Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Kelakuan Para Pemuda Membuatku Menangis

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 11 Apr 2021
  • print Cetak

Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd
Pemerhati Generasi Muda tinggal di Barus

Hari ini aku termenung melihat para pemuda yang sangat sekuler dan individualis. Bagaimana tidak, banyak dari mereka dalam pergaulannya suka sekali melemparkan kata-kata yang tidak pantas dan tidak layak untuk diucapkan oleh seorang muslim. Kata-kata yang mereka keluarkan itu adalah kata-kata kotor dan menjijikkan. Tetapi hal itu dianggap lumrah dan menjadi bahasa sayang kata mereka. Dan ini semua mereka dapatkan awalnya dari tontonan dan publik figur.

Sungguh sedih sekali hati ini melihat kelakuan para pemuda hari ini. Aku menangis dan tak mampu berkata-kata saat mereka melemparkan semua ucapan itu. Rasanya telingaku panas dan hatiku hancur berkeping-keping sehingga membuatku sedih sekali sampai aku ingin meneteskan air mata jikalau mendengarkan perkataan mereka itu.

Bukan itu saja.

Setiap malam aku juga menyaksikan para anak muda berbaris-baris untuk bermain game online di jembatan dekat rumahku. Mulai dari selesai salat isya sampai tengah malam anak-anak muda itu di sana. Hal ini membuatku termangu dan dalam hatiku bertanya apakah orang tua mereka tidak merasa kehilangan anaknya sehingga tidak mencari mereka. Tetapi kurasa orang tuanya tidak mencarinya sebab setiap malam mereka selalu di sana tanpa pernah absen kecuali jaringan rusak.

Sedih sekali rasanya hati ini. Bagaimana nasib negeri ini ke depannya jika keseharian mereka tak pernah diisi dengan kegiatan yang mendekatkan mereka kepada Allah. Bagaimana para pemuda generasi muslim ini bisa terpaut dengan masjid jika aktivitas mereka selalu jauh dari yang Allah perintahkan. Apakah generasi penerus seperti Al-Fatih akan muncul dari generasi ini? Sungguh ini adalah kemustahilan.

Iya bagaimana lagi ini semua adalah kenyataan yang harus aku dan kita semua hadapi sebab kita hidup dalam sistem kapitalisme-sekuler yang mana semua aturan yang berlaku dalam sistem ini sangat menjauhkan kita dari aturan Allah yang Maha Pencipta dan Pengatur.

Sistem kapitalisme memang menciptakan generasi yang tidak patuh kepada aturan Allah. Karena memang sistem ini memberikan fasilitas kepada umat agar selalu mementingkan kesenangan dunia. Makanya dalam sistem kapitalisme ini lahirlah berbagai macam media dan alat untuk memudahkan umat bermaksiat kepada Allah dan jauh dari aturannya.

Jelaslah sudah sistem kapitalisme ini memang hanya mementingkan keuntungan apa yang didapatkan para kapitalis dengan membuat sesuatu kepada umat. Kalau mendapatkan manfaat dan keuntungan besar maka akan dipublikasikan dan diberikan dengan mudah kepada umat walaupun itu jelas haram. Seperti membuat tontonan dan games online yang tak berfaedah.

Begitulah kenyataan hidup kita sebab tak mau menerapkan sistem Islam kaffah. Sistem Islam kaffah adalah sistem yang berasal dari Allah. Sehingga dengan menerapkan sistem ini maka hidup kita akan bahagia dunia dan akhirat. Sebagaimana yang telah Rasullulah terapkan, diikuti oleh sahabat dan para tabiut tabiin. Islam berjaya 1300 tahun dengan peradaban yang gemilang dan generasi yang luar biasa.

Dan dengan diterapkannya sistem islam kaffah maka generasi penerus seperti Muhammad Al-fatih akan lahir dan membuat para musuh Islam gentar dan ketakutan. Muhammad Al-fatih adalah pemuda yang hidupnya hanya untuk beribadah kepada Allah. Sejak beliau kecil ibunya sudah memberikan maklumat kepadanya tentang bisyaroh Rasulullah mengenai penaklukan Konstantinopel. Muhammad Al-fatih dari kecil sudah diserahkan kepada seorang ulama agar dididik menjadi hamba yang taat kepada Allah dan juga semenjak beliau baligh tidak pernah sekalipun beliau meninggalkan shalat malam. Beliau juga ahli dalam segala bidang ilmu dan menguasai banyak bahasa. Saat umur 19 tahun beliau sudah menjadi Khalifah dan umur 21 tahun beliau sudah menaklukkan Konstantinopel. Muhammad Al-fatih adalah generasi yang lahir dari sistem islam kaffah yang hidupnya hanya untuk Allah saja.

