Minggu, 18 Okt 2026
light_mode

Hutarimbaru Tenggelam, Warga Mengungsi ke Perbukitan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 18 Des 2021
  • print Cetak

Kondisi rumah penduduk di Desa Hutarimbaru, Muara Batang Gadis, Mandailing Natal yang diunggah akun Canra Pulungan di laman facebook, Sabtu (18/12/2021).

MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Pemukiman Desa Hutarimbaru, Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandaing Natal, tenggela oleh banjir, Sabtu (18/12/2021).

Banyak rumah penduduk yang hanya terlihat atapnya saja pada siang tadi.

Banjir terjadi akibat luapan Sungai Batang Gadis dan Sungai Parlampungan menyusul curah hujan yang intens sepekan terakhir.

Ketinggian air di pemukiman mencapai sekira 4 meter.

Penduduk dikabarkan mengungsi ke perbukitan yang tak terjangkau air. Ada juga yang bertahan di atas perahu.

Belum diketahui perkembangan terakhir malam ini.

Desa Hutarimbaru merupakan salah satu desa di kawasan Siulangaling, suatu kawasan terpencil.

Belum ada jalur jalan raya menuju desa ini dari ibukota kecamatan. Sungai Batang Gadis menjadi jalur transportasi menuju desa itu.

Dibutuhkan sekira 4 jam naik perahu (robin) menuju kawasan ini dari ibukota kecamatan, Singkuang.

Beberapa foto pemukiman Hutarimbaru diposting sejumlah pemilik akun sore tadi di facebook, salah satunya akun Canra Pulungan.

“Semoga semua keluarga yang berada di sulangaling selamat dan juga tabah menghadapinya. Desa Hutaimbaru, Muara Batang Gadis, Mandailing Natal, Sumatra Utara, Desa terisolir dan jauh dari kabupaten. mengalami banjir bandang.  Pantai Barat Mandailing Natal Berduka,” tulis Canra Pulungan menyertai foto-foto yang diunggahnya.

Penduduk Desa Hutarimbaru, Muara Batang Gadis, Mandailing Natal melihat dari perahu ke arah rumah yang tenggelam. Foto ini diunggah akun Canra Pulungan di laman facebook, Sabtu (18/12/2021).

Sementara itu, Camat Muara Batang Gadis Edy Iksan Sabtu malam (18/12/2021) dalam keterangan pers dikutip Madina Pos mengungkap terdapat 4 desa yang mengalami kebanjiran di wilayah Siulangaling, yakni Desa Ranto Panjang, Hutaimbaru, Lubuk Kapundung I dan Desa Lubuk Kapundung II.

Ketinggian air yang masuk ke pemukiman warga bervariasi, mulai 2 meter sampai 4 meter. Desa terparah di alami Desa Hutaimbaru.

Selain hujan yang mengguyur wilayah ini, meluapnya sungai Parlampungan yang melintasi desa ini menjadi penyebab kebanjiran, kata Edy Iksan.

Sejauh ini, belum diketahui ada atau tidak korban jiwa.

Edy menyatakan, warga telah mengungsi ke lokasi tertinggi, sebagian ada yang bertahan di atas perahu.

Terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mandailing Natal, Subuki Nasution, dalam satu konfirmasi dikutip Madina Pos membenarkan banjir di kawasan Siulangaling.

Tim reaksi cepat milik BPBD sulit mencapai lokasi terhambat jalur transportasi.

