Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Banjir di Gua Asom Belum Surut, Bantuan dari Pemkab Belum Datang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 6 Okt 2010
  • print Cetak


Perwakilan PT Agincourt Resources Batang Toru, Agus Hutabarat menyerahkan bantuan kemanusiaan, Senin (4/10).
Banjir di Gua Asom Belum Surut, Bantuan dari Pemkab Belum Datang
TAPSEL-METRO; Hingga Selasa (5/10), 17 rumah warga di Dusun Gua Asom, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan masih direndam air setinggi 1 meter. Sebab, hujan masih terus mengguyur daerah tersebut sehingga air Sungai Aek Batang Salai belum juga surut. Sementara bantuan dari Pemkab Tapsel hingga kemarin siang masih belum tiba.

“(Tinggi, red) Air masih sekitar satu meteran, dan 17 rumah masih terendam. Warga penghuni 17 rumah itu masih tetap memilih bertahan di rumahnya yang tergenang air meskipun sudah kita bujuk untuk keluar dan mengungsi untuk sementara waktu ke daerah di Gua Asom yang tidak terkena luapan air Sungai Aek Batang Salai,” kata Camat Angkola Selatan, Hamdy S Pulungan SSos kepada METRO, Selasa (5/10). Diutarakan Hamdy, akibat banjir masih terus melanda, arus lalu-lintas di Gua Asom juga masih belum bisa dilalui. Jalur transportasi masih terputus.

Disebutkannya, seluruh penghuni 17 rumah yang jumlahnya sekitar 63 jiwa sangat membutuhkan makanan, air bersih, dan pakaian layak pakai, karena selama dua hari rumah mereka direndam air, tidak ada makanan dan air bersih. Sedangkan pakaian semuanya basah sehingga warga memilih tetap bertahan di loteng rumah.

“Bantuan dari Pemkab Tapsel belum datang juga, katanya Selasa (5/10) akan disalurkan, tapi belum juga kunjung datang padahal saat penghuni 17 rumah yang terendam ini sangat membutuhkan pakaian layak pakai terutama makanan dan air bersih,” tuturnya.

Padahal, menurut Hamdy, Senin (4/10) lalu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Kadis Nakertransos) Tapsel, Samsul Bahri mengatakan, bantuan direncanakan akan disalurkan kepada warga penghuni 17 rumah yang masih terendam air, yakni Selasa (5/10). Bantuan itu beras sebanyak sekitar 765 kilogram atau sekitar 45 kilogram untuk setiap rumah tangganya. Namun hingga Selasa (5/10) siang, bantuan beras itu tak juga sampai ke posko bencana alam di Kantor Camat Angkola Selatan.

Ditambahkan Hamdy, saat ini bantuan kemanusiaan yang sudah sampai di posko bencana alam sejak Senin (4/10) justru datangnya dari pihak swasta seperti PT Agincourt Resources Batang Toru, yakni air mineral sebanyak 25 karton, mi instant sebanyak 80 karton dan satu karton obat-obatan untuk pencegah diare yang diserahkan oleh perwakilan PT Agincourt Resources Batang Toru, Agus Hutabarat.

Kemudian bantuan dari PT OPM yakni beras sebanyak 2 ton yang sudah disalurkan kepada warga yang rumahnya terendam air, dan warga sekitar yang juga terkena bencana alam yang terjadi di Kecamatan Angkola Selatan.

Jembatan kayu di Gua Asom, menurut Camat Angkola Selatan, juga masih belum diperbaiki sehingga arus lalu-lintas masih terputus dan kendaraan roda empat tidak bisa melintas ke Gua Asom. Kondisi ini diperparah lagi dengan masih belum diperbaikinya jalan longsor di Dusun Kampung Sedikit sehingga menyebabkan arus lalu-lintas terputus.

Longsornya jalan tersebut akibat diterjang air Sungai Aek Batang Salai yang meluap dan menghantam pinggiran jalan.

“Kita harapkan jembatan dan jalan ini segera diperbaiki agar arus lalu-lintas kembali normal,” harapnya.

Kadis Nakertransos Tapsel, Samsul Bahri tidak berhasil dihubungi saat hendak dimintai keterangannya. Sementara Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Alam (BPBA), Azhari Lubis kepada METRO, Selasa (5/10), ketika ditanya perihal bantuan dari Pemkab Tapsel belum juga disalurkan kepada warga yang terkena banjir di Kecamatan Angkola Selatan, mengaku untuk penanganannya dilaksanakan oleh Disnakertransos. Ini dikarenakan BPBA masih baru didirikan dan belum memiliki anggaran. Sedangkan alokasi anggaran untuk kejadian bencana alam masih dialokasikan di Disnakertransos.

