Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

BPD Sale Baru Usulkan Pemberhentian Kepdes

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
  • print Cetak

Dua tokoh Desa Sale Baru saat menyampaikan hasil rapat pleno BPD kepada Sekda Madina, Gozali Pulungan

PANYABUNGAN (Mandailling Online) –
Elektabilitas Kepala Desa Sale Baru, Muara Batang Gadis, Madina, Cahyo Surya nampaknya pudar di mata warga.

Pasalnya, pada 7 Pebruari lalu sebanyak 401 warga atau sekitar setengah dari jumlah pemilih telah menorehkan tandatangan meminta Cahyo mundur dari jabatan.

Kemudian, pada 31 Maret 2020 Badan Perwakilan Desa (BPD) telah melaksanakan rapat pleno yang memutuskan bahwa Cahyo tak layak lagi memimpin desa itu.

Hasil rapat pleno BPD ini telah sampai ke tangan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mandailing Natal, Gozali Pulungan yang dihantar tokoh masyarakat Sale Baru pada tanggal 3 Juni 2020 di ruang Sekda.

Berdasar dokumen surat BPD kepada Camat Muara Batang Gadis, sejumlah kelemahan kepemimpinan kepala desa diuraikan.

Kepala desa dinilai tidak memiliki hubungan yang harmonis dengan warga. Kantor desa juga tak difungsikan sehingga gedungnya tak terawat.

Rapat rapat desa juga tidak pernah dilakukan di kantor desa.

Hasil rapat pleno BPD Sale Baru taggal 31 Maret itu dilanjutkan dengan penerbitan surat tanggal 1 April 2020 oleh BPD kepada camat Muara Batang Gadis prihal Permohonan Penonaktifan Kepala Desa Sale Baru.

Di surat itu BPD menyatakan alasan Permohonan Penonaktifan Kepala Desa Sale Baru.

Alasan pertama, tidak berhasilnya mediasi tahap pertama tanggal 17 Pebruari 2020 antara masyarakat, BPD dan kepala desa karena kepala desa tidak hadir.

Kedua, tidak tercapainya kesepakatan pada mediasi tahap dua tanggal 25 Maret 2020 antara masyarakat, BPD dan kepala desa yang dimediasi camat dan muspika.

Ketiga, tidak adanya usaha Cahyo Surya selaku kepala desa untuk memperbaiki diri dan memperbaiki hubungan dengan masyarakat sesuai arahan camat pada mediasi tahap dua.

Keempat, berdasar rapat pleno BPD Sale Baru tanggal 31 Maret 2020 berkesimpulan bahwa Cahyo Surya tidak layak lagi memimpin Desa Salebaru.

Di hadapan Sekda Madina, para tokoh masyarakat Sale Baru meminta Pemkab Madina melakukan eksekusi terhadap putusan BPD Sale Baru untuk memberhentikan Cahyo dari jabatan kepala desa.

Tokoh masyarakat itu Nasaruddin Nasution (67 tahun), Bahrum Nasution dan Abdar.

Selain ke Sekda, mereka juga mendatangi Inspektorat Madina dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Madina dan menyerahkan keputusan BPD.

Belum diperoleh penjelasan dari Kepala Desa Sale Baru, Cahyo Surya menyikapi keputusan BPD itu akibat sulitnya akses komunikasi ke desa itu.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proyek Amburadul Dinas PU Madina

    Proyek Amburadul Dinas PU Madina

    • calendar_month Selasa, 19 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Senin, 18 Oktober 2010 | 20:20:56 MADINA-Himbauan DPRD Mandailing Natal untuk memperbaiki Proyek Pembangunan Jalan Desa Angin Barat Baru, Kecamatan Tambangan tak digubris rekanan dan Dinas PU Madina. Karenanya dewan menindak lanjuti kasus yang merugikan keuangan negara itu hingga tuntas. Ketua Komisi C DPRD Madina, Ins. Zubeir Lubis kepada medankoma.com, Senin (18/10) mengungkapkan kekesalannya, atas […]

  • Terbukti Korupsi, 6 Ofisial Diskors Seumur Hidup

    Terbukti Korupsi, 6 Ofisial Diskors Seumur Hidup

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    ZURICH – Komite Disiplin FIFA menyatakan enam orang perangkat pertandingan bersalah atas tindakan korupsi dan melarang mereka terlibat dalam kegiatan sepak bola di level nasional dan internasional seumur hidup. Keenam orang itu adalah Sinisa Zrnic (Bosnia-Herzegovina), Kenan Bajramovic, Rizah Ridalovic , Kolos Lengyel (Hongaria), Janos Csak, dan Krisztian Selmeczi. Mereka dinyatakan melakukan korupsi pasif, memengaruhi […]

  • Penguatan Kebudayaan Melalui Politik Anggaran Daerah

    Penguatan Kebudayaan Melalui Politik Anggaran Daerah

    • calendar_month Kamis, 3 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh : Mulyadi Hakim Nasution, SH Anggota DPRD Mandailing Natal Disampaikan pada Kegiatan Konsolidasi Organisasi Forum Pelestarian dan Pengembangan Adat dan Budaya Mandailing Natal Hotel Madina Sejahtera, Panyabungan, Kamis 3 Mei 201     Penguatan adat dan budaya daerah memang memerlukan peran berbagai pihak. Tidak memadai lagi kalau hanya semata-mata menjadi beban pelaku-pelaku adat […]

  • Jalan Jembatan Merah-Natal Makin Rusak

    Jalan Jembatan Merah-Natal Makin Rusak

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Sebagian ruas jalan provinsi antara Jembatan Merah, Kecamatan Panyabungan Selatan menuju Natal, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) makin rusak. Menurut pantauan MedanBisnis, Rabu (4/5), jalan antara Sipogu menuju Simpang Gambir sudah bagus, hanya saja dikhwatrirkan tidak akan bertahan lama akibat banyaknya mobil pembawa TBS dan mobil pengangkut kayu melewati jelan tersebut dan umumnya […]

  • 2012, Cetak Sawah Seluas 700 Ha

    2012, Cetak Sawah Seluas 700 Ha

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Madina kembali mendapatkan kucuran dana dari pemerintah pusat dalam program cetak sawah tahun 2012. Tahun ini, seluas 700 hektar sawah akan dibuka dan luasan ini meningkat dari tahun lalu sebanyak 100 hektar, atau dari 600 hektar jadi 700 hektare. “Karena memang Madina masih sangat membutuhkan program ini untuk keperluan peningkatan ketahanan pangan, jumlah lahan […]

  • ANGGOTA KPU MADINA BUDI ARYANSAH MENINGGAL DUNIA

    ANGGOTA KPU MADINA BUDI ARYANSAH MENINGGAL DUNIA

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2015
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    Panyabungan, Anggota KPU Mandailing Natal, Divisi Logistik, SDM dan Perencanaan Anggaran, Budi Aryansah, S.T meninggal dunia di Rumah Sakit Umum (RSU) Achmad Muchtar Bukit Tinggi, Selasa (17/3). Berdasarkan informasi yang diperoleh kpumadina.com dari salah seorang keluarga almurham, Budi Aryansah mengehembuskan nafas terakhirnya pada sekitar pukul 22.10 WIB. Kemudian jenazah Almarhum dibawa ke kampung halamannya di […]

expand_less