Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Distan Palas Panen Kedelai di Lahan Tiga Poktan

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2014
  • print Cetak
Palas. Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Padang Lawas (Palas) melakukan panen kedelai di lahan tanaman kedelai yang dikelola oleh tiga Kelompok Tani (Poktan) seluas 30 Ha, di Desa Botung, Kecamatan Batang Lubu Sutam (Balutam), Selasa (30/9).
Ketiga Poktan tersebut yakni Poktan Bersama, Poktan Garingging dan Poktan Makmur Jaya. Poktan tersebut merupakan dampingan Distan Palas, peserta program Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) kedelai tahun 2014.Kadistan Palas Ir H Abdullah Nasution melalui Kabid Produksi Mhd Hamzah Hasibuan SP bersama Kasie Produksi, Insan M Harahap, SP mengatakan, masing-masing poktan peserta SLPTT tersebut mengolah lahan pertanian kedelai seluas 10 ha. Jenis benih kedelai unggulan yang ditanam adalah benih varietas anjasmoro bersubsidi, memiliki usia tanam hingga dipanen selama 87 hari atau sekitar tiga bulan.

“Dari hasil sampel ubinan ukuran 2,5 meter persegi yang dibuat pada tiga titik lokasi di lahan pertanian kedelai ketiga poktan itu, diperoleh hasil produksi kedelai yang dipanen seberat 1,3 kg atau setara dengan hasil panen seberat 2,08 ton perhektare. Hasil produksi ini dinilai lebih tinggi dari target yang diproyeksikan Distan Palas yaitu seberat 1,7 ton kedelai perhektare,” ujar Insan M Harahap SP.

Dijelaskan, tercapainya hasil panen kedelai hingga melampaui target yang diproyeksikan dari lahan pertanian ketiga poktan itu selain menerapkan sistem intensifikasi pertanian juga menerapkan pupuk dan herbisida serta rijobium atau campuran benih guna merangsang bintil akar, secara tepat dan sesuai takaran. Juga didukung tenaga PPL selaku pendamping petani kedelai yang aktif memberikan penyuluhan kepada petani kedelai.

Kendati hasil panen kacang kedelai cukup menggembirakan, namun harga jual kacang kedelai dari petani ke pengumpul yang ada di daerah ini masih tergolong rendah yaitu Rp 4.500/kg hingga Rp 5.000/kg, sedangkan harga jual kedelai dari petani sesuai HET-nya yaitu Rp 7.300/kg.

“Untuk sementara, hasil panen kedelai petani di tiga poktan tersebut masih dikumpulkan di gudang. Distan Palas terus berkordinasi dengan Distan Provsu agar harga jual kedelai dari petani di daerah ini disesuaikan dengan harga HET, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani kedelai di sini,” ujar Insan.
Diterangkannya, dari seluas 500 Ha program SLPTT kedelai tahun 2014 yang dilaksanakan oleh Distan Palas, seluas 300 Ha lahan tanaman kedelai sudah dipanen oleh petani, selebihnya tinggal menunggu waktu panen tiba. Program SLPTT ini tersebar di enam kecamatan yaitu, Kecamatan Balutam, Sihapas Barumun, Aeknabara Barumun, Barumun Tengah, Lubuk Barumun dan Kecamatan Barumun.

Sementara itu, tiga orang petani pengurus poktan kedelai, masing-masing Panusunan Lubis, Gumanti dan Manahan, mengungkapkan, mereka merasa terbantu dengan program SLPTT tersebut. Karena mendapatkan pelatihan dan bimbingan dari PPL sejak mulai penanaman kedelai hingga penggunaan alat mesin pertanian (alsintan) yang dinilai sangat membantu dalam proses pertumbuhan tanaman kedelai hingga proses panen kacang kedelai.

Diakui para petani kedelai, dana bantuan bansos sebesar Rp 11,4 juta untuk tiap-tiap poktan kedelai dialokasikan untuk kegiatan pertanian kedelai yang disesuaikan dengan Rencana Umum Kegiatan (RUK), seperti membeli pupuk, herbisida dan alat pertanian yang dibutuhkan, sesuai arahan dari para PPL.

