Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Kadis Perdagangan Nilai Pembagian APBD Madina Tak Adil. Ada Perjalanan Dinas 1M lebih Namun Diefisiensi

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
  • print Cetak

Kantor Dinas Perdagangan Pemkab Madina di komplek perkantoran bukit payaloting aek godang parbangunan, Kecamatan Panyabungan ( ist )

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Fantastis, Anggaran Perjalanan Dinas di Dinas Perdagangan Tahun 2025 senilai Rp. 1.110.835.460. Dari data tersebut tercatat ada dua pos anggaran untuk perjalanan dinas.

Perjalanan dinas biasa terdiri dari 10 item kegiatan dengan pagu anggaran Rp.705.775.460. Dana itu untuk kegiatan belanja perjalanan dinas biasa atau untuk 10 item kegiatan. Contoh realisasinya ada, Rp. 310.980.000. Yang dibagi jadi 6 sub kegiatan Untuk kegiatan biaya uang harian perjalanan dinas ke D.K.I Jakarta, biaya transportasi darat perjalanan dinas luar daerah panyabungan ke kota medan, biaya transportasi udara perjalanan dinas luar daerah (Tiket Pesawat) ASN atau tenaga sukarela dan pihak lain,  kemudian biaya uang harian perjalanan dinas ke Sumatera Utara.

Lalu, Rp.43.011.000. untuk 5 sub kegiatan untuk penyelenggaraan promosi dagang melalui pameran dagang dan misi dagang bagi produk ekspor unggulan yang terdapat pada 1 (Satu) daerah Kabupaten atau Kota, deskripsi di data itu biaya transportasi darat perjalanan dinas luar daerah Panyabungan ke Kota Medan, Biaya uang harian perjalanan dinas ke Sumatera Utara, biaya transportasi darat perjalanan dinas luar daerah panyabungan ke Kota Medan, Biaya uang harian perjalanan dinas ke Sumatera Utara dan beberapa item lainnya.

Salain itu ada perjalanan dinas dalam kota terdiri dari 16 item kegiatan dengan total anggaran Rp.405.060.000. contoh rincian dari 16 item tersebut seperti Rp.38.400.000 untuk kegiatan Penerbitan Izin Usaha Industri (IUI), Izin Perluasan Usaha Industri (IPUI), Izin Usaha Kawasan Industri (IUKI) dan Izin Perluasan Kawasan Industri (IPKI) Kewenangan Kabupaten atau Kota. Selain itu, Rp. 18.000.000. Kegiatan Pengawasan Pupuk dan Pestisida Bersubsidi di Tingkat Daerah Kabupaten atau Kota. dan masih ada 14 item lainnya.

Menanggapi kebenaran anggaran tersebut pekan lalu Khusnul Hotimah selaku bendahara pengeluaran di Dinas Perdagangan mengatakan bahwa anggaran itu sudah di efisiensi.

” itu sudah di efisiensi sekitar 50%, namun untuk jelasnya tanyakan saja Pak Kadis atau PPTK nya yang tahu soal itu, karena Pak Kadis dan PPTK Sebagai PA (Pengguna Anggaran), kebijakan saya terbatas terkait hal itu,” Ujar Husnul pekan lalu diruangannya.

Terkait Dana demikian Kepala Dinas (Kadis) perdagangan Parlin Lubis yang dikonfirmasi tak merincikan anggaran perjalanan dinas itu. Ia sendiri malah mengungkapkan kekecewaan bahwa pembagian APBD yang tak adil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal. Dia beralasan capaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Disperindag yang melebihi target pada tahun 2024 lalu, namun pos APBD yang mereka dapatkan tidak sesuai harapan.

Dia mencotohkan alokasi belanja alat bahan kegiatan kantor Dinas Perdagangan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) teralokasi hanya Rp.184.924.850. Padahal Disperindag mengajukan anggaran saat itu senilai Rp.800.000.000

“Saya mengajukannya anggaran senilai Rp.800.000.000 di (2025), karena dilihat dari PAD yang lebih untuk tahun lalu. Ternyata yang tertampung hanya Rp. 184.924.850 untuk kebutuhan 35 pasar di Madina. Realisasinya beragam untuk sapu, sarung tangan petugas,cangkul dan lainnya. Itu jumlahnya gelondongan,,” jelas Parlin Lubis Pada Mandailing Online diruangannya senin 14/7/2025.

