Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Sekda Palas nyaris aniaya wartawan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
  • print Cetak


SIBUHUAN – Sekda Kabupaten Padanglawas (Palas), Gusnar Hasibuan, nyaris menganiaya salah seorang wartawan di ruang kerjanya. Namun hal tersebut sempat dihindari wartawan.

“Kalau tidak menghindar dan menjauh saat diserang, kemungkinan saya sudah babak belur ditinju oknum sekda itu,” ujar Sunardy, oknum wartawan, tadi malam.

Dikatakan, kejadian tersebut berawal dari berita yang berjudul “Anggaran Pembinaan Keagamaan Belum Cair, Sekdakab Palas Dinilai Tidak Mampu”.

Dikatakannya, saat itu dia sedang berada di Dinas Pendidikan menerima telefon dari nomor Sufriady Halomoan yang juga wartawan. Namun yang berbicara dalam telefon tersebut adalah salah satu ajudan Sekda yang mengatakan dirinya dipanggil Sekda dan harus segera menghadap.

Sesampai di kantor bupati, ajudan Sekda Sayur Khoiri Harahap menarik tangannya dan meminta segera menghadap Sekda di ruang kerjanya. Saat itu ajudan Bupati Mansur Lubis juga menyuruhnya segera menjumpai Sekda. “Tidak apa-apa, segeralah jumpai,” ujar Mansur ditirukan Sunardi.

Sesampai di ruang Sekda, tiba-tiba oknum tersebut berdiri dari tempat duduknya sambil memperlihatkan fotokopi klipingan berita tersebut dan mempertanyakannya.

“Ini beritamu, kapan koordinasi dengan aku,” ujar Sekda sembari melemparkan fotokopi klipingan berita tersebut ke muka Sunardi. Kemudian mendekati Sunardi dengan menggeser meja untuk menyerangnya dengan kepalan tangan.

Melihat gelagat dan kondisi tersebut, Sunardi menyelamatlan diri dengan berlari ke arah pintu, namun saat itu pintu sulit dibuka dan akhirnya terbuka setelah dibuka ajudan Sayur Harahap.

Sekda Padanglawas Gusnar Hasibuan saat dikonfirmasi tidak dapat dijumpai, karena sedang melakukan rapat dengan staf. Namun ajudannya Sayur mengatakan persoalan itu tidak ada pemukulan.

Dikatakan, Sekda saat itu hanya menyuruh Sunardi untuk membaca berita tersebut dan kemudian keluar. ”Tidak ada pemukulan, setelah disuruh bapak membaca berita itu, Sunardi kabur dari ruangan Sekda,” ujar Sayur.
Sumber : Waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina dan PT.STTC Jejaki Pengembagan Tembakau

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dinas Kehutanan Perkebunan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakukan penjajakan pasar tembakau Madina dengan pihak PT.STTC Medan. Pihak STTC yang bergerak di sektor industri rokok sejauh ini sudah menyatakan bersedia sebagai mitra penampung tembakau yang dihasilkan petani Madina. Termasuk pengauatan petani dengan pasokan bibit tembakau. Kepala Dinas Perkebunan Kehutanan, Mara Ondak melalui […]

  • Fahrizal: Penelitian Terhatap SMGP Penting Dilakukan

    Fahrizal: Penelitian Terhatap SMGP Penting Dilakukan

    • calendar_month Jumat, 30 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Rentetan insiden di PLTP Sorik Marapi menimbulkan kesadaran bahwa penelitian terhadap keberadaan PT SMGP di Mandailing Natal, Sumatera Utara, penting dilakukan. Jangan sampai terlambat mengetahui tentang apakah perusahaan panas bumi itu suatu “mesin pembunuh” bagi penduduk atau tidak secara jangka panjang. “Dari rentetetan insiden yang terjadi, keberadaan perusahaan panas bumi itu […]

  • DCS Dapil 4 PKB Madina

    DCS Dapil 4 PKB Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 4 PKB Madina

  • Amnesty International Diminta Usut Penembakan Massa 22 Mei

    Amnesty International Diminta Usut Penembakan Massa 22 Mei

    • calendar_month Rabu, 22 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Onilne) – Dunia internasional diminta melakukan kajan terhadap kasus penembakan terhadap massa demonstrasi aksi 22 Mei 2019 di Jakarta. Hingga siang hari, Rabu (22/5/2019) sekitar 6 orang dari pihak massa unjukrasa 22 Mei meninggal dunia, salahsatunya teridentifikasi akibat tembakan peluru. Sehari sebelumnya, Amnesty International Indonesia telah menyerukan agar pihak berwenang harus memastikan adanya […]

  • Dor! Perampok Emas Rp1 Miliar Roboh

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Senjata Api Rakitan dan Lima Peluru Diamankan PALUTA- Sedikitnya lima polisi terlibat kejar-kejaran dengan tiga perampok emas senilai Rp1 miliar, di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Pasar Gunung Tua, tepatnya di Simpang Hajoran. Bak dalam film laga, seorang perampok berusaha mencabut senjata api dari pinggangnya. Beruntung, polisi sigap. or! Timah panas lebih dulu meluncur ke kaki kiri […]

  • Propam dalami penganiayaan wartawan

    Propam dalami penganiayaan wartawan

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Penganiayaan yang dilakukan mantak Kapolres Pematang Siantar, AKBP Fathori terhadap Andi Siahaan, salah satu wartawan televisi swasta di dalam sel Polresta P. Siantar, kini didalami penyidik Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) serta Direktorat Reskrim Polda Sumut. Kapoldasu Irjen Oegroseno mengatakan, dugaan penganiayaan yang dilakukan Fathori saat menjabat Kapolresta P. Siantar sudah ditangani […]

expand_less