Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

FKUB Sosialisasikan Permenag & Permendagri

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 1 Okt 2010
  • print Cetak

Madina,
Untuk mewujudkan tokoh-tokoh lintas agama yang memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas serta toleran dalam menyikapi segala permasalahan, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Madina menyosialisasikan peraturan bersama Menteri Agama (Menag) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dalam memelihara kerukunan umat beragama. Sosialisasi bertempat di Kantor Kemenag Madina, Kamis (30/9).

Sosialisasi ini diikuti 60-an peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, nazir masjid, pengurus gereja di Madina, serta diikuti oleh pengurus organisasi pemuda dan mahasiswa yang digelar di Kantor Kemenag Madina.

Kepala Kantor Kemenag Madina, Drs H Muksin Batubara MPd mengatakan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda berperan penting untuk menjaga kerukunan umat beragama di Madina. Dan diharapkan memberikan pencerahan kepada masyarakat untuk saling menjaga tingkah laku, sikap dan menunjukkan contoh-contoh yang baik.

Ketua FKUB Madina, H Zulkarnain SPdI didampingi Sekretarisnya, Drs H Imron Rosadi menjelaskan, setiap umat beragama harus saling menjaga ketentraman. Kerukunan umat beragama merupakan bagian dari kerukunan nasional yang menjadi inti dari kedamaian, ketentraman dan keharmonisan dalam masyarakat yang beraneka ragam suku, agama dan ras dalam menjaga keutuhan NKRI.

“Untuk mewujudkan kerukunan antar umat beragama, yakni dengan tidak memaksakan seseorang untuk memeluk agama tertentu, kemudian saling tenggang rasa, menghargai, serta toleransi antar umat beragama, melaksanakan ibadah sesuai agama masing-masing serta mematuhi peraturan keagamaan baik dalam agamanya maupun peraturan negara atau pemerintah,” sebut keduanya kepada METRO.

Paniti Pelaksana melalui Sekretaris Panitia, Ahmad Asrin SAg juga menyampaikan, sosialisasi tersebut berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 01 Tahun 1965 tentang Pencegahan Penyalahgunaan atau Penodaan Agama serta UU Nomor 8 Tahun 1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan. Kegiatan tersebut diharapkan sebagai langkah untuk mewujudkan tokoh-tokoh lintas agama yang memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas serta toleransi dalam menyikapi segala permasalahan yang berkaitan dengan kerukunan umat beragama termasuk masalah pendirian rumah ibadah.

Di samping itu acara ini juga bertujuan untuk menciptakan suasana kedamaian antara umat beragama di mana di Kabupaten Madina ini bukan hanya terdiri dari 1 agama, urgensinya yakni sikap saling menghormati agama masing-masing serta menjunjung tinggi hukum yang berlaku dengan mengedepankan persatuan dan kesatuan, semboyan dari negara RI.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi pendorong bagi para tokoh-tokoh agama untuk memberikan pencerahan di tengah masyarakat baik ormas keagamaan, ormas kepemudaan yang beraliran agama serta pengurus masjid dan gereja untuk mencegah terjadinya konflik-konflik yang bernuansa SARA di bumi Madina, sehingga Madina senantiasa aman dan kondusif.

Diutarakannya, ada beberapa hal yang harus dihindari oleh umat beragama untuk mewujudkan ketentraman menjalankan agama masing-masing termasuk tidak menyudutkan agama yang berbeda dengan keyakinan sendiri baik dengan perbuatan maupun dengan ucapan. Tidak saling mengganggu para pemeluk agama saat menjalankan ibadah sesuai ajaran agama yang dianutnya dan menerapkan budaya saling menghargai terhadap sesama manusia meskipun beda agama.

Karena pada dasarnya, menurut Asrin, agama yang diakui di Indonesia tidak ada yang mengajarkan permusuhan. “Mungkin orang yang berkepentingan saja yang ingin memecah belah kerukunan tersebut,” terangnya.

Kapolres Madina, AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIk yang hadir sebagai pemateri menyampaikan bahwa tokoh agama memiliki peran penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Disampaikannya, di era globalisasi ini gangguan Kamtibmas meningkat. Dan untuk mencegah itu, menurut Kapolres, salah satu upayanya adalah meningkatkan peran tokoh agama secara maksimal, tidak hanya meningkatkan perannya dengan baik tapi juga mampu memberikan contoh, sikap, kepribadian serta tingkah laku yang baik di tengah masyarakat.

