Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

BI Bekukan 1.075 Rekening Penipu via SMS

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
  • print Cetak

Jakarta. Penipuan transfer rekening melalui pesan singkat (Short Messages Service/SMS) semakin marak. Selama 2011, Bank Indonesia (BI) menerima 1.084 laporan penipuan transfer rekening via SMS, dimana sebanyak 1.075 rekening yang terbukti milik penipu akhirnya dibekukan.
Ketua Tim Mediasi Perbankan Bank Indonesia Sondang Martha Samosir mengemukakan di Jakarta, Jumat (6/1).

“Sebagai bentuk tindak lanjut atas makin maraknya pengiriman SMS kepada masyarakat yang diduga merupakan salah satu bentuk penipuan dengan menggunakan rekening bank yang diduga dibuka dengan menggunakan identitas tidak benar diperoleh data laporan mencapai 1.084 laporan,” ungkap Sondang.

Dia mengungkapkan sebanyak 1.075 rekening diblokir dan dana nasabah senilai Rp 3,146 miliar berhasil diselamatkan.

Lebih jauh Sondang mengatakan terdapat modus baru penipuan Via SMS, yakni melalui penipuan bermodus layanan tiket pesawat.”Kami juga mendapat masukan dari masyarakat mengenai mulai maraknya upaya penipuan bermodus layanan pemesanan tiket pesawat via SMS. Awalnya sindikat tersebut menyebarkan info melalui SMS ke nomor HP masyarakat yang isinya penawaran layanan pemesanan tiket pesawat dengan harga murah,” katanya.

Dia mengatakan bila ada masyarakat yang merespons dengan menghubungi nomor HP dimaksud, maka si aktor akan menanyakan tujuan dan tanggal keberangkatan. “Setelah itu dia akan meminta masyarakat memberikan informasi nama yang akan tertera di tiket,” tambah Sondang.

Biasanya mereka juga menanyakan umur. Kemudian mereka akan menginformasikan ke calon korban code booking pesawat.

“Kalau masyarakat melakukan recheck code booking tersebut ke maskapai penerbangan yang menerbitkannya, memang benar code booking tersebut ter-booked sesuai dengan nama mereka. Kemudian atas dasar code booking tersebut si aktor akan meminta masyarakat melakukan pembayaran via transfer ke rekening bank yang mereka tunjuk. Setelah uang ditransfer, sepertinya sindikat tadi akan membatalkan pesanan tiket yang sudah ter-booked,” jelasnya lagi.

Hasilnya, sampai waktu keberangkatan, masyarakat tidak akan pernah dapat tiket yang mereka pesan.

Sondang menjelaskan sewaktu masyarakat melakukan konfirmasi ke si aktor, akan jadi sulit dihubungi.

“Sindikat ini juga memiliki website dan diduga masih berupaya mencari korban sehingga masyarakat perlu berhati-hati agar tidak tergiur dengan tawaran-tawaran yang tidak realistis,” tegasnya. (dtf.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemimpin Madina Sibuk Memikirkan Diri Sendiri

    Pemimpin Madina Sibuk Memikirkan Diri Sendiri

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengamat politik Madina, Amin Daulay mengungkapkan bahwa saat ini kondisi politik Mandailing Natal (Madina) mengarah pada situasi chaos. Elit politik masing-masing memikirkan diri sendiri. Rakyat menjerit atau menderita dibiarkan saja. Jika ada rakyat yang berteriak, maka yang dicari adalah dalangnya, bukan substansinya. Bupati dan DPRD-nya sibuk dengan diri sendiri. Semua […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 32)

    MARSIDAO-DAO (episode 32)

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara “Biarku nga ipatola guru i ioban ko ia tu bagasan ni kalas,” ning Si Bujing Manis. “Tu kantin ni etek Manna i do gari ami pajagohon,” ning Si Poso. “Oh..olo, keta ma so ita sapai etek Manna,” ning Si Taing. Ipaudur alai Si Pikek dohot Si Poso tu parjagalan […]

  • Bupati Madina Salat Subuh di Tambangan photo_camera 1

    Bupati Madina Salat Subuh di Tambangan

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TAMBANGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution memanfaatkan Ramadan 1447 Hijriah untuk berkunjung ke desa/kelurahan dalam rangka salat Subuh berjamaah dan mendengarkan keluh kesah atau aspirasi masyarakat setempat. Kamis (26/2/26), Bupati Saipullah didampingi Pj. Sekda Sahnan Pasaribu, Asisten II Afrizal Nasution, Inspektur Munawar sejumlah kepala bagian di sekretariat daerah, dan […]

  • Penerimaan CPNS 2013, tak Ada Istilah Putra Daerah

    Penerimaan CPNS 2013, tak Ada Istilah Putra Daerah

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Nur Endang Aburaera mengatakan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kali ini menghilangkan kesan putra daerah. Menurutnya, tak ada lagi prioritas warga lokal untuk diterima jadi CPNS karena semuanya memiliki peluang yang sama. Nur Endang menjelaskan penentuan kelulusan CPNS berdasarkan rangking penilaian yang dilakukan secara […]

  • Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Tengah Maraknya Tren Tawuran Remaja

    Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Tengah Maraknya Tren Tawuran Remaja

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muttaqin Kholis Ali Guru Informatika SMA Negeri 1 Tambangan, Mandailing Natal PENDAHULUAN “Pendidikan adalah senjata paling mematikan di dunia, karena dengan itu Anda dapat mengubah dunia,” demikian ungkapan Nelson Mandela yang masih relevan hingga saat ini. Namun, ironi terjadi ketika senjata ini justru digunakan untuk melukai sesama. Fenomena tawuran pelajar yang kembali marak belakangan […]

  • Gaji Honorer Pertamanan Belum Dibayar Rp1,6 Miliar

    Gaji Honorer Pertamanan Belum Dibayar Rp1,6 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Fantastis! Ungkapan ini tampaknya tepat terkait jumlah gaji pegawai honor Dinas Pertamanan Pemko Medan yang belum dibayar. Mau tahu jumlahnya? Rp1.617.000.000. Dari mana angka sebesar itu? Berikut penjelasannya. Informasi yang diperoleh di Medan, Jumat (27/05/2011), pada Tahun 2010, Dinas Pertamanan menerima sebanyak 60 honorer sesuai SK Walikota Medan No 840/301 K Tanggal 12 Februari […]

expand_less