Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Senjata di Aceh bekas konflik dulu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 19 Jan 2012
  • print Cetak

JAKARTA – Markas Besar TNI menyatakan serangkaian tindak kekerasan bersenjata api di Provinsi Aceh tidak menggunakan senjata selundupan dari luar Aceh.

Jurubicara TNI Laksamana Muda TNI Iskandar Sitompul di Jakarta, Senin mengatakan senjata-senjata yang marak di Aceh, merupakan sisa konflik di wilayah tersebut beberapa tahun silam. Meski begitu, Iskandar mengatakan tidak menutup kemungkinan ada pula senjata yang diselundupkan dari luar wilayah Aceh, terutama lewat laut. “Senjata ilegal masih dicari jalan keluarnya. Untuk di laut, TNI Angkatan Laut sudah melakukan penyekatan di mana-mana. Tapi senjata itu tidak dari luar, rata-rata itu bekas konflik yang dulu. Tidak datang dari lain-lain,” ujarnya.
Menurut Iskandar, kemungkinan kecil jika senjata ilegal datang dari jalur darat. Penembakan gelap terjadi beruntun di Aceh sejak akhir Desember 2011 hingga Januari 2012. Penembakan diduga terkait dilangsungkannya pemilukada tingkat provinsi dan 17 kota-kabupaten di Aceh secara serentak pada 16 Februari.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Aceh Inspektur Jenderal Iskandar Hasan mengatakan, polisi telah mengidentifikasi nama-nama orang yang diduga terkait dengan sejumlah kasus penembakan di wilayah Aceh. Namun, polisi belum menemukan motif di balik sejumlah kekerasan bersenjata api tersebut. “Kami telah mengidentifikasi beberapa, namun investigasi masih terus kami lakukan untuk mendapatkan gambaran apa motifnya dan apa kaitannya dengan pilkada,” kata Iskandar di Banda Aceh.

Dalam sebulan terakhir ini, terjadi lima kasus pemberondongan bersenjata yang menewaskan enam warga sipil dan melukai 10 lainnya. Kekerasan bersenjata itu terjadi di Bireuen, Banda Aceh, Aceh Utara, dan Aceh Besar. Kasus terakhir adalah pemberondongan terhadap rumah salah seorang kandidat bupati di Aceh Utara.

Irjen Iskandar mengaku belum dapat mengungkapkan nama-nama yang telah teridentifikasi itu karena masih dalam penyelidikan. Dia hanya
memastikan saat ini yang sudah ditangkap dua orang.(waspada)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atika Sebut Menyantuni Yatim Anjuran Agama

    Atika Sebut Menyantuni Yatim Anjuran Agama

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon Wakil Bupati Mandailing Natal (Mdina) nomor urut 2, Atika Azmi Utammi Nasution kembali memberikan santunan kepada 59 anak yatim dan piatu di Kecamatan Panyabungan Selatan, Madina. Kali ini anak yatim dan piatu yang menerima santunan dari Wakil Bupati Madina yang sedang cuti ini berada di empat desa, yakni 14 anak […]

  • Ketika “Monyet” Mamenangi Pemilu

    Ketika “Monyet” Mamenangi Pemilu

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan: Lokot Husda Lubis, S. Ag Sekedar ilustrasi, di negeri entah berantah seekor Raja Monyet tiba-tiba mendadak mengumpulkan para Menteri dan petinggi di kerajaannya. Sepertinya ada sidang Kabinet mendadak yang wajib di hadiri para petinggi kerajaan. Informasinya, rapat itu begitu penting, sehingga setiap Menteri atau petinggi kerajaan tidak satupun yang boleh absent Para Menteri dan […]

  • Gemmpar Desak Bupati Copot 4 Pejabat Terlibat Spanduk Narkoba Bupati

    Gemmpar Desak Bupati Copot 4 Pejabat Terlibat Spanduk Narkoba Bupati

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PABYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt Bupati Madina didesak menonaktifkan 4 pejabat yang terindikasi terlibat dalam kasus spanduk sabu-sabu Bupati Hidayat Batubara. Demikian ditegaskan Ketua Umum Gerakan Masyarakat Mahasiswa Pemantau Aparatur Negara (Gemmpar), Ramlan T Daulay, S.Sos, Kamis (3/7/2014) di Panyabungan. Spanduk itu berisi tulisan tuduhan terhadap bupati Madina pemakai narkoba jenis sabu-sabu yang terpampang di […]

  • Bupati Madina Hadiri Ulang Tahun Sijeges di RSU Panyabungan

    Bupati Madina Hadiri Ulang Tahun Sijeges di RSU Panyabungan

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Bupati Mandailing Natal ( Madina ) H.M.Ja’far Sukhairi Nasution siang ini Senin 14/8/2023 hadiri ulang tahun  Sijeges yang pertama di RSU Panyabungan. Sujeges adalah sebuah inovasi yang memberikan pelayanan, dimana kata Sijeges  itu diambil dari bahasa mandailing yang artinya cantik. Sijeges sendiri merupakan singkatan dari Senyum, Iklas, Jangan Judes, Empati, […]

  • YRKI Dorong Bawaslu Madina Proses ASN yang Tak Netral di Pilkada

    YRKI Dorong Bawaslu Madina Proses ASN yang Tak Netral di Pilkada

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Yayasan Rumah Konstitusi Indonesia (YRKI) mendorong Bawaslu agar memproses dugaan keterlibatan aparatur sipil negara (ASN) dalam keterlibatan kampanye Pilkada 2020 di Mandailing Natal. Hal ini disampaikan Irsan Barus, dari Tim Pemantau Pilkada YRKI dalam keterangan persnya, Selasa (27/10) yang diterima redaksi. “Jangan dianggap sepele hal yang demikian, sebab sejak dari awal […]

  • Korpri Madina Ikuti Munas IX Secara Virtual

    Korpri Madina Ikuti Munas IX Secara Virtual

    • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengikuti musyawarah nasional yang diselenggarakan auditorium BPSDM Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Selatan, Jumat-Sabtu (28-29/1). Mengingat masih dalam situasi pandemi Covid-19, Munas ini dilaksanakan dengan metode hibrid. Korpri Madina yang hadir secara virtual tetap memberikan kontribusi berupa pemikiran baik ide atau gagasan terkait […]

expand_less