Kamis, 22 Okt 2026
light_mode

Dawood Kinney, Takjub Cat Steven Pilih Islam

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 14 Okt 2013
  • print Cetak

Semasa kecil, Dawood Kinney selalu bertanya-tanya bagaimana alam semesta ini bekerja demikian dinamis. Ia juga kagum dengan bagaimana sistem organ yang bekerja di dalam tubuh manusia.”Saya percaya, ada Tuhan dibalik itu semua,” kata dia, seperti dilansir Onislam.net, Ahad (13/10).

Memasuki usia remaja, Dawood lebih tertarik menghabiskan waktu bersama teman-temannya. Ia mulai menaruh minat pada alkohol dan seks. Bertahap pula, ia mulai terobsesi dengan uang, kekuasaan, rumah mewah, mobil super cepat dan perempuan cantik.”Ini masa terdangkal dalam hidup saya. Tidak ada lagi kebahagiaan, melainkan frustasi dan bingung,” kata dia.

Pada titik itu, Dawood mulai memikirkan untuk memenuhi kebutuhan spritualitas. Hal yang sudah lama ia acuhkam. Namun, kemana ia harus memulai. Itu yang menjadi pertanyaan. Dawood tak pernah lagi gereja. Ia lantas memilih Budha.

Di sana, ia merasa tidak benar-benar memperbaiki diri. Terlalu banyak hal yang rumit. Titik klimaksnya, ia menyadari satu kata terakhir yang diucapkan Budha sebelum meninggal adalah “jangan menyembahku”.

Merasa putus asa, Dawood kembali menenggak alkohol dan hal terlarang lainnya. Suatu hari, ia mengikuti seminar RealAudio. Ia sangat tertarik dengan lagu karya Cat Steven (Yusuf Islam). Saat itu, Yusuf Islam dituduh menjadi bagian dari kelompok teroris hanya karena memeluk Islam.

Yang menjadi pertanyaan dawood, apa yang membuat Yusuf Islam mau menjadi teroris.”Aku ingin tahu hal gila apa yang membuat pria ini menjadi Muslim,” kenang dia.

Sejak itu, Dawood mulai mencari tahu informasi tentang Islam. Ia pun menemukan rekaman dialog Yusuf Islam tentang Islam dan Muslim. “Yusuf Islam tidak tumbuh dalam komunitas Muslim. Ini menjadi masuk akal, begitu sederhana dalam memahami Tuhan, mengapa saya begitu bodoh,” kata dia.

Kian intens, Dawood mempelajari Islam, begitu detail dan lengkap pencarian yang dilakukannya. Hingga pada akhirnya, ia memeluk Islam. “Saya hanya bisa menangis. Mengapa, menerima Islam merupakan bagian yang mudah. Tapi berada di jalan yang lurus merupakan bagian yang sulit,” kata dia. (rmol)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desa Sikara-Kara Banjir Terparah di Natal

    Desa Sikara-Kara Banjir Terparah di Natal

    • calendar_month Sabtu, 13 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NATAL (Mandailing Online) – Desa Sikara-kara IV diperkirakan sebagai banjir terparah di Kecamatan Natal, Mandailing Natal. Desa yang diapit dua sungai besar dan dihuni sekitar 400-an kepala keluarga ini terendam banjir dengan ketinggian sekitar dada orang dewasa. Akses jalan terputus total. Warga minta untuk dievakuasi dan kiriman bantuan pangan segera. Kawasan desa ini digenangi […]

  • BKD Siap Hadapi Proses Hukum

    BKD Siap Hadapi Proses Hukum

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jika Terbukti Ada Dugaan Pelanggaran Penerimaan CPNS 2010 SIDIMPUAN- Aliansi Mahasiswa Peduli Birokrat Bersih (AMPBB) beraudiensi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Padangsidimpuan (Psp), Kamis (6/1) di kantor BKD Psp, Jalan Kenanga Psp. Audiensi ini terkait adanya dugaan pelanggaran dalam penerimaan CPNS tahun 2010 di Pemko Psp. “Jika memang AMPBB bisa membuktikan adanya dugaan pelanggaran dalam […]

  • Bupati Madina Mengaku Tak Pernah Keluarkan Izin Lokasi PT ALN

    Bupati Madina Mengaku Tak Pernah Keluarkan Izin Lokasi PT ALN

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara secara blak-blakan mengaku tidak pernah mengeluarkan izin lokasi untuk PT Agro Lintas Nusantara (ALN) di lahan Koperasi Pengembangan (KP) USU yang saat ini tengah menjadi polemik. “Saya tidak pernah mengeluarkan izin lokasi untuk PT ALN, kalau tidak percaya kita lihat saja nanti,” kata Hidayat kepada […]

  • Pj Bupati Madina Bersilaturahmi dengan Atlet

    Pj Bupati Madina Bersilaturahmi dengan Atlet

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan , Pj Bupati Mandailing Natal Ir Aspan Sofyan Batubara MM di dampingi Kadispora Sahdan Lubis bersilaturahmi dengan para atlet yang telah mengikuti Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara 2010. “ Saya merasa bangga terhadap perestasi yang adik-adik raih dalam Pekan Olah Raga Propinsi Sumastera Utara pada beberapa waktu yang lalu, kepada yang telah meraih medali […]

  • Puisi : Siapakah Yang Mengantarku Pulang?

    Puisi : Siapakah Yang Mengantarku Pulang?

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Karya : Elsa Novia Wita Siregar Tuhan, dengarkan bisikku berbalut cemas dan pilu Aku mau beritahu, makhluk kecil-Mu belum usai jalankan perintah-Mu Dia masih bersembunyi dan menutup rapat rahasianya itu Yang jelas ia telah menjadi sebab pertemuan sebagian kami dengan-Mu Tuhan, apakah makhluk kecil-Mu seganas dan sejahat yang dikira Hingga kami harus dibalut pengaman diri […]

  • Kapolda Copot Kapolres Siantar

    Kapolda Copot Kapolres Siantar

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dilaporkan Siksa Wartawan Trans TV, AKBP Fatori Membantah Diusut Propam, Diancam Sanksi Kode Etika dan Pidana MEDAN- Sikap tak terpuji Kapolres Siantar AKBP Drs Fatori SIK membuat Kapoldasu Irjend Pol Oegroseno berang. Dampaknya tak tanggung-tangung, Fatori dicopot dari jabatannya lantaran diduga menganiaya Andi Siahaan (37), wartawan kontributor Trans TV di Pematang Siantar. ”Indikasi ada. Sekarang […]

expand_less