Rabu, 9 Sep 2026
light_mode

Lebih baik PSMS ke LPI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
  • print Cetak


MEDAN – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan yang digunakan untuk bantuan kepada PSMS melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan senilai Rp6 miliar untuk berlaga di kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia harus dipertimbangkan lagi.

Pasalnya, masih banyak cabang-cabang olahraga yang memerlukan “suntikan” anggaran dari Pemko dan bukan hanya untuk PSMS saja.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Medan, Juliandi, mengatakan Pemko Medan harus menghentikan bantuan yang diberikan lewat APBD kepada PSMS. Apalagi, menurutnya PSMS hanya “beban” bagi Pemko Medan, yang senantiasa menggunakan APBD.

“Meskipun dikatakan bantuannya berstatus hibah, tetap saja anggaran itu membebankan Pemko Medan, “ tegas Juliandi, tadi malam.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan, jika PSMS tetap menggunakan APBD Kota Medan, ditambah dengan tidak adanya prestasi yang didapat, lebih baik PSMS masuk saja ke Liga Primer Indonesia (LPI). “Yang mungkin sebagai alternatif untuk mengurangi penggunaan APBD,” katanya.

“Toh, PSMS hanya berlaga di level ke II. Jadi, lebih bagus PSMS gabung saja ke LPI. LPI kan juga ajang professional sepakbola tanpa menggunakan APBD, “ ujarnya.

Sementara Sekretaris Daerah Kota Medan, Syaiful Bahri Lubis, mengatakan untuk menghentikan bantuan kepada klub profesional itu tahun depan harus ada petunjuk teknis (juknis) dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Kami menunggu petunjuk teknis dari Mendagri. Setiap tahun disampaikan dan itu jelas terlampir apa saja yang dibenarkan atau tidak. Makanya, saya tidak bisa katakan tidak diberi lagi melalui KONI,” katanya.

Bantuan itu diberikan melalui KONI Medan, kata Syaiful, bentuknya hibah. Laporan pertanggungjawabannya pun diserahkan kepada KONI sebagai pemberi dana. “Pemko tidak lagi mencampuri masalah implementasi anggaran tersebut,” kata Syaiful.

Sebelumnya, bantuan diberikan kepada KONI Medan tidak sebesar saat ini yakni Rp14 miliar. Saat KONI Medan diketuai Abdillah (mantan Walikota Medan) bantuan KONI Medan hanya Rp500 juta.

Sebab, bantuan untuk PSMS masih bisa mengalir langsung dari APBD dengan status hibah. Artinya, saat ini KONI hanya sebagai perantara mengalirkan dana untuk PSMS.

“Kami tidak mau terlalu maju dulu dalam hal ini. Kami tetap menunggu petunjuk dari Mendagri. Penyetopan kami jadikan masukan saja dulu,” ungkapnya
Sumber : Waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Surat Edaran Bupati Terkesan Lambat

    Surat Edaran Bupati Terkesan Lambat

    • calendar_month Rabu, 3 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Surat Edaran Bupati Mandailing Natal H. M. Ja’far Sukhairi Nasution yang memerintahkan ASN dan honorer untuk mengikuti vaksinasi dinilai sudah tepat, tapi terkesan terlambat. Hal itu disampaikan anggota fraksi Partai Golkar DPRD Madina Zubaidah Nasution ketika dihubungi Mandailing Online pada Rabu (3/11) siang di Panyabungan. “Langkah ini sudah tepat. Meski […]

  • Konsolidasi AMPG Kecamatan se-Madina Jelang Rakerda

    Konsolidasi AMPG Kecamatan se-Madina Jelang Rakerda

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengurus Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) kecamatan di Mandailing Natal (Madina) menggelar konsolidasi jelang rapat kerja daerah (Rakerda) yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Giat yang dilaksanakan di kantor Partai Golkar Madina, Jl. Willem Iskander, Pidoli Lombang ini dihadiri oleh seluruh ketua, sekretaris, dan bendahara AMPG kecamatan yang ada di […]

  • Kaki Harimau Dari Batang Natal Diamputasi

    Kaki Harimau Dari Batang Natal Diamputasi

    • calendar_month Jumat, 11 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masih ingat seekor harimau yang terperangkap dalam jerat babi di Kecamatan Batang Natal? Kini kaki harimau itu sudah diamputasi. Harimau itu diamputasi di Balai Taman Nasional Batang Gadis, Panyabungan, Mandailing Natal oleh tim dokter dari Medan. “Tim dokter yang merawat harimau memutuskankan untuk mengamputasi kaki depan sebelah kanan, guna memutus penyebaran […]

  • