Selasa, 22 Sep 2026
light_mode

DPRD Desak KPU Madina Ubah Jadwal Coblos Ulang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Iskandar Hasibuan mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengubah jadwal coblos ulang pilkada yang ditetapkan pada Rabu (20/04/2011) mendatang karena bertepatan dengan pelaksanaan Ujian Nasional (UN).

“Kita minta KPU segera mengubah jadwal itu, mereka harus secepatnya melakukan pertemuan maupun menyurati KPU Provsu dan KPU Pusat,” ujar Iskandar di Ruang Komisi I DPRD Madina, Selasa (22/03/2011).

Kata Iskandar, pihaknya telah mendapat informasi dari Panwas, Bupati dan pihak lainnya bahwa pada Rabu 20 April 2011 adalah hari pelaksanaan UN dan jadwal itu tidak bisa diubah. Yang bisa diubah adalah jadwal coblos ulang.

Karena itu diharapkan kepada KPU agar secapatnya mengubah jadwal dan perubahan itu jangan memakai tenggang waktu yang lama agar tidak menimbulkan persoalan baru.

Diakui Iskandar, pihaknya di Komisi I DPRD Madina sampai saat ini belum menerima sepucuk suratpun baik dari pimpinan maupun Bupati, KPU, Panwas terkait jadwal yang bersamaan ini. Tapi kalau giliran ada masalah di tengah-tengah masyarakat nanti, dikatakan Komisi I (Pemerintahan) DPRD Madina yang tidak bekerja.

Maunya, ujar Iskandar, semua pihak yang terlibat dalam pilkada baik Bupati, Panwas, lebih-lebih KPU harusnya mengirim surat memberi informasi tentang perkembangan itu. Apalagi persoalan surat menyurat terkadang terlambat sampai ke Komisi I. Kalau soal siapa yang salah dan disalahkan, DPRD Madina tidak menyalahkan siapapun.

Tapi, ujar Iskandar, sebagai Sekretaris Komisi I DPRD Madina dirinya telah menghubungi Bupati Madina Aspan Sofian Batuabra via HP dan Bupati mengatakan pihaknya telah melayangkan surat ke KPU agar segera mengubah jadwal, sebab UN tidak mungkin diubah jadwalnya.

“Kita telah surati KPU agar mengubah jadwal dan juga KPU juga telah menyurati KPU Provsu dan KPU Pusat,” ujar Iskandar Hasibuan menirukan ucapan Bupati Madina via HP.

Selain itu, ujar Iskandar, Ketua KPU Madina Jefri Antoni juga telah dihubungi via HP dan Jefri mengakui telah melayangkan surat ke KPU Provsu dan KPU Pusat.

“Kita telah surati KPU Provsu dan KPU Pusat serta meminta waktu kepada pemerintah agar dilakukan musyawarah. Kalau memungkinkan diubah akan diubah, kalau nggak bisa diubah itu adalah kewenangan pemerintah, kita menunggu waktu mereka,” ujar Iskandar menirukan ucapan Ketua KPU Madina. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Pastikan Stop Angkat Honorer jadi CPNS

    Pemerintah Pastikan Stop Angkat Honorer jadi CPNS

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Pemerintah memastikan tidak ada lagi pengangkatan honorer tertinggal selain kategori satu (K1) dan kategori dua (K2). Pemerintah pun sudah menyiapkan skenario baru untuk menampung honorer K1 maupun K2 yang tidak lolos CPNS, yaitu dijadikan Pegawai Pemerintah dengan Kontrak (PPK). Itupun syaratnya, harus lulus uji kompetensi dan punya keahlian yang dibutuhkan instansi bersangkutan. “Kita […]

  • PDIP  Dukung Kajari Usut Kasus Korupsi Dinkes Madina

    PDIP Dukung Kajari Usut Kasus Korupsi Dinkes Madina

    • calendar_month Kamis, 9 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PDI Perjuangan Mandailing Natal mendukung sepenuhnya langkah kejaksaan negeri yang akan melakukan pengusutan dan membongkar berbagai dugaan korupsi di Dinas Kesehatan Mandailing Natal. Langkah Kejakasan Negeri Mandailing Natal (Madina) itu, menyusul adanya gerakan pengaduan Aliansi Rakyat Peduli Madina (ARPM) ke Kejaksaan Agung di Jakarta beberapa waktu lalu, dan kini pihak Kejaksaan […]

  • Dendam Lama, Tikam Tetangga Sampai Tewas

    Dendam Lama, Tikam Tetangga Sampai Tewas

    • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI- Dahlan Sembiring (55) warga Dusun V, Desa Durian Lingga Namutrasi, Kecamatan Sei Bingai, Langkat, tewas bersimbah darah akibat luka tikam di rusuk kirinya, Selasa (7/2) sekira pukul 22.30 WIB. Korban tewas ditikam Satria Sembiring (40), merupakan tetangga korban. Penikaman yang menimpa Dahlan Sembiring diduga karena dendam lama yang dipendam Satria. Di mana, dendam itu […]

  • Kemenhut Sediakan Lahan 9 Hektar untuk Pengungsi Sinabung

    Kemenhut Sediakan Lahan 9 Hektar untuk Pengungsi Sinabung

    • calendar_month Jumat, 7 Feb 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Jakarta – Kementerian Kehutanan RI menyediakan lahan seluas 9 hektar di Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara guna dijadikan penampungan untuk para pengungsi bencana erupsi Gunung Sinabung. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengatakan, lahan tersebut disediakan oleh Kemenhut guna mengantisipasi kekurangan lahan yang disediakan oleh pemerintah daerah setempat. Meski, diakuinya lokasi lahan tersebut agak jauh, sekitar 20 […]

  • Ingin Tahu Beras Plastik atau Bukan? Begini Caranya

    Ingin Tahu Beras Plastik atau Bukan? Begini Caranya

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA- Masyarakat Indonesia kini harus lebih berhati-hati saat membeli beras. Pasalnya, kini ada beras plastik yang beredar di pasar. Namun, ada cara mudah untuk mendeteki keaslian beras. "Cara mengujinya sederhana. Bakar sampel beras tersebut, lihat hasilnya apakah meleleh atau tidak. Jika meleleh itu berarti beras palsu," kata Menteri Perdagangan, Rahmat Gobel di Jakarta, Rabu (20/5). […]

  • Bupati Perintahkan Operasi Tumor Bocah Asal Sihepeng ke RSU Adam Malik

    Bupati Perintahkan Operasi Tumor Bocah Asal Sihepeng ke RSU Adam Malik

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution memerintahkan Dinas Sosial Madina segera menangani biaya operasi bocah penderita tumor, warga Sihepeng I, Nur Jannah, bocah perempuan penderita tumor di dahi itu direncanakan akan dioperasi di RS Adam Malik, Medan. Derita Nur Jannah sudah lama berlangsung, namun keterbatasan ekonomi menjadi kendala untuk operasi pengangkatan tumor, […]

expand_less