Kamis, 17 Sep 2026
light_mode

DPRD Madina Usulkan Pansus M3 Gate

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 12 Agt 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dugaan ketidakberesan investasi pertambangan emas oleh PT Madina Madani Mining (M3) di Kecamatan Lingga Bayu masuk ranah legislatif.

DPRD Mandailing Natal (Madina) mengusulkan pembentukan Pansus M3 Gate. Pembentukan Panitia Khusus ini diusulan 20 anggota DPRD Madina.

Sekretaris DPRD Madina, Sahnan Batubara kemarin mebenarkan adanya suslan itu yang tertuang dalam surat para anggota dewan kepada Pimpinan DPRD Madina. Dan surat usulan itu telah dibacakan pada Rapat Paripurna Pengesahaan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD, Rabu (6/8/2014) lalu.

Dalam surat usulan itu disebutkan bahwa PT. M3 selaku perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan diketahui telah banyak melakukan pelanggaran terhadap ketentuan peraturan yang berlaku dalam melakukan kegiatan usahannya.

Selain itu banyak aspirasi masyarakat yang berada disekitar wilayah pertambangan yang mengeluhkan keberadaan perusahan itu serta rangkaian protes yang dilakukan warga. Bahkan banyak lembaga -lembaga swadaya masyarakat, institusi pecinta alam dan berbagai elemen masyarakat lainnya yang menyoroti tambang ini.

Inti keluhan masyarakat umumnya tentang lahan warga yang terkena imbas, kekhawatiran akan bahaya yang bisa terjadi seperti pencemaran lingkungan, kerusakan lingkungan, kerusakan hutan yang berpotensi terhadap rusaknya sumber air dan punahnya biota sungai,serta flora dan fauna oleh limbah dari PT.M3.

Disebutkan juga bahwa hasil tinjauan ke lapangan beberapa anggota DPRD terutama komisi III menemukan kondisi di lokasi PT. M3 ditemui banyak pelanggaran terhadap peraturan yang ada.

Keberadaan PT. M3 juga dinilai DPRD tidak jelas kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah, bahkan disinyalir para pimpinan perusahaan itu dikenal kebal hukum karena dilindungi oleh aparat pemerintah maupun aparat penegak hukum.

Temuan anggota DPRD juga menunjukkan indikasi adanya potensi gejolak sosial dari masyarakat sekitar yang bisa terjadi jika persoalan keberadaan M3 bila tidak segera dituntaskan.

Sementara itu, Ketua DPRD Madina, As Imran Khatamy Daulay pada Rapat Paripurna Pengesahaan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD, Rabu (6/8/2014) juga telah menyatakan supaya surat usulan pembentukan Pansusu M3 gate ini ditindaklanjuti.

“Dalam waktu dekat usulan dari anggota DPRD ini akan segera kita tindaklanjuti,”kata As Imran.

Peliput : Mardotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jemaah Haji Madina Tiba Di Kampung Halaman

    Jemaah Haji Madina Tiba Di Kampung Halaman

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sebanyak 453 dari 455 jamaah haji asal Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara yang tergabung dalam kloter 11 tiba di Kota Panyabungan, Sabtu, dua orang lainnya ditunda kepulangannya karena masih sakit dan dirawat di Madina. Suasana haru meliputi kedatangan rombongan haji asal Mandailing Natal yang baru tiba. Keluarga yang sudah menunggu sejak pagi langsung berhamburan […]

  • Mahasiswa KKN Unimal Kelompok 253 Bangun Pagar Balai Desa Aek Bargot

    Mahasiswa KKN Unimal Kelompok 253 Bangun Pagar Balai Desa Aek Bargot

    • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALUTA (Mandailing Online) – Mahasiswa KKN Universitas Malikussaleh kelompok 253 membangun pagar di balai desa Aek Bargot, Kecamatan Padang Bolak Julu, Padang Lawas Utara, Selasa (02/11/2021). Mahasiswa yang bergabung dalam kelompok 253 meliputi Pandapotan (Ilmu Politik), Lina Mardiana Harahap (Teknik Informatika), Resti Ani Hutagalung (Administrasi Publik), Yulina Sari (Administrasi Publik), Nur Azizah Hasibuan (Administrasi Publik), […]

  • Pemkab Madina Lirik Aek Nalan Untuk Kebutuhan Air Bersih

    Pemkab Madina Lirik Aek Nalan Untuk Kebutuhan Air Bersih

    • calendar_month Selasa, 23 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anak sungai Aek Nalan yang mengalir di pegunungan kawasan Kecamatan Panyabungan Selatan untuk diproyeksikan mampu untuk kebutuhan air bersih di kota Panyabungan. Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution pun mengajak Satker APBN dan Dinas Tarukim Sumut, Kamis 18/10) lalu, meninjau langsung anak sungai tersebut untuk mendapat dukungan bagi pengelolaan […]

  • Atika Tokoh Milenial Harapan Penerobos Ekonomi Madina

    Atika Tokoh Milenial Harapan Penerobos Ekonomi Madina

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Pemimpin muda itu agresif, penerobos. Bahkan dobrakan kebijakannya sangat deras. Itulah jika pemimpin diangkat dari kalangan muda. Dari kaum milenial. Pemimpin demikian sangat dibutuhkan menggerakkan pemerintahan daerah. Di era yang serba akurat, era dimana energi gebrakan kebijakan harus deras agar suatu daerah mampu berpacu menerobos dinamika tuntutan ekonomi globalisasi, digitalisasi, di […]

  • Kepala Dinas PU Kabupaten Batu Bara Lebaran di Penjara

    Kepala Dinas PU Kabupaten Batu Bara Lebaran di Penjara

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Setelah empat kali tidak memenuhi panggilan penyidik Pidsus Kejati Sumatera Utara, Kepala Dinas PU dan Pertambangn Kabupaten Batubara Irwansyah Nasution akhirnya ditangkap Tim Penyidik Kejati Sumut di kawasan Asrama Haji Medan, Jumat (19/08/2011). Warga Kompleks Citra Wisata Blok VI No 36, Medan, ini tidak memenuhi panggilan pihak kejaksaan sehubungan dengan pengusutan dugaan korupsi pembangunan tujuh […]

  • Warga Minta Kades Hutatinggi Sebut Nama Penerima Fee Bantuan Pembangunan Masjid Nurul Iman

    Warga Minta Kades Hutatinggi Sebut Nama Penerima Fee Bantuan Pembangunan Masjid Nurul Iman

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online): – Kasus pembangunan Mandi Cuci Kakus (MCK) Masjid Nurul Iman di Desa Huta Tinggi, Kecamatan Puncak Sorik Merapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menjadi isu liar di kalangan masyarat setelah munculnya pengakuan Kepala Desa yang memberikan fee terhadap oknum untuk memuluskan pencairan dana bantuan senilai Rp.400.00.000. Warga desa meminta panitia pembangunan membuat […]

expand_less