Selasa, 16 Jun 2026
light_mode

Buruh Sumut memprihatinkan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2010
  • print Cetak

MEDAN – Kesejahteraan para pekerja saat ini masih tergolong minim. Padahal, pengentasan kemiskinan yang dicanangkan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Syamsul Arifin, hanya wacana semata. Sehingga rakyat sangat kecewa dengan kebijakan itu.

Kelompok Pelita Sejahtera (KPS), Sahat Lumbanraja, mengungkapkan kondisi pekerja, karyawan, dan buruh di Sumut, juga tergolong memprihatinkan. Padahal, ekspansi perkebunan kelapa sawit di Sumut telah meluas hampir ke semua kepulauan besar di Indonesia.

“Selama 19 tahun terakhir, ekspansi perkebunan kelapa sawit mencapai rata-rata 315.000 hektar per tahun. Hingga saat ini Indonesia memiliki lebih kurang tujuh juta hektar lahan yang telah ditanami kelapa sawit,” ungkap Sahat, pagi ini.

Di luar itu, sekitar 18 juta hektar hutan telah dibuka atas nama ekspansi perkebunan kelapa sawit Dari penuturan seorang buruh perkebunan sawit di PT Soeloeng Laut, Serdang Bedagai, menurut Sahat, setiap hari mereka diberi beban kerja jika diperhitungkan dapat menghasilkan 2.000 kilogram tanda sawit x Rp1.250 per kilogram.

“Atau sama seperti Rp2,5 juta per hari. Sementara buruh yang bersangkutan hanya mendapatkan upah sebesar Rp1.005.000 ditambah premi rata-rata Rp200 ribu Jadi, penghasilan buruh sawit di Sumut per bulan rata-rata hanya Rp1.205.000,” katanya.

Dengan upah itu, lanjut Sahat, buruh atau pekerja harus menghidupi empat anak, tiga orang sekolah, dan seorang masih bayi. Akibatnya, setiap bulan mereka terpaksa berutang kepada rentenir dengan bunga 10 sampai 15 persen.
Sumber : waspada online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raja-Raja Panusunan dan Ormas Teken Petisi Mandailing Bukan Batak

    Raja-Raja Panusunan dan Ormas Teken Petisi Mandailing Bukan Batak

    • calendar_month Sabtu, 21 Okt 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 39Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah Raja Panusunan di Mandailing Natal bersama belasan organisasi mencuatkan penegasan bahwa Mandailing bukan Batak. Penegasan itu dituangkan dalam bentuk petisi. Pertemuan Raja-raja Panusunan dan organisasi kemasyarakatan itu berlangsung di Sopo  Godang Kotasiantar, Panyabungan, Mandailing Natal, Sabtu (21/10/2017). Petisi ini berisi sikap etnis Mandailing yang menegaskan bahwa Mandailing bukan Batak. Bahwa […]

  • Pembantaian Sugiono Diusut

    Pembantaian Sugiono Diusut

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    STM Hilir, Polsek Talun Kenas masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait pembantaian Sugiono (30) warga Dusun Kampung Tengah, Desa Jati Sari, Kecamatan Tinggi Raja, Asahan yang terjadi di Dusun Kampung Tanjung, Desa Limau Mungkur, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Ahad (12/12/2010). Hal itu dikatakan Kanit Reskrim Polsek Talun Kenas Iptu Andi Alfian di ruang […]

  • Soal 2 Oknum PNS, Wakil Bupati Minta Polisi Proses Tuntas

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution menyerahkan sepenuhnya kepada polis memproses hukum dua oknum PNS yang terlibat meneror dan memeras remaja di kawasan Panyabungan. “Tidak ada perbedaan di mata hukum, bahkan saya sangat menyesalkan ini. PNS semestinya jadi panutan keluarga dan masyarakat, nah ini sebaliknya menakut-nakuti bahkan memeras warga […]

  • Gubsu Salahkan Bupati Madina

    Gubsu Salahkan Bupati Madina

    • calendar_month Jumat, 22 Jan 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Apapun alasannya, termasuk upaya mendisiplinkan, tindakan Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution yang menonjobkan Ahmad Rizal Efendi dari jabatan Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dinulilai perbuatan keliru. Sebab, dilakukan saat tahapan pilkada sedang berjalan. Demikian Medanbisnisdaily.com mengutip pernyataan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, Kamis. “Apapun alasannya (Dahlan), yang […]

  • Lahir dari Orang Tua Mualaf, Abdullah Johnson tak Ingin ke ‘Lain Hati’

    Lahir dari Orang Tua Mualaf, Abdullah Johnson tak Ingin ke ‘Lain Hati’

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Pria kelahiran London, Inggris 38 tahun lalu itu memiliki ayah dan ibu mualaf yang memeluk Islam ketika keduanya masih mahasiswa, jauh sebelum ia dilahirkan. Johnson menuturkan ayahnya mengenal Islam dari sebuah komunitas yang mempertemukan ia dengan ilmu-ilmu tentang islam. Sementara ibunya, yang lebih dahulu meenjadi Muslim memutuskan bersyahadat karena belajar Agama Islam dengan seorang teman. […]

  • Kakan Peranan Wanita Akui 21 Honorer Belum Gajian

    Kakan Peranan Wanita Akui 21 Honorer Belum Gajian

    • calendar_month Rabu, 31 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Kantor Peranan Wanita dan Perlindungan Anak Mandailing Natal (Madina), Rinawati membenarkan 21 tenaga honorer di instansi itu belum gajian selama 8 bulan. Dia juga mengakui bahwa honor yang bekerja pada Bagian BKKN tersebut adalah honor provinsi. “Memang honor mereka belum dibayarkan, sebab honor mereka tidak lagi ditampung oleh pihak provinsi, […]

expand_less