Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Anggota DPRD Diancam, Orang Gila pun Dimassa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
  • print Cetak

Isu Penculikan Meluas ke Langkat
Polisi Belum Pernah Terima Pengaduan

MEDAN-Imbuan Kapoldasu Irjend Pol Oegroseno agar masyarakat tidak termakan isu penculikan tak mempan. Bukanya mereda isu penculikan malah melebar ke daerah lain. Bila dua hari lalu masyarakat Deliserdang, Serdang Bedagai dan Simalungun yang termakan isu penculikan, kemarin, isu penculikan melebar ke Kabupaten Langkat.
Kali ini korbannya Wakil Ketua DPRD Langkat Abdul Khair (46). Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) ini mengaku resah karena ancaman penculikan terhadap anak kandungnya melalui pesan singkat (SMS) Merasa terancam , Senin (13/12) kemarin, Khair membuat pengaduan ke Polres Langkat.

SMS ancaman didapat Abdul Khair, Jum’at (10/12) sekira pukul 13.00 WIB, ketika dia berada di gedung dewan. “Saya kaget, SMS nya berbunyi ancaman, akan menculik dan membunuh anak saya,” terang Khair ketika dihubungi kemarin.

Penasaran dengan si pengirim SMS, Khair mencoba menghubungi nomor pengirim. Sayangnya, begitu di telpon, nomor tersebut tidak aktif lagi.

Khair mengaku sudah sering mendapat teror lewat SMS ancaman tanpa melibatkan anggota keluarga. “Sering saya dapat terror SMS, ada dua sampai tiga kali, tapi saya anggap biasa, mungkin orang-orang yang tidak senang dengan kinerja atau tingkah saya. Tapi belakangan, malah SMS nya melibatkan anak, makanya saya buat laporan,” ungkap dia.

Khair tidak tahu motif pengirim pesan ancaman tersebut, makanya Khair menyerahkan pengusutan kasus ini kepada Mapolres Langkat. “Saya nggak tahu siapa dan apa motif pengirim pesan itu, kita serahkan ke polisi saja untuk mengusutnya,” tandas anggota dewan dua periode ini.
Kasubag Humas Polres Langkat Iptu J Aruan menegaskan, pihaknya tengah melakukan pengusutan terhadap laporan teror tersebut. “Sudah kita terima laporan dan masih dalam penyelidikan,” kata Iptu J Aruan.

Orang Gila Dicurigai

Sedangkan di Dusun Sirpang Pangalbuan, Nagori Raya Bayu Kecamatan Raya, seorang pria yang tidak memiliki identitas diamuk massa Minggu malam (12/12).

Saksi mata Edwin Purba, Senin (13/12) kemarin menuturkan, pria misterius itu turun dari sebuah bus angkutan umum persis di depan Gereja Katolik di dusun tersebut Minggu malam. Pria tersebut turun dengan melompat saat bus masih melaju. Melihat tindakan tersebut sopir angkutan umum lain yang berada dibelakang angkutan umum yang ditumpangi pelaku merasa curiga dan mencegat pria itu.

Tak berapa lama warga sekitar langsung berkerumun, saat ditanya pria nekat itu menjawab berbelit-belit. Kondisi ini membuat massa emosi karena pria itu tidak bisa menunjukkan identitasnya.

Curiga sebagai kawanan penculik yang isunya tengah marak masyarakat, massa pun langsung menghajar pria tersebut sampai babak belur. Akibatnya, pria yang mengaku dari Kota Cane Aceh Tenggara tersebut mengalami luka di sekujur tubuhnya. Petugas Kepolisian dari polsek Raya yang turun ke lokasi akhirnya mengamankan pria tersebut dan membawanya ke markas Polsek Raya untuk diperiksa. Pria tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Dr Djasamen Saragih P Siantar, kemudian diperiksa di Polres Simalungun.

Kapolsek Raya AKP B Simarmata melalui Kanit Reskrim Aiptu T Hutahaean yang dihubungi METRO SIANTAR (grup Sumut Pos) membenarkan kejadian tersebut. “Menurut keterangan dokter di rumah sakit, pria itu mengalami gangguan kejiwaan, karena bertingkah aneh seperti orang gila,” katanya.

