Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Sengketa Lahan Warga Suka Makmur-PT Alam Dahlan: Masyarakat dan Perusahaan Harus Jujur

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 12 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan. Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution menegaskan, untuk menyelesaikan persoalan/sengketa lahan antara masyarakat Desa Suka Makmur, Kecamatan Muara Batang Gadis dengan PT Anugerah Langkat Makmur (Alam), maka kedua belah pihak harus mempunyai itikad yang baik, serta harus jujur.
“Saya tidak ingin persoalan ini terus berlarut–larut, sehingga pada waktu kemarin, saat mengantar masyarakat untuk pulang ke Desa Suka Makmur, kita telah melakukan mediasi awal dalam menyelesaikan persoalan ini,” kata Dahlan.

Dahlan menyampaikan itu dalam rapat dengar pendapat dengan tim investigasi DPRD Madina yang diketua Ali Mutiara Rangkuty, dan dihadiri perwakilan masyarakat, Dody (Direktur PT Alam), Wakapolres, BPN, Kadis Kehutanan Gozali Pulungan, di gedung dewan, Rabu (11/1).

Menurut Dahlan, pada pertemuan antara masyarakat dengan pihak PT Alam telah disepakati untuk melakukan peninjauan langsung terhadap areal-areal yang dipersengketakan.

“Kita telah meninjau secara langsung lokasi-lokasi yang telah dipermasalahkan, sehingga kita berharap agar masyarakat dan perusahaan memberikan penjelasan secara jujur,” ujarnya.

Dahlan mengakui posisi Pemkab dilematis. Di satu sisi harus menjaga ataupun mengamankan kepentingan masyarakat, namun di lain pihak harus menjaga aset perusahaan.

“Pemkab sangat berharap agar pihak perusahaan dan masyarakat bisa kembali menjalin kerja sama dan kita juga dalam persoalan ini tidak ada pihak – pihak yang dirugikan,” harapnya.

Memang, kata Dahlan, melakukan peninjauan di lapangan ada areal yang telah ditumbuhi pohon karet sekitar 50 hektar.

“Jadi kita berharap dengan duduk bersama persoalan ini bisa kita tuntaskan. Saya berharap kedua belah pihak harus membuka diri sehingga nantinya masyarakat dan perusahaan bisa bergandengan tangan kembali. Satu hal lagi ketika masyarakat pulang ke Desa Suka Makmur dan banyak anak – anak yang sakit pihak perusahaan bersedia untuk mengobatinya, sehingga kita berterima kasih kepada PT Alam,” katanya.

Pihak BPN yang diwakili Hidayat Syah Nasution mengungkapkan, izin lokasi yang dikeluarkan untuk PT Alam pada 2006 seluas 20.000 hektar.

“Setelah pihak BPN melakukan pengukuran luas areal adalah 20.413,57 hektar dan dan legalisasi tanah telah dikeluarkan HGU seluas 9.633 hektar, sedangkan untuk 4 KUD seluas 3.633 hektar ,”kata Hidayat.

Diungkapkan Hidayat, persoalan masyarakat Suka Makmur dengan pihak perusahaan berada di areal cadangan untuk KUD Kuala Tunak dan KUD Alam Sejahtera.

“Di dalam surat keputusan BPN memang ada areal yang telah diinklap seperti areal masyarakat yang di Aek Godang, kilometer 3, areal Buah Pinang, areal Sipadan Sungai, areal Biah Sibaraso,” kata Hidayat.

Yusuf, juru bicara masyarakat mengatakan, warga telah menyerahkan kepada DPRD untuk mencari solusi yang terbaik.

“Sesuai kesepakatan bersama, masyarakat telah menyerahkan sepenuhnya kepada DPRD unutk menyelesaiakan masalah ini,” kata Yusuf.

