Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Menyongong Idul Fitri dan Aktualisasi Takwa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 4 Jul 2016
  • print Cetak
sujud taqwa ilustrasi

sujud taqwa ilustrasi

Oleh: Muhbib Abdul Wahab

Ramadhan merupakan sebuah sistem pendidikan Rabbani yang sangat efektif bagi pembentukan kesadaran diri dan karakter mulia.

Pendidikan Ramadhan bersifat holistic integrative dan komprehensif, meliputi: pendidikan spiritual, sosial, intelektual, akhlak (moral), fisik, kesehatan, ekonomi, politik, dan budaya. Tujuan pendidikan Ramadhan adalah mengatualisasikan takwa pada diri mukmin yang berpuasa dalam kehidupan sehari-hari.

Ibarat sebuah madrasah atau universitas, saat Ramadhan para peserta didik, ditempa dan dilatih secara ketat dan penuh disiplin sehingga setelah lulus Ramadhan menjadi alumni yang berintegritas tinggi, mumpuni, berprestasi, dan unggul serta berdaya guna. Hal itu tidak hanya memberikan maslahat untuk dirinya, tetapi juga bermanfaat untuk keluarga, lingkungan, masyarakat, dan bangsanya.

Takwa personal yang dihasilkan pendidikan Ramadhan, idealnya membuat mukmin semakin memiliki integritas kepribadian yang utama dan mulia, tahan dan kebal terhadap aneka godaan duniawi dan bujuk rayu setan.

Sedangkan, takwa social cultural dari buah Ramadhan adalah tumbuhnya kesadaran kolektif dan komitmen kuat di kalangan umat Islam untuk membangun peradaban yang berkemajuan.

Ramadhan memang didesain untuk membentuk mukmin yang saleh dan muslih. Karakter saleh dan muslih sangat diperlukan untuk membangun budaya berprestasi dan berkemajuan bagi umat dan bangsa.

Takwa itu multidimensi karena di satu segi, takwa merupakan modal hidup, dan di segi lain merupakan proses dan orientasi kehidupan yang harus menjadi spirit perjuangan setiap Muslim. Menjadi orang bertakwa itu selalu berproses, memerlukan waktu, kinerja dinamis, berlangsung terus-menerus, dan tidak mengenal kata selesai.

Menjadikan takwa sebagai modal hidup merupakan perintah Allah SWT: “Bawalah bekal karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah kepada-Ku wahai orang-orang yang mempunyai akal sehat!” (QS al-Baqarah: 197).

Takwa sebagai proses perjalanan hidup yang harus dilalui Muslim sejatinya dapat mengantarkan pada derajat dan kualitas hidup yang lebih tinggi. Karena itu, perintah bertakwa dalam Alquran itu disertai dengan harapan-harapan masa depan yang lebih baik, yaitu menjadi orang-orang yang beruntung, mendapat rahmat Allah SWT, dan menjadi orang-orang yang bersyukur.

Proses bertakwa atau menempuh peta jalan takwa itu diperlukan agar Muslim bisa menjadi orang beruntung (muflih, faiz), pemenang (hawa nafsu dan godaan setan), mendapat rahmat Allah, dan menjadi orang yang bersyukur. Menjadi orang bertakwa berarti proses menjadi pemenang yang beruntung di dunia dan akhirat serta selalu memperoleh rahmat-Nya.

Profil lulusan universitas Ramadhan itu idealnya beriman kepada Allah SWT, melaksanakan shalat dengan istiqamah, gemar berinfak, bersedekah, baik pada waktu lapang maupun susah, menahan amarah (tidak mudah emosi), memaafkan sesama, mengingat Allah ketika akan berbuat zalim atau keji, dan selalu beristighfar kepada Allah.

Lalu, tidak meneruskan perbuatan kejinya, melaksanakan shalat dan mengeluarkan zakat, memberikan dermanya kepada sanak kerabat, anak-anak yatim, dan fakir miskin, menepati janji, apabila berjanji (berkomitmen), bersabar dalam kesempitan, penderitaan, dan perang, menjadi orang yang benar dan jujur dengan keimanannya.

