Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Puskesmas Patiluban Adakan Pengobatan Gratis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 15 Okt 2010
  • print Cetak

Panyabungan,

Puskesmas Patiluban Mudik mengadakan pengobatan gratis di Desa Pasir Pasar II Natal, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kamis (14/10/2010).

Pengobatan gratis ini untuk membantu masyarakat misikin supaya lebih sehat dan untuk memberantas penyakit di tengah-tengah masyarakat.

Saat dikonfirmasi wartawan, Kepala Puskesmas Sri Windumi mengatakan, pihaknya melakukan pengobatan gratis setiap bulannya, tetapi berpindah-pindah desa.

“Hari ini kita di Pasar II Natal ini melakuka pengobatan dan posyandu. Sudah 50 orang masyarakat Natal yang datang untuk memeriksakan penyakitnya sekalian berobat ke sini, dan anak-anak sebanyak 20 orang,” ujarnya.

Pengobatan gratis yang dilakukan ini adalah program pemerintah untuk memberantas penyakit dan agar masyarakat sehat. Selain itu program ini sangat membantu masyarakat Natal dan sekitarnya karena mereka bisa langsung berobat dengan gratis tanpa harus pergi ke rumah sakit, terangnya.

“Kita mengobati semua penyakit, siapa saja masayarakat masyarakat yang dating kita terima, tetapi kalau penyakit itu sudah tidak bisa lagi ditangani, kita akan anjurkan supaya berobat ke rumah sakit,” terangnya.

Masih kata Sri, mudah-mudahan warga yang sedang sakit dan belum sempat berobat ke dokter, bisa mendapatkan pelayanan medis dari mereka secara cuma-cuma.

Selain itu program ini juga mendapat dukungan dari Dinas Kesahatan Kabupaten Mandailing Natal. “Kita kan terus melakukan program ini, untuk memperkecil penyakit di masyarakat,” terangnya.

Sementara Maidar, warga Pasar II Natal yang datang untuk memeriksakan kehamilannya, oleh tim kesehatan diberikan suntik tetanus. Maidar mengakatkan, dia sangat terbantu dengan adanya pengobatan gratis yang dilakukan Puskesmas Patiluban.

“Kita tidak perlu lagi ke rumah sakit untuk memeriksa penyakit kita, melainkan mereka yang datang kesini. Pokoknya kita sangat terbantu dengan program pemerintah ini yang mengadakan pengobatn gratis,” ujar Maidar.

Maidar mengharapakan supaya program ini berkelanjutan jangan hari ini saja. “Saya pribadi sangat berterima kasih kepada pemerintah, terutama pada petugas Puskesmas Patiluban yang telah meringankan langkah mereka mau melaksanakan pengobatan gratis di Pasar II Natal,” tandas Maidar. (BS-026)
sumber: beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maling Kantor Camat Diduga Dari Luar Daerah

    Maling Kantor Camat Diduga Dari Luar Daerah

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Dua hari berlalu setelah kantor Camat Siabu Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dibobol maling, hingga Sabtu (11/2) polisi belum menemukan apapun mengenai identitas pelaku. Namun, berdasar hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) polisi menduga pelaku berasal dari luar daerah. Kapolres Madina, AKBP Ahmad Fauzi Dalimunthe SIk melalui Kapolsek Siabu AKP S Daulay kepada […]

  • Produksi dan Harga Kakao Turun, Petani Madina Kelimpungan

    Produksi dan Harga Kakao Turun, Petani Madina Kelimpungan

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Petani kakao di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam beberapa bulan terakhir mengalami masa sulit, selain produksi menurun, harga biji kakao juga menukik. Penurunan produksi tersebut diakibatkan musim danga, penurunan produksi mencapai hingga 50 %. “Musim danga itu akibat musim penghujan yang berkepanjangan melanda daerah ini sejak bulan September 2014 hingga […]

  • 2 Siswa Darul Mursyid Wakili Sumut ke OSN Bandung

    2 Siswa Darul Mursyid Wakili Sumut ke OSN Bandung

    • calendar_month Selasa, 16 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Dua siswa Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid berhasil mendapat tiket mewakili Sumatera Utara pada even Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Bandung bulan September mendatang. Kedua siswa itu adalah Hilmy Mahdy Daulay mata pelajaran ekonomi dan Hamdian Noor Harahap mata pelajaran biologi. Kedua siswa tersebut dipastikan mewakili Sumatera Utara pada OSN […]

  • MANDAILING DALAM LINTASAN SEJARAH (4)

    MANDAILING DALAM LINTASAN SEJARAH (4)

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    oleh : Z. Pangaduan Lubis Mandailing dan Perang Paderi Pada tanggal 13 agustus 1814, Inggris dan Belanda melakukan perjanjian yang isinya menyatakan bahwa jajahan Belanda di Kepulauan Nusantara yang telah diambil Inggris harus dikembalikan kepada Belanda. Dengan dijalankan perjanjian itu pada tahun 1816, maka Belanda kembali berkuasa di Padang. Pada masa itu peperangan antara kaum […]

  • Warga Siap Berdialog Tentang Batas TNBG

    Warga Siap Berdialog Tentang Batas TNBG

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga desa-desa di ring Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) siap berdialog dengan pemerintah soal tapal batas TNBG yang hingga kini masih rancu. Tapal batas TNBG yang belum difinalkan telah mengganggu aktivitas penduduk berkebun. Forum Keluarga Besar Batang Natal (FKBBN) Mara Halim Nasution kepada wartawan, Minggu (7/7/2013) di Panyabungan menyatakan warga siap […]

  • Senjata di Aceh bekas konflik dulu

    Senjata di Aceh bekas konflik dulu

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Markas Besar TNI menyatakan serangkaian tindak kekerasan bersenjata api di Provinsi Aceh tidak menggunakan senjata selundupan dari luar Aceh. Jurubicara TNI Laksamana Muda TNI Iskandar Sitompul di Jakarta, Senin mengatakan senjata-senjata yang marak di Aceh, merupakan sisa konflik di wilayah tersebut beberapa tahun silam. Meski begitu, Iskandar mengatakan tidak menutup kemungkinan ada pula […]

expand_less