Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Kasus DAK Dinas Pendidikan Madina, Mahasiswa “Adu Mulut” dengan Humas Kejatisu

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 18 Feb 2021
  • print Cetak

Mahasiswa saat demo di Kejatisu, Rabu (17/2/2021) menuntut penanganan secara hukum dugaan korupsi dana DAK TA 2020 di Dinas Pendidikan Mandailing Natal. Foto : dok Koman Koran.

MEDAN (Mandailing Online) – Puluhan mahasiswa yang berasal dari Mandailing Natal demo di Kejatisu menuntut penanganan secara hukum dugaan korupsi dana DAK TA 2020 di Dinas Pendidikan Mandailing Natal.

Mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Anti Korupsi dan Penindasan (Koman Koran) Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) Rabu (17/2/2021) itu mempertanyakan penanganan dan pengusutan secara hukum kasus DAK (Dana Alokasi Khusus) Tahun 2020 yang diduga kuat kental dengan aroma KKN, mal administrasi dan mark up  yang berpotensi merugikan keuangan negara milyaran Rupiah.

“Hari ini kita kembali turun kejalan, menuntut penuntasan kasus DAK Dinas Pendidikan Kab Madina. Kejatisu kita minta harus profesional, serius dan jangan diam melihat dugaan penyalahgunaan anggaran Dana DAK sebesar 11 Milyar yang dikucurkan ke 56 sekolah di Kab Madina” teriak Koordinator Aksi, Taufik Pulungan.

Dalam orasinya, Taufik mengatakan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) dan rehabilitasi yang anggarannya melalui DAK dengan menganut sistem swakelola, tapi prakteknya menurut Investigasi kami telah  diperjualbelikan dengan komitmen fee, mafia proyek dan dikerjakan lewat PL (Penunjukan Langsung) oleh Kontraktor. Hal ini telah mengangkangi Permendikbud Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Teknis DAK Fisik Bidang Pendidikan

Selain itu, dugaan praktek KKN, mark up anggaran dan indikasi fiktif telah menyeruak dan menjadi rahasia umum untuk memperkaya oknum tertentu di Dinas Pendidikan.

“Kita sudah kesal dengan Inspektorat Kab Madina dan Kajari Panyabungan yang mendiamkan persoalan ini. Makanya kita turun kedua kalinya ke Kejatisu untuk menuntut agar kasus DAK Dinas Pendidikan Kab Madina Tahun 2020 diusut secara tegas, tuntas, transparan. Ini uang negara yang harus memiliki akuntabilitas publik dan tidak boleh diselewengkan. Kita minta dengan tegas kepada Kajatisu untuk memanggil, melakukan penyelidikan secara mendalam. Tangkap dan penjarakan Kadis Pendidikan Gong Matua, Kabid Andre Siregar dan Kasi Program Abdi Pulungan karna diduga kuat sebagai aktor paling berdosa atas konspirasi dan kesemrawutan Dana DAK tersebut” tegas Taufik yang mahasiswa UIN Sumut ini.

Situasi sempat memanas, saat staf Humas Kejatisu, Ika Ayu K Lubis ketika menanggapi tuntutan para mahasiswa, meminta alat bukti dugaaan KKN Dinas Pendidikan Kab Madina.

“Kami ucapkan terima kasih atas kedatangan saudara sekalian dan sebagai komitmen kami dalam pengusutan kasus ini kami meminta bukti dugaan KKN proyek DAK Dinas Pendidikan yang saudara tuntut” ujar Ika yang langsung disambut protes oleh para pendemo.

Sempat terjadi kegaduhan “adu mulut”  antara pendemo dengan pihak Kejatisu karna pendemo menilai bahwa untuk memperdalam kasus ini adalah tugas aparat penegak hukum untuk mencari bukti kuat atas dugaan KKN demi kepastian hukum.

“Tugas Kejatisu adalah mencari, menyelidiki dan membongkar secara transparan kasus hukum terkait korupsi ini. Kejatisu memiliki hak dan wewenang dan sejumlah kapasitas, fasilitas, kompetensi dalam penegakan hukum. Kenapa malah kami ditanyai terkait bukti? Jadi tugas Kejatisu apa? Atau kami aja yang jadi aparat hukum, biar kami usut tuntas kasus hukum ini?” ujar para pendemo.

Situasi makin tak terkendali, saat para pendemo berteriak dan memaksa untuk masuk ke halaman kantor Kejatisu untuk mempertanyakan langsung penanganan kasus ini kepada Kepala Kejatisu. Pasalnya pada aksi pertama (minggu yang lewat) mereka telah menyerahkan seperangkat dokumen kepada Kejatisu bukti pelaporan awal atas dugaan KKN dalam pengelolaan DAK Dinas Pendidikan Kab Madina,

dengan memberikan salah salah satu contoh Paket Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) beserta perabotnya pada SD Negeri 231 Simpang Banyak Kec.Ulu Pungkut dengan anggaran Rp 200.000.000 yang pembangunannya dinilai mangkrak, terbengkalai dan tidak diselesaikan.

