Senin, 26 Okt 2026
light_mode

Kementerian ESDM Diminta Tinjau Ulang izin PT SMGP

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 4 Feb 2021
  • print Cetak

Al Hasan Nasution (kedua, sebelah kanan) saat memimpin delegasi demo MPC Pemuda Pancasila di Ruang Paripurna DPRD Kab Madina. (foto : dok pribadi)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tokoh pemuda mendesak Kementerian ESDM meninjau ulang izin PT SMGP dalam eksploitasi panas bumi untuk pembangkit listrik.

Desakan itu menyusul hasil investigasi Kementerian ESDM terhadap peneyabab keracunan warga Sibanggor di kawasan yang bersinggungan dengan sumur panas bumi yang dikelola PT SMGP.

“Kita beri apresiasi kepada DPR RI dalam hal ini Komisi VII yang telah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada hari ini (Rabu, 03/02) dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral lewat Dirjen Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Dadan Kusdiana. RDP hari ini menguraikan kajian objektif berupa hasil investigasi menyeluruh Kementerian ESDM yang menyebut adanya fakta praktek  ‘mal- operasional’ di lapangan panas bumi Sorik Marapi” ujar tokoh pemuda Kabupaten Madina, Al Hasan Nasution, S.Pd   dalam rilis pers diterima Mandailing Online, Rabu (3/2/2021).

Dijelaskannya, hasil investigasi dari Dirjen EBTKE  merupakan hal yang perlu diapresiasi secara positif untuk pengembangan kasus agar muaranya diusut  secara terang benderang dan merupakan fakta yang tak bisa dipungkiri tentang dugaan keteledoran dan kelalaian PT SMGP.

Dituturkan Al Hasan, pihaknya sendiri pada hari H kejadian (Senin, 25/1/2021) telah mengekspose hasil investigasi MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Madina ke  publik lewat statement ke berbagai media yang “mengutuk keras” dugaan kelalaian dan ketidakprofesionalan  PT SMGP serta menyebut ada dugaan  “humman error’, pelanggaran SOP serta kesalahan tataran aplikatif pada standard baku yang berlaku.

Bahkan kata Al Hasan sedari kejadian itu, pihaknya telah menuntut secara serius kepada managemen perusahaan PT SMGP untuk mencabut pernyataan rilis perusahaan dengan judul “Pernyataan PT SMGP untuk didistribusikan kepada media  (26/1/2021) yang dinilainya PT SMGP hanya melakukan pembenaran sepihak.

“Sejak awal kita telah melihat sinyalemen dan upaya dramatisasi dari PT SMGP untuk mengkaburkan substansi persoalan dengan terkesan menutupi dan mencari “kambing hitam” dengan klaim sepihak bahwa perusahaan telah melakukan aktivitas perusahaan sesuai SOP yang berlaku. Tentu hal ini sangat kontras, karena pasalnya  kegiatan buka sumur (well discharge) adalah salah satu tahapan dalam tahapan eksplorasi pengoperasian PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi) yang harus dilaksanakan dengan prosedur ekstra ketat dan super hati hati. Prosedur SOP dalam buka sumur antara lain harus disosialisasikan secara intensif kepada masyarakat, evakuasi dari well pal, penerapan pariemeter aman, perlengkapan tim Will test dengan SCBA dan gas detector, dan final sweeping,” kata Al- Hasan yang juga menjabat Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Madina.

“Berkali-kali kita beri ‘warning’ kepada PT SMGP, secara logika darimana rumusnya bila SOP dilaksanakan secara baik, tapi masih ada paparan kebocoran gas beracun H2S dari aktivitas well discharge (buka sumur) dan reaksi cepat H2S (gas hydrogen sulfide) tersebut mengakibatkan melayangnya 5 nyawa manusia secara tragis dan puluhan lainnya dirawat intensif di rumah sakit. Tentu hasil analisis kita, tentu ada kesalahan prosedur, keteloledoran dan kelalaian PT SMGP/KS Orka akibat aktivitas dibukanya kran isolasi master plap untuk mengalirkan panas bumi (fluida) di Wellpad I PLTP Sorik Marapi Unit II Desa Sibangggor Julu” ujar Al Hasan yang juga Direktur Eksekutif Madina Institute ini.

