Senin, 19 Okt 2026
light_mode

Kiprah Para Tokoh Gunung Tua Panyabungan dalam Perjalanan Kebangsaan Indonesia

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 4 Agt 2022
  • print Cetak

DR. Mr. Masdoelhak Hamonangan Nasution. Foto tahun 1943. Foto: koleksi  Kitlv

Pengantar redaksi:
Berikut ini catatan ringkas yang disusun oleh Askolani Nasution tentang sejumlah tokoh dari Mandailing yang mewarnai dinamika kebangsaan sejak era pertengahan 1800-an hingga awal kemerdekaan Indonesia.

Mereka memiliki peran penting di dalam gerak dinamika kebangsaan, baik peran dalam ilmu pengetahuan maupun gerakan kemerdekaan.

Mengejutkan, karena semua tokoh-tokoh dalam catatan ini berasal dari satu keluarga di Gunung Tua, Panyabungan, Mandailing, Sumatera Utara.

Kiprah Para Tokoh Gunung Tua Panyabungan dalam Perjalanan Kebangsaan Indonesia

Catatan ringkas: Askolani Nasution
Budayawan

Sutan Abdul Azis Nasution (1830-1920) Gelar Sutan Kenaikan dari Gunung Tua Panyabungan. Ia anak dari Djamondang (1765-1825) bin Sutan Kumala.

Sutan Abdul Azis memiliki anak:
1) DR Harun Al-Rasid Nasution (1884-1945). Lulus sekolah kedokteran STOVIA, bekerja sebagai dokter di Lampung.
2) DR Abdul Hakim Nasution (1884-1962), ahli hukum masa kolonial.
3) Nagar Samad Nasution (1830-1890), pedagang ternama di residen Tapanuli.

DR. Harun Al-Rasyid Nasution memiliki anak:
1) Ida Loemongga Nasution (1905-1960) dokter pribumi pertama yang berhasil meraih gelar doktor di Belanda tahun 1932.
2) Mr. Gele Harun Nasution (1890-1973). Diusulkan sebagai Pahlawan Nasional dari Lampung atas perannya dalam Perang Kemerdekaan.

Ida Loemongga Nasution pada tahun 1931, di usia 27 tahun, Ida Loemongga dipromosikan sebagai Doktor di bidang kedokteran dengan promotor dr Lang sendiri. Di hadapan para guru besar Universiteit Amsterdam, Ida Loemongga berhasil mempertahankan disertasinya dengan judul “Diagnose en Prognose van aangeboren Hartgebreken” (Diagnosa dan Prognosa Cacat Jantung Bawaan).

DR. Abdul Hakim Nasution. Menjadi walikota pertama Padang. Anaknya Mr. Egon Hakim Nasution, ahli hukum yang menikah dengan putri Husni Thamrin (anggota Volksraad pribumi di Batavia). Ia pengacara terkenal masa itu. Ketika Jepang masuk Indonesia dan Soekarno dibawa Belanda ke Padang, Mr. Egon yang menculiknya dan membawa Soekarno ke Bukit Tinggi.

Nagar Samad memiliki anak;
1) DR. Mr. Masdoelhak Hamonangan Nasution. Sekretaris Wakil Presiden Hatta masa awal Kemerdekaan. Dibunuh oleh Belanda tahun 1948.
2) DR. Makmoen Al-Rasid Nasution. Dokter lulusan STOVIA.

Mereka semua tokoh-tokoh penting masa kolonial yang semuanya berasal dari sebuah rumah di Gunung Tua, Panyabungan.

Mengapa sekarang Mandailing tampak seperti kampung kecil? Karena tidak ada ruang untuk berpikir besar.

