Rabu, 9 Sep 2026
light_mode

BPD Sale Baru Usulkan Pemberhentian Kepdes

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
  • print Cetak

Dua tokoh Desa Sale Baru saat menyampaikan hasil rapat pleno BPD kepada Sekda Madina, Gozali Pulungan

PANYABUNGAN (Mandailling Online) –
Elektabilitas Kepala Desa Sale Baru, Muara Batang Gadis, Madina, Cahyo Surya nampaknya pudar di mata warga.

Pasalnya, pada 7 Pebruari lalu sebanyak 401 warga atau sekitar setengah dari jumlah pemilih telah menorehkan tandatangan meminta Cahyo mundur dari jabatan.

Kemudian, pada 31 Maret 2020 Badan Perwakilan Desa (BPD) telah melaksanakan rapat pleno yang memutuskan bahwa Cahyo tak layak lagi memimpin desa itu.

Hasil rapat pleno BPD ini telah sampai ke tangan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mandailing Natal, Gozali Pulungan yang dihantar tokoh masyarakat Sale Baru pada tanggal 3 Juni 2020 di ruang Sekda.

Berdasar dokumen surat BPD kepada Camat Muara Batang Gadis, sejumlah kelemahan kepemimpinan kepala desa diuraikan.

Kepala desa dinilai tidak memiliki hubungan yang harmonis dengan warga. Kantor desa juga tak difungsikan sehingga gedungnya tak terawat.

Rapat rapat desa juga tidak pernah dilakukan di kantor desa.

Hasil rapat pleno BPD Sale Baru taggal 31 Maret itu dilanjutkan dengan penerbitan surat tanggal 1 April 2020 oleh BPD kepada camat Muara Batang Gadis prihal Permohonan Penonaktifan Kepala Desa Sale Baru.

Di surat itu BPD menyatakan alasan Permohonan Penonaktifan Kepala Desa Sale Baru.

Alasan pertama, tidak berhasilnya mediasi tahap pertama tanggal 17 Pebruari 2020 antara masyarakat, BPD dan kepala desa karena kepala desa tidak hadir.

Kedua, tidak tercapainya kesepakatan pada mediasi tahap dua tanggal 25 Maret 2020 antara masyarakat, BPD dan kepala desa yang dimediasi camat dan muspika.

Ketiga, tidak adanya usaha Cahyo Surya selaku kepala desa untuk memperbaiki diri dan memperbaiki hubungan dengan masyarakat sesuai arahan camat pada mediasi tahap dua.

Keempat, berdasar rapat pleno BPD Sale Baru tanggal 31 Maret 2020 berkesimpulan bahwa Cahyo Surya tidak layak lagi memimpin Desa Salebaru.

Di hadapan Sekda Madina, para tokoh masyarakat Sale Baru meminta Pemkab Madina melakukan eksekusi terhadap putusan BPD Sale Baru untuk memberhentikan Cahyo dari jabatan kepala desa.

Tokoh masyarakat itu Nasaruddin Nasution (67 tahun), Bahrum Nasution dan Abdar.

Selain ke Sekda, mereka juga mendatangi Inspektorat Madina dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Madina dan menyerahkan keputusan BPD.

Belum diperoleh penjelasan dari Kepala Desa Sale Baru, Cahyo Surya menyikapi keputusan BPD itu akibat sulitnya akses komunikasi ke desa itu.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Media Massa Memiliki Kemampuan Membangun Opini

    Media Massa Memiliki Kemampuan Membangun Opini

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Di era reformasi saat ini, pemahaman tentang realitas melalui media massa sangat urgen karena media massa memiliki kemampuan untuk mempengaruhi pemikiran publik. “Namun demikian, sering kali media hanya menyoroti aspek-aspek tertentu saja, dan mengabaikan aspek-aspek lain dalam kenyataan, terkadang isi pesan media massa sangat tergantung pada kepentingan ekonomi dan ideologis media […]

  • Ratusan Proyek 2016 Berpotensi Langgar Perpres No. 70 Tahun 2012

    Ratusan Proyek 2016 Berpotensi Langgar Perpres No. 70 Tahun 2012

    • calendar_month Sabtu, 7 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Aliansi Rakyat Peduli Madina (ARPM) menemukan ratusan proyek APBD Tahun 2016 di Mandailing Natal tidak jelas nama paket atau lokasi pekerjaannya. “Nilai pekerjaannya hampir Rp50 miliar,” kata Kholik Lubis, Litbang ARPM yang dilansir di akun facebook ARPM, Sabtu (7/5/2016). Sesuai Peraturan Presiden No. 70 Tahun 2012, proyek tersebut tidak cacat hukum […]

  • Tiga Kecamatan di Madina Rentan Rawan Pangan

    Tiga Kecamatan di Madina Rentan Rawan Pangan

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Tiga kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) rentan rawan pangan, yaitu Kecamatan Panyabungan Timur, Muara Batang Gadis dan Muara Sipongi. Hal itu sesuai dengan hasil survei Badan Ketahanan Pangan Propinsi Sumatra Utara dan Badan Ketahanan Pangan Madina. Demikian disampaikan Kepala Badan Ketahanan Pangan Madina, Taufik Zulhendra Ritonga, kepada MedanBisnis, di ruang kerjanya, usai mengikuti […]

  • Pengacara Ragukan Keterangan Saksi Polisi

    Pengacara Ragukan Keterangan Saksi Polisi

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIMALUNGUN (Mandailing Online) – Sidang lanjutan penganiayaan Kapolsek Dolok Pardamean, Kompol Anumerta Andar Siahaan kembali dilaksanakan di PN Simalungun, Senin (11/11). Pengacara terdakwa Wariyanto dan Jasarmen Sinaga, Gredo Tarigan mengatakan keterangan tiga anggota Polsek Dolok Pardamean yang dijadikan sebagai saksi, diragukan dan tidak faktual. Dalam tanggapan (duplik) penasihat hukum atas tanggapan (replik) Jaksa Penuntut Umum […]

  • Bupati Madina Hasil Pilkada Diharap Kembangkan UMKM

    Bupati Madina Hasil Pilkada Diharap Kembangkan UMKM

    • calendar_month Kamis, 18 Jul 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) adalah sektor riil penopang utama dalam pertumbuhan ekonomi rakyat dan penciptaan lapangan pekerjaan. Termasuk juga ekonomi kreatif sabagai bagian penting dalam sektor riil masa kini yakni aktivitas kerajinan yang menghasilkan produk bernilai estetika dan nilai jual. Sektor ini diharap menjadi prioritas penting bagi bupati Mandailing […]

  • Kepdes 6 Bulan Tak Digaji, Akibat Keterlambatan Desa

    Kepdes 6 Bulan Tak Digaji, Akibat Keterlambatan Desa

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gaji kepala desa yang tersendat sejak Januari 2013, akibat keterlambatan pihak desa sendiri. Itu terungkap saat sejumlah kepala desa dari Kecamatan Siabu bertemu dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Daud Batubara, Rabu (24/7/2013) di ruang kerja Sekda. Usai pertemuan itu, beberapa kepala desa menjawab wartawan menyatakan bahwa keterlembatan pencairan gaji […]

expand_less