luar itu, sekitar 18 juta hektar hutan telah dibuka atas nama ekspansi perkebunan kelapa sawit Dari penuturan seorang buruh perkebunan sawit di PT Soeloeng Laut, Serdang Bedagai, menurut Sahat, setiap hari mereka diberi beban kerja jika diperhitungkan dapat menghasilkan 2.000 kilogram tanda sawit x Rp1.250 per kilogram.

“Atau sama seperti Rp2,5 juta per hari. Sementara buruh yang bersangkutan hanya mendapatkan upah sebesar Rp1.005.000 ditambah premi rata-rata Rp200 ribu Jadi, penghasilan buruh sawit di Sumut per bulan rata-rata hanya Rp1.205.000,” katanya.

Dengan upah itu, lanjut Sahat, buruh atau pekerja harus menghidupi empat anak, tiga orang sekolah, dan seorang masih bayi. Akibatnya, setiap bulan mereka terpaksa berutang kepada rentenir dengan bunga 10 sampai 15 persen.
Sumber : waspada online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • PNS nakal mainkan perjalanan dinas

    PNS nakal mainkan perjalanan dinas

    • calendar_month Rabu, 3 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Badan Pemeriksa Keuangan menemukan adanya perjalanan dinas fiktif yang mrugikan Negara sebarsa Rp77 miliar. Kerugian tersebut hanya temuan semester I Tahun 2012. Menurut Menteri Keuangan Agus Martowardojo , temuan biaya perjalanan dinas fiktif bukan hal baru bagi. Biaya perjalanan dinas fiktif tersebut adalah pekerjaan PNS nakal yang perlu dihukum dan dipertanggungjawabkan. “Ada […]

  • Buras Na Peto  (1)  : Mandemo Dot Marambeng

    Buras Na Peto (1) : Mandemo Dot Marambeng

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Girang doma ilala si Jarokek mardalan tu lopo si Jatondi i. Taru piulna pe logu India ma, logu ni Daramendra. Pincur doma bibir nia namarpiul i laos masuk tu lopo i. “Baen susu tes i,” ningia tu parlopo i laos juguk lanom di bangku nailambung pintu lopo i. “Bo, songon na sak-sak uida muko muyu, […]

  • Masyarakat Tetap Tolak Keberadaan KP-USU

    Masyarakat Tetap Tolak Keberadaan KP-USU

    • calendar_month Senin, 7 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Kehadiran KP-USU dalam usaha pembukaan kebun sawit di Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) masih pro kontra ditengah berlanjutnya sidang di PTUN Medan. Kasus KP-USU ini mencuat setelah pihak Polres Madina menyetop aktivitas KP-SU di lapangan pada bulan Oktober 2012 karena izin lokasi dan izin usaha perkebunan KP […]

  • Serap Aspirasi Tanpa Sekat, Cabup Harun Mustafa Nasution Marlopo Disipolu Polu

    Serap Aspirasi Tanpa Sekat, Cabup Harun Mustafa Nasution Marlopo Disipolu Polu

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ) : pagi ini Kamis 17/10/204 Calon Bupati Madina nomor urut 1 Harun Mustafa Nasution marlopo di Jalan Bermula Sipolu polu Panyabungan untuk serap aspirasi. ” Ngopi di daerah sipolu polu biasa bagi saya, tidak hanya saat sekarang, waktu saya duduk di DPRD Sumut asal pulang kampung pagi pagi saya ngopi […]

  • Pemkab Madina Masih Lemah Mengatasi Carut Marut Investasi

    Pemkab Madina Masih Lemah Mengatasi Carut Marut Investasi

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di Mandailing natal (Madina) masih banyak perusahaan perkebunan yang belum memenuhi kewajibannya untuk membangun kebun plasma bagi masyarakat sekitar. Gambaran ini dinilai akibat lemahnya pemerintah daerah melakukan pembenahan di sektor investasi. Kelemahan pemerintah daerah dalam memberikan keamanan berinvestasi di Madina juga bisa dilihat dari munculnya berbagai bentuk potensi gangguan sosial […]

  • Mendiknas: Pendidikan Berbasis Pengembangan Berkelanjutan Penting

    Mendiknas: Pendidikan Berbasis Pengembangan Berkelanjutan Penting

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Yogyakarta : Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh mengatakan, pendidikan berbasis pengembangan berkelanjutan atau menghargai lingkungan dan alam penting untuk segera dilakukan. “Oleh karena itu, Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) berkomitmen menanamkan nilai-nilai pengembangan berkelanjutan pada semua jenjang pendidikan formal, informal, dan nonformal,” katanya di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Rabu [12/01]. Menurut dia pada konferensi Regional […]

expand_less