Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Isu Gempa dan Tsunami Beredar, Camat Natal Umumkan Tak Ada Gempa

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 25 Okt 2018
  • print Cetak

Dokumen pengumuman Camat Natal

 

NATAL (Mandailing Online) – Terkait meredarnya isu akan terjadi gempa bumi dan tsunami tanggal 26 Oktober 2018 di Pantai Barat, Kabupaten Madina, pemerintah Kecamatan Natal menerbitkan pengumuman resmi mengeliminir isu tersebut.

Pengumuman dari pemerintah Kecamatan Natal itu bertanggal 24 Oktober 2018 yang ditandatangani Camat Natal, Riplan, S.Sos.

Pengumunan itu telah disebaran ke seluruh desa dalam bentuk selebaran.

Di dalam pengumuman itu disebutkan: berhubung beredarnya berita dari mulut ke mulut tentang adanya kabar akan terjadinya gempa bumi dan tsunami di Kecamatan Natal dan sekitarnya pada tanggal 26 Oktober 2018, bersama ini diberitahukan kepada masyarakat Kecamatan Natal dan sekitarnya, berdasarkan informasi dari BMKG yang dihubungi langsung oleh Camat Natal menyatakan bahwa tidak ada tanda-tanda akan terjadi gempa besar di daerah Kecamatan Natal dan sekitarnya.

Berdasar itu Pemerintah Kecamatan Natal menghimbau kepada masyarakat agar tidak panik dan tetap tenang serta tidak terpengaruh isu-isu yang berkembang yang tidak berdasar.

Sementara itu, Camat Natal, Riplan, S.Sos yang dihubungi Mandailing Online via telefon seluler, Rabu (24/10/201) membenarkan pengumuman tersebut dan telah diedarkan ke desa-desa.

Riplan menyatakan, isu tersebut telah sangat meresahkan masyarakat, oleh karena itu dia telah melakukan hubungan telefon dengan pihak Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wil. I – Medan pada Rabu pagi (24/10/2018).

Hasil kordinasi telefon itu, pihak BMKG Medan menyatakan bahwa berdasar hasil analisa tim Analisa Kegempaan BMKG Medan bahwa tidak ditemukan tanda atau signal akan terjadinya gempa di wilayah Pantai Barat Mandailing Natal (Madina) sebagaimana isu yang meredar.

Pihak BMKG Medan juga menyatakan bahwa mereka tidak pernah mengeluarkan warning maupun informasi tentang akan terjadinya gempa di Pantai Barat Madina.

Camat Natal menyatakan, berdasar hasil kordinasi via telefon dengan BMKG itu dilakukan rapat Muspika Kecamatan Natal dan melahirkan keputusan menerbitkan pengumuman resmi.

Hingga kini, menurut Camat, masyarakat sudah mulai tenang karena pengumuman juga dikumandangkan melalui toa masjid di desa-desa.

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stanvas Lahan Sengketa di Batahan Dinilai Kebijakan Tepat

    Stanvas Lahan Sengketa di Batahan Dinilai Kebijakan Tepat

    • calendar_month Kamis, 17 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kebijakan pemerintah daerah yang men-stanvas-kan (status quo) lahan sengketa seluas 168,5 hektar di Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut dinilai keputusan tepat. Stanvas ditetapkan berdasar nota kesepakatan bersama yang dilahirkan dalam satu rapat koordinasi lintas pihak meliputi bupati Madina, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Madina serta kelompok-kelompok yang bersengketa. “Jadi […]

  • Jeruk Keprok Maga Kembali Dikembangkan

    Jeruk Keprok Maga Kembali Dikembangkan

    • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Setelah sepuluh tahun menghilang, Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali melakukan penanam ribuan batang Jeruk Keprok Maga di atas 50 hektare lahan di Desa Huta Tinggi dan Huta Namale, Kecamatan Puncak Sorik Merapi. Kadis Pertanian Madina Taufik Zulhendra baru-baru ini mengatakan, Jeruk Keprok Maga yang harum wanginya dan manis rasanya, menghilang akibat diserang […]

  • Komunitas Santet Banten Spontan akan Serang KPK

    Komunitas Santet Banten Spontan akan Serang KPK

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    JAKARTA, (Mandailing Online) – Kesaktian Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah memang tak dapat dipandang sebelah mata. Alam nyata dan metafisika seakan bercampur aduk saling melengkapi kisah keluarga dan perjalanan karirnya. Tak pelak, Atut dipandang lebih, hingga keluarganya dapat mencengkeram daerah yang tersebut. Mungkin tidak tanpa sebab, Atut semakin menggurita di Banten. Selain pengaruh Tb Chasan […]

  • Awan Tebal, Hati-Hati Melintas di Aek Latong!

    Awan Tebal, Hati-Hati Melintas di Aek Latong!

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIPIROK-Pengguna jalan yang melintas di Jalinsum Aek Latong, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, diimbau agar lebih waspada. Sebab, kondisi jalan yang berada di kawasan pegunungan ini diselimuti awan tebal. Pantauan METRO Senin (16/1), jarak pandang hanya sekitar 5 hingga 10 meter ke depan. Disamping itu, badan jalan juga dalam keadaan basah, sehingga kondisi ini tentunya […]

  • Bulung Gadung Naiduda Goreng dari Mandailing Malaysia (bagian 2 – selesai)

    Bulung Gadung Naiduda Goreng dari Mandailing Malaysia (bagian 2 – selesai)

    • calendar_month Jumat, 23 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Dahlan Batubara   Bicara cita rasa dan aroma, bulung gadung naiduda goreng ini ternyata sangat berbeda dengan bulung gadung naiduda gulai. Ada semacam rasa orisinil dari kaldu daun ubi di dalam bulung gadung naiduda goreng tersebut. Saya bukan ahli kuliner, tetapi saya bisa merasakan zat-zat ekstraktif yang terdapat di dalam bulung gadung naiduda […]

  • Presiden Jokowi Masih Keliling di Pasar Panyabungan

    Presiden Jokowi Masih Keliling di Pasar Panyabungan

    • calendar_month Jumat, 24 Mar 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hari pertama kunjungan Presiden Jokowi ke Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih sekadar blusukan di Pasar Lama Panyabungan, Jum’at (24/3/2017). Jokowi tiba di Panyabungan dari Barus, sekira pukul 15.20 WIB dengan helikopter mendarat di lapangan Kompi Mangga Dua. Selanjutnya menaiki mobil menuju hotel Rindang, tempat presiden menginap, yang  berjarak sekitar 2 Km […]

expand_less