Aktualisasi takwa yang mengantarkan pada keberuntungan, kasih sayang Allah, dan kebersyukuran tersebut harus dapat dibuktikan dalam kehidupan nyata. Indikatornya adalah orang bertakwa itu senantiasa berkompetensi menyelesaikan persoalan sekaligus memperoleh rezeki dari jalan yang tidak disangka-sangka(QS at-Thalaq [65]: 2-3).

Semoga Ramadhan ini dapat mengantarkan para shaimin menjadi orang bertakwa dalam arti yang sesungguhnya! (Republika Online)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berobat Gratis Pakai KTP Terus Berlanjut Jika SAHATA Terpilih

    Berobat Gratis Pakai KTP Terus Berlanjut Jika SAHATA Terpilih

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Berobat gratis ke Puskesmas dan rumah sakit pakai E-KTP bagi masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akan dilanjutkan apabila pasangan calon bupati dan wakil bupati Madina nomor urut 2, H. Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi (SAHATA) terpilih sebagai pemenang di Pilkada Madina 2024. Berobat gratis itu merupakan program nasional bernama Universal […]

  • Atika dan Solusi Pertanian Bawang

    Atika dan Solusi Pertanian Bawang

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Aspirasi dan keluhan petani bawang kita di Desa Gunung Tua Panyabungan tidak terlalu jauh berbeda dengan petani tanaman muda lainnya”. Itu diungkap Atika Azmi Utammi Nasution, kandidat calon Wakil Bupati Madina di akun facebooknya usai meninjau petani bawang merah di Desa Gunungtua Julu, Panyabungan, Madina, Selasa (16/6/2020). Dia melakukan dialog dengan […]

  • Tim Safari Ramadhan Kunjungi Kebun PTPN IV di Madina

    Tim Safari Ramadhan Kunjungi Kebun PTPN IV di Madina

    • calendar_month Selasa, 16 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Ketua Majelis Taklim & Syiar Islam (MTSI) Pusat PTPN IV Taufiqurrachman bersama Ketua Tim IV Safari Ramadhan Aminuddin Thoha serta anggota (Syahrul Aman Siregar, Rabiullah Harahap, Syahrial Nasution, Alhusri Naipospos), berkesempatan melakukan Safari Ramadhan di Kebun Mandina Grup (Kebun Timur, Kebun Batang Laping, Proyek Plasma) yang dipusatkan di Mess Batang Laping yang terletak […]

  • Depresi, Suami Bunuh Istri dan Anaknya

    Depresi, Suami Bunuh Istri dan Anaknya

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BANTEN (Mandailing Online) – Tumijem (43) dan anaknya Dion (9) tewas dibunuh oleh suaminya sendiri bernama Supriyadi (44) yang diduga depresi. Pelaku membunuh korban menggunakan senjata tajam di dalam rumah. Peristiwa terjadi pada Jumat (8/4/2022) dini hari pukul 02.00 WIB di Kampung Baru, Kabupaten Serang, Banten. Warga Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Serang. Istri dan anaknya […]

  • LKPJ Bupati Madina dan Proyek Dinas Kesehatan – Guru Makan Berdiri, Murid Makan Berlari

    LKPJ Bupati Madina dan Proyek Dinas Kesehatan – Guru Makan Berdiri, Murid Makan Berlari

    • calendar_month Kamis, 30 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online Dahlan Hasan Nasution dilantik lagi hari ini menjadi bupati Mandailing Natal. Pelantikan ini merupakan amanat konstitusi atau undang-undang atau peraturan pemerintah terhadap rangkaian proses pemilihan kepala daerah alias pilkada lalu, dimana Dahlan Hasan Nasution yang berstatus incumbent atau patahana memenangi pilkada itu. Pelantikan ini sebagai amanah konstitusi  […]

  • Buang Sampah Sembarangan Bakal Kena Denda Rp 500 Ribu Berlaku Tahun Depan.

    Buang Sampah Sembarangan Bakal Kena Denda Rp 500 Ribu Berlaku Tahun Depan.

    • calendar_month Jumat, 15 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Perusahaan Pelanggar Didenda Rp 50 Juta JAKARTA – Sanksi denda maksimal yang berkisar Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta di wilayah Jakarta tak hanya akan diberlakukan bagi kendaraan yang menerobos jalur Transjakarta (busway) dan parkir sembarangan (liar atau di tempat terlarang). Sanksi yang sama juga akan diberlakukan bagi warga yang suka membuang sampah sembarangan. […]

expand_less