Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Ahmad Patra Keluar Ponpes Tanpa Izin

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
  • print Cetak


SIPIROK- Sejak 16 Nopember 2010 lalu, Ahmad Patra Hutagalung (14), santri kelas IV Pondok Pesantren (Ponpes) KH Ahmad Dahlan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan meninggalkan ponpes dengan alasan tidak jelas. Bahkan, Ahmad Patra tidak mengantongi izin keluar dari wilayah ponpes.

Direktur Ponpes KH Ahmad Dahlan Sipirok, Jalaluddin Pane SH melalui Wakil Direktur Bidang Kesiswaan, Kemis SPd kepada METRO, Selasa (30/11), mengatakan Ahmad Patra adalah santri suka bolos pada jam pelajaran berlangsung dan selalu keluar wilayah ponpes dari jalur tertentu (bukan dari gerbang). Selain itu, Ahmad juga sering mangkal di tempat Play Station di Langsar, atau sekitar dua kilometer dari ponpes.

“Dia itu suka cabut. Hampir setiap hari jika bertemu selalu ditegur, dan diberi nasehat, dan terus berjanji akan berubah. Tapi dia tidak pernah berubah,” ujar Kemis. Ditambahkan Kemis, selain suka bolos pada jam pelajaran berlangsung, Ahmad Patra juga harus dibangunkan ketika pagi hari, dan suka keluyuran keluar wilayah ponpes. “Dia itu juga susah diatur. Hampir setiap bangun tidur, harus saya dan guru yang membangunkannya ke kamarnya. Ini sudah mulai tampak sejak kelas 3 lalu,” katanya.

Sementara kepala asrama, Ardi yang juga merupakan petugas pemberi izin keluar bagi santri kepada METRO menjelaskan, kepergian Ahmad Patra tanggal 16 November lalu tidak atas sepengetahuannya.

“Dia keluar tidak ada izin dari kita. Memang dia itu sering keluar dari wilayah pondok, tapi bukan melalui gerbang secara resmi melainkan melalui jalan pintas memotong dari semak dan lahan pertanian warga. Dan biasanya dia mangkal di desa terdekat. Kalau izin, tak pernah kita berikan, apalagi dengan alasan yang tak jelas,” ungkap Ardi.

Sementara teman dekat Ahmad Patra, Raja (17), dan Rieki (17), yang merupakan kakak kelas Ahmad kepada METRO, mengakui mereka memang sering bermain hingga keluar wilayah Ponpes.

Diutarakan mereka, terakhir mereka bertemu dengan Ahmad pada tanggal 16 Nopember lalu, dan selanjutnya tak pernah bertemu lagi. Selama ini, terang keduanya, Ahmad sering mengeluhkan kiriman orang tua tidak sesuai dengan harapannya. “Yang sering dikeluhkannya pada kami adalah kiriman orang tuanya sering terlambat, dan kadang tidak sesuai dengan keinginannya,” kata keduanya.

Sementara orang tua Ahmad Hutagalung kepada METRO melalui telepon selulernya mengatakan, menurut penglihatan orang pintar, anaknya sekarang berada di antara wilayah Siabu dan Simangambat, Kabupaten Mandailing Natal. “Menurut penglihatan orang pintar, anak saya sekarang berada di wilayah Siabu dan Simangambat, kalau ada kawan di sana tolonglah carikan infonya,” sebutnya. (ran)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Toge Panyabungan Terkenal Karena Lezat

    Toge Panyabungan Terkenal Karena Lezat

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Toge Panyabungan terkenal dengan rasanya yang nikmat. Perpaduan kenkentalan santan dan gula aren dipadu dengan kekenyalan pulut merah membuat rasanya begitu lain dibanding dengan penganan sejenis. Bu Butet, salah satu penjual toge Panyabungan menjawab Mandailing Online, baru baru ini di warungnya pasar baru Panyabungan, menyatakan ada beberapa perbedaan dan keunggulan toge […]

  • Sejumlah Kabupaten-Kota di Sumut Lecehkan Pemprov Sumut dalam Penerimaan CPNS

    Sejumlah Kabupaten-Kota di Sumut Lecehkan Pemprov Sumut dalam Penerimaan CPNS

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Sejumlah kabupaten di Sumatera Utara tidak mengindahkan memorandum saling pengertian (MoU) dengan Pemprov Sumut dalam melaksanakan ujian penyaringan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2010. Sejumlah kabupaten sudah menyatakan diri untuk bekerjasama dengan perguruan tinggi di luar Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Negeri Medan (Unimed) dalam memeriksa hasil penyaringan CPNS. Contohnya, Kabupaten […]

  • Pemkab Madina Kerahkan Alat Berat Perbaiki Dua Tanggul Jebol di Kecamatan Siabu

    Pemkab Madina Kerahkan Alat Berat Perbaiki Dua Tanggul Jebol di Kecamatan Siabu

    • calendar_month Kamis, 2 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Pemkab Madina, Sumut mengerahkan alat berat untuk memperbaiki tanggul di Sungai Muara Sada dan tanggul Aek Sibontar di Kecamatan Siabu. Perbaikan tanggul ini menjadi prioritas Pemkab Mandailing Natal (Madina) dalam upaya mengatasi dampak kerusakan tanggul pada lahan persawahan. Sebelumnya, Bupati Madina Ja’far Sukhairi Nasution telah memerintahkan agar perbaikan tanggul disegerakan dengan […]

  • Bupati Madina: 1 Muharram dan Renungan Untuk Perubahan

    Bupati Madina: 1 Muharram dan Renungan Untuk Perubahan

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAWA BARAT (Mandailing Online) – Meskipun masih mengikuti retret di kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menyempatkan untuk menyampaikan beberapa pesan penting kepada warga Madina menyambut 1 Muharram 1447 Hijriah. Bupati mengajak masyarakat Madina memperbanyak rasa syukur kepada Allah Swt karena masih diberikan kesempatan melalui pergantiangn […]

  • Pangdam I/BB serahkan bantuan alat pertanian

    Pangdam I/BB serahkan bantuan alat pertanian

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pangdam I/BB Mayjen TNI Edy Rahmayadi bersama Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan Nasution selasa, (24/3) di desa Salambue selain melakukan tanam perdana juga menyerahkan bantuan berupa kepada 13 kelompok tani dari berbagai desa yang ada di Mandailing Natal, yakni 20 unit hand traktor, 10 unit rontok padi, 1 ton benih padi Siganteng,7 ton pestisida, […]

  • Madina Pertajam Program Kesehatan

    Madina Pertajam Program Kesehatan

    • calendar_month Kamis, 6 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Kabupten Mandailing Natal (Madina) terus berpacu mejamakan program sektor kesehatan dalam upaya perwujudan visi dan misi pembangunan bidang kesehatan dan juga peningkatan derajat kesehatan. Upaya ini juga sebagai upaya meraih nominasi Milennium Develoment Goals (MDGs) Tahun 2015. “Upaya yang dilakukan meliputi penajaman dan evaluasi program Dinas Kesehatan, pembinaan petugas di Dinas Kesehatan, […]

expand_less