Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Pemkab Kurang Berani Berinvestasi Di Sektor Perkebunan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 14 Jan 2013
  • print Cetak

akfar Sukahiri 140113
PANYABUNGAN (Mandailing Online)
– Pemkab Mandailing Natal (Madina) dinilai kurang berani membuka perkebunan milik pemkab. Padahal potensi perkebunan sangat hebat meningkatkan pendapatan daerah menuju otonomi daerah yang lebih mandiri.

“Fakta yang ada ternyata sampai sekarang Pemkab Madina belum pernah mengalokasikan anggaran belanja-nya untuk belanja modal secara serius, terencana dan terukur untuk investasi di bidang perkebunan,” kata Ketua Fraksi PKB DPRD Madina, Ja’far Sukhairi Nasution kepada wartawan, Senin (14/1) diruang kerjanya.

“Kami menilai yang terjadi di Pemkab Madina ini bukan saja aneh. Banyak orang pribadi atau perusahaan swasta yang memiliki kebun luas mencapai ribuan hektar di Madina, sementara Pemkab Madina yang punya modal cukup, sama sekali tidak memiliki areal perkebunan milik sendiri,”katanya.

Karena itu, dia dan Fraksi PKB sudah meminta agar pemkab dapat mengalokasikan anggaran untuk belanja modal berupa areal perkebunan untuk selanjutnya dapat membangun perkebunan milik pemkab Madina sendiri.

“Menurut hemat kami, kita tidak membutuhkan modal yang terlalu besar untuk mulai merealisasikan pemikiran visioner ini,” tegasnya.

Dalam beberapa tahun ke depan, tentunya perkebunan itu sudah membuahkan hasil dan tentu saja Pemkab Madina dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selanjutnya, hasil itu dapat digunakan untuk mendanai program pendidikan gratis, kesehatan gratis dan sekaligus juga pembukaan lapangan kerja baru.

“Pemkab Madina juga masih lemah dalam pengelolaan potensi dan hasil alam. Alhamdulillah, bumi Mandailing Natal dikaruniai Allah SWT begitu banyak sumber daya alam, termasuk tambang emas dan mineral lainnya. Ada dua hal yang menurut kami sangat kontras,” imbuhnya.

Pertama, fakta tentang minimnya hasil dari perusahaan pertambangan besar, seperti PT. Sorikmas Mining. Kedua, fakta tentang secanggih apapun peralatan yang digunakan dan sesederhana apapun motode kerja pengolahan yang digunakan masyarakat, seperti di daerah Hutabargot dan Naga Juang, hasilnya terbukti berdampak besar pada peningkatan perekonomian masyarakat pada umumnya,” ungkapnya.

Karena itu, dia berharap agar pemerintah punya visi dan keberanian untuk memanfaatkan potensi alam Madina sebesar-besarnya untuk kemakmuran masyarakat Mandailing Natal. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lepas Keberangkatan Umrah, Atika Minta Jemaah Saling Jaga

    Lepas Keberangkatan Umrah, Atika Minta Jemaah Saling Jaga

    • calendar_month Selasa, 8 Nov 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    LONGAT (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution melepas 120 jemaah umrah yang berangkat dari Majelis Taklim Baitul Bukhori, Kelurahan Longat, Kecamatan Panyabungan Barat, Madina, Sumut, Selasa (8/11/2022). Sebelum berangkat, Ustad H Yusuf Amirul atau yang lebih dikenal dengan Tuan Nalomok mengajak para jemaah membaca salawat agar diberi kelancaran dan […]

  • Gedung SD Negeri 261 Banjar Melayu Mengiris Hati

    Gedung SD Negeri 261 Banjar Melayu Mengiris Hati

    • calendar_month Senin, 21 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Kondisi gedung Sekolah Dasar Negeri 261 Desa Banjar Malayu Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal mengiris hati.  Bagaimana tidak, dinding kayu yang bolong-bolong dan atap sudah bocor. Lebih mengiris hati di musim penghujan karena air hujan akan membasahi lantai yang masih jenis lantai tanah. SDN 261 Desa Banjar Malayu ini adalah […]

  • Organda Madina Rencanakan Kenaikan Ongkos Angkutan 30 %

    Organda Madina Rencanakan Kenaikan Ongkos Angkutan 30 %

    • calendar_month Senin, 17 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Organda Kabupaten Mandailing Natal (Madina) telah merencanakan kenaikan ongkos angkutan antara 28 hingga 30 persen. Kebijakan tingkat kenaikan yang dirancang Organda (Organisasi Angkutan Daerah) Madina ini sesuai surat yang diterima dari Organda pusat yang memberi opsi kenaikan sebesar 30 persen, dengan catatan jika harga BBM sudah naik. “Rencana ongkos angkutan, baik […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 6)

    MARSIDAO-DAO (episode 6)

    • calendar_month Senin, 29 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Novel Mandailing Naisuratkon : Dahlan Batubara Tai, songonjia mantong ibaen, soni dope dompak hangoluan ni halak na mian i Indonesia on. Gonanan do pamarentah i tarida pature demokrasi ni halak Barat i umpado pature ekonomi. Pamilihan DPR pe nabahatan kehe epeng ni alai, santak mar milyar bahatna, dung juguk i karosi i manangko ma […]

  • Kenangan Positif Dari Achmad Fauzi

    • calendar_month Sabtu, 1 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – AKBP Achmad Fauzi Dalimunthe S.Ik menyatakan memiliki banyak kenangan positif di Mandailing Natal (Madina). Itu dikatakannya, Jum,at (31/5/2013) sebelum meninggalkan jabatan kapolres Madina dan pindah ke Kabupaten Labuhan Batu sebagai kapolres baru di sana. “Madina bukanlah daerah asing bagi saya, karena di Madina sendiri masih banyak keluarga dari orang tua, terutama […]

  • Dinas Kehutanan: PT.M3 Tak Dikasih Izin Tebang Kayu

    Dinas Kehutanan: PT.M3 Tak Dikasih Izin Tebang Kayu

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Musaddad Daulay melalui Kabid Bina Produksi Zulkarnaen Hasibuan mengatakan pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin penebangan kayu yang dilakukan PT Madinah Madani Mining (PT.M3) di Kelurahan Tapus, Lingga Bayu. “Dan kalau ada penebangan kayu di wilayah tersebut itu tidak memiliki izin dan termasuk illegal loging,” katanya menjawab […]

expand_less