Kamis, 16 Jul 2026
light_mode

Jenazah Santri Akhirnya Ditemukan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
  • print Cetak

Petugas dan warga usai mengevakuasi jenazah dari Sungai Batang Gadis, Kamis (26/1/2023). Foto: bicaraindonesia/pi

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jenazah santri pesantren Musthafawiyah, Mursyadil Kamil akhirnya ditemukan.

Ditemukan pada Kamis pagi (26/1/2023) di Sungai Batang Gadis tak jauh dari jembatan Hutabargot, Mandailing Natal, Sumut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Mandailing Natal, Mukhsin Nasution membenarkan penemuan santri tersebut.

Dia menjelaskan, penemuan jenazah korban sekitar pukul 07.00 WIB oleh anak sekolah yang melintas di atas jembatan Hutabargot.

“Awalnya ada anak sekolah yang melintas dan melihat sosok jenazah terapung di sungai Batang Gadis. Anak sekolah ini menyampaikan hal tersebut kepada masyarakat yang ada di sekitar lokasi. Masyarakat kemudian menyeret jenazah ke pinggir dan menghubungi BPBD,” katanya.

Mukhsin mengungkapkan, jenazah yang terapung itu telah dipastikan almarhum Mursyadil Kamil.

“Mendapat informasi itu, kami dari BPBD langsung koordinasi dengan Basarnas. Kebetulan turut hadir dari pihak pesantren, setelah mengecek jenazah pihak dari pesantren memastikan bahwa itu santri yang hanyut Senin lalu,” ungkapnya.

Jenazah Mursyadil langsung dibawa ke Rumah Sakit Daerah Panyabungan (RSUD).

“Setelah menerima informasi itu, kami langsung menyiapkan kantong jenazah dan korban sudah dibawa ke RSUD Panyabungan,” tutupnya.

Sementara di ruang jenazah RSU Panyabungan terlihat orang tua korban tak kuasa menahan tangis di hadapan kantong jenazah anaknya. Soripada (sang ayah) beberapa kali memeluk dan mencium kantong jenazah tersebut.

Sebelumnya, Soripada juga turut dalam pencarian korban bersama banyak pihak. Mulai dari Basarnas, tim polres Madina, para santri, masyarakat dan orang tua korban Soripada.

Almarhum adalah santri kelas VII Pesantren Musthofawiyah, Purba Baru, Mandailing Natal, Sumut, asal Desa Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Dia dikabarkan hanyut terbawa arus Aek Singolot, Senin (23/1) petang. Menurut informasi, di diduga kakinya tergelincir pada satu batu di sungai Aek Singolot menyebabkan kepala terbantur pada batu lain dan pingsan sebelum hanyut.

Aliran Sungai Aek Singolot melintasi kawasan Purba Baru, lokasi pesantren Musthofawiyah.

Titik tergelincir almarhum tak jauh dari pesantren.

Sungai Aek Singolot memiliki air asam karena berhulu pada hutan yang berada di kaki Gunung Sorik Marapi. Sungai bermuara pada Sungai Batang Gadis.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Guru, Yusuf Nasution Beri Bingkisan Kepada Guru

    Hari Guru, Yusuf Nasution Beri Bingkisan Kepada Guru

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN  (Mandailing Online) – Calon Bupati Mandailing Natal nomor urut 1, Drs HM Yusuf Nasution,M.Si memberikan bingkisan kepada beberapa orang guru di Desa Lumban Dolok, Kecamatan Siabu, Rabu (25/11). Pemberian bingkisan ini merupakan penghargaan kepada guru di Hari Guru 2015. Guru merupakan tulang punggung pencerdasan anak bangsa. Kunjungan Yusuf Nasution ke Desa Lumban Dolok ini […]

  • Jelang 2 Tahun, SBY Minta KIB II Optimalkan Sisa Waktu

    Jelang 2 Tahun, SBY Minta KIB II Optimalkan Sisa Waktu

    • calendar_month Kamis, 7 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden SBY meminta jajaran menterinya mengoptimalkan waktu tiga bulan ke depan untuk menuntaskan sisa pekerjaan yang masih ada. Sebab bila nanti akan ada ‘penataan lebih lanjut’, maka tidak ada pekerjaan tersisa. Perintah itu disampaikannya presiden saat membuka rapat kabinet paripurna. Rapat digelar di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (7/7/2011). “Oktober nanti genap dua tahun […]

  • Harga Karet Tembus Rp19 Ribu per Kg

    Harga Karet Tembus Rp19 Ribu per Kg

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-Para petani karet di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) saat ini sepertinya dapat tersenyum. Pasalnya, harga karet di Pasar Simangambat, Kecamatan Siabu, Jumat (4/2), menembus Rp19 ribu per kilogram (kg). Muhammad Ikhwan Nasution (40), warga Kelurahan Simangambat saat ditemui METRO usai menjual karetnya menuturkan, sejak beberapa pekan terakhir ini, harga karet yang dijualnya di Simangambat terus […]

  • Pemprovsu Siapkan Perda Kemudahan Investasi

    Pemprovsu Siapkan Perda Kemudahan Investasi

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) tengah menyiapkan penerbitan peraturan daerah (perda) yang mengatur pemberian insentif dan kemudahan investasi. Penerbitan Perda untuk mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi di Sumut. Draf Ranperda Pemberian Insentif dan Kemudahan Penanaman Modal dibahas dalam rapat yang dipimpin Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Sumut Hj R Sabrina dan Kepala Badan […]

  • SEJARAH KIAN KABUR

    SEJARAH KIAN KABUR

    • calendar_month Senin, 8 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Riani, S.Pd.I Guru tinggal di Medan Ranah pendidikan merupakan tempat menempa cikal bakal generasi, agar tercipta gambaran yang kuat pada peserta didik maka mata pelajaran (mapel) Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI) merupakan salah satu sarananya. Namun amat disayangkan bila mapel SKI ini ikut tergerus arus moderasi. Kementerian Agama meminta guru madrasah pengampu mata […]

  • Bupati Madina Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung SLTA

    Bupati Madina Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung SLTA

    • calendar_month Kamis, 29 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung SMA Negeri 2 Kecamatan Muara Batang Gadis, pekan lalu. Pembangunan gedung sekolah ini dalam menjawab kebutuhan infrastrukur sekolah menengah di daerah Sulang Aling yang selama ini merupakan kawasan terisolir. Foto: Hendri Pulungan  

expand_less