Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Arsidin: Pemerintah Jangan Beri Peluang PT Rendy Ulur Waktu

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
  • print Cetak

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Madina Arsidin Batubara/Roy Adam.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Arsidin Batubara meminta pemerintah untuk tidak memberi peluang kepada PT Rendy Permata Raya mengulur waktu dalam merealisasikan kebun plasma bagi warga Singkuang I, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina, Sumut.

Hal itu disampaikan Arsidin menanggapi belum tercapainya kesepakatan antara perusahaan dengan masyarakat penerima hak plasma. “Pemerintah tidak seharusnya memberi peluang kepada perusahaan untuk mengulur waktu dalam memenuhi kewajiban kepada masyarakat,” kata Arsidin yang dihubungi di Panyabungan, Rabu (12/10).

“Itu amanah konstitusi. Kemudian, PT Rendy ini sudah berdiri sejak tahun 2005 dan sampai sekarang kewajiban kepada warga Singkuang I belum juga terpenuhi. Pemerintah semestinya berpihak pada rakyatnya,” lanjut Arsidin.

Lebih lanjut, Arsidin berharap Pemkab Madina konsisten dalam mengawal amanah konstitusi terkait kewajiban PT Rendy membangun kebun plasma.

Legislator tiga periode ini menyampaikan agar PT Rendy tidak mempermainkan warga Singkuang I dalam merealisasikan kebun plasma yang merupakan kewajiban perusahaan. “Semestinya PT Rendy tidak punya beban dalam menyahuti apa yang diharapkan rakyat karena hal tersebut merupakan perintah konstitusi,” ujarnya.

Putra Muara Batang Gadis ini mengungkapkan, Fraksi Golkar memberikan atensi khusus kepada PT Rendy dengan segala konflik yang ditimbulkan perusahaan sawit tersebut.

“Fraksi Golkar menaruh atensi khusus kepada PT Rendy. Hal ini berulang kali kita sampaikan dalam pandangan fraksi waktu paripurna. Konflik perusahaan dengan warga sekitar tahun 2016 lalu pun Fraksi Golkar menjadi yang getol menyorotinya,” ungkap putra Muara Batang Gadis ini.

Sebelumnya diberitakan PT Rendy belum menemukan kata sepakat dengan warga Singkuang I terkait pembangunan kebun plasma. Terakhir, masyarakat yang telah jenuh dengan sikap perusahaan berniat melakukan unjuk rasa di kebun milik PT Rendy. Bahkan surat pemberitahuan aksi kepada Kapolres Madina AKBP Muhammad Reza Chairul telah disampaikan.

Untuk diketahui pembangunan kebun plasma bagi masyarakat diatur dalam Permentan No 26 Tahun 2007 pasal 11 tentang kewajiban membangun kebun untuk masyarakat sekitar paling rendah seluas 20 persen dari total luas areal kebun yang diusahakan.

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Contohlah Istri Bupati Tanah Longsor

    Contohlah Istri Bupati Tanah Longsor

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Dahlan Batubara Namanya Eka Dessy Dahlia. Dia adalah istri Raja Pege, bupati Kabupaten Tanah Longsor. Meski istri seorang bupati, Eka tak mau melibatkan diri dalam pemerintahan kabupaten. Dia tak mau memanfaatkan jabatan suaminya itu menimbun harta bagi keluarganya. Toh, gaji suaminya sudah lebih dari cukup untuk keluarga. Eka tak mau jabatan ketua PMI. […]

  • Pebisnis Muda Adalah Penyelamat Ketahanan Keluarga

    Pebisnis Muda Adalah Penyelamat Ketahanan Keluarga

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Tanggapan Terhadap Pidato Wakil Bupati Mandailing Natal di Peringatan ke-33 Hari Keluarga Nasional di Panyabungan, Senin, 29 Juni 2026) Oleh: Supardi S.H.I Founder Business Owners Community-Panyabungan     ​Setiap kali kita bicara tentang “Ketahanan Keluarga” narasi yang muncul sering kali terlalu domestik dan teoritis. Kita bicara tentang pola asuh, komunikasi antar anggota keluarga, hingga keharmonisan […]

  • HET LPG Belum Ada, Harga 3 KG Capai 25 Ribu
    Tak Berkategori

    HET LPG Belum Ada, Harga 3 KG Capai 25 Ribu

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Harga Eceran Tertinggi (HET) gas LPG belum ditetapkan pemerintah daerah Mandailing Natal (Madina) menyebabkan harga gas itu tak menentu. Di Kecamatan Ranto Baek, harga gas LPG 3 kg mencapai .25.000 ripuah per tabung. Sementara di kota Panyabungan terjadi beberapa variasi harga. Antara 16 ribu hingga 18 ribu rupiah per tabung. Akibatnya […]

  • Lagi, Unimed kecolongan ijazah palsu

    Lagi, Unimed kecolongan ijazah palsu

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Belum lagi usai pengungkapan otak pelaku ijazah palsu di Universitas Negeri Medan (Unimed) yang ditangani Polsek Percut Sei Tuan, kini kembali ditemukan dari tangan seseorang yang hendak melegalisir ijazah tersebut. Modus kejahatan dengan cara menawarkan ijazah palsu bukan rahasia. Pemberi layanan ini pun bersikap bak ‘malaikat’ dengan menawarkan ijazah ‘bodong’ bagi mereka yang […]

  • Oknum Brimob Letuskan Tembakan

    Oknum Brimob Letuskan Tembakan

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LUBUK PAKAM- Sedikitnya 6 anggota Brimob yang ditugaskan di PTPN 3 Kebun Sei Putih, meletuskan senjata ke arah penggarap di Dusun 4 Desa Galang Barat Kecamatan Galang, Selasa (8/3) sekitar pukul 12.00 WIB. Insiden itu terjadi saat warga menanam ubi di lahan sengketa seluas 345,56 hektar di lahan PTPN 3 tersebut. Pendi, warga penggarap mengutarakan […]

  • Tradisi Nazar dan Makan 1 kampung di Gunung Baringin

    Tradisi Nazar dan Makan 1 kampung di Gunung Baringin

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Masyarakat Kelurahan Gunung Baringin melaksanakan gotong royong gotong memasak bersama didepan depan mesjid Jamik Gunung Baringin, Selasa (15/10). Selain kambing dan lembu yang disembelih juga ditambah dari kurban masyarakat sebagai lauk makan. Tradisi Nazar dan makan 1 kampung ini terjadi terkait dengan nazar warga masyarakat tahun lalu agar kelurahan Gunung Baringin terhindar dari segala bahaya […]

expand_less