Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Ahmad Patra Keluar Ponpes Tanpa Izin

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 2 Des 2010
  • print Cetak


SIPIROK- Sejak 16 Nopember 2010 lalu, Ahmad Patra Hutagalung (14), santri kelas IV Pondok Pesantren (Ponpes) KH Ahmad Dahlan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan meninggalkan ponpes dengan alasan tidak jelas. Bahkan, Ahmad Patra tidak mengantongi izin keluar dari wilayah ponpes.

Direktur Ponpes KH Ahmad Dahlan Sipirok, Jalaluddin Pane SH melalui Wakil Direktur Bidang Kesiswaan, Kemis SPd kepada METRO, Selasa (30/11), mengatakan Ahmad Patra adalah santri suka bolos pada jam pelajaran berlangsung dan selalu keluar wilayah ponpes dari jalur tertentu (bukan dari gerbang). Selain itu, Ahmad juga sering mangkal di tempat Play Station di Langsar, atau sekitar dua kilometer dari ponpes.

“Dia itu suka cabut. Hampir setiap hari jika bertemu selalu ditegur, dan diberi nasehat, dan terus berjanji akan berubah. Tapi dia tidak pernah berubah,” ujar Kemis. Ditambahkan Kemis, selain suka bolos pada jam pelajaran berlangsung, Ahmad Patra juga harus dibangunkan ketika pagi hari, dan suka keluyuran keluar wilayah ponpes. “Dia itu juga susah diatur. Hampir setiap bangun tidur, harus saya dan guru yang membangunkannya ke kamarnya. Ini sudah mulai tampak sejak kelas 3 lalu,” katanya.

Sementara kepala asrama, Ardi yang juga merupakan petugas pemberi izin keluar bagi santri kepada METRO menjelaskan, kepergian Ahmad Patra tanggal 16 November lalu tidak atas sepengetahuannya.

“Dia keluar tidak ada izin dari kita. Memang dia itu sering keluar dari wilayah pondok, tapi bukan melalui gerbang secara resmi melainkan melalui jalan pintas memotong dari semak dan lahan pertanian warga. Dan biasanya dia mangkal di desa terdekat. Kalau izin, tak pernah kita berikan, apalagi dengan alasan yang tak jelas,” ungkap Ardi.

Sementara teman dekat Ahmad Patra, Raja (17), dan Rieki (17), yang merupakan kakak kelas Ahmad kepada METRO, mengakui mereka memang sering bermain hingga keluar wilayah Ponpes.

Diutarakan mereka, terakhir mereka bertemu dengan Ahmad pada tanggal 16 Nopember lalu, dan selanjutnya tak pernah bertemu lagi. Selama ini, terang keduanya, Ahmad sering mengeluhkan kiriman orang tua tidak sesuai dengan harapannya. “Yang sering dikeluhkannya pada kami adalah kiriman orang tuanya sering terlambat, dan kadang tidak sesuai dengan keinginannya,” kata keduanya.

Sementara orang tua Ahmad Hutagalung kepada METRO melalui telepon selulernya mengatakan, menurut penglihatan orang pintar, anaknya sekarang berada di antara wilayah Siabu dan Simangambat, Kabupaten Mandailing Natal. “Menurut penglihatan orang pintar, anak saya sekarang berada di wilayah Siabu dan Simangambat, kalau ada kawan di sana tolonglah carikan infonya,” sebutnya. (ran)
Sumber : Metro Tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • BAHAYA MEMUSUHI DAN MENYAKITI ULAMA

    BAHAYA MEMUSUHI DAN MENYAKITI ULAMA

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ulama adalah sosok yang Allah SWT muliakan. Sudah sepantasnya kaum Muslim juga memuliakan ulama. Melindungi dan menjaga mereka. Tidak memperolok-olok apalagi menyakiti mereka. Sayang, yang terjadi di Tanah Air, untuk kesekian kali terjadi serangan terhadap ulama dan tokoh Islam. Bukan saja diolok-olok. Bahkan nyawa mereka sampai terancam. Sebagian dari mereka ada yang dianiaya di rumah, […]

