Minggu, 25 Okt 2026
light_mode

Kombi, kompor anti meledak

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
  • print Cetak

Dewasa ini kebutuhan masyarakat akan teknologi terbaharukan semakin menguat, salahsatunya adalah teknologi kompor untuk memasak skala rumah tangga, dengan menggunakan bahan bakar terbaharukan yakni bahan bakar yang terbuat dari kegiatan fermentasi, salahsatunya adalah alkohol atau disebut juga bioetanol. Bahan bakunya mulai dari limbah, tetes tebu, hingga singkong. Untuk itulah maka dibutuhkan alat pembakar atau burner pada kompor yang mampu membakar bioetanol tersebut dengan efisien dan sempurna.

Kompor bioetanol yang beredar saat ini biasanya menggunakan kompor sederhana yang penggunaannya bisa kita dapati pada usaha-usaha catering, dengan cara kerja yang hanya berbentuk cawan berisi alkohol / bioetanol dan langsung dibakar, sehingga nyalanya tidak bisa diperbesar atau diperkecil, bahkan untuk mematikannya kadang menunggu bahan bakar habis atau lubang bakarnya ditutup.

Yang lebih modern bisa juga kita beli produk impor yang menggunakan tekanan yang penggunaannya mirip lampu petromak.

kompor bioetanol yang ada di masyarakat :

a. 1. DIBAKAR LANGSUNG

Model seperti ini sering digunakan oleh pengusaha catering untuk memanaskan masakan yang sudah siap hidang, dilihat dari fungsinya maka panas yang dihasilkan kurang panas untuk bisa digunakan dalam kegiatan memasak.

Keluhan dari kompor ini adalah :

1. Kurang panas
2. Tidak bisa diatur besar kecilnya nyala api
3. Mematikan kompor kurang praktis, ditunggu hingga bahan bakar habis atau ditutup lubang bakarnya
4. Jika dinyalakan disarankan bahan bakar sampai habis total, karena jika tidak maka bahan bakar akan terkontaminasi dengan udara luar, sehingga penyalaan berikutnya akan sulit, dikarenakan kadar air pada bahan bakar semakin lama semakin tinggi.

b. 2. MENGGUNAKAN TEKANAN

Model seperti gambar diatas bagus untuk digunakan memasak sehari hari, akan tetapi pada penggunaannya dibutuhkan tekanan bahan bakar untuk menyalakannya, sehingga pada kompor tipe ini sering dilengkapi dengan pompa atau tempat bahan bakar yang khusus.

Keluhan dari kompor ini adalah :

1. Bahan bakar boros.
2. Harganya mahal.
3. Menggunakan tekanan, sehingga diperlukan tenaga untuk memompanya.
4. Pada saat digunakan tidak bisa sambil diisi tangki bahan bakarnya.
5. Berat, karena dibutuhkan bahan baku tangki bahan bakar yang tahan tekanan

Skema kompor bioetanol yang menggunakan tekanan :

1. Bahan bakar berupa cairan
2. Bahan bakar berupa uap
3. Saluran bahan bakar yang dilewatkan diatas nyala api
4. burner
sumber: Kombi

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 100 Desa di Madina Keluar Dari Cengkraman SK 44

    100 Desa di Madina Keluar Dari Cengkraman SK 44

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Sebanyak 100 dari 116 pemukimkan desa di Mandailing Natal (Madina) telah berhasil dikembalikan kepada statusnya menjadi non hutan lindung setelah sekitar 10 tahun statusnya dipaksa menjadi hutan lindung oleh SK Menhut Nomor 44 Tahun 2005. Kabid Kehutanan Dinas Kehutanan Perkebunan Madina, Ahmad Faizal menjawab Mandailing Online, Senin (18/5) menyatakan 100 […]

  • 16 Tahun Mandailing Online: Mendengar, Memberitakan, Mengawal Rakyat

    16 Tahun Mandailing Online: Mendengar, Memberitakan, Mengawal Rakyat

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Supardi
    • 0Komentar

    Oleh: Supardi S.H.I Sociopreneur/Founder Business Ouners Community   … Enam belas tahun bagi sebuah portal berita lokal bukan perjalanan yang pendek. Di tengah perubahan teknologi, munculnya media sosial dan semakin cepatnya masyarakat memperoleh informasi, Mandailing Online telah melewati berbagai zaman sekaligus berbagai tantangan. Hari ini, ulang tahun ke-16 Mandailing Online semestinya tidak hanya dirayakan sebagai […]

  • 2011, cukai rokok naik 10 persen

    2011, cukai rokok naik 10 persen

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA Pemerintah akan menaikkan tarif cukai rokok mulai 1 Januari 2011 dengan besaran bervariasi tergantung dari golongan rokok yaitu antara empat hingga 10 persen. “Kenaikan riilnya empat hingga 10 persen tapi rata-ratanya lima hingga enam persen disesuaikan dengan perkiraan laju inflasi 2011,” kata Dirjen Bea dan Cukai Kemenkeu, Thomas Sugijata di Jakarta, siang ini. Ia […]

  • Hujan Meteor di Malam Bulan Ramadhan

    Hujan Meteor di Malam Bulan Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dua hujan meteor akan memuncak di malam Ramadhan tepatnya pada Sabtu, 13 Agustus 2011, yakni hujan meteor Perseids dan Delta Aquarids. Kedua hujan meteor tersebut akan dilengkapi dengan bulan purnama, yang sayangnya justru mengganggu pandangan ke hujan meteor. Puncak hujan meteor Delta Aguarids akan terjadi saat puncak hujan meteor Perseids dimulai. Keduanya akan menghasilkan 15 […]

  • Kejari Tetapkan Kadis dan Mantan Kadis Kelautan Madina Tersangka Korupsi

    Kejari Tetapkan Kadis dan Mantan Kadis Kelautan Madina Tersangka Korupsi

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Onine) – Kejaksaan Negeri Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) telah menetapkan mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Madina berinisial KS dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Madina berinisial ZMN menjadi tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi dana APBD 2012 dan 2013 di instansi itu. “Hingga saat ini kita baru bisa menetapkan dua oknum […]

  • Bacalon Bupati Madina 2024, Nama Zuhri Mustafa Nasution Dapat Respon Baik

    Bacalon Bupati Madina 2024, Nama Zuhri Mustafa Nasution Dapat Respon Baik

    • calendar_month Rabu, 14 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) muncul nya nama H.Zuhri Mustafa Nasution sebagai bakal calon Bupati Mandailing Natal ( Madina ) mendapat respon dari berbagai pihak salah satunya dari mantan Ketua DPRD Madina AS Imran Khaitami Daulay. Pada Mandailing Online, ia mengaku Munculnya nama Zuhri dalam bursa calon Kepala Daerah Madina menurutnya cukup menggembirakan bagi masyarakat […]

expand_less