Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Kasus korupsi Poltekes rampung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
  • print Cetak


MEDAN – Penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Poltekes senilai Rp9,3 miliar, kepada Jermias Sinaga sudah tuntas, kata Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Medan, pagi ini.

“Sudah selesai tinggal dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Medan, ” tambah Dharmabella Tymbasz. Begitu tersangka pulih dari sakitnya, lanjut Dharmabella, langsung dilimpahkan.

Dharmabelle menegaskan, timnya telah sudah menuntaskan penyelidikan dan penyidikan hingga penyusunan dakwaan.”Sejauh ini kendala, hanya persoalanya kondisi kesehatan tersangka belum memungkingkan untuk dilimpahkan, ” ujarnya.

Menurut Dharmabella, pihak memberikan izin rawat inap atas surat rujukan dr Devi MS tim medis Rutan T.Gusta Medan ke RS Bina Kasih sampai dengan pulih.”Surat izin inap kita keluarkan sesuai rekomendasi dari tim dokter Rutan, ” beber Dharmabella.

Tentang rumah sakit tempat tersangka dirawat, kata Dharmabella, itu bukan menjadi persoalan, sebab sesuai dengan rujukan tim medis Rutan yang bertugas menangani kesehatan para tahanan di sana.

“Perlu diketahui, tersangka bukan dibantarkan, tapi hanya izin rawat ini, jadi jangan salah persepsi, ” tegas Dharmabella. Kalau statusnya dibantarkan, maka, kata Dharmabella, pihaknya yang menentukan rumah sakit tempat tersangka dirawat. “Kalau pembataran, rumah sakit tersangka khusus dan menentukannya penyidik,” tegasnya.

Seperti diketahui, Jeremias Sinaga dirawat di RS Bina Kasih karena hasil pemeriksaan medis dokter di Rumah Tahanan Tanjung Gusta dan diperkuat dokter dari pihak Kejaksaan, tersangka menderita sakit jantung, maag akut, dan depresi tinggi.

Permintaan dirawat inap di rumah sakit atas rekomendasi tim medis dokter di Rutan Tanjung Gusta, dan dokter kejaksaan. Hal ini untuk mempercepat proses penyembuhan tersangka.

Keterlibatan Jeremias Sinaga dalam kasus tersebut yakni ikut menadatangani berita acara pembangunan gedung Poltekes sudah selesai 100 persen, padahal fakta di lapangan hanya 70 persen.

Jeremias merupakan tersangka keempat yang ditetapkan penyidik dalam dugaan korupsi pembanguan gedung Politekes Medan senilai Rp9,3 miliar. Tiga tersangka sebelumnya yakni Pejabat Pelaksana Kegiatan Koesman Wisohudiono, Konsultan Pengawas Daulat Tampubolon, dan Pelaksana Proyek Yong Aye Nehe dihukum berbeda.
Sumber : WAspada online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kantor Panitia CPNS Tersembunyi

    Kantor Panitia CPNS Tersembunyi

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN- Kecurigaan adanya praktik permainan dalam proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2010 di Pemko Medan berhembus kencang. Indikasinya, panitia penerimaan CPNS berkantor di sebuah tempat, di luar Pemko Medan. Bahkan sejak pendaftaran dibuka 20 November lalu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Medan Lahum Lubis sulit ditemui di ruang kerjanya. Informasi yang diperoleh Sumut […]

  • Objek Wisata Sampuraga Mengecewakan, Perlu Perhatian Pemerintah

    Objek Wisata Sampuraga Mengecewakan, Perlu Perhatian Pemerintah

    • calendar_month Kamis, 30 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (MO) – Tokoh masyarakat Kecamatan Panyabungan Barat, Salamuddin mendesak Pemkab Madina, Kamis (30/8) untuk lebih memperhatikan kesinambungan objek wisata Sampuraga yang terletak di Desa Sirambas Kecamatan Panyabungan Barat. Kondisi fisik objek wisata Sampuraga sudah bertahun-tahun memprihatinkan akibat kurang penanganan menyebabkan banyak pengunjung kecewa dan tak mau kembali mengunjunginya. “Lokasinya bersemak, becek, tempat untuk duduk-duduk […]

  • Punya Visi dan Misi yang Kuat dan Jelas, NNB Tiga Kecamatan di Madina Nyatakan Dukungan ke Harun- Ichwan

    Punya Visi dan Misi yang Kuat dan Jelas, NNB Tiga Kecamatan di Madina Nyatakan Dukungan ke Harun- Ichwan

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Naposo Nauli Bulung ( NNB ) 3 Kecamatan yakni Panyabungan Selatan, Lembah Sorik Marapi dan Puncak Sorik Marapi nyatakan bergabung dengn Pasangan Calon Bupati nomor urut 1 Harun-Ichwan. mereka mengaku siap memenangkan pasangan Harun-Ichwan dalam Pemilihan Kepala Daerah ( Pilkada ) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal. Sikap gabungan […]

  • Kemarau, Sumur Penduduk Menyusut

    Kemarau, Sumur Penduduk Menyusut

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Oline) – Sekitar dua bulan dilanda kemarau, sumur penduduk di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengalami penyusutan. Banyak sumur rumah tangga sudah lebih sering keruh saat ditimba berakibat tak layak minum. Masitoh Lubis (30) seorang ibu rumah tangga di Panyabungan, Kamis (20/2/2014) mengaku bahwa sumur yang ada di rumahnya sudah mulai menyusut. Akibatnya mudah […]

  • Banyak PNS ‘Lari’ dari Taput

    Banyak PNS ‘Lari’ dari Taput

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TARUTUNG-Anggota Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tapanuli Utara (Taput), Jasa Sitompul, menyampaikan kritik atas banyaknya PNS setingkat eselon II dan III ‘lari’ dari Pemkab Taput dan memilih berkarir di daerah lain. Kondisi itu menyebabkan proses pembangunan terhambat, sebab PNS yang pindah umumnya para pejabat potensial dan layak menduduki jabatan strategis. Kepala Badan Kepegawaian […]

  • Modernisasi Pada Bentuk dan Tema Dalam Prosa-Prosa Willem Iskander  (1840-1876) (bagian 4-selesai)

    Modernisasi Pada Bentuk dan Tema Dalam Prosa-Prosa Willem Iskander (1840-1876) (bagian 4-selesai)

    • calendar_month Selasa, 7 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: HARIS SUTAN LUBIS Fakultas Sastra Universitas Sumatera Utara   Unsur karakter dan tokoh sebagaimana dapat diikuti melalui cerita yang dibangunnya dapat pula dilihat melalui penggambaran sikap secara psikologis, yang ditemui pada setiap tokoh utama yang ditampilkan. Memang penggambaran karakter tersebut tidaklah setajam dan selengkap sebagaimana dapat ditemui dalam cerpen-cerpen modern Indonesia dewasa ini. Namun […]

expand_less