Selasa, 6 Okt 2026
light_mode

Atikah dan Sektor Ekonomi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2020
  • print Cetak

Atika Azmi Utammi Nasution, B.AppFin, MFin

Catatan : Dahlan Batubara

Banyak yang dapat disimpulkan dari hasil bincang-bincang antara Atika Azmi Utammi Nasution, B.AppFin, MFin dengan kalangan pers, kemarin.

Kegiatan bincang-bincang di restaurant Dapoer Nenek, Panyabungan, Senin (9/3/2020).

Membahas banyak sektor penting di Mandailing Natal (Madina), tentang potensi, kendala, tantangan dan peluang-peluangnya ke depan. Terutama sektor ekonomi, sosial, pemerintahan, daya saing, kompetitif hingga kemandirian daerah.

Secara akademik dia memang berbasis di ekonomi.

“Oleh karena itu saya akan fokus di ekonomi, pak Jakfar Sukhairi di birokrasinya. Beliau sudah matang di pemerintahan,” kata Atikah.

Atikah gadis dari Kotanopan, Mandailing Natal. Putri kandung saudagar Mandailing, H. Khoiruddin Nasution atau lebih dikenal sebutan Oji Koir.

Dia merupakan bakal calon wakil bupati Madina berpasangan dengan bakal calon bupati Madina, HM Jakfar Sukhairi Nasution.

Atika memperoleh Magister Financial di University of New South Wales, Australia.

Atikah melihat bahwa Madina memiliki potensi ekonomi yang begitu besar. Harus ada upaya pembaharuan sistem, penguatan manajemen dan ketajaman kebijakan agar potensi itu berbanding lurus dengan tingkat kemakmuran rakyat.

Mengembangkan basis-basis potensi lokal dengan pemberdayaan masyarakat. Hulu dan hilir. Agroindustri dan agribisnisnya. Tertata dan terukur secara jangka pendek, menengah dan jangka panjang.

Dan ini juga sekaligus menjawab persoalan pengangguran yang dihadapi usia produktif di Madina.

Sentra-sentra produksi harus dipeta secara akurat agar kebijakan yang diterapkan tepat.

Seiring juga sistem dan manusianya dibenahi agar Madina mampu kompetitif.

Atikah mencontohkan Indeks Pembangunan Manusia yang masih rendah, Madina masih berada di peringkat 28 dari 32 kabupaten/kota di Sumut. Harus dinaikkan minimal 10 besar.

“Bagaimana kita membangun jika IPM kita masih rendah,” katanya.

Dia menyebut kebijakan terhadap komoditi kopi sebagai salah satu sampel kelemahan strategi Madina.

Kopi Mandailing yang sangat tinggi nilainya di dunia internasional namun justru kopi Toraja dan kopi Aceh yang merajai ekspor.

Strategi di sektor hulu, tengah dan hilir butuh ketajaman.

Data akurat lapangan harus jadi acuan penting. Dan ini membutuhkan pos komando sebagai sentra kordinasi di tiap kecamatan.

Dan pos-pos komando didirikan di titik-titik yang ditetapkan itu akan menjadi kantor kerja Atikah sebagai wakil bupati di luar perkantoran pemkab.

“Selain pembenahan pada variabel-variabel itu, saya akan cari importir kopi ke banyak negara, kenapa rupanya,” imbuhnya.

Kondisi itu juga tergambar di sektor perikanan laut untuk wilayah Pantai Barat Madina. Nelayan membutuhkan penguatan-penguatan di berbagai aspek, dari sisi fasilitas tangkap hingga hilirnya agar nelayan mampu berdaya saing dan kompetitif.

“Saya akan turun ke sana agar data akurat diperoleh. Apa dan bagaimana kebutuhan nelayan,” ujarnya.

Di sisi infrastruktur juga sangat urgen dalam menopang aktivitas perekonomian rakyat di sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan.

Selain ekonomi, bidang ahlak juga mejadi perhatian Sukhairi-Atikah. Dan ini akan diawali dengan penguatan eksistensi madrasah yang terhubung dengan anggaran daerah.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Temui Menhut, Pemprov Pulang Tanpa Hasil

    Temui Menhut, Pemprov Pulang Tanpa Hasil

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan tetap belum akan menerbitkan revisi SK 44/2005 tentang penetapan kawasan hutan di Sumatera Utara. Hingga kini hasil Tim Terpadu yang merekomendasi perubahan kawasan hutan menjadi areal penggunaan lain (APL) seluas 667 hektar sudah masuk tahap kroscek menteri melalui salah satu Dirjen di Kemenhut. “Sekarang sudah tahap finalisasi. Ada beberapa […]

  • Pemkab Madina Belum Sepenuhnya Hapus Tenaga Honor. Disdikbud Masih Alokasikan 1 M lebih untuk Gaji

    Pemkab Madina Belum Sepenuhnya Hapus Tenaga Honor. Disdikbud Masih Alokasikan 1 M lebih untuk Gaji

    • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-(Mandailing Online) : Aturan pemerintah indonesia terkait penghapusan tenaga honorer seperti tenaga kerja sukarela ( TKS ) mulai tahun 2025 sesuai undang undang nomor 20 tahun 2023 tentang aparatur sipil negara ( ASN ) ternyata belum sepenuhnya dijalankan di pemerintah Kabupaten Mandalling Natal ( Madina ). Di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan contohnya masih mengalokasikan anggaran […]

  • Serahkan Tanah Kepada Pemda Madina

    Serahkan Tanah Kepada Pemda Madina

    • calendar_month Selasa, 29 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Keluarga A.Malik menyerahkan surat hibah tanah kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal yang yang nantinya akan dipergunakan untuk pembangunan SD baru di Desa Padang Laru Kecamatan Panyabungan Timur.(MOL)

  • Sempat Disetop, Pembangunan Jembatan Gantung Bernilai 4,6 M di Kampung Baru Kembali Dilanjutkan

    Sempat Disetop, Pembangunan Jembatan Gantung Bernilai 4,6 M di Kampung Baru Kembali Dilanjutkan

    • calendar_month Selasa, 6 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) sempat di setop akibat terjadi discomunikasi antara kontraktor dengan warga, pengerjaan pembangunan jembatan gantung sungai batang gadis di Desa Kampung Baru, Kecamatan Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal bernilai Rp.4,6 Miliar hari ini selasa 6/6/2023 pengerjaan proyek kembali berjalan. Camat Panyabungan Utara Ahmad Fadhlan Lubis mengaku, hari ini selasa 6/6/2023, pekerjaan sudah dimulai […]

  • RTRW Palas Segera Disusun

    RTRW Palas Segera Disusun

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Kawasan Hutan dan APL Menjadi Prioritas. Palas – Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Pemkab Palas), melalui Badan Perencanaan Pembagunan Daerah (Bappeda) bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dalam waktu dekat akan menyusun Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kabupaten Palas, menitikberatkan pada kawasan hutan dan areal penggunaan lain. Penyusunan RTRW pada daerah ini, menyangkut pembahasan tentang […]

  • DCS Dapil 5 PDIP Madina

    DCS Dapil 5 PDIP Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 5 dari PDIP Madina. Memperebutkan 9 kursi Meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Siabu, Bukit Malintang, Huta Bargot dan Naga Juang.

expand_less