Sumber : Medanbisnis

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Tahun, Petani di Tambangan Tonga Tak Dapat Jatah Air

    5 Tahun, Petani di Tambangan Tonga Tak Dapat Jatah Air

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    TAMBANGAN ( Mandailing Online ): 5 tahun sudah petani sawah di daerah Tambangan Tongan, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tidak lagi bisa menanam padi. Pasalnya sungai batang aek tambangan yang biasa mengairi persawahan warga sudah tidak berfungsi baik akibat tanggul yang jebol. Ada sekitar 15 hektar lahan persawahan warga tidak dapat jatah […]

  • Calhaj Madina Berangkat 21 dan 24 Oktober Ke Asrama Haji Medan

    Calhaj Madina Berangkat 21 dan 24 Oktober Ke Asrama Haji Medan

    • calendar_month Selasa, 5 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA Calon jamaah haji (calhaj) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang berjumlah 490 orang dan dibagi 2 kloter, yakni, kloter 11 dan kloter 13, akan berangkat ke asrama haji Medan dalam waktu dekat. Kloter 11 diberangkatkan 21 Oktober sedangkan kloter 13 berangkat 24 Oktober. Demikian disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkab Madina, M Taufik Lubis SH, […]

  • Plasma Sawit Untuk Desa Bintuas Tak Jelas

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sekdaprovsu Surati BPN Pencabutan HGU PT.RMM PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Nurdin Lubis, SH.MM melayangkan surat kepada Kakanwil BPN Sumut untuk pencabutan izin HGU perkebunan sawit PT. Rimba Mujur Mahkota di Mandailing Natal (Madina). Surat Sekda Pemprovsu itu bernomor 593.4/3778 tanggal 6 Mei 2013. Sikap Pemprovsu ini terkait maslah plasma untuk […]

  • Harimau Kembali Membantai Warga Madina

    Harimau Kembali Membantai Warga Madina

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kondisi Desa Ranto Panjang Mencekam PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sudah hampir 7 tahun teror harimau membantai manusia di Desa Ranto Panjang Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina. Selama itu pula upaya pemerintah mengatasinya atau melindungi rakyatnya nyaris tak terdengar. Berdasar data yang dikumpul Sumatra Rainforest Institute (SRI), teror dan pembunuhan oleh harimau terhadap manusia di Desa […]

  • Gordang Sambilan dan Sopo Godang, Sebuah Kontekstualitas Kekinian

    Gordang Sambilan dan Sopo Godang, Sebuah Kontekstualitas Kekinian

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: ASKOLANI NASUTION Budayawan Mandailing Arsitektur Mandailing, baik Bagas Godang, Sopo Godang, Gordang Sambilan, dan lain-lain, harus disikapi dari dua dimensi, yakni dimensi adat dan dimensi budaya. Dua-duanya terletak pada tataran yang berbeda, seperti dua sisi mata uang logam. Dari segi dimensi adat, Bagas Gordang Sambilan dan Sopo Godang merupakan bagian dari istana tradisional raja-raja […]

  • Agar Tidak Disangka Liar, Jukir di Madina Harus Pungut Parkir Dengan Karcis

    Agar Tidak Disangka Liar, Jukir di Madina Harus Pungut Parkir Dengan Karcis

    • calendar_month Selasa, 25 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online : Jukir ( juru parkir) wajib berikan karcis pada setiap kendaraan yang dipungut biaya parkirnya agar tidak dikira parkir ilegal atau liar. Hal ini dikatakan Kadishub Madina Adi Wardhana menyikapi banyaknya keluhan bahwa parkir di kota panyabungan kerap tidak disertai kertas retribusi parkir. Terkait adanya pungutan parkir di jalan nasional bukan jalan Kabupaten, Kadishub […]

expand_less