Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Judi Berevolusi Hukum tak Ditakuti

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 1 Feb 2021
  • print Cetak

Oleh: Susi Ummu Ameera
Guru Tahfidz, tinggal di Medan

Judi adalah perbuatan yang meresahkan warga dan Allah tegas melarangnya, namun masih kerap terjadi bahkan seperti jamur yang tumbuh setelah hujan. Sudah ada sanksi namun belum menjadikan para pelakunya jera dan terkesan hukum tak ditakuti.

Seperti kasus yang terjadi baru-baru ini. Polsek Medan Labuhan menggerebek sejumlah lokasi permainan judi di kawasan Jalan Rumah Potong Hewan dan Jalan KL Yos Sudarso, Simpang KIM, Medan Deli, Selasa (5/1/2021) kepolisian menyita 3 unit mesin judi ketangkasan tembak ikan dan sejumlah mesin judi ding dong di lokasi tersebut.

Warga resah dan sudah dilaporkan berulang kali namun masih saja hal yang sama terulang.

Teguran seperti bencana yang datang bertubi-tubipun tidak membuat hati para pelaku judi terhenyut untuk bertaubat atas maksiat yang mereka lakukan. Cara pandang sekuler telah menafikan pengaruh kedzoliman manusia terhadap bencana yang ada. Padahal bisa jadi Allah marah dengan perilaku manusia yang sudah kelewat batas dengan mendatangkan bencana.

Judi atau maksiat lahir dari suasana kehidupan yang jauh dari agama dan tidak tersentuh oleh pengurusan negara terhadap akhlak penduduknya. Sehingga keimanan dan taqwa kepada sang pencipta disampingkan demi kesenangan dan materi belaka.

Hukum di negeri ini seolah hanya formalitas belaka. Maka tidak ada solusi lain selain penerapan Islam secara kaffah mulai dari akar hingga cabang-cabangnya, agak terbentuk insan yang berakhlak dan bertaqwa. Karena hukumnya tegas berasal dari Allah pencipta segala makhluknya.

Sistem sekuler (memisahkan agama dari kehidupan) inilah akar permasalahan di negeri ini. Maka dari itu sudah selayaknya kita beralih kepada sesuatu yang sudah pasti mendatangkan ridha Allah swt.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Intimidasi wartawan, Kajati Sumut layak dicopot

    Intimidasi wartawan, Kajati Sumut layak dicopot

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), AK Basuni Masyarif pantas dicopot dari jabatannya karena telah melakukan upaya intimidasi terhadap wartawan 2 orang Waspada Online saat melakukan konfirmasi atas penyidikan kasus korupsi yang ditangani Kejati Sumut. Intimidasi dan ancaman yang dilakukan Kajati Sumut, AK Basuni dan juga Asisten Intel (Asintel) Kejati Sumut, Andar Perdana […]

  • DLH Madina Sosialisasi Dampak Pencemaran Lingkungan dan Kebersihan Sungai Aek Mata

    DLH Madina Sosialisasi Dampak Pencemaran Lingkungan dan Kebersihan Sungai Aek Mata

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA : Mandailing Online : Kebersihan sungai pada prinsipnya bukan hanya tanggung jawab Pemerintah, akan tetapi seluruh elemen masyarakat mempunyai komitmen terkait hal kebersihan dan menjaga alam di Madina. Hal ini dikatakan Khairul selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal ( Pemkab Madina) saat sosialisasi dengan tema pemulihan kebersihan pencemaran dan kerusakan lingkungan […]

  • Vaksinasi Covid-19 di Desa Pastap Julu Capai 75 %

    Vaksinasi Covid-19 di Desa Pastap Julu Capai 75 %

    • calendar_month Selasa, 21 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Desa Pastap Julu Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal, berhasil memvaksinasi 75 persen dari total populasi warganya di atas umur 15 tahun. Capaian itu tak lepas dari strategi kepala desa melakukan pendekatan pola edukatif  sehingga warga teryakinkan tentang sisi positif setelah divaksin. “Saya meminta dokter melakukan dialog dengan warga tentang vaksinasi,” ungkap Kepala […]

  • Pemkab Madina Diminta Kendalikan Harga

    Pemkab Madina Diminta Kendalikan Harga

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah daerah diminta melakukan antisipasi terkait harga kebutuhan pokok yang mulai merangkak naik dua hari terakhir di Mandailing Natal (Madina). Arman Tanjung, konsumen yang ditemui di pasar lama Panyabungan, Rabu (19/6/2013) mengatakan dua hari ini harga kebutuhan pokok terus merangkak. (berita terkait di http://mandailingonline.com/harga-naik-di-panyabungan/) Asiah, seorang pedagang, mengungkapkan ada dua faktor […]

  • Sedikitnya 700 Warga Siabu Nonton Bersama Film G 30 S PKI

    Sedikitnya 700 Warga Siabu Nonton Bersama Film G 30 S PKI

    • calendar_month Sabtu, 23 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        SIABU (Mandailing Online) – Sedikitnya 700 warga Kecamatan Siabu, Mandailing Natal nonton bersama film G 30 S PKI di halaman kantor Koramil 12/Siabu, Jum’at malam (22/9/2017). Acara nonton bersama sejak pukul 21.00 WIB itu bukan saja memadati halaman kantor Koramil, tetapi meluber hingga ke pinggiran jalan raya menyebabkan kenderaan yang melintas harus melambat. […]

  • Atika Kutuk Bom di Gereja Katedral Makassar

    Atika Kutuk Bom di Gereja Katedral Makassar

    • calendar_month Selasa, 30 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon wakil bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution mengecam aksi bom di depan gereja Katedral Makassar, Minggu kemarin. Dikatakannya bom bunuh diri di Makassar bukanlah kelakuan terpuji. Itu diungkapkan Atika dalam unggahan di akun Facebook-nya Atika Azmi Utammi, Minggu (28/3/2021). “Saya mengecam keras dan mengutuk perbuatan tak terpuji itu,” katanya. […]

expand_less