Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Tympanum Multimedia Rilis Aplikasi Ujian Nasional Berbasis CBT

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 24 Nov 2015
  • print Cetak
Askolani Nasution

Askolani Nasution

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ujian Nasional 2016 tidak lagi menggunakan kertas manual, tetapi menggunakan CBT (Computer Based Training). Dengan sistem ini, perolehan nilai peserta ujian segera dapat diperoleh begitu selesai menjawab soal.

Model ujian nasional ini memang efektif dan efisien untuk mengukur ketercapaian pembelajaran.Masalahnya, untuk daerah-daerah terbelakang seperti Kabupaten Mandailing Natal, hal ini akan membawa konsekuensi yang serius. Bayangkan saja, selain sekolah penyelenggara Ujian Nasional memiliki keterbatasan sarana jaringan komputer, juga diperburuk dengan ketidaksiapan peserta UN untuk model berbasis komputer seperti CBT.

Sekolah penyelenggara sudah tentu harus menyiapkan puluhan laptop atau unit komputer, jaringan internet, dukungan arus, dan teknisi. Belum lagi kendala bandwich agar akses internet lebih lancar. Padahal, setiap soal dan mata ujian dibatasi dengan waktu. Selain itu, kendala terbesarnya adalah pengalaman peserta ujian untuk mode CBT seperti ini. Sederhana saja, dari seluruh peserta ujian misalnya, berapa persen yang sungguh-sungguh mampu menggunakan komputer? Sekalipun selama ini peserta didik telah belajar TIK, tapi tidak semua sekolah memiliki ruang praktek komputer yang memadai.

Karena itu, banyak anak yang setelah selesai satu jenjang pendidikan tertentu, malah tidak memadai kecakapannya untuk terampil menggunakan perangkat IT.

Atas berbagai keprihatinan itu, Tympanum Novem Multimedia segera membuat model simulasi Ujian Nasional berbasis CBT tersebut. Aplikasi ini membuat beberapa konten, yakni halaman login, lembar petunjuk, lembar soal, kunci jawaban, dan kartu soal. Kartu soal menjadi hal yang penting karena pengguna bisa melihat langsung perolehan skornya, batas passing grade, dan persentase ketercapaian. Dengan begitu, setiap kali menggunakannya, peserta bisa mengukur kemajuan pembelajarannya.

Selain kunci jawaban, setiap soal juga bisa dirujuk dengan penjelasan jawaban. Dibuat dengan fleksibel meniru model yang disiapkan Kemendiknas. Dengan begitu, pengalaman belajar anak menggunakan softeware ini akan membuatnya tidak merasa asing lagi dengan model UN CBT 2016 yang disiapkan Kemendiknas.

 Ada beberapa perusahan multimedia memang yang membuat aplikasi sejenis. Sayangnya, selain tidak semua gratisan, desainnya berbeda dengan tampilan keluaran Kemendiknas. Dengan begitu, dikhawatirkan peserta didik tidak akan userfull saat berhadapan dengan Ujian Nasional nantinya.

Atas dasar itu, Tympanum Novem Multimedia, membuat desain aplikasi yang lebih userfull. Aplikasi ini membuat mata ujian untuk setiap jurusan yang berbeda, juga untuk jenjang sekolah yang berbeda. Dikembangkan dengan memadukan berbagai aplikasi, baik Delphi, AMS, Flas, dan lain-lain, juga disesuaikan dengan prediksi soal-soal yang akan muncul dalam Ujian Nasional tahun ini. “Tidak perlu khawatir, di Tympanum itu bekas guru semua,” kata Askolani, CEO Tympanum Novem Multimedia menjawab wartawan.

Apalagi rekayasa perangkat lunaknya dikembangkan oleh Ahmad Syukri Lubis, peraih medali emas berkali-kali dalam lomba multimedia Kemendiknas. Kita berharap, Dinas Pendidikan Kab. Mandailing Natal tidak tinggal diam menyikapi tantangan Ujian Nasional CBT ini. Usaha yang dilakukan Tympanum Novem Multimedia sepatutnya bisa dimanfaatkan secara baik oleh pemerintah daerah. Tympanum Novem Multimedia, lembaga yang selama beberapa tahun terakhir banyak menggarap film berbasis daerah, ternyata tidak hanya berkutat di bidang seni budaya daerah.

