Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Hutarimbaru Tenggelam, Warga Mengungsi ke Perbukitan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
  • print Cetak

Kondisi rumah penduduk di Desa Hutarimbaru, Muara Batang Gadis, Mandailing Natal yang diunggah akun Canra Pulungan di laman facebook, Sabtu (18/12/2021).

MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pemukiman Desa Hutarimbaru, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandaing Natal, tenggela oleh banjir, Sabtu (18/12/2021).

Banyak rumah penduduk yang hanya terlihat atapnya saja pada siang tadi.

Banjir terjadi akibat luapan Sungai Batang Gadis dan Sungai Parlampungan menyusul curah hujan yang intens sepekan terakhir.

Ketinggian air di pemukiman mencapai sekira 4 meter.

Penduduk dikabarkan mengungsi ke perbukitan yang tak terjangkau air. Ada juga yang bertahan di atas perahu.

Belum diketahui perkembangan terakhir malam ini.

Desa Hutarimbaru merupakan salah satu desa di kawasan Siulangaling, suatu kawasan terpencil.

Belum ada jalur jalan raya menuju desa ini dari ibukota kecamatan. Sungai Batang Gadis menjadi jalur transportasi menuju desa itu.

Dibutuhkan sekira 4 jam naik perahu (robin) menuju kawasan ini dari ibukota kecamatan, Singkuang.

Beberapa foto pemukiman Hutarimbaru diposting sejumlah pemilik akun sore tadi di facebook, salah satunya akun Canra Pulungan.

“Semoga semua keluarga yang berada di sulangaling selamat dan juga tabah menghadapinya. Desa Hutaimbaru, Muara Batang Gadis, Mandailing Natal, Sumatra Utara, Desa terisolir dan jauh dari kabupaten. mengalami banjir bandang.  Pantai Barat Mandailing Natal Berduka,” tulis Canra Pulungan menyertai foto-foto yang diunggahnya.

Penduduk Desa Hutarimbaru, Muara Batang Gadis, Mandailing Natal melihat dari perahu ke arah rumah yang tenggelam. Foto ini diunggah akun Canra Pulungan di laman facebook, Sabtu (18/12/2021).

Sementara itu, Camat Muara Batang Gadis Edy Iksan Sabtu malam (18/12/2021) dalam keterangan pers dikutip Madina Pos mengungkap terdapat 4 desa yang mengalami kebanjiran di wilayah Siulangaling, yakni Desa Ranto Panjang, Hutaimbaru, Lubuk Kapundung I dan Desa Lubuk Kapundung II.

Ketinggian air yang masuk ke pemukiman warga bervariasi, mulai 2 meter sampai 4 meter. Desa terparah di alami Desa Hutaimbaru.

Selain hujan yang mengguyur wilayah ini, meluapnya sungai Parlampungan yang melintasi desa ini menjadi penyebab kebanjiran, kata Edy Iksan.

Sejauh ini, belum diketahui ada atau tidak korban jiwa.

Edy menyatakan, warga telah mengungsi ke lokasi tertinggi, sebagian ada yang bertahan di atas perahu.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mandailing Natal, Subuki Nasution, dalam satu konfirmasi dikutip Madina Pos membenarkan banjir di kawasan Siulangaling.

Tim reaksi cepat milik BPBD sulit mencapai lokasi terhambat jalur transportasi.

“Kita belum bisa masuk lokasi, akses jalan masih terputus di beberapa titik karena longsor, ke Kecamatan Natal saja tim kita terpaksa berjibaku masuk” kata Subuki.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Santunan di Kotanopan, SAHATA Rancang Beasiswa Anak Yatim 

    Santunan di Kotanopan, SAHATA Rancang Beasiswa Anak Yatim 

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandaiiling Natal (Madina) nomor urut 2, H. Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) menyantuni 293 anak yatim di Aek Apesong, Kelurahan Pasar Kotanopan, Kecamatan Kotanopan, Minggu (17/11/2024) sore. Paslon ini juga merancang program beasiswa bagi anak yatim berprestasi sampai perguruan tinggi (PT). Ratusan […]

  • UN 11 provinsi ditunda, memprihatinkan

    UN 11 provinsi ditunda, memprihatinkan

    • calendar_month Senin, 15 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA, (MO)  – Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Djamal Azis mengungkapkan keprihatinannya atas ditundanya pelaksanaan Ujian Nasional Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di 11 provinsi. “Kami menyatakan keprihatinan atas hal ini. Penundaan UN dengan alasan teknis dari pihak percetakan menandakan ketidaksiapan pihak pelaksana dalam menjalankan tugas yang dibebankan kepadanya,” kata anggota DPR […]

  • Sanusi Pane Pengusul Bahasa Indonesia

    Sanusi Pane Pengusul Bahasa Indonesia

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan ringkas : Askolani Nasution Yang pertama mengusulkan bahasa Melayu sebagai bahasa Indonesia adalah Sanusi Pane. Beliau lahir di Muara Sipongi, 14 November 1905. Secara administratif, masa kini Muara Sipongi berada di Mandailing Natal, Sumatera Utara. Itu yang diceritakan kepala Balai Bahasa Medan, tanggal 23 September lalu, ketika saya diajak makan siang di ruang […]

  • Kasus Newmont, pemerintah lakukan kekerasan

    Kasus Newmont, pemerintah lakukan kekerasan

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Peran pelobi dalam setiap kegiatan bisnis adalah hal yang wajar, termasuk juga peran Karen Brooks yang ditengarai sebagai pelobi dalam kepentingan usaha Amerika Serikat di Indonesia. Namun, jika lobi yang dilakukan ternyata membuat pemerintah mengabaikan kesejahteraan rakyatnya inilah yang patut dipermasalahkan. Menurut Ekonom, Ichsanuddin Noorsy, pemerintah pusat kembali menunjukkan arogansinya. Hal ini terindikasi […]

  • KPU Madina Siap Laksanakan Pilkada

    KPU Madina Siap Laksanakan Pilkada

    • calendar_month Selasa, 8 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – KPU Mandailing Natal menyatakan siap menyelenggarakan Pilkada, besok, Rabu (9/12). “Secara garis besar ada dua tahapan yang dilaksanakan oleh KPU dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2015 ini, yaitu tahapan persiapan dan tahapan penyelenggaraan, dan kami siap mensukseskan pilkada pada 9 Desember 2015,” ungkap Ketua KPU Madina, Agus Salam saat menyampaikan laporan […]

  • Penerima Raskin Madina Berkurang 1.854 RTS

    Penerima Raskin Madina Berkurang 1.854 RTS

    • calendar_month Rabu, 3 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penerima beras miskin (raskin) untuk Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2013 ini berkurang sebanyak 1.854 Rumah Tangga Sasaran (RTS). Pengurangan ini akibat berkurangnya jumlah keluarga miskin di Madina. Demikian data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) yang dilansir Bagian Perekonomian Pemkab Madina. Kepala Bagian Prekonomian Madina, Suandi Usman Nasution melalui Kasubbag […]

expand_less