Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Kementerian ESDM Diminta Tinjau Ulang izin PT SMGP

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 4 Feb 2021
  • print Cetak

Al Hasan Nasution (kedua, sebelah kanan) saat memimpin delegasi demo MPC Pemuda Pancasila di Ruang Paripurna DPRD Kab Madina. (foto : dok pribadi)

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tokoh pemuda mendesak Kementerian ESDM meninjau ulang izin PT SMGP dalam eksploitasi panas bumi untuk pembangkit listrik.

Desakan itu menyusul hasil investigasi Kementerian ESDM terhadap peneyabab keracunan warga Sibanggor di kawasan yang bersinggungan dengan sumur panas bumi yang dikelola PT SMGP.

“Kita beri apresiasi kepada DPR RI dalam hal ini Komisi VII yang telah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada hari ini (Rabu, 03/02) dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral lewat Dirjen Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Dadan Kusdiana. RDP hari ini menguraikan kajian objektif berupa hasil investigasi menyeluruh Kementerian ESDM yang menyebut adanya fakta praktek  ‘mal- operasional’ di lapangan panas bumi Sorik Marapi” ujar tokoh pemuda Kabupaten Madina, Al Hasan Nasution, S.Pd   dalam rilis pers diterima Mandailing Online, Rabu (3/2/2021).

Dijelaskannya, hasil investigasi dari Dirjen EBTKE  merupakan hal yang perlu diapresiasi secara positif untuk pengembangan kasus agar muaranya diusut  secara terang benderang dan merupakan fakta yang tak bisa dipungkiri tentang dugaan keteledoran dan kelalaian PT SMGP.

Dituturkan Al Hasan, pihaknya sendiri pada hari H kejadian (Senin, 25/1/2021) telah mengekspose hasil investigasi MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Madina ke  publik lewat statement ke berbagai media yang “mengutuk keras” dugaan kelalaian dan ketidakprofesionalan  PT SMGP serta menyebut ada dugaan  “humman error’, pelanggaran SOP serta kesalahan tataran aplikatif pada standard baku yang berlaku.

Bahkan kata Al Hasan sedari kejadian itu, pihaknya telah menuntut secara serius kepada managemen perusahaan PT SMGP untuk mencabut pernyataan rilis perusahaan dengan judul “Pernyataan PT SMGP untuk didistribusikan kepada media  (26/1/2021) yang dinilainya PT SMGP hanya melakukan pembenaran sepihak.

“Sejak awal kita telah melihat sinyalemen dan upaya dramatisasi dari PT SMGP untuk mengkaburkan substansi persoalan dengan terkesan menutupi dan mencari “kambing hitam” dengan klaim sepihak bahwa perusahaan telah melakukan aktivitas perusahaan sesuai SOP yang berlaku. Tentu hal ini sangat kontras, karena pasalnya  kegiatan buka sumur (well discharge) adalah salah satu tahapan dalam tahapan eksplorasi pengoperasian PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi) yang harus dilaksanakan dengan prosedur ekstra ketat dan super hati hati. Prosedur SOP dalam buka sumur antara lain harus disosialisasikan secara intensif kepada masyarakat, evakuasi dari well pal, penerapan pariemeter aman, perlengkapan tim Will test dengan SCBA dan gas detector, dan final sweeping,” kata Al- Hasan yang juga menjabat Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Madina.

“Berkali-kali kita beri ‘warning’ kepada PT SMGP, secara logika darimana rumusnya bila SOP dilaksanakan secara baik, tapi masih ada paparan kebocoran gas beracun H2S dari aktivitas well discharge (buka sumur) dan reaksi cepat H2S (gas hydrogen sulfide) tersebut mengakibatkan melayangnya 5 nyawa manusia secara tragis dan puluhan lainnya dirawat intensif di rumah sakit. Tentu hasil analisis kita, tentu ada kesalahan prosedur, keteloledoran dan kelalaian PT SMGP/KS Orka akibat aktivitas dibukanya kran isolasi master plap untuk mengalirkan panas bumi (fluida) di Wellpad I PLTP Sorik Marapi Unit II Desa Sibangggor Julu” ujar Al Hasan yang juga Direktur Eksekutif Madina Institute ini.

