Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Jenazah Santri Akhirnya Ditemukan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
  • print Cetak

Petugas dan warga usai mengevakuasi jenazah dari Sungai Batang Gadis, Kamis (26/1/2023). Foto: bicaraindonesia/pi

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jenazah santri pesantren Musthafawiyah, Mursyadil Kamil akhirnya ditemukan.

Ditemukan pada Kamis pagi (26/1/2023) di Sungai Batang Gadis tak jauh dari jembatan Hutabargot, Mandailing Natal, Sumut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Mandailing Natal, Mukhsin Nasution membenarkan penemuan santri tersebut.

Dia menjelaskan, penemuan jenazah korban sekitar pukul 07.00 WIB oleh anak sekolah yang melintas di atas jembatan Hutabargot.

“Awalnya ada anak sekolah yang melintas dan melihat sosok jenazah terapung di sungai Batang Gadis. Anak sekolah ini menyampaikan hal tersebut kepada masyarakat yang ada di sekitar lokasi. Masyarakat kemudian menyeret jenazah ke pinggir dan menghubungi BPBD,” katanya.

Mukhsin mengungkapkan, jenazah yang terapung itu telah dipastikan almarhum Mursyadil Kamil.

“Mendapat informasi itu, kami dari BPBD langsung koordinasi dengan Basarnas. Kebetulan turut hadir dari pihak pesantren, setelah mengecek jenazah pihak dari pesantren memastikan bahwa itu santri yang hanyut Senin lalu,” ungkapnya.

Jenazah Mursyadil langsung dibawa ke Rumah Sakit Daerah Panyabungan (RSUD).

“Setelah menerima informasi itu, kami langsung menyiapkan kantong jenazah dan korban sudah dibawa ke RSUD Panyabungan,” tutupnya.

Sementara di ruang jenazah RSU Panyabungan terlihat orang tua korban tak kuasa menahan tangis di hadapan kantong jenazah anaknya. Soripada (sang ayah) beberapa kali memeluk dan mencium kantong jenazah tersebut.

Sebelumnya, Soripada juga turut dalam pencarian korban bersama banyak pihak. Mulai dari Basarnas, tim polres Madina, para santri, masyarakat dan orang tua korban Soripada.

Almarhum adalah santri kelas VII Pesantren Musthofawiyah, Purba Baru, Mandailing Natal, Sumut, asal Desa Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Dia dikabarkan hanyut terbawa arus Aek Singolot, Senin (23/1) petang. Menurut informasi, di diduga kakinya tergelincir pada satu batu di sungai Aek Singolot menyebabkan kepala terbantur pada batu lain dan pingsan sebelum hanyut.

Aliran Sungai Aek Singolot melintasi kawasan Purba Baru, lokasi pesantren Musthofawiyah.

Titik tergelincir almarhum tak jauh dari pesantren.

Sungai Aek Singolot memiliki air asam karena berhulu pada hutan yang berada di kaki Gunung Sorik Marapi. Sungai bermuara pada Sungai Batang Gadis.

Editor: Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumut Masih Butuh Daging Sapi Impor Australia

    Sumut Masih Butuh Daging Sapi Impor Australia

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan – Merenggangnya hubungan antara Indonesia dan Australia yang disebabkan isu penyadapan oleh Australia kepada beberapa pejabat pemerintahan di Indonesia, ternyata berimbas pada hubungan kerjasama antara kedua negara tersebut. Salah satu imbasnya di sektor perdagangan, seperti impor daging sapi dari Australia yang kabarnya bakal dihentikan pemerintah Indonesia. Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan […]

  • TKHI Kawal Jamaah Haji Lansia Mandailing Natal di Arafah

    TKHI Kawal Jamaah Haji Lansia Mandailing Natal di Arafah

    • calendar_month Senin, 20 Agt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        MEKKAH (Mandailing Online) – Untuk kelancaran ibadah jai asl mandailing Natal, TKHI Kloter 3/MES terus mengawal dan mendampingi jamaah lanjut usia. Selain lanjut usia, juga risti serta jamaah yang memakai kereta sorong, dan akan lebih fokus selama pelaksanaan ibadah di Arafah, Musdalifah dan Mina (Armina). Itu diungkapkan dokter Emmy Evawani dampingi para medis […]

  • Pemkab Madina Akui Belum Ada Plasma Untuk Warga Batahan I

    Pemkab Madina Akui Belum Ada Plasma Untuk Warga Batahan I

    • calendar_month Jumat, 15 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPI TAK BERANI MEMBEBERKAN PENYEBABNYA PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pihak Dinas Kehutanan Perkebunan Mandailing Natal mengakui bahwa realisasi kebun plasma dari PT. Palmaris kepada warga Batahan I belum ada. Itu dikatakan Kepala Bidang Perkebunan Dinas Kehutanan Perkebunan Mandailing Natal, Nirwan,SH menjawab Mandailing Online, Kamis (14/4/2016) di ruang kerjanya. Nirwan mengaku bahwa kebun plasma belum ada […]

  • Menko Perekonomian : Ekonomi Madina di Sektor Perkebunan dan Holtikultura

    Menko Perekonomian : Ekonomi Madina di Sektor Perkebunan dan Holtikultura

    • calendar_month Jumat, 11 Mei 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menteri Perekonomian RI, Darmin Nasution menyatakan potensi kekuatan perekonomian Kabupaten Mandailing Natal berada di sektor perkebunan dan holtikultura. Itu dikatakannya menjawab wartawan di Kampoeng Kaos Madina di Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Jum’at (11/5/2018). “Madina itu, harus diakui, kekuatannya ada pada perkebunan dan holtikulutura,” ujar Darmin. Oleh karena itu, yang harus dipersiapkan […]

  • Sudah 5 Hari Suplai Air dari Tirta Madina Mati di Parbangunan

    Sudah 5 Hari Suplai Air dari Tirta Madina Mati di Parbangunan

    • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Konsumen Tirta Madina di kawasan Parbangunan, Panyabungan, Madina, kecewa karena sudah 5 hari suplai air tak mengalir alias mati. “Sudah 5 hari,” ungkap Nasution kepada Mandailing Online di samping masjid Al-Muhajirin Desa Parbangunan, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Jum’at (8/4/2022). Warga tak tahu mengapa aliran air mati. Mereka tidak memperoleh pemberitahuan dari […]

  • Ada Akil di Pilkada Madina?

    Ada Akil di Pilkada Madina?

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, – Hari ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar sebagai tersangka penerima suap dalam Pilkada Kabupaten Gunung Mas Kalimantan Tengah. Akil Mochtar ditangkap KPK, malam tadi, di rumah dinasnya di Kompleks Widya Chandra, Kuningan, Jakarta Selatan. Akil diduga menerima suap terkait sengketa Pilkada Kabupaten Gunung Mas di Kalimantan Tengah. […]

expand_less