Ia menceritakan bahwa lebih dari 4 miliar PAD yang dapatkan tahun 2024 namu hanya dapat Rp. 180.925.850 untuk belanja alat kebersihan. ” adilkah ini tidak sampai 5% harusnya kami dapat 10% dari PAD itu atau sekitar Rp.400.000.000.” Tegas Parlin Lubis.

Reporter : fikri 

 

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hindari Lakalantas Dibutuhkan Traffic Light

    Hindari Lakalantas Dibutuhkan Traffic Light

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Karena, jalur sepanjang jalan lintas Lingkar Timur di Panyabungan, Madina ramai lalu-lintas, tiap persimpangan membutuhkan traffic light. Ketiadaan traffic light ini bisa mengancam keselamatan pengguna jalan. Amatan METRO, Minggu (29/1), traffic light hanya ada di pintu masuk jalan Lintas Timur (Bila dari arah Tapsel, red) tepatnya di Desa Gunungtua Panggorengan tapi jarang hidup alias […]

  • H2S Dari SMGP Kembali Serang Warga Sibanggor Madina

    H2S Dari SMGP Kembali Serang Warga Sibanggor Madina

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Kebocoran pipa gas milik PT SMGP kembali terulang. Informasi yang didapat Mandailing Online, sekitar pukul 19.15 wib Kamis 22/2/2024. kebicoran terjadi saat percobaan pembukaan lubang bor berlokasi di sibanggor julu, Kecamatan Punvak Soruk Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Dugaan bocornya gas H2S terjadi sehingga warga yang bermukim disekitar pengeboran […]

  • Tidak Semua Dana ADD Untuk Pembangunan Desa

    Tidak Semua Dana ADD Untuk Pembangunan Desa

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dari total dana untuk Anggaran Dana Desa (ADD) untuk tiap desa, tidak semuanya dialokasikan bagi pembangunan desa, sebab sebagaian besar diperuntukkan bagi honor aparat serta ATK kantor desa. Alokasi pembangunan desa dari dana ADD itu tak bisa dipatok. “Kita mengambil contoh misalnya desa itu menerima Rp.48 juta (ADD) dalam satu […]

  • KPK Temukan 17 Titik Rawan Korupsi Pengelolaan Hutan

    KPK Temukan 17 Titik Rawan Korupsi Pengelolaan Hutan

    • calendar_month Jumat, 3 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menurut Wakil Ketua Bidang Pencegahan KPK M Jasin, kerentanan terjadinya tindak pidana korupsi itu akibat dari ketidakpastian hak, ruang investasi, lemahnya regulasi, dan tidak adanya pengelola kawasan hutan di lapangan. “Hasil kajian menemukan 17 kelemahan sistemik dalam aspek regulasi (sembilan temuan), aspek kelembagaan (tiga emuan), aspek tata laksana (empat temuan), aspek manajemen SDM […]

  • Tambang Pasir Resahkan Warga Pidoli

    Tambang Pasir Resahkan Warga Pidoli

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kegiatan penambangan pasir di Pidoli Lombang meresahkan warga. Pasalnya warga belum mengetahui apakah aktivitas itu sudah memperoleh izin eksploitasi atau belum. Penambangan pasir itu berlokasi di sungai Aek Pohon, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut. Informasi yang dihimpun Mandailing Online, Selasa (2/8/2022) perusahaan yang melakukan penambangan itu berjenis […]

  • Di PAPBD 2017,  DPRD Madina Tolak Proyek Taman Raja Batu

    Di PAPBD 2017,  DPRD Madina Tolak Proyek Taman Raja Batu

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Pihak Pemkab Madina pernah mencoba memasukkan sejumlah item proyek pendahuluan Taman Raja Batu ke dalam APBD Perubahan Kabupaten Madina TA 2017, namun ditolak DPRD. Hal itu diungkapkan anggota DPRD Mandailing Natal (Madina) Sahriwan “Kocu” Nasution dari Partai Bulan Bintang dalam satu wawancara khusus dengan Mandailing Online di kediamannya Desa Gunungtua Julu, […]

expand_less