“Pasca kejadian, kita berterima kasih atas kesigapan Ditjen EBTKE yang secara terarah dan terukur dengan menghentikan kegiatan/aktivitas SMGP di lapangan panas bumi Sorik Marapi melalui surat Direktur Panas Bumi Nomor T-

150/EK.04/DEP.T/2021 tanggal 25 Januari 2021 hal Penghentian Sementara operasional PT SMGP. Apresiasi juga kita berikan kepada Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi, SIK, M.Si dan jajaranya yang sigap melakukan evakuasi, penyelamatan warga serta pemberian bantuan sosial. Juga terima kasih kita sampaikan kepada Pemkab Madina yang sigap dalam memfasilitasi evakuasi, pengungsian, perawatan korban. Tapi yang membuat kita geram dan miris,  pihak perusahaan sendiri seolah tak peduli dan tak berbuat maksimal menyikapi kejadian naas tersebut” ujar  Al Hasan yang mantan Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) IAIN Padangsidimpuan ini. (rel)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Orok Membusuk Gegerkan Sitamiang

    Orok Membusuk Gegerkan Sitamiang

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Polisi Menduga Mayat Binatang Penemuan orok di bawah jembatan menggegerkan warga Sitamiang, Kelurahan Sitamiang, Kecamatan Psp Selatan, Jumat (22/7) sekitar pukul 12.00 WIB. Begitu mengetahui penemuan itu, warga sontak menyemut di sekitar jembatan. Orok yang berbentuk seperti seonggok daging itu ditemukan persis di sela-sela pipa yang berada bawah jembatan Sitamiang. Sejumlah warga kepada METRO mengaku, […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 41)

    MARSIDAO-DAO (episode 41)

    • calendar_month Jumat, 26 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Dohot do udur dadaboru ni Muklan mangalao mangalusi pio-pio inang ni Si Poso i. Dung juguk Muklan dohot dadaboru i, iobarkon Si Siti nangkan sannari ma sugari pinomparna manandai ompungna boti amangtuana i Bilah. “Inda tolap au be sanga tujia, Amangboru. Mabiar au inda sompat alai manandai ompung ni […]

  • Awal Tugas Pjs Bupati Madina

    Awal Tugas Pjs Bupati Madina

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Membicarakan Pembangunan Kabupaten Mandailing Natal setelah jabatan H.Amru Daulay.SH dan Drs. H.Hasim Nasution pada tanggal 12 September 2010 lalu berahir dan oleh Gubsu H.Syamsul Arifin.SE memberikan kepercayaan kepada Ir. Aspan sofyan Batubara sebagai Pejabat Sementara bukanlah hal yang mudah dan gampang, karena jika salah mengambil kebijakan akan menimbulkan masalah yang baru di tengah-tengah masyarakat. Karena […]

  • SMGP Mau Buka Sumur Lagi, Sibanggor Minta Tunda

    SMGP Mau Buka Sumur Lagi, Sibanggor Minta Tunda

    • calendar_month Selasa, 19 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIBANGGOR (Mandailing Online) – PT SMGP hendak membuka sumur lagi. Rencananya hari ini. Tetapi warga Desa Sibanggor Julu justru minta tunda. Warga masih trauma pada peristiwa demi peristiwa keracunan yang menimpa warga dalam beberapa tahun terakhir. Keracunan sangat fatal. Bukan saja pingsan, banyak warga yang tewas kala sumur panas bumi dibuka. Konflik kepentingan yang saling […]

  • LBH Madina Yustisia Minta Kepolisian Waspadai Tindakan Persekusi Terhadap Jurnalis

    LBH Madina Yustisia Minta Kepolisian Waspadai Tindakan Persekusi Terhadap Jurnalis

    • calendar_month Sabtu, 10 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – LBH Madina Yustisia mendesak kepolisian mencegah teror terhadap wartawan TVRI di Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. “Kami mendesak agar pihak Kepolisian bertindak cepat untuk mewaspadai adanya kemungkinan tindakan main hakim sendiri dari kelompok-kelompok tertentu,” kata Ketua LBH Madina Yustisia Ali Isnandar, SH,MH dalam siaran pers, Sabtu (10/8/2024). Desakan LBH Madina Yustisia […]

  • Ibu Pembuang Bayi di Hutabargot, Ternyata Seorang Guru

    Ibu Pembuang Bayi di Hutabargot, Ternyata Seorang Guru

    • calendar_month Sabtu, 10 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ibu kandung yang mebuang bayi di kawasan Hutabargot ternyata seorang guru SMP. Tersangka berinisial RH (31) warga Desa Hutabargot Lombang Kecamatan Hutabargot, Mandailing Natal (Madina), pekerjaannya guru honor di salah satu SMP Negeri di Panyabungan. Wanita ini ditangkap Polres Madina di kawasan Lingkar Timur Panyabungan depan rumanh makan Paranginan usai menyaksikan […]

expand_less