Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Tympanum Multimedia Rilis Aplikasi Ujian Nasional Berbasis CBT

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 24 Nov 2015
  • print Cetak
Askolani Nasution

Askolani Nasution

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ujian Nasional 2016 tidak lagi menggunakan kertas manual, tetapi menggunakan CBT (Computer Based Training). Dengan sistem ini, perolehan nilai peserta ujian segera dapat diperoleh begitu selesai menjawab soal.

Model ujian nasional ini memang efektif dan efisien untuk mengukur ketercapaian pembelajaran.Masalahnya, untuk daerah-daerah terbelakang seperti Kabupaten Mandailing Natal, hal ini akan membawa konsekuensi yang serius. Bayangkan saja, selain sekolah penyelenggara Ujian Nasional memiliki keterbatasan sarana jaringan komputer, juga diperburuk dengan ketidaksiapan peserta UN untuk model berbasis komputer seperti CBT.

Sekolah penyelenggara sudah tentu harus menyiapkan puluhan laptop atau unit komputer, jaringan internet, dukungan arus, dan teknisi. Belum lagi kendala bandwich agar akses internet lebih lancar. Padahal, setiap soal dan mata ujian dibatasi dengan waktu. Selain itu, kendala terbesarnya adalah pengalaman peserta ujian untuk mode CBT seperti ini. Sederhana saja, dari seluruh peserta ujian misalnya, berapa persen yang sungguh-sungguh mampu menggunakan komputer? Sekalipun selama ini peserta didik telah belajar TIK, tapi tidak semua sekolah memiliki ruang praktek komputer yang memadai.

Karena itu, banyak anak yang setelah selesai satu jenjang pendidikan tertentu, malah tidak memadai kecakapannya untuk terampil menggunakan perangkat IT.

Atas berbagai keprihatinan itu, Tympanum Novem Multimedia segera membuat model simulasi Ujian Nasional berbasis CBT tersebut. Aplikasi ini membuat beberapa konten, yakni halaman login, lembar petunjuk, lembar soal, kunci jawaban, dan kartu soal. Kartu soal menjadi hal yang penting karena pengguna bisa melihat langsung perolehan skornya, batas passing grade, dan persentase ketercapaian. Dengan begitu, setiap kali menggunakannya, peserta bisa mengukur kemajuan pembelajarannya.

Selain kunci jawaban, setiap soal juga bisa dirujuk dengan penjelasan jawaban. Dibuat dengan fleksibel meniru model yang disiapkan Kemendiknas. Dengan begitu, pengalaman belajar anak menggunakan softeware ini akan membuatnya tidak merasa asing lagi dengan model UN CBT 2016 yang disiapkan Kemendiknas.

 Ada beberapa perusahan multimedia memang yang membuat aplikasi sejenis. Sayangnya, selain tidak semua gratisan, desainnya berbeda dengan tampilan keluaran Kemendiknas. Dengan begitu, dikhawatirkan peserta didik tidak akan userfull saat berhadapan dengan Ujian Nasional nantinya.

Atas dasar itu, Tympanum Novem Multimedia, membuat desain aplikasi yang lebih userfull. Aplikasi ini membuat mata ujian untuk setiap jurusan yang berbeda, juga untuk jenjang sekolah yang berbeda. Dikembangkan dengan memadukan berbagai aplikasi, baik Delphi, AMS, Flas, dan lain-lain, juga disesuaikan dengan prediksi soal-soal yang akan muncul dalam Ujian Nasional tahun ini. “Tidak perlu khawatir, di Tympanum itu bekas guru semua,” kata Askolani, CEO Tympanum Novem Multimedia menjawab wartawan.

Apalagi rekayasa perangkat lunaknya dikembangkan oleh Ahmad Syukri Lubis, peraih medali emas berkali-kali dalam lomba multimedia Kemendiknas. Kita berharap, Dinas Pendidikan Kab. Mandailing Natal tidak tinggal diam menyikapi tantangan Ujian Nasional CBT ini. Usaha yang dilakukan Tympanum Novem Multimedia sepatutnya bisa dimanfaatkan secara baik oleh pemerintah daerah. Tympanum Novem Multimedia, lembaga yang selama beberapa tahun terakhir banyak menggarap film berbasis daerah, ternyata tidak hanya berkutat di bidang seni budaya daerah.

