Sabtu, 24 Okt 2026
light_mode

Pemkab Beri 45 Juta kepada 3 Koperasi, Apakah Efektif?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
  • print Cetak

Sejumlah kaum ibu anggota Koperasi Produsen Wanita Mandiri, Desa Huta Padang Kecamatan Ulupungkut, memeras kedelai dalam proses pembuatan tahu, pekan lalu.

Koperasi ini dibentuk bulan lalu oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Penanaman Modal Koperasi UKM Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Dua koperasi lain juga dibentuk bersamaan, yakni Koperasi Aek Mais Nauli Desa Pastab Kecamatan Tambangan dan Koperasi Produsen Sibanggor desa Sibanggor Jae Kecamatan Puncak Sorik Marapi. Ketiga desa itu merupakan desa binaan tahun 2013.

Masing-masing koperasi mendapatkan mesin dan peralatan pembuatan tahu tempe serta pemberian bantuan perkuatan modal sebesar 15 juta rupiah per koperasi.

Akankah ketiga koperasi ini bisa maju atau akan bubar setelah modal uang bantuan pemkab habis? Seperti koperasi-koperasi dadakan lain di Madina yang tak bertahan lama? Hanya waktu yang akan menjawab.

Sejumlah kalangan menilai bantuan-bantuan modal yang diguyurkan pemkab selama ini selalu salah orang alias tidak tepat sasaran sehingga begitu kandas modal bantuan maka bubarlah kelompok itu.

Di sisi lain, birokrasi pemerintah juga dinilai belum keluar dari pola lama yang hanya bertangungjawab secara administrasi, bukan pertanggungjawaban secara output. Artinya, hanya memfokuskan tanggungjawab bahwa dana negara itu sudah disalurkan kepada koperasi atau kelompok Anu. Soal, usaha koperasi/kelopok si Anu itu lanjut atau tidak bukan urusan.

Bagaimana sikap pemkab Madina soal ini? Kadis Perindag Kop UKM Madina, Lismulyadi bersama Kabid Koperasi UKM, Erman Gappar Nasution dan Kabid Perindustrian Hermansyah Lubis kepada wartawan, Jum’at (13/9/2013) lalu akan membina ketiga koperasi itu di masa-masa mendatang agar tidak bubar.

“Usai kita serahkan peralatan, mesin dan modal juga diberikan pelatihan tata cara berkoperasi, usaha koperasi, dimana jenis kegiatan sementara yaitu pembuatan tahu tempe pada masing-masing koperasi, yang kita latih untuk menjadi tenaga ahlinya 10 orang dari anggota koperasi tersebut,” ucap Lismulyadi.

“Semua kebutuhan untuk koperasi, baik badan hukum, alat, pelatihan dan permodalan telah diberikan sehingga 3 koperasi ini sudah siap beroperasi dalam peningkatan perekonomian masyarakat,” katanya.

“Kedepannya dalam rangka efektifitas dan jalannya koperasi akan dilakukan pendataan, pembianaan, maupun memberikan arahan bagi koperasi yang kita lihat kurang eksis, sehingga program koperasi di Mandailing Natal berjalan dengan baik bermuara pada meningkatnya eknomi anggotanya,” katanya lagi.

Editor : Dahlan Batubara
Bahan : Maradotang Pulungan

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panyabungan Dicemari Galundung, Pemkab Mandul Atasi Tambang Liar

    Panyabungan Dicemari Galundung, Pemkab Mandul Atasi Tambang Liar

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih mandul mengatasi persoalan tambang emas liar di berbagai kawasan di Madina. Sementara itu kota Panyabungan sudah dikepung oleh banyaknya unit-unit galundung (gelondongan batu emas) yang berdampak makin berbahayanya keselamatan warga kota dari pencemaran mercury. Disisi lain, korban nyawa melayang juga sudah banyak terjadi di lobang-lobang […]

  • Tak Tersentuh Hukum, Alat Berat Penambang Emas Ilegal di Sipogu Beroperasi Terang Terangan

    Tak Tersentuh Hukum, Alat Berat Penambang Emas Ilegal di Sipogu Beroperasi Terang Terangan

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ||Mandailing Online– Aktivitas Penambangan Emas Ilegal di Desa Sipogu, Kecamatan Batang Natal, kembali mencuat. Dua unit alat berat dilaporkan beroperasi bebas di kawasan Seberang Batu Sompit, bahkan terlihat jelas dari jalan raya. Lokasi aktivitas alat berat itu disebut berjarak sekitar 30 meter dari aliran Sungai Batang Natal. Kedekatan dengan sungai memicu kekhawatiran warga akan […]

  • Bantuan ke korban longsor Tapteng terganggu jalur

    Bantuan ke korban longsor Tapteng terganggu jalur

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANDAN, TAPTENG – Hari ini, korban longsor mendapat bantuan untuk pertam kalinya sejak bencana banjir dan longsor yang menewaskan 5 warga termasuk seorang bocah hilang, Sabtu dini hari di Desa  Desa Sibio-bio, Kecamatan Sibabangun, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Bantuan itu mengalir dari salah satu bank di Sibolga dan  dari Pemab Tapanuli Tengah.  Bantuan berupa beras, […]

  • Jenazah Parbeca Ditemukan di Sungai Dengan Tangan Terikat

    Jenazah Parbeca Ditemukan di Sungai Dengan Tangan Terikat

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Satu mayat pria ditemukan dalam kondisi tangan terikat di sungai Siping-ping, Desa Sirambas, Panyabungan Barat, Mandailing Natal (Madina). Pria yang teridentifikasi bernama Muhammad Nasai Batubara (46) warga Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan. Bekerja sebagai penarik beca bermotor (parbeca). Seorang wanita bernama Masran, penggembala kerbau warga Sirambas kali pertama  menemukan […]

  • Rivalitas Abdul Haris Nasution vs Zulkifli Lubis (bagian 1 dari 2 tulisan)

    Rivalitas Abdul Haris Nasution vs Zulkifli Lubis (bagian 1 dari 2 tulisan)

    • calendar_month Rabu, 3 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Rivalitas antara Abdul Haris Nasution vs Zulkifli Lubis adalah perseteruan hebat dalam sejarah Angkatan Darat Indonesia. Persamaan suku, sebagai sama-sama orang Mandailing yang berasal dari Tapanuli Selatan, tidak membuat mereka jadi sekutu atau saling berkongsi. Bahkan ada yang menyebut, Zulkifli Lubis dan A.H. Nasution sebenarnya masih ada hubungan sepupu. Ketika kemelut antara pemerintah pusat […]

  • Fokus ke Bisnis, Zubeir Lubis Mundur dari DPRD Madina

    Fokus ke Bisnis, Zubeir Lubis Mundur dari DPRD Madina

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ir.H.Zubeir Lubis mengundurkan diri dati anggota DPRD Mandailing Natal (Madina), Sumut. Surat pengunduran diri itu diterbitkan Zubeir Lubis tanggal 11 Pebruari 2020. Politisi PKB dari Daerah Pemilihan Madina II itu hanya menduduki kursi anggota dewan selama 6 bulan hasil Pemilu 2019. Priode 2014-2019 lalu Zubeir menduduki jabatan wakil ketua DPRD Madina […]

expand_less