Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Bupati Ancam Pengusaha

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 14 Agt 2011
  • print Cetak


Jika Bermasalah Izin Dicabut
Bupati Madina, HM Hidayat Batubara SE ancam pengusaha di wilayah Madina apabila tak mau diatur dan selalu memunculkan masalah dengan masyarakat. Sanksinya, Bupati akan mencabut seluruh izin usaha.
Hal itu ditegaskan Hidayat di hadapan ratusan masyarakat yang terdiri dari 3 kecamatan sebagai lokasi perusahaan perkebunan di Madina, yakni Kecamatan Natal, Batahan dan Muara Batang Gadis yang bertempat di pasar Natal, Kamis (11/8) kemarin.
Dikatakan Hidayat, Pemkab Madina tak akan ragu dan tak akan pernah takut kepada perusahaan manapun untuk memberikan tindakan dan pencabutan izin sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di NKRI.
”Bagi siapapun dan perusahaan manapun kalau melanggar dan menyalahi aturan hukum akan kita tindak tegas. Kita tak akan pernah takut untuk menjalankan aturan tersebut apalagi perusahaan yang bermasalah dengan masyarakat.Hal ini akan saya inventarisir dulu perusahaan mana saja yang bermasalah di Madina, kalau perusahaan tersebut tak mau diatur maka izinnya akan kita cabut,” tegas Hidayat disambut teriakan dan semangant apresiasi dari ratusan masyarakat .
Penegasan Hidayat ini diawali dengan keluhan dari seorang tokoh masyarakat kecamatan Muara Batang gadis yang didampingi puluhan masyarakat lainnya saat menghadiri safari ramadan rombongan Bupati Madina yang dipusatkan di Masjid Raya Pasar Natal.
Adalah Hilman Parinduri, disampaikannya kepada Bupati, masyarakat saat ini sedang dihadapkan dengan persoalan batas lahan dengan perusahaan perkebunan PT Rendi yang beroperasi di Muara Batang Gadis. Dikatakannya, sampai saat ini belum ada penyelesaian dan tak tertutup kemungkinan akan terjadi konflik masyarakat dengan perusahaan.
”PT Rendi sudah sangat meresahkan masyarakat mengenai tak adanya kejelasan batas lahan perusahaan dengan masyarakat, ini sangat menyentuh hati kami karena kami setiap hari di hadapkan dengan rasa kekhawatiran,” sebut Hilman diamini warga Muara Batang Gadis.
Penegasan ini memeroleh dukungan dari aktifis Mahasiswa yaitu Ketua Pantai Barat Mandailing Foundation, Kobol Nasution, kepada METRO Jumat (12/8). Dikatakannya, masyarakat sangat mendukung apabila sengketa terselubung antara masyarakat dengan perusahaan diselesaikan dengan segera mungkin, karena pantai barat merupakan wilayah perusahaan perkebunan di Madina yang luasnya ratusan ribu hektar dan terdiri dari puluhan perusahaan.
”Sebenarnya bukan hanya PT Rendi saja yang bermasalah namun mayortitas perusahaan perkebunan di Pantai Barat Madina ini bermasalah dan penyelesaiannya hanya dengan sikap positif dari Pemkab Madina. Jikalau tidak konflik akan terus terjadi seperti yang pernah terjadi antara PT PSU dengan masyarakat Natal dan Linggabayu yang telah mengalami kerugian yang besar.
Kami harap Pemkab Madina jangan hanya pandai berbicara, warga ingin ada action yang jelas dan jangan sepeti pemerintahan sebelumnya yang tak pernah ada kejelasan” sebut Kobol yang juga Ketua PC PMII Tapsel-Psp ini. (wan/mer)
Sumber : Metro_Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Meraih Superpower dengan Intervensi Investasi, Mungkinkah?

    Meraih Superpower dengan Intervensi Investasi, Mungkinkah?

    • calendar_month Sabtu, 9 Okt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Baru-baru ini berita dari beberapa media nasional mengatakan bahwa Indonesia memiliki potensi untuk menjadi negara superpower di dunia melalui perdagangan internasional. Suatu harapan yang sangat besar tetapi tidak mustahil untuk terwujud. Hanya saja, perlu kesungguh-sungguhan dalam merealisasikan mimpi besar tersebut agar kelak dapat terwujud. Menteri Perdagangan, Muhammad […]

  • PLN Panyabungan Akui Kesalahan Pencatatan Rekening

    PLN Panyabungan Akui Kesalahan Pencatatan Rekening

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pihak PLN Ranting Panyabungan mengakui ada kesalahan dalam pencatatan rekening listrik milik pelanggan oleh sejumlah petugas. Hal itu dikatakan Rahman, Supervisor Cater pada PLN Ranting Panyabungan kepada MedanBisnis, Senin (18/4), di ruang kerjanya, Panyabungan. Dia mengatakan, dari banyaknya pelanggan yang mereka tangani, pasti ada kesalahan dalam pencatatan rekening listrik. ”Sebagai manusia biasa kita tidak […]

  • Mengapa KPU Madina Berubah-ubah?

    Mengapa KPU Madina Berubah-ubah?

    • calendar_month Sabtu, 1 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan: Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online Pada tanggal 28 April 2021 KPU Madina menyatakan menunda penetapan pemenang Pilkada Madina. Padahal sejatinya jadwal Penetapan Calon Terpilih adalah tanggal 30 April 2021 sampai dengan 3 Mei 2021. Tetapi, pada hari Sabtu tanggal 1 Mei 2021 Ketua KPU Madina, Fadillah Syarif berbalik arah. Kepada media massa Fadillah […]

  • Resiliensi: Meneguhkan Langkah Bangsa

    Resiliensi: Meneguhkan Langkah Bangsa

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Azhar Nasution Setiap bangsa yang besar selalu melalui ujian sejarah yang tidak ringan. Indonesia, misalnya, pernah mengalami masa penjajahan panjang, krisis ekonomi, hingga berbagai gejolak sosial. Namun, yang membuat bangsa ini tetap berdiri tegak adalah resiliensi yaitu kemampuan untuk bertahan, beradaptasi, dan bangkit dari kesulitan. Makna resiliensi dalam kehidupan bangsa bukan hanya soal bertahan […]

  • Harga Daging Sapi Normal, Ayam Naik

    Harga Daging Sapi Normal, Ayam Naik

    • calendar_month Rabu, 1 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) –  Menjelang Ramadan,  harga daging sapi di Pasar Baru Panyabungan, Mandailing Natal masih tetap di level Rp120.000 per kilo gram. Saipul, salah satu penjual daging sapi  menjawab Mandailing Online di Pasar Baru Panyabungan, Rabu, (1/6) mengungkap, meski harga satgnan, namun daya beli masyarakat mengalami penurunan. Saipl mengatakan biasanya setiap hari  bisa […]

  • Tuntas Enam Bulan, Investor Tawarkan PLTS

    Tuntas Enam Bulan, Investor Tawarkan PLTS

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Investor gabungan asal Kanada-Indonesia menawarkan solusi krisis listrik di Sumut dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). PLTS yang diproyeksikan terbangun dalam enam bulan itu akan menyuplai daya listrik hingga 60 Megawatt. Proyek pembangkit ini diharapkan menjadi solusi atas ketidakberdayaan PT PLN (Persero) Sumut memenuhi listrik masyarakat Sumut. Penawaran ini disampaikan Raed Arab […]

expand_less