Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Banjir di Gua Asom Belum Surut, Bantuan dari Pemkab Belum Datang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Okt 2010
  • print Cetak


Perwakilan PT Agincourt Resources Batang Toru, Agus Hutabarat menyerahkan bantuan kemanusiaan, Senin (4/10).
Banjir di Gua Asom Belum Surut, Bantuan dari Pemkab Belum Datang
TAPSEL-METRO; Hingga Selasa (5/10), 17 rumah warga di Dusun Gua Asom, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan masih direndam air setinggi 1 meter. Sebab, hujan masih terus mengguyur daerah tersebut sehingga air Sungai Aek Batang Salai belum juga surut. Sementara bantuan dari Pemkab Tapsel hingga kemarin siang masih belum tiba.

“(Tinggi, red) Air masih sekitar satu meteran, dan 17 rumah masih terendam. Warga penghuni 17 rumah itu masih tetap memilih bertahan di rumahnya yang tergenang air meskipun sudah kita bujuk untuk keluar dan mengungsi untuk sementara waktu ke daerah di Gua Asom yang tidak terkena luapan air Sungai Aek Batang Salai,” kata Camat Angkola Selatan, Hamdy S Pulungan SSos kepada METRO, Selasa (5/10). Diutarakan Hamdy, akibat banjir masih terus melanda, arus lalu-lintas di Gua Asom juga masih belum bisa dilalui. Jalur transportasi masih terputus.

Disebutkannya, seluruh penghuni 17 rumah yang jumlahnya sekitar 63 jiwa sangat membutuhkan makanan, air bersih, dan pakaian layak pakai, karena selama dua hari rumah mereka direndam air, tidak ada makanan dan air bersih. Sedangkan pakaian semuanya basah sehingga warga memilih tetap bertahan di loteng rumah.

“Bantuan dari Pemkab Tapsel belum datang juga, katanya Selasa (5/10) akan disalurkan, tapi belum juga kunjung datang padahal saat penghuni 17 rumah yang terendam ini sangat membutuhkan pakaian layak pakai terutama makanan dan air bersih,” tuturnya.

Padahal, menurut Hamdy, Senin (4/10) lalu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Kadis Nakertransos) Tapsel, Samsul Bahri mengatakan, bantuan direncanakan akan disalurkan kepada warga penghuni 17 rumah yang masih terendam air, yakni Selasa (5/10). Bantuan itu beras sebanyak sekitar 765 kilogram atau sekitar 45 kilogram untuk setiap rumah tangganya. Namun hingga Selasa (5/10) siang, bantuan beras itu tak juga sampai ke posko bencana alam di Kantor Camat Angkola Selatan.

Ditambahkan Hamdy, saat ini bantuan kemanusiaan yang sudah sampai di posko bencana alam sejak Senin (4/10) justru datangnya dari pihak swasta seperti PT Agincourt Resources Batang Toru, yakni air mineral sebanyak 25 karton, mi instant sebanyak 80 karton dan satu karton obat-obatan untuk pencegah diare yang diserahkan oleh perwakilan PT Agincourt Resources Batang Toru, Agus Hutabarat.

Kemudian bantuan dari PT OPM yakni beras sebanyak 2 ton yang sudah disalurkan kepada warga yang rumahnya terendam air, dan warga sekitar yang juga terkena bencana alam yang terjadi di Kecamatan Angkola Selatan.

Jembatan kayu di Gua Asom, menurut Camat Angkola Selatan, juga masih belum diperbaiki sehingga arus lalu-lintas masih terputus dan kendaraan roda empat tidak bisa melintas ke Gua Asom. Kondisi ini diperparah lagi dengan masih belum diperbaikinya jalan longsor di Dusun Kampung Sedikit sehingga menyebabkan arus lalu-lintas terputus.

Longsornya jalan tersebut akibat diterjang air Sungai Aek Batang Salai yang meluap dan menghantam pinggiran jalan.

“Kita harapkan jembatan dan jalan ini segera diperbaiki agar arus lalu-lintas kembali normal,” harapnya.