(Diramu dari berbagai referensi)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini 15 Kepala Daerah di Sumut yang Dilantik

    Ini 15 Kepala Daerah di Sumut yang Dilantik

    • calendar_month Kamis, 18 Feb 2016
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Jakarta – Sebanyak 15 kepala daerah terpilih di Sumatera Utara menjalani prosesi pelantikan di Lapangan Merdeka, Medan. Pelantikan dilakukan oleh Plt Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi. Acara pelantikan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu (17/2/2016). Kabiro Otda Pemprov Sumut Jimmy Pasaribu lebih dulu membacakan SK Mendagri Tjahjo Kumolo tentang pengangkatan 15 kepala daerah yang […]

  • Pasca Operasi Cairan Diwajah, Suara Nasaruddin Mulai Normal

    Pasca Operasi Cairan Diwajah, Suara Nasaruddin Mulai Normal

    • calendar_month Selasa, 17 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) –Masih ingat Nasruddin, anak usia 11 tahun warga desa tanjung jae, Kecamatan Panyabungan Timur, Mandailing Natal ( Madina ) yang wajahnya membengkak akibat cairan. Kini ia mulai bernafas lega setelah pihak RSU Adam Malik Medan berhasil mengeluarkan cairan diwajahnya. Suara Nasruddin yang sempat nyaris menghilang akibat cairan di wajahnya, sekarang sudah […]

  • MK Tetapkan Sukhairi-Atika Pemenang Pilkada Madina

    MK Tetapkan Sukhairi-Atika Pemenang Pilkada Madina

    • calendar_month Kamis, 3 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Mahkamah Konstitusi (MK) menolak semua gugatan pasangan calon (paslon) Dahlan Hasan Nasution serta Aswin (Dahwin). MK pun menetapkan H. Ja’far Sukhairi Nasution dan Atika Azmi Utammi (SUKA) sebagai pemenang Pilkada Mandailing Natal (Madina) 2020 setelah majelis hakim MK. Sebagaimana dirilis BeritaHuta, pada sidang pembacaan putusan, Kamis (3/6/2021), majelis hakim yang dipimpin […]

  • Rahim Nasution Mundur dari PDIP, Khoirul Amri Bakal Jadi Anggota DPRD Madina

    Rahim Nasution Mundur dari PDIP, Khoirul Amri Bakal Jadi Anggota DPRD Madina

    • calendar_month Rabu, 4 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina, M. Rahim Nasution,S.Sos menyatakan mengundurkan diri dari keanggotaan di PDI Perjuangan. Pengunduran diri itu karena Rahim Nasution akan pindah ke Partai Golkar. Surat pengunduran diri Rahim Nasution itu tertanggal 3 Juli 2018 yang ditujukan kepada DPP PDI Perjuangan di Jakarta; DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumut dan DPC […]

  • Dugaan Korupsi Kades Hutaraja Terus Mencuat. Kegiatan Keagamaan dan Budaya Juga Diduga Takrealisasi

    Dugaan Korupsi Kades Hutaraja Terus Mencuat. Kegiatan Keagamaan dan Budaya Juga Diduga Takrealisasi

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – (Mandailing Online) – Ternyata selain  gaji aparat desa, insentif BPD, Guru Magrib mengaji, Kepala MDA, Bilal Mayit, serta insentif petugas Kesehatan desa yang diduga digelapkan Rahmad Parmonangan selaku Kepala Desa Hutajara Panyabungan Selatan, Madina. Uang kegiatan Program Keagamaan serta Kebudayaan juga di diduga diembat. Ratusan Juta Anggaran Dana Desa dan Dana Desa Tahun […]

  • Dina Kayla “Biola Na Mabugang” Menikah

    Dina Kayla “Biola Na Mabugang” Menikah

    • calendar_month Senin, 6 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan (MO)- Dina Kayla, pameran ibu kandung Safei dan Maliki dalam film “Biola Na Mabugang” resmi mengakhiri masa lajang. Gadis manis bermarga Nasution ini menikah dengan Briptu Ali AN Barus. Akad nikah dilangsungkan di kampung halaman Dina, Desa Kayu Laut, Panyabungan Selatan, Madina, Sabtu (4/2). Sementara resepsi pernikahan dilangsungkan di Jl.Lingkar Timur, Panyabungan, Minggu (5/2). […]

expand_less