Kamis, 11 Jun 2026
light_mode

Tympanum Multimedia Rilis Aplikasi Ujian Nasional Berbasis CBT

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 24 Nov 2015
  • print Cetak
Askolani Nasution

Askolani Nasution

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ujian Nasional 2016 tidak lagi menggunakan kertas manual, tetapi menggunakan CBT (Computer Based Training). Dengan sistem ini, perolehan nilai peserta ujian segera dapat diperoleh begitu selesai menjawab soal.

Model ujian nasional ini memang efektif dan efisien untuk mengukur ketercapaian pembelajaran.Masalahnya, untuk daerah-daerah terbelakang seperti Kabupaten Mandailing Natal, hal ini akan membawa konsekuensi yang serius. Bayangkan saja, selain sekolah penyelenggara Ujian Nasional memiliki keterbatasan sarana jaringan komputer, juga diperburuk dengan ketidaksiapan peserta UN untuk model berbasis komputer seperti CBT.

Sekolah penyelenggara sudah tentu harus menyiapkan puluhan laptop atau unit komputer, jaringan internet, dukungan arus, dan teknisi. Belum lagi kendala bandwich agar akses internet lebih lancar. Padahal, setiap soal dan mata ujian dibatasi dengan waktu. Selain itu, kendala terbesarnya adalah pengalaman peserta ujian untuk mode CBT seperti ini. Sederhana saja, dari seluruh peserta ujian misalnya, berapa persen yang sungguh-sungguh mampu menggunakan komputer? Sekalipun selama ini peserta didik telah belajar TIK, tapi tidak semua sekolah memiliki ruang praktek komputer yang memadai.

Karena itu, banyak anak yang setelah selesai satu jenjang pendidikan tertentu, malah tidak memadai kecakapannya untuk terampil menggunakan perangkat IT.

Atas berbagai keprihatinan itu, Tympanum Novem Multimedia segera membuat model simulasi Ujian Nasional berbasis CBT tersebut. Aplikasi ini membuat beberapa konten, yakni halaman login, lembar petunjuk, lembar soal, kunci jawaban, dan kartu soal. Kartu soal menjadi hal yang penting karena pengguna bisa melihat langsung perolehan skornya, batas passing grade, dan persentase ketercapaian. Dengan begitu, setiap kali menggunakannya, peserta bisa mengukur kemajuan pembelajarannya.

Selain kunci jawaban, setiap soal juga bisa dirujuk dengan penjelasan jawaban. Dibuat dengan fleksibel meniru model yang disiapkan Kemendiknas. Dengan begitu, pengalaman belajar anak menggunakan softeware ini akan membuatnya tidak merasa asing lagi dengan model UN CBT 2016 yang disiapkan Kemendiknas.

 Ada beberapa perusahan multimedia memang yang membuat aplikasi sejenis. Sayangnya, selain tidak semua gratisan, desainnya berbeda dengan tampilan keluaran Kemendiknas. Dengan begitu, dikhawatirkan peserta didik tidak akan userfull saat berhadapan dengan Ujian Nasional nantinya.

Atas dasar itu, Tympanum Novem Multimedia, membuat desain aplikasi yang lebih userfull. Aplikasi ini membuat mata ujian untuk setiap jurusan yang berbeda, juga untuk jenjang sekolah yang berbeda. Dikembangkan dengan memadukan berbagai aplikasi, baik Delphi, AMS, Flas, dan lain-lain, juga disesuaikan dengan prediksi soal-soal yang akan muncul dalam Ujian Nasional tahun ini. “Tidak perlu khawatir, di Tympanum itu bekas guru semua,” kata Askolani, CEO Tympanum Novem Multimedia menjawab wartawan.

Apalagi rekayasa perangkat lunaknya dikembangkan oleh Ahmad Syukri Lubis, peraih medali emas berkali-kali dalam lomba multimedia Kemendiknas. Kita berharap, Dinas Pendidikan Kab. Mandailing Natal tidak tinggal diam menyikapi tantangan Ujian Nasional CBT ini. Usaha yang dilakukan Tympanum Novem Multimedia sepatutnya bisa dimanfaatkan secara baik oleh pemerintah daerah. Tympanum Novem Multimedia, lembaga yang selama beberapa tahun terakhir banyak menggarap film berbasis daerah, ternyata tidak hanya berkutat di bidang seni budaya daerah.