Makanya hari ini kita harus memperjuangkan sistem Islam kaffah untuk tegak kembali agar generasi muda hari ini seperti generasi para terdahulu kita.

Wallahu’alam bishowab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Beli 8 Pesawat Tempur Brasil

    Indonesia Beli 8 Pesawat Tempur Brasil

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SAO PAULO, Raksasa penerbangan Brasil, Embraer, Rabu (10/11/2010), mengumumkan, perusahaan itu memenangi kompetisi internasional untuk menyediakan delapan pesawat serang ringan turboprop Super Tucano bagi Angkatan Udara Republik Indonesia. Embraer tidak membeberkan berapa besar nilai perjanjian tersebut, tetapi koran lokal menyebutkan angka 10 juta dollar AS. Perjanjian itu mencakup stasiun pendukung di darat dan suatu paket […]

  • CV Parak Tala Bantah Penyebab Abrasi Lahan Kebun Sawit Warga Kampung Sawah Natal

    CV Parak Tala Bantah Penyebab Abrasi Lahan Kebun Sawit Warga Kampung Sawah Natal

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    NATAL ( Mandailing Online )- Direktur CV Parak Tala Asruddin membantah aktifitas Kapal Keruk miliknya sebagai penyebab abrasinya sejumlah lahan perkebuna sawit warga Desa Kampung Sawah, Kecamatan Natal, Mandailing Natal. Senin 4/9/2023. Lewat sambungan tlephon, ia mengaku aktifitas Kapal Keruk milik perusahaan nya hanya beraktifitas selama dua hari di sungai batang natal di Desa Kampung […]

  • Agar Mudik Lancar Jalinsum Harus Diperbaiki

    Agar Mudik Lancar Jalinsum Harus Diperbaiki

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PALUTA, – Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang ada di daerah Pamuttaran, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) kondisinya sangat memprihatinkan. Selain rusak parah, jalan juga dipenuhi lubang dan sangat membahayakan pengendara. Untuk itu diminta kepada Dinas PU dan Bina Marga Provinsi Sumatera Utara (Provsu) segera memperbaiki jalinsum ini agar tidak membahayakan pengendara yang melintasinya dan tidak […]

  • Seluruh Elemen Masyarakat Diminta Sukseskan Gerakan Magrib Mengaji

    Seluruh Elemen Masyarakat Diminta Sukseskan Gerakan Magrib Mengaji

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seluruh elemen masyarakat Mandailing Natal (Madina) terutama para alim ulama, guru agama dan tokoh masyarakat agar mensukseskan program Magrib Mengaji yang dicanangkan oleh pemerintah daerah. Harapan itu dihimbaukan Plt Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dalam sambutannya pada peringatan Isra’Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW di Mesjid Agung Nur Ala Nur, Panyabungan, Kamis, […]

  • KAIN SARUNG DI PEMKAB MADINA

    KAIN SARUNG DI PEMKAB MADINA

    • calendar_month Senin, 18 Mar 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : Dahlan Batubara Di India yang mayoritas Hindu. Kain sarung disebut lungi, phanek, mundu, kaili, saaram, vetti. Perbedaan penggunaan istilah ini tergantung pada daerah-daerah di India. Selain pakaian sehari-hari, juga untuk acara perayaan keagamaan. Di Sri Langka, juga mayoritas Hindu. Penggunaan kain sarung lebih didominasi pria. Sebenarnya ada juga perempuan. Kain sarung yang […]

  • Demo Sidimpuan Sempat Ricuh, Mahasiswa dan Polisi Luka

    Demo Sidimpuan Sempat Ricuh, Mahasiswa dan Polisi Luka

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PADANGSIDEMPUAN (Mandailing Online) – Demonstrasi mahasiswa di Padangsidempuan, Sumut, Jum’at (27/9/2019) ricuh. Sejumlah mahasiswa dan polisi luka. Aksi penolakan RUU KPK dan KUHP oleh seribuan mahasiswa itu awalnya berlangsung damai. Namun berubah kericuhan ketika demonstran mencoba menerobos ke gedung dewan melalui pintu gerbang yang dijaga polisi. Faseberita.id melaporkan, personil polisi yang menahan aksi dorong […]

expand_less