Selasa, 21 Jul 2026
light_mode

Lagi Sekretaris Komisi III DPRD Madina Nasrul Hilmi Nasution Tak Hadiri Rapat KUA PPAS APBD Tahun 2026

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
  • print Cetak

Komisi III DPRD Kabupaten Mandailing Natal melaksanakan rapat pembahasan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2026.

Panyabungan ‎(Mandailing Online ):untuk memastikan arah kebijakan anggaran tahun 2026 dapat berjalan optimal, tepat sasaran, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat Madina. Komisi III DPRD Kabupaten Mandailing Natal melaksanakan rapat pembahasan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2026. Rapat tersebut tentu berkomitmen menjaga kualitas perencanaan anggaran demi pembangunan Madina yang lebih baik.

Rapat yang berlangsung di ruang komisi III itu Selasa 18/11/2025 dipimpin oleh Ketua Komisi III M. Rifaldi Nasution yang diikuti Wakil Ketua Komisi III Teguh W Hasahatan, Bahran Saleh Daulay, Zubaidah Nasution, Saripada Lubis, Khairul Anwar Hasibuan, dan Melatinur serta seluruh Mitra Kerja dari Pemkab Madina.

Namun dari sekian anggota Komisi III yang hadir, sosok Sekretaris Komisi III Nasrul Hilmi Nasution lagi lagi tidak terlihat dalam agenda resmi Komisi III DPRD Madina itu.

‎Wakil Ketua Komisi III DPRD Madina Teguh W Hasahatan membenarkan ketidakhadiran Sekretaris Komisi III ini.

‎‎”Iya benar Sekretaris tidak hadir dalam mengikuti rapat ini,” pungkasnya secara singkat.

Nasrul Hilmi Nasution adalah Anggota DPRD Madina dari Partai Golkar. Ia juga anak kandung dari Bupati Madina Saipullah Nasution. Ketidak hadirannya dalam agenda resmi DPRD menjadi sorotan, bahkan Badan Kehormatan Dewan ( BKD ) DPRD Madina lewat Ketua BKD Saripada Lubis pun berencana memanggil legislator partai Golkar tersebut namun terlebih dahulu melalui rapat anggota.

” kami musyawarah dulu anggota Badan Kehormatan Dewan, setelah ada keputusan baru dipanggil,” Kata Soripada Lubis saat diwawancara wartawan selasa 18/11/2025

‎Menurut sumber terpercaya yang di terima Media, bahwa Nasrul Hilmi Nasution ini tidak pernah sama sekali ikut dalam agenda penting DPRD, dan untuk SPPD Pribadi pun di duga tidak pernah pergi, dan di duga juga sering diperwakilkan untuk membawakan surat SPPD nya.

‎Diketahui, bahwa transaksi pembayaran kegiatan kegiatan agenda DPRD ini menggunakan APBD yang langsung di Transfer ke Rekening Anggota DPRD. (Napi)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Tapsel Bagi-bagi Mobil

    Pemkab Tapsel Bagi-bagi Mobil

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tapsel, Walau keuangan daerah dalam keadaan “kolaps” sehingga harus melakukan pinjaman daerah untuk menutupi belanja mencapai Rp 30 miliar, namun Pemkab Tapanuli Selatan tetap mengalokasikan dan merealisasikan pengadaan kenderaan angkutan darat bermotor baik yang dialokasikan di Sekretariat DPRD maupun Sekretariat Daerah. Sukses pengadaan 12 unit mobil dinas baru kepada alat kelengkapan dan Fraksi DPRD dalam […]

  • SAHATA Perkuat Divisi

    SAHATA Perkuat Divisi

    • calendar_month Kamis, 26 Sep 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online ) – Tim SAHATA memperkuat pergerakan seluruh divisi pemenangan pasangan Saipullah-Atika, Kamis (26/9/2024). Hal ini dibahas dalam rapat perdana tim pemenangan di Posko Pemenangan SAHATA, Jalan Willem Iskander, Panyabungan, Madina. Rapat tersebut dihadiri calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution dan para personalia divisi-divisi pemenangan.   Dalam kesempatan itu, […]

  • MEMBASMI KORUPSI LEBIH MUDAH DENGAN HUKUM SYARIAH

    MEMBASMI KORUPSI LEBIH MUDAH DENGAN HUKUM SYARIAH

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sejumlah kalangan menilai upaya pemberantasan korupsi di Tanah Air mengalami kemunduran. Memasuki tahun 2020 publik dikagetkan dengan kasus korupsi Jiwasraya, suap (risywah) Komisioner KPU oleh kader parpol, dan Garuda. Juga masih ada dugaan tindak pidana korupsi yang belum tuntas seperti di Kemenperindag dan Kementerian Agama. Kerugian yang dialami negara mencapai triliunan rupiah. Padahal penindakan terhadap […]

  • Kajatisu Terperangah Sidang Berhenti, Terdakwa Illegal Logging Bebas   Banyak Kasus Korupsi di Sumut Hilang

    Kajatisu Terperangah Sidang Berhenti, Terdakwa Illegal Logging Bebas Banyak Kasus Korupsi di Sumut Hilang

    • calendar_month Sabtu, 27 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN- Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), Sution Usman Aji, mengaku terkejut mengetahui banyak kasus-kasus dugaan korupsi yang pernah ditangani anak buahnya hilang begitu saja. Diantaranya, kasus pembalakan liar yang melibatkan Adelin Lis dan dugaan korupsi di kebun Limau Mungkur milik PTPN II. Sejumlah pihak seperti Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan dan Komisi A DPRD […]

  • Setahun Dibayar Rp 1 Miliar Plus Gaji Rp 65 Juta per Bulan Julio Alkorse Pemain Asing Termahal di PSMS IPL

    Setahun Dibayar Rp 1 Miliar Plus Gaji Rp 65 Juta per Bulan Julio Alkorse Pemain Asing Termahal di PSMS IPL

    • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Sukses bermain bagus sebagai penyerang tersubur di klub lamanya Floriena FC (Malta), Julio Cesar Alkorse yang telah berlabuh di PSMS Indonesian Premier League (IPL) menjadi salah satu pemain asing termahal di tim kebanggaan masyarakat Medan tersebut. Pemain asli dari Argentina itu mendapatkan bayaran per tahunnya lebih kurang Rp1 miliar dan bergaji per bulannya Rp […]

  • Todung Mulia Lubis : Pemerintah dan Kepolisian telah melakukan ‘ommission’ Terhadap Penambang Emas Liar di Madina

    Todung Mulia Lubis : Pemerintah dan Kepolisian telah melakukan ‘ommission’ Terhadap Penambang Emas Liar di Madina

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): tokoh nasional asal Mandailing Natal (Madina), Todung Mulya Lubis sangat menyayangkan kondisi lingkungan yang hancur khususnya ekosistem air sungai Batang Natal, sehingga masyarakat hilir sungai di Natal menjadi korban. Dalam postingan media sosial (Medsos) Facebook miliknya. Beliau memposting sebuah foto tentang keruhnya air Sungai Batang Natal. Menurut Todung dalam postingan […]

expand_less