Kamis, 12 Mar 2026
light_mode

Bupati Madina: Pergaulan Bebas Dampak Globalisasi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
  • print Cetak

Panyabungan, Bupati Mandailing Natal menyampaikan, pegaulan bebas dewasa ini merupakan dampak dari globalisasi dan mudahnya mengakses beberapa informasi menyebabkan banyak kaula muda (remaja-red) terjebak dalam perilaku free seks (pergaulan bebas). Hal ini telah membuat keresahan bagi para orangtua dan masyarakat.

Demikian disampaikan Bupati Mandailing Natal Ir Aspan Sofian Batubara MM diwakili oleh Asisten IV Zulkarnen Siregar SH, sekaligus membuka acara pendidikan sebaya kesehatan reproduksi, IMS dan HIV dan AIDS.

Lembaga Keterampilan Pemuda Sumatera Utara (LKP-SU) gelar pendidikan sebaya bagi santriwati baru-baru ini. di pondok pesantren Al-Mandili Panyabungan

Remaja hari ini merupakan pemimpin masa depan remaja produktif akan bisa memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Nusa Bangsa dan Agama khususnya Kabupaten Madina yang merupakan serambih Mekkah-nya Sumatera Utara.

Bupati Madina berharap pendidikan sebaya ini bisa menciptakan pola fikir dan pola sikap para remaja khususnya santriwati untuk mampu memilter pengaruh globalisasi dan keterbukaan informasi lebih dini sehingga benar-benar menjadi benteng dan pagar Negeri.

Dalam pembukaan kegiatan ini juga dihadiri oleh Kakan Kemenag yang diwakili Isnaini Burhanuddin Lc, dr Muhammad Faisal Situmorang dari Dinas Kesehatan Mandailing Natal, KNPI Madina dan DPRD Mandailing Natal Hj. Siti Aisyah Nasfa (sebagai nara Sumber).

Mudir Pesantren Almandili KH Abdul Kadir Nasution, Kepala Sekolah Ir Arhamuddin dan para dewan guru Ponpes tersebut yang terlibat langsung dalam kepanitiaan. Adapun peserta sebanyak 200 orang dari santriati pondok pesantren Almandili Panyabungan, dan kegiatan ini berlangsung selama 2 (dua) hari (18-19/11).

Dalam sambutannya ketua LKP Sumut Umar Yusuf Ramadhan Lubis mengatakan, kegiatan ini merupakan program prioritas dari lembaga kami dengan harapan kegiatan ini bisa mengurangi dampak negatif dari free seks ditengah-tengah kaula muda khususnya santriati-santriati di Sumatera Utara.

Pentingnya memberikan pengetahuan kepada santriati-santriati pondok pesantren untuk mengetahui tentang Kesfro dan Infeksi Menular Seksual (IMS. red) dan HIV/AIDS. Kami berupaya semaksimal mungkin menghadirkan pemateri yang relevan dalam kegiatan ini.

Ketua Panitia Pelaksana Khairul Andi Nasution saat dikonfirmasi bahwa pendidikan sebaya dan refroduksi sehat IMS dan HIV/AIDS sukses dilaksanakan atas dukungan dari Pemkab Madina dan Ponpes Almandili serta peran aktif dari seluruh pemateri dan peserta. (man)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT RI, Istana Negara Undang Gordang Sambilan

    HUT RI, Istana Negara Undang Gordang Sambilan

    • calendar_month Sabtu, 4 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Pemerintah RI secara resmi mengundang kelompok Gordang Sambilan dari Mandailing dalam rangka pertunjukan pada HUT RI di istana negara, Jakarta. Memenuhi itu, grup Gordang Sambilan dari Kecamatan Ulu Pungkut, Mandailing Natal (Madina) bertolak hari ini Sabtu (4/8)dari Panyabungan ke Jakarta. Sobir Lubis, aktifis lembaga kesenian Sian Huta kepada Mandailing Online, Sabtu (4/8) […]

  • Madung Marbalun-Balun Boto Angkang Tururaan

    Madung Marbalun-Balun Boto Angkang Tururaan

    • calendar_month Kamis, 3 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sangajo natangkang boto parmainanon, palan-palan songoni iresek-reseki amantai, mulo-muona irampingkonia, sapala ipainte ia santongkin mangolu-olu osa, hasidunganna itunjangkonia boto marbalun-balun doma jabatna tururaan, mangkasarbing gurung-gurungi songon gurung-gurung ni gulaen panyargutan ni borang. Anggoon madung osah pandokon ni halak Padang Bolah, nabahatan boto halak-halak nasalolot naon naraja parroa, nabeteng pangecek, nalandit songon bolut naigomukan, sapala bangkit […]

  • PKS Rekomendasi Sukhairi-Atika

    PKS Rekomendasi Sukhairi-Atika

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menerbitkan rekomendasi kepada pasangan Jakfar Sukhairi Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution sebagai calon bupati/wakil bupati Madina dari PKS. Dokumen rekomendasi diserahkan Ketua DPW PKS Sumut, DR. Heriyanto Lc. MA di sekretariat DPD PKS Madina, Jl. Willem Iskander, Panyabungan, Kamis (25/6/2020). Penyerahan disaksikan Ketua MPW DPD PKS Sumut, Ustad […]

  • Bupati Tak Ikut, Sekda Pimpin Tim Safari Ramadan Pemkab Madina

    Bupati Tak Ikut, Sekda Pimpin Tim Safari Ramadan Pemkab Madina

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekretaris Daerah, Syafei Lubis memimpin Tim Safarai Ramadan Pemkab Mandailing Natal ke Kecamatan Panyabungan Timur, Senin, (13/6). Bupati Dahlan Hasan Nasution tidak hadir, tetapi istrinya, Ika Desika terlihat hadir. Beberapa bulan belangan ini, bupati Madina jarang tampil di acara publik, selalu diwakili Sekda. Termasuk acara pisah sambut Kapolres. Laporan Keterangan Pertanggungjawaban bupati […]

  • Gordang Sabilan Ensembel Musik Etnis Terbesar Kedua di Dunia

    Gordang Sabilan Ensembel Musik Etnis Terbesar Kedua di Dunia

    • calendar_month Rabu, 27 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Gordang Sambilan merupakan ensembel musik etnis terbesar kedua di dunia setelah musik tradisi lain di belahan Benua Afrika. Itu diungkapkan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Jakfar Sukhairi Nasution dalam pidato sambutannya pada pembukaan Festival Gordang Sambilan dan Tor-Tor Mandailing di Taman Raja Batu, Panyabungan, Rabu (27/9/2017). “Gordang sambilan merupakan ensembel […]

  • Biaya Penerbitan Sertifikat Tanah Capai 1,2 Juta

    Biaya Penerbitan Sertifikat Tanah Capai 1,2 Juta

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Biaya penerbitan sertifikat tanah 1.000.000 hingga 1.200.000 rupiah. Akibatnya warga menjerit. Sejumlah warga Desa Air Apa, Kecamatan Sinunukan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengungkapkan, aparat desa mematok target rupaiah itu untuk pengurusan satu sertifikat tanah. Padahal, pemerintah pusat sudah menegaskan bahwa biaya penerbitan sertifikat gratis alias tak ada pungutan biaya. “Kami […]

expand_less