Direktur PT Alam, Dody, mengatakan, pihaknya menerima izin lokasi dari Pemkab Madina pada tahun 2006 dan telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat di desa – desa yang berada di sekitar izin lokasi, di antaranya Desa Tabuyung,Singkuang I dan II, Desa Ranto Panjang dan Desa Manuncang.

“Pola perkebunan yang kita ajukan kepada masyarakat pola inti plasma, program revitalisasi dengan pola inti plasma. Apabila ada lahan masyarakat dilakukan ganti rugi,”kata Dody.
Dody mengakui pada waktu melakukan sosialisasi, masyarakat Desa Manuncang tidak dating, sebelum dimekarkan menjadi Desa Suka Makmur. (zamharir rangkuti.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Terima Kepulangan Jemaah Haji

    Pemkab Madina Terima Kepulangan Jemaah Haji

    • calendar_month Sabtu, 23 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jafar Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution menerima 393 Jamaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) Pertama di Asrama Embarkasi Medan, Sabtu (23/7). 393 jemaah haji di kloter pertama ini pun berasal dari Kabupaten Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Serdang Bedagai dan Kota Medan. Selain […]

  • DCS Dapil 5 PAN Madina

    DCS Dapil 5 PAN Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 5 dari PAN Madina. Memperebutkan 9 kursi Meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Siabu, Bukit Malintang, Huta Bargot dan Naga Juang.

  • Hama Babi Hutan Mengganas di Panyabungan Timur

    Hama Babi Hutan Mengganas di Panyabungan Timur

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam beberapa bulan terakhir serangan hama babi hutan makin mengganas di Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyebabkan tanaman padi dan sayur mayur terganggu. Sejauh ini belum diketahui jumlah luas kerusakan areal tanaman petani yang dilantak hama babi tersebut. Baik dari Dinas Pertanian Madina maupun dari petani belum diperoleh […]

  • Danrem 023/KS Instruksikan  Prajurit Tanam Cabai di Polybag

    Danrem 023/KS Instruksikan Prajurit Tanam Cabai di Polybag

    • calendar_month Kamis, 26 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Danrem 023/KS Kolonel Inf Richard TH Tampubolon menginstruksikan kepada seluruh prajurit di jajarannya menanam cabai di pekarangan rumah maupun di wilayah perkantoran memakai polybag. Hal tersebut disampaikan Richard TH Tampubolon melalui Kapenrem Mayor Arm Ojak Simarmata kepada wartawan, Kamis (26/1/2016) dalam mensiasati lonjakan harga cabai. Jika seluruh prajurit yang ada di […]

  • Miris! Bekas RSUD Panyabungan Jadi Bangunan Tua, Ambulans Dibiarakan Jadi Bangkai dan Besi Dijarah Maling

    Miris! Bekas RSUD Panyabungan Jadi Bangunan Tua, Ambulans Dibiarakan Jadi Bangkai dan Besi Dijarah Maling

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN || Mandailing Online- Kondisi bekas gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sangat memprihatinkan. Aset milik negara senilai miliaran rupiah itu kini terbengkalai, rusak, dan diduga menjadi sasaran penjarahan maling besi tua. Berdasarkan pantauan Mandailing Online di lokasi, senin 12/10/2026 , sejumlah bangunan bekas ruang perawatan tampak hancur. Atap […]

  • Gurita BBM Melilit Selang Pompa Pertumbuhan Ekonomi

    Gurita BBM Melilit Selang Pompa Pertumbuhan Ekonomi

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Tim Mandailing Epicentrum   Ketika Negara Sibuk Menghitung Liter, Sementara Ekonomi Kehilangan Triliunan Rupiah Produktivitas Ada kalanya sebuah bangsa harus berhenti sejenak, bukan untuk menghitung berapa banyak BBM yang telah disalurkan, melainkan untuk merenungkan berapa banyak energi ekonomi yang telah hilang sia-sia. Sebab hari ini, yang bocor dari sistem distribusi BBM bersubsidi bukan sekadar […]

expand_less