Minggu, 9 Agu 2026
light_mode

KAIN SARUNG DI PEMKAB MADINA

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 18 Mar 2019
  • print Cetak

Warga Miyanmar yang mayoritas Budha juga memakai kain sarung

 

Catatan : Dahlan Batubara

Di India yang mayoritas Hindu. Kain sarung disebut lungi, phanek, mundu, kaili, saaram, vetti. Perbedaan penggunaan istilah ini tergantung pada daerah-daerah di India.

Selain pakaian sehari-hari, juga untuk acara perayaan keagamaan.

Di Sri Langka, juga mayoritas Hindu. Penggunaan kain sarung lebih didominasi pria. Sebenarnya ada juga perempuan. Kain sarung yang dipakai perempuan disebut Redda.

Bahkan, digunakan oleh pejabat negara. Sebagai pakaian yang menunjukkan nilai kerendahan hati. Sekaligus nasionalisme mereka. Karena kain sarung dianggap sebagai pakaian nasional Sri Lanka.

Di Miyanmar, mayoritas Budha, juga berbudaya kain sarung. Sehari-hari. Lelaki, pun perempuan. Di negara yang “mengusir” muslim Rohingya ini, kain sarung dikenal dengan istilah Longji atau Longyi.

Pria Miyanmar menyimpan dompet di kaos dalam. Rokok dan mancis juga di kaos dalam. HP diselipkan di Longyi bagian belakang. Dekat pinggul.

Orang Somalia di Afrika menjadikan kain sarung pakaian sehari-hari. Di manapun Anda di Somalia, pasti melihat orang-orang banyak memakai kain sarung.

Di Afrika Timur, disebut Kanga. Digunakan perempuan Afrika. Kikoy digunakan pria Afrika.

Di Madagascar, disebut Lamba.

Di area Arabian Peninsula, kain sarung dikenal dengan istilah futah, izaar, wizar, ma’waz. Sarung sering digunakan sebagai pakaian sehari-hari. Sebagai bawahan. Atau pakaian tidur. Atau kaftan.

Di Malaysia, Kain Pelikat. Sabok jika yang dipakai perempuan. Tapeh untuk yang dipakai pria.

Di Indonesia. Penduduk di desa-desa masih banyak yang memakai kain sarung. Tetapi kaum milenial-nya sehari-hari sudah celana panjang. Hanya pakai sarung kalau ke masjid.

Santri di banyak pesantren juga pakai sarung. Sehari-hari.

Di Pemkab Madina. Pegawai pria diharuskan memakai kain sarung. Tiap hari Jum’at. Berdasar peraturan daerah tentang Busana Muslim. Dimulai sejak Jum’at (15/3/2019).

Di Al-Qur’an, seingat saya, tak disebutkan kain sarung sebagai busana muslim.

Apakah kain sarung menyebabkan meningkatnya taqwa? Apakah meningkatkan pelayanan birokrasi?

Apakah menurunkan korupsi?

Apakah. Apakah. Apakah.

Di desa-desa terisolir di Madina. Yang jumlahnya puluhan desa itu. Jalannya masih jenis tanah. Menanjak. Becek kalau hujan. Sulit dilalui kenderaan. Membawa hasil pertanian setengah mati. Membawa sembako ke sana setengah mati. Sampai-sampai masuk ke dalam prioritas di visi misi pemerintah daerah.

Sampai kini. Sampai kini. Sampai kini.

Sampai kini belum juga ada kabar datangnya beko dan buldozer. Kabarnya belum juga diaspal. Walau masa priode sudah nyaris berakhir. Warga masih belum “merdeka”.

Walau warganya sejak dulu tetap konsisten memakai kain sarung.***

 

Sumber tambahan : sarungatlas.co.id

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Huraba Masih Miliki Cadangan Lahan Tidur

    • calendar_month Minggu, 26 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Desa Huraba Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal memiliki lahan persawahan seluas lebih kurang 659 hektar. Dan luas ini menjadikan desa itu sebagai pemilik hamparan persawahan di kecamatan itu. Di sisi lain, cadangan lahan tidur yang sangat cocok untuk percetakan sawah baru masih terhampar luas dalam bentuk semi rawa yang tergenang akibat […]

  • Pekan Budaya Memalukan

    Pekan Budaya Memalukan

    • calendar_month Rabu, 20 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        Oleh : Dahlan Batubara   Nama kegiatannya : Pekan Kebudayaan Mandailing Natal 2019. Lazimnya pekan budaya itu lamanya sepekan atau hampir sepekan atau lebih dari sepekan. Tapi hanya 1 hari. Sewajibnya pekan budaya itu diisi ragam kegiatan : festival, pagelaran, pameran, forum kajian hingga ragam perlombaan. Ternyata kegiatan-kegiatan itu tak ada. Alhasil acara […]

  • Sudah 3 Orang Dirawat Sejak Rabu di RSU Panyabungan

    Sudah 3 Orang Dirawat Sejak Rabu di RSU Panyabungan

    • calendar_month Sabtu, 13 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejak Rabu (10/2/2021) sudah tiga orang warga Desa Sibanggor Julu dirawat RSU Panyabungan Ketiganya adalah Linda Sari berusia 35 tahun; Arfan Tanjung 38 tahun; Khaidar 38 tahun. Linda Sari dilarikan ke RSU Panyabungan sekira pukul 21.00 Wib, Jum’at (12/2/2021). Sedangkan Arfan dan Kaidar dibawa ke RSU Panyabungan pada Rabu (10/2/2021). Gejala […]

  • Stok Pupuk di Madina Aman, Harga Masih Normal

    Stok Pupuk di Madina Aman, Harga Masih Normal

    • calendar_month Kamis, 14 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Harga berbagai jenis pupuk baik subsidi dan non subsidi di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) diharga normal. Dari data yang didapat dari salah satu distributor pupuk di Kota Panyabungan PT Mitra Tani Sari menyebutkan pupuk subsidi jenis Urea normal diharga Rp.112.000.Per sak nya dengan ukuran 50kg, dan NPK Phonska […]

  • Bekas Galin Kabel Optik Ancam Pengguna Jalan

    Bekas Galin Kabel Optik Ancam Pengguna Jalan

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Bekas penggalian kabel optik untuk jaringan telpon seluler di Jl. Willem Iskander titik Kelurahan Kayujati, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menyisakan kubangan sedalam sekitar 30 cm berdiameter sekitar 1,5 meter, menyebabkan ancaman bagi pengguna jalan. Pengakuan Ismail, warga setempat, korban sudah jatuh, yakni mobil Avanza terperosok ke dalam kubangan ini pada Rabu […]

  • Uang Masih Faktor Penentu Pemilu di Madina

    Uang Masih Faktor Penentu Pemilu di Madina

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Politik uang masih menjadi faktor penentu dalam pertarungan merebut suara rakyat pada Pemilu legislatif 2014 di Mandailing Natal (Madina). Sejumlah calon legislatif dalam perbincangan dengan Mandailing Online di berbagai kesempatan menyebutkan bahwa mayoritas pemilih di daerah-daerah pemilihan Madina masih menyandarkan pilihannya terhadap caleg yang memberikan uang tunai. Sementara itu, sumber-sumber resmi […]

expand_less