Kadis Nakertransos Tapsel, Samsul Bahri tidak berhasil dihubungi saat hendak dimintai keterangannya. Sementara Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Alam (BPBA), Azhari Lubis kepada METRO, Selasa (5/10), ketika ditanya perihal bantuan dari Pemkab Tapsel belum juga disalurkan kepada warga yang terkena banjir di Kecamatan Angkola Selatan, mengaku untuk penanganannya dilaksanakan oleh Disnakertransos. Ini dikarenakan BPBA masih baru didirikan dan belum memiliki anggaran. Sedangkan alokasi anggaran untuk kejadian bencana alam masih dialokasikan di Disnakertransos.

Akan tetapi, menurut sepengetahuannya, Selasa (5/10), akan disalurkan bantuan kepada korban banjir berupa beras. Namun dirinya tidak mengetahui apakah bantuan tersebut sudah disalurkan atau belum. (phn)
sumber: metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inspektorat Madina : Kades Batang Gadis Wajib Kebalikan Gaji Dobel yang Diterima

    Inspektorat Madina : Kades Batang Gadis Wajib Kebalikan Gaji Dobel yang Diterima

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – (Mandailing Online) –  Masih ingat Erwinsyah Pasaribu seorang Kepala Desa Batang Gadis, di Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) yang nekat memiliki dua jabatan dan penerimaan gaji yang dobel dari negara. Inspektorat Madina menegaskan sang Kades harus mengembalikan uang negara jika benar terima 2 sumber gaji yang berasal dari APBD. […]

  • SOSOK LUDFAN NASUTION (Kilasan Pasca Rekomendasi PKB)

    SOSOK LUDFAN NASUTION (Kilasan Pasca Rekomendasi PKB)

    • calendar_month Minggu, 18 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : ASKOLANI NASUTION Budayawan   Saya mengenalnya tahun 2009 di radio Start 102.6 FM Panyabungan ketika masih di Lintas Timur, beliau penyiar di radio itu dan saya sering ke sana untuk sekedar minum kopi. Lalu dengan Pak Khoiruddin Faslah Siregar dan Romi Hidayat, kami juga sama-sama menulis buku biografi Amru Daulay. Saya bagian […]

  • Sadrak Pasaribu : DPC PA GMNI Tabagsel Segera Dibentuk

    Sadrak Pasaribu : DPC PA GMNI Tabagsel Segera Dibentuk

    • calendar_month Rabu, 23 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (mandailing Online) – Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) akan segera dibentuk di kawasan Tabagel. Hal itu diungkapkan Sadrak Pasaribu kepada wartawan di Panyabungan, Rabu (23/11) terkait rencana pembentukan DPC AP GMNI tersebut. Dikatakannya, rencana pembentukan itu setelah adanya instruksi dari Ketua DPD PA GMNI Sumut, Ir. Lancar Siahaan […]

  • Bupati: Koperasi ikuti perkembangan zaman

    Bupati: Koperasi ikuti perkembangan zaman

    • calendar_month Jumat, 8 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Meskipun zaman telah berubah dan berbagai kegiatan ekonomi telah muncul ke permukaan, namun koperasi senantiasa masih tetap relevan dengan perkembangan zaman. Koperasi telah mampu memberikan kontribusi pada pembangunan ekonomi daerah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat atau masyarakat. Hal ini, disampaikan Bupati Mandailing Natal, Aspan Sofyan Batubara, malam ini. Dikatakan, Pemerintah menyadari bahwa sektor Koperasi, […]

  • Bawaslu Madina Benarkan Terima Laporan Dugaan Kampanye di Fasilitas Negara

    Bawaslu Madina Benarkan Terima Laporan Dugaan Kampanye di Fasilitas Negara

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Mandailing Natal (Bawaslu Madina) melalui Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Datin Muhammad Amin Lubis membenarkan pihaknya telah menerima laporan terkait adanya dugaan kampanye di fasilitas negara, dalam hal ini kantor Bawaslu setempat. Hal itu disampaikan Amin ketika dikonfirmasi lewat WhatsApp, Rabu (20/11/2024). “Betul, Bawaslu Madina sudah menerima […]

  • Ayah Gauli Putri Kandung

    Ayah Gauli Putri Kandung

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    TAPSEL – Tersangka cabul terhadap putri kandung, A Laia (36), mengaku menyesal dan mengakui semua perbuatan bejatnya. Pria yang baru setahun merantau dan memboyong keluarganya dari Pulau Nias ke perkebunan PT Torganda di Paluta ini pun terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara. “Pelaku terancam hukuman maksimal 20 tahun dan minimal 5 tahun,” jelas Aiptu Kasianna […]

expand_less