Selain menulis buku-buku muatan lokal, lembaga ini juga mengembangkan berbagai software berbasis IT. “Itu semua usaha kita untuk memajukan daerah ini,” kata Holik Nasution. Apalagi akhir bulan ini, film produksi Tympanum dan Dinas Pasiwisata, “Senandung Willem” juga diputar untuk publik di Taman Budaya Medan.

Peliput : Holik Nasution

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mula Kata “Indonesia” Diperkenalkan James Richardson Tahun 1869

    Mula Kata “Indonesia” Diperkenalkan James Richardson Tahun 1869

    • calendar_month Minggu, 8 Agt 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pada tahun 1869, kata “Indonesia” kali pertama muncul dalam tulisan James Richardson Logan. Kata “Indonesia” ini menunjukkan keberadaan kepulauan di lautan Hindia Pasifik. “Inde” yang artinya Hindia dan “nesos” artinya pulau. Demikian dikutip dari Swantara, majalah Triwulan Lemhanas RI No.03 Tahun I/Desember 2012. James Richardson Logan merupakan seorang pengacara. Lahir di Berwickshire-Skotlandia pada 10 April 1819. Dia […]

  • Gunakan Sepeda Motor Modifikasi, Petugas Antar Logistik Pemilu ke Desa Terpencil di Panyabungan Timur

    Gunakan Sepeda Motor Modifikasi, Petugas Antar Logistik Pemilu ke Desa Terpencil di Panyabungan Timur

    • calendar_month Selasa, 13 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online)- Untuk mendistribusikan logistik pemilu ke dua desa terpencil di Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal, Petugas dari Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK ) terpaksa menggunakan sepeda motor yang di modifikasi agar mampu melewati jalan yang medannya extrim untuk menuju Desa Aek Nabara dan Banjar Lancat. ” Desa Aek Nabara merupakan desa terjauh […]

  • Petani Desa Huraba Bangun Jalan Usaha Tani

    Petani Desa Huraba Bangun Jalan Usaha Tani

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) – Jalan Usaha Tani (JUT) merupakan infrastruktur yang sangat urgen untuk memudahkan petani dari dan ke sawah. Dan itu sangat didambakan oleh masyarakat Desa Huraba Kecamatan Siabu, Mandailing Natal. Sebagai sarana transportasi mengangkut material pertanian hingga hasil tani mereka. Huraba termasuk desa yang memiliki luas lahan persawahan yang tinggi di Madina. […]

  • Status Tak Jelas dan Tak Digaji Pelamar Lulus PPPK Formasi 2023 Berunjukrasa di Kantor Bupati Madina

    Status Tak Jelas dan Tak Digaji Pelamar Lulus PPPK Formasi 2023 Berunjukrasa di Kantor Bupati Madina

    • calendar_month Selasa, 2 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ikut merasa terzolimi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang lulus formasi Tahun 2023 meminta persoalan PPPK Tahun 2023 segera dituntaskan oleh Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal ( Madina )Selasa, (02/07/2024). Ratusan PPPK yang didominasi oleh guru yang lulus seleksi pada Tahun 2023 melakukan aksi damai di depan Kantor Bupati Madina untuk […]

  • RSU Panyabungan Kini Punya Fasilitas Cuci Darah dan CT Scan

    RSU Panyabungan Kini Punya Fasilitas Cuci Darah dan CT Scan

    • calendar_month Kamis, 16 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – RSU Panyabungan kini sudah memiliki CT Scan dan fasilitas cuci darah. Dengan demikian warga Mandailing Natal (Madina) tak lagi jauh-jauh ke kota besar untuk cuci darah. Di sisi lain, kehadiran fasilitas CT Scan merupakan kemajuan teknologi peralatan di rumah sakit ini karena proses analisis berbagai penyakit tak lagi menggunakan foto Rontgen […]

  • Kapolda Sumut Tarik Kapolresta Siantar

    Kapolda Sumut Tarik Kapolresta Siantar

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN : Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Oegroseno memutasi jabatan Kapolres Pematang Siantar dari AKBP Fatori yang diduga melakukan penganiayaan terhadap salah seorang wartawan televisi swasta di daerah itu. Dalam serah terima jabatan yang dilakukan di Aula Kamtibmas Polda Sumut di Medan, Senin, 6 Desember 2010 jabatan Kapolres Pematang Siantar diserahkan kepada AKBP Alberd Sianipar […]

expand_less