Karena tidak ditemukan perbuatan pidana yang dilakukannya, polisi kemungkinan akan melepas lelaki malang tersebut.

Bebas Penculikan

Walau di tingkat akar rumput masyarakat sudah benar-benar termakan isu penculikan anak, ternyata jajaran Polresta Medan belum pernah menerima laporan masyarakat terkait penculikan. Kesimpulan itu diperoleh ketika Sumut Pos bertanya ke sejumlah petugas Mapolsek di jajaran Polresta Medan.

“Bah, sampai sekarang kita belum menerima laporan dari korban penculikan. Kita juga mendengar isu tersebut. Makanya kita terus meningkatkan patroli,” ujar Iptu Parulian Samosir, Kanit Reskrim Polsek Patumbak.
Hal senada dikatakan Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Maringan Simanjuntak. “Sampai saat ini belum ada Mas. Kita hanya meningkatkan patroli,” ujarnya yang tanya koran ini terpisah, kemarin.

Mapolda Sumut juga belum ada menerima pengaduan terkait penculikan. Kendati demikian, Mapolda akan tetap dan terus berupaya menyelidiki penyebar isu penculikan yang telah menimbulkan keresahan bagi masyarakat tersebut.
Kapoldasu juga telah memerintahkan seluruh jajaran melakukan pencegahan secara dini dan memberdayakan peran polisi desa (police in village). Selain itu, petugas kepolisian juga diminta sekeras mungkin mencegah dan menghindari aksi main hakim sendiri oleh warga.

“Pak Kapolda telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk melakukan deteksi dini terhadap isu penculikan ini. Sebab, isu penculikan ini sudah sangat meresahkan dan menimbulkan korban jiwa,” ujar Kasubid Dok Liput Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan semberi mengatakan patroli rutin di lingkungan masyarakat dan kinerja petugas intelijen terus ditingkatkan.

Warga Deli Serdang juga diminta tidak terpancing dengan maraknya isu penculikan. Kapolres Deli Serdang AKBP Pranyoto meminta masyarakat tidak main hakim sendiri. “Korban sudah banyak. Tolong hentikan main hakim sendiri. Kalau ditemukan orang mencurigakan silakan lapor kepada polisi,” pintanya.

Polres Deli Serdang tetap melakukan peningkatan keamanan di desa-desa bekerjasama dengan Muspika dan pemerintah desa serta Polisi Masyarakat (Polmas), sesuai program Kapolda Sumatera Utara.

Dia menegaskan, kasus pencobaan penculikan di Desa Sugiharjo Kecamatan Batang Kuis beberapa waktu lalu, tidak ada kaitannya dengan penculikan yang saat ini santer beredar. Namun Pranyoto tidak dapat memaparkan motif dibalik tindak percobaan penculikan tersebut. Begitu juga halnya dengan peristiwa pengeroyokan Sugiono, warga Kisaran di Talun Kenas, Kecamatan STM Hilir, Minggu (12/12).

“Peristiwa yang dialami Sugiono itu, merupakan dampak dari isu ini. Sebab, korban tidak dapat memperlihatkan identitasnya kepada warga, wajahnya juga tampak ketakutan, sehingga memancing kecurigaan warga setempat, maka saya mengimbau agar warga jangan terprovokasi dengan isu yang dilemparkan orang tidak bertanggungjawab itu,” tambahnya.

Lapor ke Kepling

Wali Kota Medan Rahudman Harahap, menyesalkan tindakan menyebar isu penculikan akhir-akhir ini. Rahudman meminta masyarakat untuk tidak meneruskan SMS tersebut dan tidak cepat percaya apalagi resah karenanya. “Bila menemukan isu tersebut baik melalui pembicaraan maupun teror SMS, segera melapor ke Kepling, Lurah atau Camat dan pihak yang berwajib,” tegas Rahudman.

Wali Kota mengimbau para jajaran Kepling, Lurah dan Camat agar tanggap terhadap hal-hal yang sedemikian. “Jangan sampai hal-hal seperti ini, membuat masyarakat makin resah,” katanya.

