Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Pemkab Kurang Berani Berinvestasi Di Sektor Perkebunan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 14 Jan 2013
  • print Cetak

akfar Sukahiri 140113
PANYABUNGAN (Mandailing Online)
– Pemkab Mandailing Natal (Madina) dinilai kurang berani membuka perkebunan milik pemkab. Padahal potensi perkebunan sangat hebat meningkatkan pendapatan daerah menuju otonomi daerah yang lebih mandiri.

“Fakta yang ada ternyata sampai sekarang Pemkab Madina belum pernah mengalokasikan anggaran belanja-nya untuk belanja modal secara serius, terencana dan terukur untuk investasi di bidang perkebunan,” kata Ketua Fraksi PKB DPRD Madina, Ja’far Sukhairi Nasution kepada wartawan, Senin (14/1) diruang kerjanya.

“Kami menilai yang terjadi di Pemkab Madina ini bukan saja aneh. Banyak orang pribadi atau perusahaan swasta yang memiliki kebun luas mencapai ribuan hektar di Madina, sementara Pemkab Madina yang punya modal cukup, sama sekali tidak memiliki areal perkebunan milik sendiri,”katanya.

Karena itu, dia dan Fraksi PKB sudah meminta agar pemkab dapat mengalokasikan anggaran untuk belanja modal berupa areal perkebunan untuk selanjutnya dapat membangun perkebunan milik pemkab Madina sendiri.

“Menurut hemat kami, kita tidak membutuhkan modal yang terlalu besar untuk mulai merealisasikan pemikiran visioner ini,” tegasnya.

Dalam beberapa tahun ke depan, tentunya perkebunan itu sudah membuahkan hasil dan tentu saja Pemkab Madina dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selanjutnya, hasil itu dapat digunakan untuk mendanai program pendidikan gratis, kesehatan gratis dan sekaligus juga pembukaan lapangan kerja baru.

“Pemkab Madina juga masih lemah dalam pengelolaan potensi dan hasil alam. Alhamdulillah, bumi Mandailing Natal dikaruniai Allah SWT begitu banyak sumber daya alam, termasuk tambang emas dan mineral lainnya. Ada dua hal yang menurut kami sangat kontras,” imbuhnya.

Pertama, fakta tentang minimnya hasil dari perusahaan pertambangan besar, seperti PT. Sorikmas Mining. Kedua, fakta tentang secanggih apapun peralatan yang digunakan dan sesederhana apapun motode kerja pengolahan yang digunakan masyarakat, seperti di daerah Hutabargot dan Naga Juang, hasilnya terbukti berdampak besar pada peningkatan perekonomian masyarakat pada umumnya,” ungkapnya.

Karena itu, dia berharap agar pemerintah punya visi dan keberanian untuk memanfaatkan potensi alam Madina sebesar-besarnya untuk kemakmuran masyarakat Mandailing Natal. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Densus Kejar Instruktur Syarif

    Densus Kejar Instruktur Syarif

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Tim pemburu Detasemen Khusus 88 Mabes Polri mengejar instruktur perakitan bom yang digunakan Muhammad Syarif. Bentuk, bahan dan rangkaian yang ditemukan di Masjid Ad Dzikro mengarah pada jejak ilmu mendiang Dr Azahari Husein. “Kita tahu murid-muridnya masih ada. Bisa saja, salah satu dari mereka yang (mengajari) ke Syarif,” ujar Wakabareskrim, Irjen Mathius Salempang usai […]

  • Anggaran Tak Cair Akibat Sistem, Kegiatan Trantibum Terkendala

    Anggaran Tak Cair Akibat Sistem, Kegiatan Trantibum Terkendala

    • calendar_month Senin, 29 Mei 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) pakum nya kegiatan penertipan dan raziah oleh Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ), ternyata  gegara 5 bulan anggaran tak cair, bahkan banyak anggota Satpol PP memilih tidak masuk kantor karena kekosongan kegiatan. Seperti biasanya memang, Satpol PP yang membidangi Trantibum ( ketentraman […]

  • Prospek Bandara Mandailing Natal

    Prospek Bandara Mandailing Natal

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Cukup menarik perhatian mengikuti perkembangan pembangunan bandar udara (bandara) Bukit Malintang yang berada di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), provinsi Sumatera Utara. Hingga dengan pekan lalu dikhabarkan, progres atau laporan kemajuan pembangunan bandara itu sudah mencapai 50 persen. Gubernur Sumatera Utara Eddy Rahmayadi didampingi Wakil Bupati Madina, Atika Nasution juga sempat meninjau pembangunan bandara pekan lalu. […]

  • Ada 12 Personel TNI AU di Hercules yang Jatuh di Medan

    Ada 12 Personel TNI AU di Hercules yang Jatuh di Medan

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      JAKARTA  – Pangkoopsau I Mabes TNI AU Marsda Agus Dwi Putranto membenarkan sebuah pesawat angkut militer Hercules type C-130 jatuh sesaat setelah take off dari Lanud Soewondo, di sekitar Jalan Jamin Ginting, Medan, Sumut, hari ini sekitar pukul 11.48 wib. Agus juga mengatakan, ada 12 personel AU yang menjadi kru pesawat naas itu. “Iya, […]

  • Korban Kebakaran Kotanopan Butuh Tempat Tinggal

    Korban Kebakaran Kotanopan Butuh Tempat Tinggal

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) –  Keluarga korban kebakaran di Desa Ujung Marisi, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal sangat membutuhkan tempat tinggal. Mereka berharap kepada pemerintah dan masyarakat luas turut membantu menyumbangkan bahan bangunan bagi pembangunan kembali rumah yang sudah rata dengan tanah. Saat ini keluarga korban hanya tinggal di bawah tenda darurat yang didirikan Badan Penanggulangan Bencana […]

  • Sekapursirih dari Pementasan “Multatuli” : Humanisme Douwes Dekker dan Sejarah Jalur Ekonomi Kopi

    Sekapursirih dari Pementasan “Multatuli” : Humanisme Douwes Dekker dan Sejarah Jalur Ekonomi Kopi

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Pementasan drama “Multatuli” produksi Jeges Art di Taman Raja Batu, Panyabungan, Senin (31/7) sungguh sangat luar biasa. Plot cerita mengalir dengan sempurna, dialog-dialog yang menyentuh serta adegan-adegan yang berkarakter kuat. Askolani Nasution, sang sutradara, begitu berhasil membangun dimensi emosi yang sangat kuat pada setiap adegan. Pun, para pemain sangatlah pula piawai memerankan peran masing-masing. […]

expand_less