“Kita belum bisa masuk lokasi, akses jalan masih terputus di beberapa titik karena longsor, ke Kecamatan Natal saja tim kita terpaksa berjibaku masuk” kata Subuki.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan ke Jembatan Hutabargot Nyaris Putus

    Jalan ke Jembatan Hutabargot Nyaris Putus

    • calendar_month Sabtu, 17 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    HUTABARGOT(Mandailing Online) – Sambungan badan jalan jembatan Hutabargot, Kecamatan Hutabargot, Mandailing Natal (Madina) terancam purus total akibat abrasi oleh hantaman arus Sungai Batang Gadis. Saat ini sebagaian badan jalan sudah putus di tititk persambungan dengan jembatan. Dinas Pekerjaan Umum Madina diminta segera melakukan langkah-langkah penyelamatan sebelum jalur itu putus total. Jembatan yang berbiaya milyaran rupiah […]

  • Pandemi Sebabkan Jumlah Siswa SMP di Madina Berkurang

    Pandemi Sebabkan Jumlah Siswa SMP di Madina Berkurang

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    BUKIT MALINTANG (Mandailing Online) – Pandemi Covid-19 telah menyebabkan terjadinya pergeseran cara hidup masyarakat. Bukan saja terjadi pada sektor kesehatan, tapi juga pada penentuan tempat sekolah anak-anak. Tingginya kasus Covid-19 pada 2020 lalu membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan belajar di rumah. Namun, awal tahun ini pemerintah membuaka sekolah untuk jenis pesantren. Hal ini memeengaruhi para orang […]

  • Saipullah Infakkan Sebagian Hartanya untuk Bangun Masjid Nurul Haromain Puncak Barokah

    Saipullah Infakkan Sebagian Hartanya untuk Bangun Masjid Nurul Haromain Puncak Barokah

    • calendar_month Minggu, 20 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BUKITMALINTANG (Mandailing Online) – Tokoh masyarakat Mandailing Natal (Madina) yang sukses berkarier di tingkat nasional, H. Saipullah Nasution, SH, MM menginfakkan sebagian hartanya untuk pembangunan Masjid Nurul Haromain di kawasan pengajian Puncak Barokah, Kecamatan Bukitmalintang, Madina. Infak dari Saipullah itu diserahkan langsung kepada pemilik kawasan Puncak Barokah, H. Salman Ahmad Nasution saat Saipullah menghadiri […]

  • Anggota DPRD Madina Divonis 2 Tahun Penjara

    Anggota DPRD Madina Divonis 2 Tahun Penjara

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Mandailing Natal (Madina), Ir. Ali Makmur Nasution alias Jaganding divonis Mahkamah Agung 2 tahun penjara, terkait delik penipuan terhadap calon bupati Madina Aswin Parinduri. Putusan ini diketahui ketika Pengadilan Negeri Panyabungan, Kamis (16/1/2014) sekira pukul 16.00 WIB mengirim salinan putusan kasasi Mahkamah Agung itu ke Kejaksaan Negeri Panyabungan. “Salinan […]

  • Harga Raskin di Batu Sondat Batahan Tembus Rp2.120/Kg

    Harga Raskin di Batu Sondat Batahan Tembus Rp2.120/Kg

    • calendar_month Selasa, 12 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Program pemerintah membantu masyarakat miskin melalui program beras untuk rakyat miskin (Raskin) ternyata belum dinikmati masyarakat dengan baik. Hal itu terbukti dari investigasi wartawan di Desa Batu Sondat, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sabtu (09/07/2011) lalu. Berdasarkan pantauan wartawan di Batu Sondat pada saat aparat Desa Batu Sondat menyalurkan raskin, harga jual raskin […]

  • Ribuan Warga Blokir Jalinsum, Tuntut SMGP Angkat Kaki Dari Madina

    Ribuan Warga Blokir Jalinsum, Tuntut SMGP Angkat Kaki Dari Madina

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ribuan  warga dari lima kecamatan di Mandailing Natal (Madina) menutup jalur negara atau jalan lintas sumatera, Selasa ( 11/11) menuntut pemerintah agar mengeluarkan PT.Sorik Marapi Gheotermal Power (SMGP) dari Madina. Gerakan masyarakat 5 kecamatan ini merupakan lanjutan dari aksi-aksi unjukrasa sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan situasi investasi eksplorasi panas bumi bagi […]

expand_less