Dipertegas para pendemo, bahwa pengelolaan DAK Dinas Pendidikan Kab Madina yang sarat masalah terbukti dari salah satu contoh DAK SDN 231 Simpang Banyak Kec. Ulu Pungkut sebesar Rp. 200 juta dinilai amburadul dan ugal ugalan. Hasil bangunan tersebut sampai sekarang mangkrak, terbengkalai, tak berkwalitas, tak diselesaikan ibarat  rongsokan bebatuan yang telah diselimuti lumut serta beratapkan langit dan beralaskan tanah. Padahal pembayaran dari proyek tersebut telah terealisasi 100 persen” tambah Koordinator Aksi Imam Nasution

Merasa kesal atas tanggapan Kejatisu, para pendemo berjanji akan kembali demo lanjutan dengan eskalasi massa lebih besar bila tuntutan penuntasan kasus hukum DAK Dinas Pendidikan Kab Mandailing Natal tidak diproses sesuai aturan.

“Kami ingatkan, agar Kejatisu profesional dan jangan mendiamkan kasus hukum yang telah jadi sorotan publik ini. Kami akan kawal dan tunggu komitmen Kejatisu demi penegakan hukum (law enforcement), pemberantasan KKN  sampai ke akar akarnya,” ujar pendemo sambil membubarkan diri dengan tertib. (rel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pangdam I/BB serahkan bantuan alat pertanian

    Pangdam I/BB serahkan bantuan alat pertanian

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Pangdam I/BB Mayjen TNI Edy Rahmayadi bersama Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan Nasution selasa, (24/3) di desa Salambue selain melakukan tanam perdana juga menyerahkan bantuan berupa kepada 13 kelompok tani dari berbagai desa yang ada di Mandailing Natal, yakni 20 unit hand traktor, 10 unit rontok padi, 1 ton benih padi Siganteng,7 ton pestisida, […]

  • Hari Pelanggan Nasional, BPJS Ketenaga Kerjaan Madina Pastikan Penanganan Pasien Efektif di RSU

    Hari Pelanggan Nasional, BPJS Ketenaga Kerjaan Madina Pastikan Penanganan Pasien Efektif di RSU

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Dalam rangka Hari Pelanggan Nasiona yang jatuhpada  hari ini Senin 4/9/2023, BPKJS Ketenaga Kerjaan Mandailing Natal ( Madina ) mengunjungi sejumlah pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Panyabungan. Mereka yang dikunjungi merupakan pasien yang juga terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenaga Kerjaan. Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan […]

  • Kalau Kondisi Memungkinkan, Prabowo Akan ke Palestina jika Terpilih

    Kalau Kondisi Memungkinkan, Prabowo Akan ke Palestina jika Terpilih

    • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Calon Presiden Prabowo Subianto membuka peluang mengunjungi langsung Palestina jika dirinya terpilih menjadi presiden Republik Indonesia periode 2014-2019 mendatang. Namun, dia masih mempertimbangkan kondisi yang ada di sana nantinya. "Insya Allah, kalau memang memungkinkan keadaannya di sana, kenapa tidak?" Kata Prabowo seusai menghadiri aksi damai untuk Palestina di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (11/7/2014) […]

  • Ahli Hukum Tata Negara : KPU Madina Sudah Harus Putuskan Rekomendasi Bawaslu Sebelum Pencoblosan

    Ahli Hukum Tata Negara : KPU Madina Sudah Harus Putuskan Rekomendasi Bawaslu Sebelum Pencoblosan

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Adanya rekomendasi yang dikeluarkan oleh Bawaslu Mandailing Natal (Madina), sesegera mungkin harus diputuskan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina. Keputusan ini sebaiknya diambil sebelum masa pencoblosan, hal ini dikarenakan akan memberikan kepastian hukum atas rekomendasi yang dikeluarkan oleh Bawaslu Madina. Hal ini dikatakan oleh Ahli Hukum Tata Negara, DR. Mirza […]

  • Ketika Pementasan Drama “Sibaroar Raja Nasakti” Berdimanesi Kronologis

    Ketika Pementasan Drama “Sibaroar Raja Nasakti” Berdimanesi Kronologis

    • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Setelah sukses mementaskan drama “Multatuli” bulan Juli lalu, kini Jeges Art kembali menorehkan kesuksesan mementaskan drama “Sibaroar Raja Nasakti” di Gedung Serbaguna Panyabungan, Sabtu (30/9/2017). Drama ini diselenggarakan kerjasama Jeges Art dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Sibaroar Raja Nasakti” ini dikemas dalam bentuk drama musikal, mengangkat kisah Sibaroar, leluhur marga Nasution […]

  • Dugaan Selewengkan Dana Desa dan Perusakan Aset Daerah. SMSI Madina Laporkan Kades Jambur Baru ke Inspektorat

    Dugaan Selewengkan Dana Desa dan Perusakan Aset Daerah. SMSI Madina Laporkan Kades Jambur Baru ke Inspektorat

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA || Mandailing Online– Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melaporkan Kepala Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, Madina, RH ke Inspektorat, Rabu (01/04/2026). Laporan ini disampaikan sebagai peran kontrol sosial SMSI Madina. Dan Laporan ini langsung diantar ke Kantor Inspektorat Madina. Ketua SMSI Madina, Jeffry Barata Lubis menegaskan laporan yang disampaikan […]

expand_less