  • Satma AMPI Madina Nilai Polisi Lemah Menindak Pelaku Tambang Emas Ilegal, AMPI Akan Laporkan Para Pelaku

    Satma AMPI Madina Nilai Polisi Lemah Menindak Pelaku Tambang Emas Ilegal, AMPI Akan Laporkan Para Pelaku

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Linggabayu ||Mandailing Online- Aktivitas tambang emas ilegal di Kecamatan Linggabayu, Madina, Sumatera Utara, kembali beroperasi pasca Lebaran, memicu protes keras dari Bendahara Satuan Mahasiswa Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (Satma AMPI) Madina, Muhammad Saleh. “Polisi lemah! Mereka mengabaikan UU pertambangan mineral dan batubara. Tambang ilegal ini merusak lingkungan dan berpotensi menimbulkan konflik sosial,” tegas Saleh Senin […]

  • Ribuan Orang Hadiri Kampanye Akbar Dahlan Sukhairi

    Ribuan Orang Hadiri Kampanye Akbar Dahlan Sukhairi

    • calendar_month Sabtu, 28 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ribu warga menghadiri kampanye Akbar Calon Bupati Madina dan Wakil Bupati Madina nomor urut 2, Drs H Dahlan Hasan Nst dan Mhd Jakfar Sukhairi di lapangan Aek Godang, Dalan Lidang, Panyabungan, Sabtu (28/11). Kampanye akbar itu dihibur langsung oleh artis dari Jakarta Ike Nurjannah, Edwin, Siti Badriah, Ucok Baba, Loli Syamsir […]

  • Malaysia Babat Habis Hutan RI

    Malaysia Babat Habis Hutan RI

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Anggaran Ludes, Kemenhut Batasi Operasi JAKARTA- Cukong-cukong Malaysia semakin giat melancarkan operasi penggundulan hutan ilegal di wilayah Indonesia. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan menyatakan, tindak kejahatan kehutanan dan pembalakan liar meningkat tajam pada Desember. Kejadian itu karena para pelaku ilegal logging tahu bahwa kementerian sudah tidak memilki anggaran untuk operasi pengawasan hutan. “Pengambilan kayu dilakukan dengan […]

  • Warga Malintang Minta Saparuddin Haji Ciptakan Pemerintah Yang Baik

    Warga Malintang Minta Saparuddin Haji Ciptakan Pemerintah Yang Baik

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MALINTANG (Mandailing Online) – Pasangan Saparuddin Haji Lubis-Miswaruddin Daulay diminta jika menjadi bupati dan wakil bupati Madina supaya menciptakan pemerintahan yang baik dan tidak menyimpang. Permintaan itu disampaikan masyarakat Kecamatan Bukit Malintang kepada calon bupati Madina Saparuddin Haji Lubis saat melakukan silaturrahim di kawasan itu, Rabu malam (21/10). “Kita juga berharap, apabila nantinya paslon nomor […]

  • Jalan Masih Amburadul, Warga Tanjung Mompang Tagih    Janji Politik Anggota DPRD Madina

    Jalan Masih Amburadul, Warga Tanjung Mompang Tagih Janji Politik Anggota DPRD Madina

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Infrastruktur jalan di Desa Tanjung Mompang, Kecamatan Panyabungan Utara, Madina, sama sekali amburadul tak perah diperbaiki pemerintah. Masyarakat desa berpenduduk 423 KK tersebut pertanyakan janji politik keenam Anggota DPRD Madina yang berasal dari Dapil Madina 5. Kepala Desa (Kepdes) beserta Sekretaris Desa (Sekdes) Tanjung Mompang mengungkapkan hal itu kepada […]

expand_less