Kamis, 15 Okt 2026
light_mode

Ansor Kecam Tindakan Oknum Kacapem Bank Sumut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
  • print Cetak


Medan,

Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Sumatera Utara mengecam keras tindakan oknum Kepala Cabang Pembantu (Kacapem) Bank Sumut Gunung Tua Toguan Siregar yang mengancam Wartawan Metro Star, Zulham Dani Rambe.

“Ansor mengecam segala bentuk kekerasan yang menimpa pekerja media (jurnalis), apalagi pelakunya sekelas Kacapem Bank Sumut Gunung Tua,” tegas Ketua PW GP Ansor Sumut Fadli Yasir saat mendampingi korban, Zulham Dani Rambe, dalam jumpa pers di Kantor PW GP Ansor Sumut, Jalan Pelita VI No 33 A, Medan, Rabu (16/03/2011).

Menurut Fadli, sangat tidak patut seorang pejabat, apalagi sekelas Kacapem Bank Sumut, mengancam wartawan hanya gara-gara pemberitaan. Harusnya, kalau sesorang tidak sepakat dengan suatu pemberitaan, langkah yang ditempuh adalah dengan membuat hak jawab sesuai UU No 40 Tahun 199 Tentang Pers.

“Jadi bukan langsung main ancam seperti yang dialami Sahabat Zulham Dani Rambe. Sekali lagi, Ansor mengutuk keras segala bentuk kekerasan yang menimpa pekerja media termasuk yang dialami Sahabat Zulham Dani Rambe yang dilakukan oknum Kacapem Bank Sumut Gunung Tua,” tegas Fadli.

Karena kasus ini telah dilaporkan ke Polres Tapanuli Selatan, Ansor Sumut juga mendesak supaya polisi segera mengusut tuntas kasus ini. Apalagi saksi korban, terlapor serta sejumlah saksi telah diperiksa polisi terkait kasus ini.

Ditambahkannya, semua orang sama kedudukannya di depan hukum. Jadi jangan mentang-mentang terlapornya oknum Kacapem Bank Sumut Gunung Tua dan pelapornya wartawan, polisi lantas sungkan mengusut tuntas kasus ini. Hukum merupakan penglima tertinggi di bumi pertiwi.

“Kalau Polres Tapsel tidak secepatnya dan serius dalam mengusut kasus pengancaman ini, Ansor Sumut akan mengambil langkah-langkah hukum hingga kasus ini betul-betul diproses sesuai dengan hukum yang berlaku di negeri ini,” tandas Fadli.

Seperti diketahui, Wartawan Metro Star, Zulham Dani Rambe, melaporkan oknum Kacapem Bank Sumut Gunung Tua Toguan Siregar ke Polres Tapsel dengan Laporan Polisi Nomor: LP/37/II/2011/SU/TAPSEL Tanggal 24 Februari 2011.

Zulham melaporkan Toguan atas tindak pidana melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan sehingga menimbulkan perasaan tidak menyenangkan dan penistaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 335 Ayat 1 jo Pasal 330 Ayat 1 KUHP. (BS-002)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPBD Madina : Kabut Asap Belum Menggangu

    BPBD Madina : Kabut Asap Belum Menggangu

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Mandailing Natal (Madina), Rispan Zuliardy menyatakan kabut asap yang melanda Madina dalam beberapa terakhir ini belum mengganggu arus lalu lintas darat serta kesehatan manusia. “Saat ini jarak pandang masih terjangkau dan belum menggangu lalu lintas , begitu juga dengan kesehatan paru, hanya saja balita yang retan terkena […]

  • Madina Pertajam Program Kesehatan

    Madina Pertajam Program Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 6 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Kabupten Mandailing Natal (Madina) terus berpacu mejamakan program sektor kesehatan dalam upaya perwujudan visi dan misi pembangunan bidang kesehatan dan juga peningkatan derajat kesehatan. Upaya ini juga sebagai upaya meraih nominasi Milennium Develoment Goals (MDGs) Tahun 2015. “Upaya yang dilakukan meliputi penajaman dan evaluasi program Dinas Kesehatan, pembinaan petugas di Dinas Kesehatan, […]

  • Lestarikan Permainan Tradisional, Tambangan Jadi Kecamatan Layak Anak

    Lestarikan Permainan Tradisional, Tambangan Jadi Kecamatan Layak Anak

    • calendar_month Kamis, 6 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Madina ( Mandailing Online): Menghindari permainan game dan smarfhone, Kecamatana Tambangan di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina), mulai lestarikan permainan tradisional. Pelestarian permainan tradiaional itu digelar Melalui Festival Permainan Leluhur. Lewat acara itu, Masyarakat Tambangan pun mengukuhkan diri sebagai Kecamatan Layak Anak dengan mengkampanyekan kembali agar anak – anak lebih menyukai permainan tradisional sehingga menghindari […]

  • Amerika Singgung Hukuman Mati Amrozi Cs

    Amerika Singgung Hukuman Mati Amrozi Cs

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA : WikiLeaks akhirnya mulai membocorkan laporan dari kantor perwakilan Amerika Serikat (AS) di Jakarta. Laporan itu menyinggung kemungkinan serangan balasan teroris terkait eksekusi mati atas para pelaku Bom Bali pada 2008 lalu. Nama suatu pusat perbelanjaan di Jakarta Utara disebut-sebut dalam memo itu. Laporan ini merupakan bagian dari sebuah memo yang dibuat Departemen Luar […]

  • Massa M-Four Demo Insfektorat Madina

    Massa M-Four Demo Insfektorat Madina

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sekdes Jadi CPNS Penuh Kecurangan MADINA- Sekitar 20-an orang yang menamakan diri dari Dewan Pengurus Pusat Majelis Mahasiswa Muslim Mandailing Natal (DPP M-Four), Kamis (26/5) mendemo Kantor Inspektorat Pemkab Madina. Mereka meminta pertanggung jawaban Inspektorat Madina sebagai verifikasi dan validasi data pengangkatan Sekretaris Desa (Sekdes) menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dasarnya, menurut demonstran, pengangkatan […]

  • Poliandri Buah Kapitalisme

    Poliandri Buah Kapitalisme

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Sri Handayani Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus mengaku terkejut dan prihatin mendengar pernyatan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo yang mengungkapkan adanya fenomena pelanggaran baru oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), yaitu perempuan yang memiliki suami lebih dari satu orang atau poliandri. Ia meminta agar Kementerian PAN-RB menindak tegas jika […]

expand_less