Selasa, 15 Sep 2026
light_mode

Kampoeng Kaos Madina Hadirkan Alat Tenun Kain Khas Mandailing

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 28 Mar 2016
  • print Cetak
Dua Gadis Mandailing sedang menenun kain Mandailing memakai alat tenun bukan mesin di Kampoeng Kaos Madina

Dua Gadis Mandailing sedang menenun kain Mandailing memakai alat tenun bukan mesin di Kampoeng Kaos Madina

Kampoeng Kaos Madina (KKM) sebagai industri kreatif yang memproduksi berbagai jenis produk khas Mandailing, terus mengembangkan inovasi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang, terutama kain bermotif khas Mandailing.

Saat ini KKM telah menambah produknya, berupa produk kain yang diproduksi dengan alat tenun bukan mesin (ATBM). Kain-kain yang diproduksi tersebut memiliki corak dan motif Mandailing.

Upaya KKM menghadirkan alat tenun ini dalam menjawab kebutuhan masyarakat kepada kain yang bermotif khas Mandailing yang terus meningkat, sehingga masyarakat sudah bisa mendapatkan kain khas Mandailing di daerah ini.

Hingga kini, alat tenun itu telah mampu menghasilkan sekitar 50 meter kain dalam sehari. “Kain yang kita produksi dengan alat tenun ini tetap mengedepankan motif ciri khas Mandailing,” ujar Sobir Lubis, Ketua Kampoeng KKM menjawab wartawan, Senin (28/3).

Selain menghadirkan alat tenun, pihak KKM juga telah melatih kaum muda perempuan Mandailing yang akan mengoperasikan alat tenun tersebut dengan pelatih yang professional sehingga karyawan KKM mampu memproduksi kain khas Mandailing berkualitas tinggi.

“Dalam pengoperasian alat tersebut, KKM sebelumnya telah mengirimkan bebarapa orang untuk dilatih bagaimana tata cara, sehingga menghasilkan produk yang bagus,” katanya.

Dijelaskannya, selama ini dalam menghasilkan produk ciri khas Mandailing, KKM masih menggunakan cetakan ataupun sablon. “Kita bersyukur sekali atas adanya alat tenunan, sebab konsumen sudah bisa memilih bagaimana motif kain yang mereka perlukan, baik cetakan, sablon maupun hasil tenunan langsung” jelasnya.

Sementara itu, N Lubis warga Kelurahan Kota Siantar salah seorang pekerja yang mengoperasikan alat tenun di KKM mengatakan, sebelumnya dia bersama rekannya terlebih dahulu mendapat pelatihan bagaimana tata cara mengoperasikan alat tenun untuk memperoleh hasil yang bagus.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KKM bisa diterima bekerja, tentu sebelum terjun kami mendapat pelatihan agar hasil kain motif bernuansa Mandailing lebih bagus, sehingga konsumen tidak kecewa dengan hasil karya KKM,” ujarnya.

Sejak berdiri pada tahun 2008, KKM yang beralamat di Jl. Jambu, Lintas Timur, Sipolu-polu, Panyabungan ini juga telah mampu mebuka lapangan kerja. Saat ini jumlah karyawan di KKM sebanyak 105 orang, diantaranya 32 tenaga profesional dari pulau Jawa yakni Jawa Barat.

Kehadiran alat tenin non mesin itu, telah menambah ragam produk KKM, yang selama ini berjumlah 12 jenis produk menjadi 13 jenis, yang kesemuanya berbasis pada ciri dan khas Mandailing.

Daftar Produk Kampoeng Kaos Madina

  1. Kaos Madina
  2. Batik Madina
  3. Kain tenun khas Mandailing
  4. Miniatur Gordang Sambilan
  5. Miniatur Bagas Godang
  6. Miniatur Sopo Godang
  7. Cangkir Tempurung
  8. Payung
  9. Gantungan Kunci
  10. Tas
  11. Topi
  12. Lampu Hias
  13. Berbagai ragam sablonan, bordiran & jahitan

Editor  : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

    Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Bagian 4 dari 4 tulisan) Oleh: Ludfan Nasution, S.Sos Iya, mengingat pesan Ayahanda, berarti mengenang begitu banyak momentum. Tak jauh beda dengan orang lain atau saudaranya sendiri. Ivan pun sering mengenang Ayahanda dari kisah orang lain dan catatan media. Itu menjadi frame yang bikin rasa “holong na marama” itu lebih besar dan lebih dahsyat lagi. […]

  • Gordang Sambilan Siantona

    Gordang Sambilan Siantona

    • calendar_month Senin, 27 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO) – Grup Gordang Sambilan Martondi dari Desa Siantona, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Mandailing Natal, tampil tadi sore di pondok taman Al-Munawaroh, Jalan Lingkar, Panyabungan, Senin (28/8). Pertunjukan dikesempatan ini menonjolkan Saleot, alat musik tiup yang terbuat dari gabungan tanduk kerbau dengan tempurung kelapa. Pondok taman Al-Munawaroh secara rutin mempertunjukkan atraksi Gordang Sambilan dari […]

  • RAKYAT HANYA MENCARI SESUAP NASI

    RAKYAT HANYA MENCARI SESUAP NASI

    • calendar_month Jumat, 22 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

     PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Rakyat hanya hanya mencari sesuap nasi untuk anak dan istri. Mereka bukan penjahat, bukan pencuri. Kenapa ditangkap hanya karena menambang emas,” kata tokoh masyarakat Naga Juang, Mangaraja Muda Lubis kepada wartawan. Itu diungkapkannya kepada wartawan ditengah kerumunan ribuan massa yang memblokir jalan negara Lintas Sumatera di titik Desa Jambur Padang Matinggi, […]

  • Tak Berkategori

    KPK datangkan tukang kunci ke rumah bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, (Mandailing Online) – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangkan tukang kunci ke rumah Bupati Mandailing Natal (Madina) Hidayat Batubara di Jalan Sei Asahan No 76 Medan, yang mereka geledah, Selasa (14/5) petang. Namun, si tukang kunci tidak berhasil membuka kunci lemari di rumah itu. “Saya kemari dipanggil mereka (KPK). Saya disuruh buka pintu lemari […]

  • PTPN 4 Pertahankan 5000 Hektare Lahan Teh

    PTPN 4 Pertahankan 5000 Hektare Lahan Teh

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan – PT Perkebunan Nusantara 4 akan mempertahankan luas areal tananam tehnya yang dewasa ini tinggal 5.000 hektare dari 7.500 hektare sebelumnya. “Luas areal teh yang seluas 5.000 hektare di tiga lokasi kebun akan dipertahankan untuk menjaga nama Sumut sebagai penghasil teh sekaligus pendapatan perusahaan dari produk itu,” kata Direktur Utama PTPN 4 Dahlan Harahap […]

  • Alumni Musthofawiyah Tak Berafiliasi Pada Capres Manapun

    Alumni Musthofawiyah Tak Berafiliasi Pada Capres Manapun

    • calendar_month Jumat, 15 Feb 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        MEDAN (Mandailing Online) – Abituren atau alumni Pesantren Musthofawiyah Purba Baru menegaskan bahwa tidak berafiliasi dengan calon presiden mana pun dalam Pilpres 2019. Itu ditegaskan Ketua LBH DPP Keluarga Abituren Musthofawiyah (KAMUS), Dedi Pranoto,SH yang diterima Mandailing Online via WhatsApp, Jum’at (15/2/2019). Selanjutnya, Dedi menyatakan atas nama DPP Keluarga Abituren Musthofawiyah, LBH DPP […]

expand_less