Selain menulis buku-buku muatan lokal, lembaga ini juga mengembangkan berbagai software berbasis IT. “Itu semua usaha kita untuk memajukan daerah ini,” kata Holik Nasution. Apalagi akhir bulan ini, film produksi Tympanum dan Dinas Pasiwisata, “Senandung Willem” juga diputar untuk publik di Taman Budaya Medan.

Peliput : Holik Nasution

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KOIN CINTA UNTUK RIZKY WASIAH

    KOIN CINTA UNTUK RIZKY WASIAH

    • calendar_month Rabu, 27 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Moechtar Nasution   Beberapa hari yang lalu, lebih kurang pukul 24.15 saya buka akun facebook untuk melihat informasi terkini. Mata saya tertuju kepada judul berita Mandailing Online “Balita Usus Keluar Dibawa Ayah Keliling Kampung Minta Bantuan Warga”.Seakan tidak percaya, berita itu saya baca kembali. Demi menyambung hidup anaknya, sibapak berkeliling kampung meminta bantuan […]

  • Lubang Longsor Menwaskan 12 Ibu Rumah Tangga Kedalaman 2 Meter

    Lubang Longsor Menwaskan 12 Ibu Rumah Tangga Kedalaman 2 Meter

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Data sementara, titik longsor yang menewaskan 12 kaum ibu di Desa Banjar Limabung, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumut, Kamis (28/4/2022), adalah lubang galian bekas tambang emas. Kapolsek Lingga Bayu AKP H. Marlon Rajagukguk yang dikonfirmasi mengaku sudah melakukan identifikasi korban dan membuat garis larangan di lokasi kejadian. Dijelaskannya bahwa […]

  • Ketua DPRD: Sangat Lucu Kepala Sekolah yang Bermasalah Dipertahankan

    Ketua DPRD: Sangat Lucu Kepala Sekolah yang Bermasalah Dipertahankan

    • calendar_month Senin, 7 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis menilai langkah yang diambil Dinas Pendidikan (Disdik) sangat lucu dengan mempertahankan kepala sekolah yang bermasalah. Hal itu disampaikan Erwin ketika diminta tanggapan terkait adanya permintaan penggantian kepala SDN 001 Sihepeng di Kecamatan Siabu dan SDN 116 Percontohan di Kecamatan Panyabungan, Senin (7/2). “Alangkah […]

  • Anggota DPRD Sumut Sorot Galian C Dekat Jembatan Naga Juang

    Anggota DPRD Sumut Sorot Galian C Dekat Jembatan Naga Juang

    • calendar_month Sabtu, 11 Mar 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aktivitas galian C di dekat jembatan Naga Juang, Mandailing Natal, Sumut menjadi sorotan karena membahayakan keselamatan jembatan Naga Juang. Anggota Komisi D DPRD Sumut H. Fahrizal Efendi Nasution dalam satu pernyataan di Panyabungan, Sabtu (11/3/2023) mendesak pihak berwenang melakukan pencegahan. Jembatan ini sangat urgen bagi hajat hidup rakyat desa desa kawasan […]

  • Apa Kabar Dana Desa, Sudahkah Tumbuh Ekonomi Desa?

    Apa Kabar Dana Desa, Sudahkah Tumbuh Ekonomi Desa?

    • calendar_month Senin, 10 Des 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ketika pemerintah Indonesia mengucurkan Dana Desa, salah satu poin penting yang dikampanyekan pemerintah adalah : Dana Desa harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Dengan kata lain, pertumbuhan ekonomi desa adalah bergeraknya roda perekonomian warga desa. Pergerakan perekonomian warga ini akan mendorong kian kencangnya perputaran uang di desa itu akibat usaha-usaha yang dikelola warga semakin tumbuh. […]

  • Harapan di Balik Aksi Pengibaran Bendera One Piece

    Harapan di Balik Aksi Pengibaran Bendera One Piece

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hadi Kartini Menjelang HUT Kemerdekaan ke-80 RI, media sosial dihebohkan dengan aksi pengibaran bendera bajak laut One Piece oleh sebagian masyarakat dan truk. Aksi ini menuai beragam respon dari berbagai kalangan. Pemerintah berpendapat bahwa pengibaran bendera One Piece berpotensi menjadi simbol pembangkangan terhadap negara. Aksi ini bisa mengarah pada bentuk provokasi yang mengikis nilai-nilai […]

expand_less