Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Guru Honor Berdemo di DPRD dan Kantor Bupati Madina

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 27 Mar 2024
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Guru honorer yang merasa dirugikan pada saat pengumuman seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)  kembali gelar unjuk rasa. Pembatalan nilai seleksi kompetensi teknis tambahan (SKTT) kembali jadi tuntutan pengunjuk rasa Rabu,(27/03/2024).

Didepan gedung DPRD Madina, para pengunjuk rasa meminta Bupati H.M.Jakfar Sukhairi Nasution membatalkan nilai SKTT dan mengembalikan hasil pada nilai CAT

Mereka menilai banyak dari anggota DPRD Madina yang tak bersedia membentuk pansus. Sehingga kasus pembatalan SKTT dalam keadaan dilematis. Meski sebelumnya pembetukan pansus telah diagendakan, namun tak menuai hasil.

“Apakah mereka (Anggota DPRD Madina) terlibat sehingga tak berani membentuk pansus,” teriak Ummu Salamah salah seorang peserta aksi.

Unjuk rasa guru honor itu pun hanya diterima staf DPRD Madina. “Anggota DPRD sedang tugas luar sesuai dengan surat SPT. Seluruh Anggota komisi 1 sampai 4 sedang dalam Agenda kunjungan kerja dalam provinsi,” Jelas Salah satu staf yang menemui massa aksi.

Merasa aspirasi di DPRD tidak terlalu di gubris, pengunjuk rasa pun melanjutkan aksinya di Kantor Bupati Madina. Di puntu masuk kantor bupati, pengunjuk rasa kembali berorasi.

Rahmad Mora salah satu guru honorer dalam orasinya melihat pemerintah daerah hanya menindak lanjuti persoalan mengenai mall administrasi dan honorer siluman. Mereka berharap Pemda segera melakukan pembatalan nilai SKTT dan mengembalikan keputusan pada nilai murni dan perangkingan atau CAT.

Usai Orasi, Pengunjuk rasa yang di terima Asisten II dr. Syaripuddin Nasution mengatakan akan menyampaikan seluruh aspirasi pengunjuk rasa pada pimpinan.

“untuk hal lainnya saya tak punya kapasitas untuk menjawab itu karena Bupati dan Wakil Bupati sedang tugas luar,” kata Sarifuddin.

Para pengunjuk rasa yang berharap bertemu Bupati pun akhir nya membubarkan diri setelah mendapat penjelasan dari Asisten II.

Reporter : fikri

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lagi, LBH Terima 2 Pengaduan

    Lagi, LBH Terima 2 Pengaduan

    • calendar_month Senin, 3 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Memasuki hari ketiga pengaduan yang dibuka oleh LBH Medan tentang kecurangan proses seleksi dan pengumumam CPNS Pemko Medan, LBH kembali menerima pengaduan dua orang pelamar CPNS yang semula lulus diumumkan melalui website kemudian tidak lulus setelah diumumkan di media cetak. Kedua pelamar CPNS yang mengadu ke LBH Medan yakni Lenni Marlina Sirait dan Titin […]

  • Di Madina Habis Bimtek Kades Muncul Bimtek BPD

    Di Madina Habis Bimtek Kades Muncul Bimtek BPD

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Ternyata Dana Desa di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) tidak hanya dibuat untuk Bimtek Kepala Desa Saja. Tahap ke III Pencairan dana desa tahun 2023 ini juga dialokasikan anggaran untuk Bimtek BPD ( Badan Permusyawaratan Desa ). Anggarannya mencapai Rp.4000.000/ desa nya. Di Kecamatan Siabu sendiri ada 26 Desa. […]

  • Ketika Azan Mesjid Dikelilingi Pemilik Banyak Uang Tanjung Balai

    Ketika Azan Mesjid Dikelilingi Pemilik Banyak Uang Tanjung Balai

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Kolom Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online Ketika zaman kian menempatkan posisi uang di segala garis edar pergerakan manusia, maka mereka yang memiliki banyak uang akan mudah berenang di arus pergerakan aktivitas di peradaban bumi. Ketika zaman kian menempatkan posisi uang sebagai energi nafas menggerakkan arus aktivitas manusia, maka si pemilik banyak uang akan lebih […]

  • Anggaran PNPM untuk Madina Turun

    Anggaran PNPM untuk Madina Turun

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) mendapat anggaran sebesar Rp 40,75 miliar melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri. Anggaran untuk pemberdayaan pedesaan di semua kecamatan tersebut menurun dibandingkan tahun 2010 yang mencapai Rp 48,5 miliar. “Meski menurun, Madina merupakan daerah dengan alokasi anggaran PNPM Mandiri terbesar kedua di Sumut setelah Kota Sibolga,” kata […]

  • Abrasi Pantai, Pemukiman Tabuyung Bahaya

    Abrasi Pantai, Pemukiman Tabuyung Bahaya

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pemukiman Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal, Sumut dalam bahaya menyusul rangkaian abrasi pantai laut. Pemkab Mandailing Natal (Madina) maupun Pemprov Sumatera Utara (Sumut) didesak bergerak cepat menangani abrasi. Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (DPP Ima Madina) menyatakan pemkab maupun pemprov harus mengindahkan UU Nomor […]

  • Pengolahan Kakao Bagian 2

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Fermentasi menggunakan keranjang bambu •Keranjang bambu terlebih dahulu dibersihkan dan dialasi dengan daun pisang baru kemudian biji kakao dimasukkan (keranjang dapat menampung ± 50 kg biji kakao basah). •Setelah biji kakao dimasukkan keranjang ditutup daun pisang. •Pada hari ke 3 dilakukan pembalikan biji dan pada hari ke 6 biji-biji dikeluarkan dan siap untuk dijemur. Perendaman […]

expand_less