Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Irigasi Sering Rusak, Belasan Petani Gagal Panen

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 27 Apr 2016
  • print Cetak
Rumpun padi di Desa Muara Siambak sedikit menghasilkan bulir akibat kerusakan irigasi

Rumpun padi di Desa Muara Siambak sedikit menghasilkan bulir akibat kerusakan irigasi

KOTANOPAN (Mandailing Online) – Irigasi sering rusak, belasan petani di Desa Muara Siambak, Kecamatan Kotanopan, Mandailing Natal gagal panen.

tepatnya di desa Muara Siambak dan Muara Pungkut Kab. Mandailing Natal gagal Panen. Kondisi ini tentunya membuat petani pasrah di tengah himpitan ekonomi saat ini.

Informasi yang di himpun dari sejumlah petani, irigasi bondar Bariba Tamiang  yang berhulu di Kelurahan Tamiang sejak mulai masa tanam selalu rusak dihantam arus sungai Batang Gadis jika meluap.

“Irigasinya rusak, bayangkan saja sejak padi ini ditanam tiga bulan lalu, baru satu kali dapat air, setelah itu tidak pernah lagi,” ungkap Husin Lubis seorang oetani di Desa Muara Siambak, kemarin.

Akibatnya kondisi padi tidak dapat berkembang. Tinggi tanaman padi hanya sekitar 30 cm, sedangkan bulir padi tidak ada yang muncul. Padahal, biaya yang dikeluarkan para petani untuk membantu perbaikan irigasi dengan cara gotong royong mencapai Rp. 600 ribu per petani. Namun kerusakan hulu irigasi selalu terjadi jika Batang Gadis meluap.

“Kalau irigasi ini bagus, biasanya pendapatan kami mencapi 70 kaleng setiap panen. Namun panen kali ini pendapatannya hanya 5 kaleng (1 kaleng setara dengan sekitar 12 Kg gabah). Jadi ini murni gagal panen akibat ketiadaan air”, ujarnya.

Hasil panen 5 kaleng ini tentunya tidak mampu lagi menutupi biaya perbaikan irigasi yang telah dikeluarkan. Konon pula menutubi biaya produksi sawah, untuk kebutuhan rumah tangga pun tak terharapkan. Belum lagi untuk biaya sewa tanah areal persawahan kepada si pemilik.

“Padahal, panen ini satu-satunya harapan kita untuk stok belanja satu panen kedepan dan untuk biaya menyekolah anak-anak,”tambah Husin.

Hal yang sama juga dialami petani Asrul Sani Lubis. Diungkapkannya, hasil panennya biasanya mencapai 200 kaleng, tetapi di panen ini hanya 10 kaleng.

“Iya, dapatnya cuma 10 kaleng, berarti hilang 90 kaleng. Kami hanya bisa pasrah, habis bagai mana lagi, irigasinya rusak terus saat musim tanam tiba. Perbaikan telah dicoba beberapa kali, namun selalu rusak dihantam banjir,” ucapnya.

Sejauh ini tak diketahui secara pasti luas areal persawahan yang gagal panen. Hanya saja berdasar catatan, terjumlah sekitar 15 petani yang mengalaminya.

Peliput : Lokot Husda Lubis

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Madina dan PLN Bahas Kebutuhan Gardu Induk di Pantai Barat

    Madina dan PLN Bahas Kebutuhan Gardu Induk di Pantai Barat

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Upaya percepatan pemasangan gardu induk di Kecamatan Natal, Mandailing Natal (Madina), Sumut menjadi pembahasan di Jakarta, Selasa (14/4/2026). Pertemuan antara Bupati Madina Saipullah Nasution dengan Executive Vice Presiden PLN Distribusi Sumatera-Kalimantan Saleh Siswanto itu membahas beberapa poin lainnya. Yakni upaya elektrifikasi desa-desa di Madina yang masih belum terjangkau PLN dan […]

  • Bupati Hadiri Zikir di HUT Madina

    Bupati Hadiri Zikir di HUT Madina

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Zikir – Plt Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution diapit tokoh masyarakat Ismail Lubis (Oji Atas) dan ustaz Mahyudin sebelum memulai kegiatan zikir. Seribuan kaum muslimin dan muslimat melakukan zikir dan do’a di halaman masjid agung Nur Ala Mur, Panyabungan dalam rangka menyongsong Milad Kabupaten Mandailing Natal (Madina) 1998-2014 yang jatuh pada 9 Maret 2014. (foto: […]

  • Memungut Sisa Dari Kontrak Karya Pertambangan di Indonesia (II)

    Memungut Sisa Dari Kontrak Karya Pertambangan di Indonesia (II)

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tidak kurang suara lantang DPR RI telah ikut mendesak keangkuhan PT Freeport Indonesia mematuhi regulasi yang ada di Indonesia. Hal ini terkait desakan pemerintah agar perusahaan tambang raksasa asal Amerika Serikat itu bersedia melakukan renegosiasi kontrak karya. Parlemen menilai Kontribusi dan manfaat kontrak karya dengan Freeport selama ini sangat kecil. Hasil dari perusahaan asing itu, […]

  • Disnakertrans Sumut Buka Posko Pengaduan THR

    Disnakertrans Sumut Buka Posko Pengaduan THR

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumatera Utara mendirikan posko untuk menerima pengaduan masalah pembayaran tunjangan hari raya pada Lebaran 1432 Hijriyah. Kepala Disnakertrans Sumut B.Otb Sihombing di Medan, Rabu, 10 Agustus 2011 mengatakan, pendirian posko itu bertujuan agar kalangan pekerja di Sumut dapat melaporkan permasalahan THR yang terkendala. Hal itu dimaksudkan agar kalangan pekerja […]

  • Hidup Sulit Akibat Harga Karet Murah, Anak-Anak Ikut Mendulang Emas

    Hidup Sulit Akibat Harga Karet Murah, Anak-Anak Ikut Mendulang Emas

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Kesulitan hidup ditengah rendahnya harga karet, menyebabkan akan-anak harus ikut mengais rezeki menutupi kebutuhan sehari-hari keluarga. Ini di Desa Tombang Bustak, Kotanopan, Mandailing Natal Madina). Kalangan anak-anak, remaja, wanita dan para kepala keluarga, berbaur di antara bongkahan batu dan pasir untuk mencari biji emas di Sungai Batang Gadis. Selama ini penduduk […]

  • Oknum Polisi Berbuat Mesum, Massa Serbu Polsek

    Oknum Polisi Berbuat Mesum, Massa Serbu Polsek

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    Ratusan penduduk Kelurahan Sipolu-polu, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyerbu Unit Lantas dan Mapolsek Panyabungan, Jumat sore (20/9/2013) menyebabkan banyak fasilitas rusak dilempari massa. Penyerbuan massa ini diduga akibat emosi massa memuncak menyusul munculnya issu akan ada sweeping oleh polisi terkait peristiwa pemukulan oleh warga terhadap oknum polisi, Bripka Sg yang diduga melakukan perbuatan mesum […]

expand_less