Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Pemkab Beri 45 Juta kepada 3 Koperasi, Apakah Efektif?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
  • print Cetak

Sejumlah kaum ibu anggota Koperasi Produsen Wanita Mandiri, Desa Huta Padang Kecamatan Ulupungkut, memeras kedelai dalam proses pembuatan tahu, pekan lalu.

Koperasi ini dibentuk bulan lalu oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Penanaman Modal Koperasi UKM Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Dua koperasi lain juga dibentuk bersamaan, yakni Koperasi Aek Mais Nauli Desa Pastab Kecamatan Tambangan dan Koperasi Produsen Sibanggor desa Sibanggor Jae Kecamatan Puncak Sorik Marapi. Ketiga desa itu merupakan desa binaan tahun 2013.

Masing-masing koperasi mendapatkan mesin dan peralatan pembuatan tahu tempe serta pemberian bantuan perkuatan modal sebesar 15 juta rupiah per koperasi.

Akankah ketiga koperasi ini bisa maju atau akan bubar setelah modal uang bantuan pemkab habis? Seperti koperasi-koperasi dadakan lain di Madina yang tak bertahan lama? Hanya waktu yang akan menjawab.

Sejumlah kalangan menilai bantuan-bantuan modal yang diguyurkan pemkab selama ini selalu salah orang alias tidak tepat sasaran sehingga begitu kandas modal bantuan maka bubarlah kelompok itu.

Di sisi lain, birokrasi pemerintah juga dinilai belum keluar dari pola lama yang hanya bertangungjawab secara administrasi, bukan pertanggungjawaban secara output. Artinya, hanya memfokuskan tanggungjawab bahwa dana negara itu sudah disalurkan kepada koperasi atau kelompok Anu. Soal, usaha koperasi/kelopok si Anu itu lanjut atau tidak bukan urusan.

Bagaimana sikap pemkab Madina soal ini? Kadis Perindag Kop UKM Madina, Lismulyadi bersama Kabid Koperasi UKM, Erman Gappar Nasution dan Kabid Perindustrian Hermansyah Lubis kepada wartawan, Jum’at (13/9/2013) lalu akan membina ketiga koperasi itu di masa-masa mendatang agar tidak bubar.

“Usai kita serahkan peralatan, mesin dan modal juga diberikan pelatihan tata cara berkoperasi, usaha koperasi, dimana jenis kegiatan sementara yaitu pembuatan tahu tempe pada masing-masing koperasi, yang kita latih untuk menjadi tenaga ahlinya 10 orang dari anggota koperasi tersebut,” ucap Lismulyadi.

“Semua kebutuhan untuk koperasi, baik badan hukum, alat, pelatihan dan permodalan telah diberikan sehingga 3 koperasi ini sudah siap beroperasi dalam peningkatan perekonomian masyarakat,” katanya.

“Kedepannya dalam rangka efektifitas dan jalannya koperasi akan dilakukan pendataan, pembianaan, maupun memberikan arahan bagi koperasi yang kita lihat kurang eksis, sehingga program koperasi di Mandailing Natal berjalan dengan baik bermuara pada meningkatnya eknomi anggotanya,” katanya lagi.

Editor : Dahlan Batubara
Bahan : Maradotang Pulungan

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Zulaikha Bika Ambon dan Pemuda Rangkuti Berbagi Sembako

    Zulaikha Bika Ambon dan Pemuda Rangkuti Berbagi Sembako

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LEMBAH SORIK MARAPI (Mandailing Online) – Jelang lebaran, Zulaikha Bika Ambon dan Dewan Pimpina Pusat (DPP) Pemuda Rangkuti (Naposo Nauli Bulung Marga Rangkuti) memberikan bantuan kepada warga di 5 Desa dan Kelurahan, Jum’at (29/4/2022). Desa dan kelurahan itu berada di Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, Sumut. Bantuan yang dibagika meliputi bahan pangan, Al-Qur’an […]

  • DPC Ima Madina Unimed Galang Dana Untuk Palestina

    DPC Ima Madina Unimed Galang Dana Untuk Palestina

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Para kader DPC Ima Madina Unimed berhasil mengumpul dana sebanyak Rp.4.411.000 dalam kegiatan penggalangan dana untuk Palestina di pasar Panyabungan, Mandailing Natal, Minggu (13/07/2014) lalu. Koordinator Kegiatan, Maradil Hasbuan menyatakan penggalangan dana itu dilakukan dengan menampung partisipasi masyarakat, pedagang pasar dan pengendara yang melintas di kawasan pasar baru dan pasar lama […]

  • Lagi, Unimed kecolongan ijazah palsu

    Lagi, Unimed kecolongan ijazah palsu

    • calendar_month Kamis, 19 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Belum lagi usai pengungkapan otak pelaku ijazah palsu di Universitas Negeri Medan (Unimed) yang ditangani Polsek Percut Sei Tuan, kini kembali ditemukan dari tangan seseorang yang hendak melegalisir ijazah tersebut. Modus kejahatan dengan cara menawarkan ijazah palsu bukan rahasia. Pemberi layanan ini pun bersikap bak ‘malaikat’ dengan menawarkan ijazah ‘bodong’ bagi mereka yang […]

  • Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 26 Dibuka Hari Ini

    Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 26 Dibuka Hari Ini

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Manajemen Pelaksana Program (PMO) Kartu Prakerja membuka pendaftaran gelombang 26 mulai hari ini, Jumat (8/4/2022). Masyarakat dapat mendaftarkan diri secara daring di laman resmi Kartu Prakerja. “Undangan buat kamu yang mau menambah skill. Hola! Gelombang 26 Kartu Prakerja sudah dibuka, mari merapat, banyak beramal supaya di gelombang kali ini jadi momentum […]

  • Menjelang Mutasi

    Menjelang Mutasi

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Karikatur pemilihan karyawan dalam proses mutasi di lingkungan perusahaan Desain/grafis   : Dahlan Batubara

  • Krisis Sumber Energi Akibat Kelangkaan Batu Bara atau Kesalahan Tata Kelola?

    Krisis Sumber Energi Akibat Kelangkaan Batu Bara atau Kesalahan Tata Kelola?

    • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Devita Deandra Pemerhati Kebijakan   Baru-baru ini. Pemerintah Republik Indonesia menyatakan, kebijakan penghentian ekspor batu bara ke sejumlah negara adalah upaya dalam menjaga kepentingan rakyat di dalam negeri. Krisis batu bara internasional yang sedang terjadi, membuat pemerintah harus mengamankan ketersediaan batu bara untuk kebutuhan rakyat. Pemerintah memutuskan untuk melarang seluruh perusahaan pertambangan batu bara […]

expand_less