Selain menulis buku-buku muatan lokal, lembaga ini juga mengembangkan berbagai software berbasis IT. “Itu semua usaha kita untuk memajukan daerah ini,” kata Holik Nasution. Apalagi akhir bulan ini, film produksi Tympanum dan Dinas Pasiwisata, “Senandung Willem” juga diputar untuk publik di Taman Budaya Medan.

Peliput : Holik Nasution

Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tahun Baru Islam, Pemkab Madina Gelar Tablig Akbar

    Tahun Baru Islam, Pemkab Madina Gelar Tablig Akbar

    • calendar_month Kamis, 28 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1444 H, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) menyelenggarakan Tabligh Akbar di Masjid Agung Nur Ala Nur Panyabungan, Desa Parbangunan, Panyabungan, Rabu (28/07) malam. Syekh Adnan Muhammad Husein Althof Al Madani Al Hannif dari Makkah Al- Mukarramah mengisi ceramah pada peringatan tersebut. Tabligh Akbar dengan […]

  • Notulen Serasehan Kebudayaan Mandailing Menuju Kongres Kebudayaan Mandailing (2)

    Notulen Serasehan Kebudayaan Mandailing Menuju Kongres Kebudayaan Mandailing (2)

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    REVITALISASI KEBUDAYAAN MANDAILING Bila kita cermati eksistensi kelompok etnik Mandailing sebagai bagian yang integral dan tidak terpisahkan dari Bangsa Indonesia, semenjak proklamasi kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) hingga pada masa sekarang ini boleh dikatakan sangat sedikit sekali national event yang dilaksanakan untuk membicarakan dan sekaligus mengangkat eksistensi kebudayaan Mandailing. Upaya yang demikian itu dipandang […]

  • Fitnah Dalam Politik

    Fitnah Dalam Politik

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

                                                                                                   Oleh:Pambudi Mahasiswa STAIM Jend AH. Nasution sambil terisak-isak dalam sambutan terakhirnya menyebutkan fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan – ketika melepaskan para jenderal AD yang tewas dibantai G 30 S/ PKI dalam satu upacara penghormatan militer. Berulang kali kata fitnah itu terucap dari bibirnya. Inilah ingatan sejarah kita sebagai bangsa yang pernah didera […]

  • Teken MoU dengan Kejaksaan, Bupati: Untuk Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif dan Efisien

    Teken MoU dengan Kejaksaan, Bupati: Untuk Mewujudkan Pemerintahan yang Efektif dan Efisien

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) membuat memorandum of understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri (Kejari). Nota kesepahaman itu diteken oleh Bupati H. M. Ja’far Sukhairi Nasution dan Kajari Taufiq Djalal, Rabu (5/1) di kantor Bupati, Desa Parbangunan, Panyabungan. Isi MoU tersebut mencakup pertimbangan hukum, bantuan hukum, dan tindakan hukum. Bupati Sukhairi […]

  • Kapolres Madina Belum Periksa Pemilik Lahan Tambang Emas Ilegal

    Kapolres Madina Belum Periksa Pemilik Lahan Tambang Emas Ilegal

    • calendar_month Kamis, 6 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komitmen Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Arie Sofandi Paloh untuk memanggil dan memeriksa sejumlah pemilik lahan tambang emas ilegal di perbukitan Kilometer II, Desa Hutabargot Nauli, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Madina, hingga kini belum terbukti. Selain itu, Kapolres Madina juga berjanji memanggil dan memeriksa kepala Desa Hutabargot Nauli yang diduga terlibat aktivitas […]

  • Arfan Harapan Diangkat Jadi Kadis PU

    Arfan Harapan Diangkat Jadi Kadis PU

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ir.Arfan Harapan Siregar diangkat menjadi Plt Kepala Dinas PU Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengantikan Khairul Anwar yang saat ini ditahan KPK. Wakil Bupati, Dahlan Hasan Nasution, Senin (19/8) di kantor Dinas PU Madina berharap kepada Arfan agar mampu melaksanakan tugas-tugas kepemimpinan di instansi itu yang selama ini penuh dengan kekacauan tender […]

expand_less