“Situasi Kamtibmas yang kondusif bukan hanya tugas polisi, namun merupakan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat. Karena tidak tertutup kemungkinan ada oknum warga yang berpikiran sempit memanfaatkan era perubahan saat ini untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya,” jelas Kapolres. (wan)
sumber:Metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Komoditas Naik, Rakyat Makin Tercekik

    Harga Komoditas Naik, Rakyat Makin Tercekik

    • calendar_month Senin, 10 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Ummu Taqiyya Aktivis Dakwah, Mompreneur   Kenaikan harga bahan pokok seakan sudah menjadi hal biasa, apalagi saat menjelang hari-hari besar ummat beragama. Harga komoditas pangan akan terus merangkak naik hingga Januari 2022. Dwi Andreas menyatakan bahwa kenaikan harga komoditas seperti cabai, minyak goreng dan telur mengalami kenaikan dan telah melewati batas psikologis, tapi ini […]

  • KPU Madina Rampungkan Pemindaian Data

    KPU Madina Rampungkan Pemindaian Data

    • calendar_month Jumat, 11 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KPU Mandailing Natal sudah merampungkan proses pemindaian Formulir C1 (sertifikasi hasil pemungutan suara di tingkat TPS) Pilkada Madina, sore tadi, Jum,at (11/12). Perampungan itu mencapai 100 persen di seluruh TPS di Mandailing Natal (Madina) yang berjumlah total 908 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di seluruh kecamatan. Operator Situng KPU Madina, Beny Aswin […]

  • Rp10 triliun tambahan dana BOS SMA

    Rp10 triliun tambahan dana BOS SMA

    • calendar_month Selasa, 10 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah menganggarkan dana Rp10 triliun untuk menambah anggaran Biaya Operasional Sekolah (BOS) Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Madrasah Aliyah (MA). “Itu kita perkirakan sekitar Rp10 triliun, untuk BOS Sekolah Dasar (SD)-Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu Rp23 triliun,” ujar Menteri Pendidikan M Nuh, di halaman Istana Merdeka, Jakarta, hari ini. […]

  • Lagi, Pemerintah Berulah Terhadap Ormas Islam!

    Lagi, Pemerintah Berulah Terhadap Ormas Islam!

    • calendar_month Minggu, 3 Jan 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Langkah pemerintah menyatakan Front Pembela Islam (FPI) sebagai ormas terlarang memicu polemik. Prokontra pun mengemuka menyikapi pembubaran ormas yang dipimpin Habib Rizieq Shihab itu. Politikus Partai Demokrat, Rachland Nashidik menilai cara pemerintah “menggebuk” FPI membahayakan hak konstitusi warga negara Melalui Twitternya, Rachland mendilai pemerintah telah mengambil […]

  • Cawabup Atika Bawa Warga Hutabargot Berobat, Pastikan Operasi Berlangsung

    Cawabup Atika Bawa Warga Hutabargot Berobat, Pastikan Operasi Berlangsung

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Atika Azmi Utammi Nasution kembali membawa warga berobat ke rumah sakit usai melaksanakan penyantunan. Kali ini di Kecamatan Hutabargot, Jumat (20/10/2024). Cerita bermula saat Atika bersilaturahmi dengan pengurus dan anggota Muslimat NU kecamatan itu. Di sela-sela dialog, salah satunya menyampaikan bahwa di […]

  • PLN Gratiskan Penambahan Daya

    PLN Gratiskan Penambahan Daya

    • calendar_month Minggu, 6 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    jakarta : PT PLN (Persero) melalui unit pelayanan yang tersebar di seluruh Indonesia menyediakan layanan tambah listrik (tambah daya) gratis bagi pelanggan dengan daya tersambung 450 VA dan 900 VA. Siaran pers PLN, Minggu (6/3) menyebutkan setiap pelanggan dengan daya tersambung 450 VA dan 900 VA yang naik daya atau tambah listriknya ke 1300 VA […]

expand_less