Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Polres Madina Bekuk Pengedar Ganja Antar Provinsi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 3 Feb 2012
  • print Cetak

Panyabungan, Dua orang pengedar ganja antar provinsi dibekuk Polres Mandailing Natal (Madina) di perbatasan Sumatera Utara-Sumatera Barat, Desa Ranjo Batu, Kecamatan Muara Sipongi, Kabupaten Madina, Sabtu (28/01/2012) pukul 22.00 WIB.
Kedua tersangka bernama Faisal (28) warga Jalan Muara No 23 RT 06/02, Kecamatan Sambau, Kota Bengkulu dan Herman (29) warga Jalan Melinjo, Desa Kandang, Kota Bengkulu. Dari tersangka ditemukan 12,5 kg ganja kering siap edar. Barang haram ini berasal dari Aceh yang mau dibawa ke Bengkulu.
Kapolres Madina AKBP A Fauzi Dalimunte SIK didampingi Kasat Narkoba AKP Hendra dalam keterangan persnya di Mapolres Madina, Panyabungan, Senin (30/01/2012) mengatakan, kedua tersangka ditangkap saat anggota Polres Madina melakukan razia rutin di perbatasan sesuai dengan instruksi Kapolda Sumut untuk membuat pos penjagaan di perbatasan.
Saat melakukan operasi rutin, datang satu unit kendaraan mobil Daihatsu Xenia Nopol BD 1948 AF warna abu-abu metalik dari arah Panyabungan menuju Sumbar dengan kecepatan tinggi dan tidak mau distop. Lalu dilakukan pengejaran sampai ke Pasaman. Setelah dilakukan penggeledahan, di dalam mobil ditemukan sebuah tas warna abu-abu berisi 4 bal ganja kering, sebut Kapolres.
Dikatakannya, dua tersangka yang saat ini menjalani pemeriksaan di Mapolres Madina karena telah melanggar Pasal 111 ayat (2) subsider 114 ayat (2) subsider 115 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika golongan ganja dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.
“Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka ternyata sudah bekali-kali melewati wilayah hukum Polres Madina dengan mulus dan baru kali ini tertangkap,” sebutnya.
Sementara Herman dan Faisal saat diwawancara wartawan mengaku, ganja kering yang dibeli dari daerah Aceh akan mereka pasarkan di Bengkulu dengan harga Rp2 juta perkilonya. Barang haram ini mereka beli Rp1 juta perkilonya.
“Kami sudah 3 tiga kali melakukan perbuatan ini, selama ini masih mulus saja sampai ke Bengkulu dan yang keempat kali ini kita tertangkap,” ungkapnya.
Saat ditanya kenapa melakukan pekerjaan yang melanggar hukum ini, mereka menjawab, pekerjaan ini mereka lakoni akibat sulitnya mencari lapangan kerja sehingga mengambil resiko berhadapan dengan hukum yakni menjadi pembeli dan penjual ganja antar provinsi. (BS-026.beritasumut)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Generasi Muda Amburadul Akibat Sistem Sekularisme

    Generasi Muda Amburadul Akibat Sistem Sekularisme

    • calendar_month Minggu, 21 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd Pemerhati Generasi Muda dan Anggota Komunitas Forum Kajian Akhwat Islam Generasi muda adalah generasi penerus yang mana di tangan merekalah perubahan suatu bangsa itu berada, baik perubahan ke arah yang baik atau pun rusak. Semua itu tergantung bagaimana generasi ini dididik. Oleh karena itu, sangat penting sekali memperhatikan bagaimana pendidikan […]

  • BPBD Hanya Datang untuk Foto-foto

    BPBD Hanya Datang untuk Foto-foto

    • calendar_month Jumat, 24 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – BPBD Mandailing Natal (Madina) dinilai setengah hati dalam melakukan pencarian korban hanyut di Natal. Bahkan BPBD disebut hanya datang untuk foto-foto. Demikian pengakuan Izhar Basri Batubara, kakak sulung Zein Bisri Batubara korban hanyut di sungai Batang Natal pada Minggu (19/12) pekan lalu. Meski demikian, Ishar tetap menyampaikan ucapan terima kasih atas […]

  • Merdeka, akan tetapi…

    Merdeka, akan tetapi…

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tanggal 17 Agustus merupakan hari yang amat istimewa dan bersejarah bagi seluruh bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia dengan suka cita memeriahkan peringatan HUT RI yang kini memasuki usia 66 tahun itu. Keistimewaan tanggal 17 Agustus tidak hanya karena menyimpan sejarah yang tinggi, namun juga amat sakral bagi seluruh bangsa Indonesia. Karena pada tanggal itulah Bung Karno […]

  • Di Tengah Ketidakpastian Nasib Ada Rekrutmen Honorer Baru

    Di Tengah Ketidakpastian Nasib Ada Rekrutmen Honorer Baru

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Terkait honorer Pemkab Madina yang tidak gajian sejak Desember 2021 lalu memunculkan fakta baru. Di tengah ketidakpastian nasib mereka ada indikasi rekrutmen honorer baru. Hal itu diketahui dari kesaksian salah satu honorer di Dinas PU PR. Honorer yang telah mengabdi bertahun-tahun ini menyebutkan ada penambahan 3-4 honorer baru. “Di Dinas PU […]

  • Walbup: Membaca Al-Qur’an Mampu Merubah Diri

    Walbup: Membaca Al-Qur’an Mampu Merubah Diri

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Al-Qur’an berlaku sepanjang zaman dan dijamin oleh Allah SWT atas kesucian serta keasliannya. Untuk itu setiap mukmin yakin bahwa membaca Al-Qur’an adalah termasuk amal yang sangat mulia dan akan mendapat pahala apabila mengerti makna serta mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya. Demikian disampaikan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Dahlan Hasan Nasution […]

  • Juara Cerdas Cermat Itu Ternyata Jalan Kaki 3 Km ke Sekolah

    Juara Cerdas Cermat Itu Ternyata Jalan Kaki 3 Km ke Sekolah

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      BATANG NATAL (Mandailing Online) – Juara I cerdas-cermat tingkat Kecamatan Batang Natal dan Juara Harapan III tingkat Kabupaten Madina ternyata pergi-pulang ke sekolah dengan berjalan kaki sepanjang tiga kilometer setiap hari. Murid SDN 277 bernama lengkap Saifullah tidak punya pilihan lain. Dia bersama 30-an murid lain dari Desa Lubuk Bondar harus menempuh jalan berlumpur […]

expand_less