Senin, 2 Mar 2026
light_mode

BPS Mencatat IPM di Madina Meningkat 0,48 Poin di Tahun 2023

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Jumat, 22 Mar 2024
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Index Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tahun 2023 meningkat. Angkanya mencapai 72,26 atau 0,48 poin setara dengan 0,67 persen.

Dari data yang didapat Mandailing Online, pada tahun 2022 lalu persentasenya yakni 72,17 persen.

Frits Fahridws Damanik Kepala BPS Madina mengungkapkan peningkatan IPM Kabupaten Mandailing Natal terjadi pada semua dimensi. Baik umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, dan standar hidup layak.

Selama Tahun 2020 – 2023, data IPM Kabupaten ini rata rata meningkat sebesar 0,82 persen pertahun.

Pertumbuhan IPM 2023 Kabupaten Madina kata Frits mengalami perlambatan dibandingkan tahun sebelumnya. Satu satunya indikator penyusun IPM 2023 yang mengalami percepatan adalah Umur Harapan Hidup (UHH).

Ia menjelaskan, selama periode 2020 hingga 2023, UHH Kabupaten Madina meningkat sebesar 0,77 / tahun atau rata-rata tumbuh sebesar 0,36% pertahun. Pada tahun 2020, UHH  sebesar 70,95 / tahun dan pada tahun 2023 mencapai 71,72 / tahun.

“UHH tahun 2023 sendiri meningkat 0, 37/ tahun atau  0, 52 persen dibanding tahun sebelumnya, lebih tinggi dibandingkan rata-rata pertumbuhan 2020 – 2022 (0,28 persen pertahun),” jelas Kepala BPS Madina

Diterangkan Frits, ada dua indikator dimensi pengetahuan IPM yakni Harapan Lama Sekolah (HLS) penduduk usia 7 tahun keatas dan rata rata lama sekolah (RLS) penduduk usia 25 tahun ke atas.

Ke dua indikator iniNKATA Kepala BPS Madina  terus meningkat dari tahun ke tahun. Selama periode 2020 hingga 2023, HLS Kabupaten Mandailing Natal rata-rata meningkat 1,34% pertahun, sementara RLS rata-rata meningkat 0,85% per tahun.

Kemudian jelasnya, HLS tahun 2023 meningkat 0.01 tahun (0,07 persen) dibandingkan tahun sebelumnya menurun dibandingkan rata-rata pertumbuhan 2020 – 2022 (1,97 persen). RLS tahun 2023 meningkat 0,08 tahun (0,91 persen) dibandingkan tahun sebelumnya meningkat dibandingkan rata-rata pertumbuhan 2020 – 2022 (0,81 persen).

Dari sisi dimensi Standar Hidup Layak. Dimensi ketiga yang mewakili pembangunan manusia adalah standar hidup layak yang direpresentasikan dengan pengeluaran per kapita per tahun (atas dasar harga konstan 2012) yang disesuaikan. Pada tahun 2023, pengeluaran rill perkapita per tahun yang disesuaikan masyarakat Mandailing Natal mencapai Rp 10,25 juta per tahun. Capaian ini meningkat Rp.190.000 (1,89%) dibandingkan tahun sebelumnya lebih rendah dibandingkan rata-rata pertumbuhan 2020 – 2022 yang sebesar 1,93% pertahun.( * )

Reporter : Fikri

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Media Arab Saudi Soroti Penzoliman Kepada Habib Rizieq

    Media Arab Saudi Soroti Penzoliman Kepada Habib Rizieq

    • calendar_month Jumat, 2 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Media Tawaashul yang berbasis di Arab Saudi menyoroti rekayasa pembunuhan karakter Habib Rizieq di Indonesia. Dalam pemberitaannya edisi 1 Juni 2017, media yang berkantor di Riyadh itu menurunkan headline berjudul “Rencana Membidik Pimpinan FPI Setelah Perannya Jatuhkan Gubernur Kristen Jakarta” Media itu menulis bahwa ormas-ormas Islam di Indonesia mencapai kemenangan dalam menjatuhkan Gubernur […]

  • Pemulangan Mahasiswa dari Mesir, Pemkab Diminta jadi Fasilitator

    Pemulangan Mahasiswa dari Mesir, Pemkab Diminta jadi Fasilitator

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Dua orang alumni Mesir yang juga kader PKS, H Sabirin Rangkuti Lc dan H Maratua Nasution Lc MA, meminta pemkab untuk menjadi fasilitator kepulangan puluhan mahasiswa Madina yang kuliah di Mesir. Permintaan ini menyusul situasi politik di negara yang dipimpin Hosni Mubarak. Keduanya yang juga menjabat sebagai anggota DPRD Madina dari Fraksi PKS ini […]

  • Parsuadahan Ibaen Gota Namura

    Parsuadahan Ibaen Gota Namura

    • calendar_month Selasa, 19 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Nanisuratkon : Dahlan Batubara “Naso dong do da guleonta naron borngin, aya ucok. Anggo bulung gadung nian adong do ucalong pe naron ibalakang bagas on, pangaroncana do naso dong,” ning si Jaleha tu alaklai nia Si Dalkit. “Ngadong epeng i tanganku, ulang majolo panabusi balanak, tambang ni daganak sikola pe naso adong be ancogot manyogot. […]

  • 5000-an Anak Yatim di Madina Dapat Santunan

    5000-an Anak Yatim di Madina Dapat Santunan

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak sekitar 5000 anak yatim di seluruh penjuru Mandailing Natal (Madina) memperoleh santunan uang. Penyaluran santunan secara simbolis diberikan Bupati Madina, Ja’far Sukhairi Nasution dan Wabup Atika Azmi Utammi Nasution kepada ratusan anak yatim di masjid Nur Ala Nur, Panyabungan usai solat Jum’at (29/4/2022) untuk anak yatim yang berasal dari […]

  • Bila Merapi Memburuk, SBY Kembali ke Indonesia

    Bila Merapi Memburuk, SBY Kembali ke Indonesia

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Kunjungan kerja Presiden SBY ke luar negeri hanya efektif empat hari. Bila sewaktu-waktu kondisi Gunung Merapi memburuk, Presiden SBY kembali ke Tanah Air. Demikian jawaban Menko Polhukam Djoko Suyanto saat ditanya kemungkinan jadwal kunjungan kerja Presiden SBY ke luar negeri akan berubah. Sebab hingga kini, status Merapi masih dinyatakan awas. “Bila ada perubahan […]

  • Helmi Nasution belum diserahkan ke Jaksa

    Helmi Nasution belum diserahkan ke Jaksa

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Penyidik Kepolisian Daerah Sumut gagal, atau belum dapat menyerahkan Ketua Yayasan Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Helmi Nasution dan Rektor Chairul Mursin ke Kejaksaan, karena keduanya berada di luar kota. Helmi dan Chairul diperiksa sebagai tersangka karena menjalankan akademik tanpa izin pemerintah. “Semestinya keduanya diserahkan ke Jaksa kemarin. Tetapi karena alasan mengikuti kegiatan […]

expand_less