Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Kasus korupsi Poltekes rampung

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
  • print Cetak


MEDAN – Penanganan kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Poltekes senilai Rp9,3 miliar, kepada Jermias Sinaga sudah tuntas, kata Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Medan, pagi ini.

“Sudah selesai tinggal dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Medan, ” tambah Dharmabella Tymbasz. Begitu tersangka pulih dari sakitnya, lanjut Dharmabella, langsung dilimpahkan.

Dharmabelle menegaskan, timnya telah sudah menuntaskan penyelidikan dan penyidikan hingga penyusunan dakwaan.”Sejauh ini kendala, hanya persoalanya kondisi kesehatan tersangka belum memungkingkan untuk dilimpahkan, ” ujarnya.

Menurut Dharmabella, pihak memberikan izin rawat inap atas surat rujukan dr Devi MS tim medis Rutan T.Gusta Medan ke RS Bina Kasih sampai dengan pulih.”Surat izin inap kita keluarkan sesuai rekomendasi dari tim dokter Rutan, ” beber Dharmabella.

Tentang rumah sakit tempat tersangka dirawat, kata Dharmabella, itu bukan menjadi persoalan, sebab sesuai dengan rujukan tim medis Rutan yang bertugas menangani kesehatan para tahanan di sana.

“Perlu diketahui, tersangka bukan dibantarkan, tapi hanya izin rawat ini, jadi jangan salah persepsi, ” tegas Dharmabella. Kalau statusnya dibantarkan, maka, kata Dharmabella, pihaknya yang menentukan rumah sakit tempat tersangka dirawat. “Kalau pembataran, rumah sakit tersangka khusus dan menentukannya penyidik,” tegasnya.

Seperti diketahui, Jeremias Sinaga dirawat di RS Bina Kasih karena hasil pemeriksaan medis dokter di Rumah Tahanan Tanjung Gusta dan diperkuat dokter dari pihak Kejaksaan, tersangka menderita sakit jantung, maag akut, dan depresi tinggi.

Permintaan dirawat inap di rumah sakit atas rekomendasi tim medis dokter di Rutan Tanjung Gusta, dan dokter kejaksaan. Hal ini untuk mempercepat proses penyembuhan tersangka.

Keterlibatan Jeremias Sinaga dalam kasus tersebut yakni ikut menadatangani berita acara pembangunan gedung Poltekes sudah selesai 100 persen, padahal fakta di lapangan hanya 70 persen.

Jeremias merupakan tersangka keempat yang ditetapkan penyidik dalam dugaan korupsi pembanguan gedung Politekes Medan senilai Rp9,3 miliar. Tiga tersangka sebelumnya yakni Pejabat Pelaksana Kegiatan Koesman Wisohudiono, Konsultan Pengawas Daulat Tampubolon, dan Pelaksana Proyek Yong Aye Nehe dihukum berbeda.
Sumber : WAspada online

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anatra vs Sepeda Motor, Satu Orang Tewas, 10 Pelajar luka

    Anatra vs Sepeda Motor, Satu Orang Tewas, 10 Pelajar luka

    • calendar_month Senin, 20 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Belum lama kecelakan Anatra yang ugal-ugalan di jalan raya menewaskan satu penumpang santri Mustofawiyah dua pekan lalu, kini tabrakan maut antara angkutan umum Anatra dengan sepeda motor terjadi lagi. 1 orang meninggal dunia, beberapa abak sekolah luka-luka. Tabrakan ini terjadi di jalan Lintas Sumatera di Km 22-23 atau titik Desa Lumban […]

  • Mendagri didesak nonaktifkan Bupati Madina

    Mendagri didesak nonaktifkan Bupati Madina

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    MEDAN – Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (DPP IMA Madina) hari ini menyurati Menteri Dalam Negeri ( Mendari) Gamawan Fauzi meminta agar Bupati Madina Hidayat Batubara yang saat ini dipenjarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Rumah Tahanan (Rutan) Guntur Jakarta terkait kasus suap segera di nonaktifkan. Menurut Ketua DPP IMA Madina Ahmad […]

  • Tender Pembangunan Bandara Malintang Dimulai Tahun Ini

    Tender Pembangunan Bandara Malintang Dimulai Tahun Ini

    • calendar_month Selasa, 21 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) : Pembangunan Bandara Bukit Malintang insyaalah akan dimulai tahun ini. Kepala Dinas Perhubungan Mandailing Natal (Madina) Hendra Saputra menjawab Mandailing Online via Whatsaap, Selasa (21/1/2020) proses tender akan dimulai dalam 2 bulan ke depan. “Setelah rapat dengan menteri dan staf teknis, tanda bintang anggaran bandara telah dicabut tandanya anggaran tersebut […]

  • Lagi MCK Dana Desa di Batang Gadis Jae Bertahun Tak Berfungsi

    Lagi MCK Dana Desa di Batang Gadis Jae Bertahun Tak Berfungsi

    • calendar_month Sabtu, 22 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Bertahun tahun, bangunan MCK di Desa Batang Gadis Jae, Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal tak terawat bahkan tak berfungsi, padahal MCK tersebut dibangun dari Dana Desa tahun 2020 lewat. Dari hasil investigasi, kondisi bangunan MCK saat ini di tutupi rumput liar, kondisi MCK sendiri tidak miliki air sebagai mana fungsinya […]

  • Menelusur Tiga Kampung Berbahasa Mandailing di Negeri Sembilan, Malaysia

    Menelusur Tiga Kampung Berbahasa Mandailing di Negeri Sembilan, Malaysia

    • calendar_month Kamis, 7 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara Pemimpin Redaksi Mandailing Online   Kawasan itu serupa dengan kawasan Kotanopan dan Ulu Pungkut, berbukit dan sedikit memiliki hamparan lembah maupun hamparan landai. Namanya Kampung Kerangai di Jelebu, Negeri Sembilan, Malaysia. Sebuah perkampungan kaum Mandailing yang berbahasa Mandailing. Misalnya anda orang Mandailing dari Indonesia datang ke kampung ini, jangan berbahasa Melayu […]

  • Atika Santuni Anak Yatim di Pakantan

    Atika Santuni Anak Yatim di Pakantan

    • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PAKANTAN(Mandailing Online): Wakil bupati Madina terpilih, Atika Azmi Utammi Nasution, menyantunan anak yatim di Kecamatan Pakantan, Senin (28/6/2021). Penyantunan dipusatkan di Desa Huta Gambir, kediaman H. Pahmi Lubis. “Acara hari ini adalah personal sebetulnya. Saya dengan masyarakat Kecamatan Pakantan membayar nazar,” sebut Atika di sela-sela acara penyantunan anak yatim. Lisda orang tua dari anak yatim […]

expand_less