“Pasca kejadian, kita berterima kasih atas kesigapan Ditjen EBTKE yang secara terarah dan terukur dengan menghentikan kegiatan/aktivitas SMGP di lapangan panas bumi Sorik Marapi melalui surat Direktur Panas Bumi Nomor T-

150/EK.04/DEP.T/2021 tanggal 25 Januari 2021 hal Penghentian Sementara operasional PT SMGP. Apresiasi juga kita berikan kepada Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi, SIK, M.Si dan jajaranya yang sigap melakukan evakuasi, penyelamatan warga serta pemberian bantuan sosial. Juga terima kasih kita sampaikan kepada Pemkab Madina yang sigap dalam memfasilitasi evakuasi, pengungsian, perawatan korban. Tapi yang membuat kita geram dan miris,  pihak perusahaan sendiri seolah tak peduli dan tak berbuat maksimal menyikapi kejadian naas tersebut” ujar  Al Hasan yang mantan Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) IAIN Padangsidimpuan ini. (rel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ribuan Warga Madina Dapat Sertifikat Tanah

    Ribuan Warga Madina Dapat Sertifikat Tanah

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebanyak 1.000 lembar sertifikat tanah diterbitkan untuk masyarakat di sejumlah desa di Mandailing Natal (Madina). Masyarakat yang memperoleh sertifikat tanah itu antara lain Desa Banjar Aur Utara, Rantobi, Muara Parlampungan, Batu Sondat, Simpang Koje. Penyerahan secara simbolik dilakukan Bupati Madina, Jakfar Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution […]

  • Salut! Eks Korban Gempa Yogya Kirim Bantuan ke Korban Banjir Jakarta

    Salut! Eks Korban Gempa Yogya Kirim Bantuan ke Korban Banjir Jakarta

    • calendar_month Senin, 21 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bantul, (MO) – Duka yang pernah dirasakan saat bencana gempa bumi melanda pada tahun 2006, membuat warga Dusun Bregan, Desa Wijirejo, Kecamatan Pandak, Bantul, DIY bersimpati atas bencana banjir di Jakarta. Sebagai bentuk kepedulian, mereka mengirim bantuan ke korban banjir, Senin (21/1/2013). “Kita di Bantul pernah merasakan penderitaan akibat gempa bumi. Dan saat menyaksikan tayangan […]

  • Jumlah Peserta UN SLTP/SLTA di Madina 10.475 Orang

    Jumlah Peserta UN SLTP/SLTA di Madina 10.475 Orang

    • calendar_month Rabu, 23 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Jumlah sementara peserta Ujian Nasional (UN) TA 2011 di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sebanyak 10.475 orang. SLTP 4.467 orang dan SLTA 6.008 orang. Rincian peserta UN SLTA, SMA sebanyak 1.885 orang, SMK 1.715 orang dan Madrasah Aliyah 2.408 orang. Sementara untuk SLTP, MTs 3.515 orang dan SMP 9.56 peserta. Hal ini dikatakan Kadis Pendidikan […]

  • Drg Bidasari Dikukuhkan Sebagai Direktur RSU Panyabungan

    Drg Bidasari Dikukuhkan Sebagai Direktur RSU Panyabungan

    • calendar_month Rabu, 5 Apr 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Drg. Bidasari dikukuhkan kembali sebagai Direktur Direktur RSU (Rumah sakit Umum) Panyabungan, Rabu (5/4/2017). Pengukuhan itu bersemaan dengan pengukuhan dan pelantikan sejumlah pejabat eseleon III dan IV di RSU Panyabungan. Termasuk pelantikan dr Ahmad Ikhsan Nasution sebagai Direktur RSU Natal. Pelantikan dilakukan Wakil Bupati Madina, Ja’far Sukhairi Nasution di aula […]

  • Banjir Bandang, Jembatan Desa Aek Baru Nyaris Putus

    Banjir Bandang, Jembatan Desa Aek Baru Nyaris Putus

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )– Banjir bandang dari sungai aek baru di desa aek baru Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal ( Madina ) sore ini  Senin 13/11/2023 mengakibatkan jembatan desa nyaris putus. Arus sungai yang besar membuat bram jembatan nyaris terpisah dengan bantalan jembatan. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Muksin Nasution mengatakan, […]

  • ResmiTersangka, Penusuk Anak SD Terancam 7,5 Tahun

    ResmiTersangka, Penusuk Anak SD Terancam 7,5 Tahun

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – John Kei (JK), preman yang selama ini keberadaannya cukup meresahkan masyarakat karena kerap melakukan keributan dan kekerasan ditangkap aparat Polda Metro Jaya, di Hotel C’One, Pulomas, Jakarta Timur, Jumat (17/2) malam. Preman berdarah Maluku ini ditangkap bersama seorang wanita artis berinsial AF saat tengah mengisap sabu di dalam kamar 501. Saat hendak ditangkap […]

expand_less