Sikap dan tindakan tegas dalam memberi pemahaman terhadap warga Medan, juga merupakan upaya tetap menjaga kekondusifan Medan dalam menyambut pergantian tahun 2010 ke 2011. “Kita selalu ingin kondisi yang kondusif, terutama dalam menyambut pergantian tahun ini. Kita juga berharap semuanya berlangsung aman tanpa ada kendala dan kejadian apa pun juga,” tuturnya.(ndi/ari/mag-1/hot/smg)
Sumber : Sumut Pos

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendagri Tetapkan Madina Level 4 Covid, Wajib PPKM

    Mendagri Tetapkan Madina Level 4 Covid, Wajib PPKM

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Pemerintah Indonesia menetapkan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara masuk level 4 sebaran covid-19. Penerapan PPKM pun wajib dilakukan di seluruh kawasan Madina. Penetapan itu tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 40 Tahun 2021 tanggal 6 Sepetember 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Corona Virus Desease 2019 di Sumatera […]

  • Saat Jamaah Pengajian MT Puncak Barokah Rebutan Photo dengan Istri Cabup dan Cawabup Madina

    Saat Jamaah Pengajian MT Puncak Barokah Rebutan Photo dengan Istri Cabup dan Cawabup Madina

    • calendar_month Minggu, 13 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Bukit Malintang ( Mandailing Online ) : Usai mendengarkan kajian islam di Majlis Taklim Puncak Barokah di Desa Bange, Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal Minggu 13/10. emak emak pengajian Puncak barokah rebutan photo bareng dengan Ibu Calon Bupati dan Ibu Calon Wakil Bupati Madina Devi Sibayang dan Andini Surya Pravista. ” mana istrinya calon […]

  • Banjir Dan Angin Kencang Melanda Mompang

    Banjir Dan Angin Kencang Melanda Mompang

    • calendar_month Selasa, 7 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)-Banjir dan angin kencang disertai hujan deras melanda Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Madina, Selasa (7/2). Belasan pohon tumbang, sejumlah atap rumah rusak diterjang angin. Sejauh ini belum ada laporan korban orang tewas atau luka-luka. Satu unit pemandian rusak berat tertimpa pohon kelapa tumbang. Sementara banjir menerjang sejumlah titik pemukiman dengan ketinggian antara […]

  • Guru di Kota Berlebih, di Desa Terpencil Kekurangan

    Guru di Kota Berlebih, di Desa Terpencil Kekurangan

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penyebaran tenaga pendidik di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tidak  proporsional. Guru menumpuk di sekolah-sekolah daerah perkotaan, sementara di  daerah pinggiran dan pedalaman banyak sekolah yang kekurangan guru, bahkan  banyak sekolah dasar yang hanya dididik oleh 2 atau 3 orang guru saja. “Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan. Dan pemerintah terkesan mengabaikan […]

  • Bupati dan Wabup Salat Id di Masjid Agung Nur Alan Nur

    Bupati dan Wabup Salat Id di Masjid Agung Nur Alan Nur

    • calendar_month Minggu, 10 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Muhammad Jafar Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution melaksanakan salat Iduladha 1443 H di Masjid Agung Nur Ala Nur, Desa Parbangunan,Kecamatan Panyabungan, Minggu (10/7). Bupati Madina tiba di masjid bersama istri dan anak-anaknya pukul 07.00 WIB disambut sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan […]

  • Ribut Tambang Emas, Komisi VII DPR Segera Bergerak

    Ribut Tambang Emas, Komisi VII DPR Segera Bergerak

    • calendar_month Sabtu, 6 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Komisi VII DPR RI memastikan akan segera memanggil Pemerintah Provinsi Sumatera Utara maupun pihak perusahaan tambang Martabe di Tapanuli Selatan (Tapsel) Sumut. Hal ini sebagai buntut polemik terkait masalah pembuangan limbah, yang mengakibatkan belum juga beroperasinya tambang tersebut. Padahal sebelumnya, Pemprovsu sendiri telah menawarkan penyelesaian melalui tim advance. “Jadi untuk itu saya […]

expand_less