Akan tetapi, menurut sepengetahuannya, Selasa (5/10), akan disalurkan bantuan kepada korban banjir berupa beras. Namun dirinya tidak mengetahui apakah bantuan tersebut sudah disalurkan atau belum. (phn)
sumber: metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Netralitas moderator debat kedua capres diragukan?

    Netralitas moderator debat kedua capres diragukan?

    • calendar_month Sabtu, 14 Jun 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kubu pendukung pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, La Nyalla Mataliti, mempertanyakan dipilihnya Ahmad Erani Yustika sebagai moderator debat edisi kedua. Debat yang akan bertemakan Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial itu akan digelar besok, Minggu 15 Juni 2014. La Nyalla mengatakan, Ahmad Erani Yustika selama ini dikenal sebagai dosen Universitas […]

  • Bupati Madina Masih Sebatas Menasihati Pelaku Tambang Ilegal Batang Natal

    Bupati Madina Masih Sebatas Menasihati Pelaku Tambang Ilegal Batang Natal

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pada kunjungan ke kawasan Pantai Barat, Jum’at (10/12/2021), Bupati Mandailing Natal (Madina), Ja’far Sukhairi Nasution, singgah di titik Desa Ampung Siala Kecamatan Batang Natal memantau aktivitas tammbang di pinggiran Sungai Batang Natal. Dia menasihati para penambang agar menghentikan kegiatan perusakan lingkungan itu. Sejauh ini belum terdengar tindakan tegas dari pemerintah daerah terhadap para penambang emas […]

  • SOSOK LUDFAN NASUTION (Kilasan Pasca Rekomendasi PKB)

    SOSOK LUDFAN NASUTION (Kilasan Pasca Rekomendasi PKB)

    • calendar_month Minggu, 18 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : ASKOLANI NASUTION Budayawan   Saya mengenalnya tahun 2009 di radio Start 102.6 FM Panyabungan ketika masih di Lintas Timur, beliau penyiar di radio itu dan saya sering ke sana untuk sekedar minum kopi. Lalu dengan Pak Khoiruddin Faslah Siregar dan Romi Hidayat, kami juga sama-sama menulis buku biografi Amru Daulay. Saya bagian […]

  • Bawaslu Tak Tegas, MK Diminta Diskualifikasi Dahlan-Aswin

    Bawaslu Tak Tegas, MK Diminta Diskualifikasi Dahlan-Aswin

    • calendar_month Selasa, 19 Jan 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Mahkamah Konstitusi diminta untuk mendiskualifikasi pasangan calon kepala daerah nomor urut 02 Dahlan-Aswin yang juga merupakan bupati petahana karena melakukan pelanggaran dan kecurangan pilkada. “Terhadap semua pelanggaran dan kecurangan sejak proses pilkada hingga hari ini, layak dan beralasan hukum bagi Mahkamah untuk mendiskualifikasi paslon 02 Dahlan-Aswin sebagai paslon dalam Pilkada Kabupaten […]

  • Pelestarian Warisan Budaya Mandailing (3-selesai)

    Pelestarian Warisan Budaya Mandailing (3-selesai)

    • calendar_month Selasa, 14 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Z. Pangaduan Lubis (in memoriam) Peninggalan Masa Lalu dan Pelestariannya Di Mandailing cukup banyak terdapat peninggalan masa lalu, namun terlihat kurang diperhatikan dan dirawat. Di kawasan Mandailing Godang, sekitar kota kecil bernama Panyabungan, terdapat peninggalan dari zaman pra-sejarah berupa menhir dan lumpang batu. Peninggalan dari zaman Hindu-Buddha juga banyak terdapat di kawasan tersebut, […]

  • Kepala Daerah Ramai-ramai Ajukan Izin Cuti ke Mendagri

    Kepala Daerah Ramai-ramai Ajukan Izin Cuti ke Mendagri

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menjelang kampanye akbar pemilu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi mengaku mulai banyak kepala daerah yang mengajukan izin padanya. Beberapa di antaranya Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, dan Gubernur Kalimantan Barat Cornelis. Menurut Gamawan, beberapa menteri juga mengajukan izin ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk cuti kampanye. […]

expand_less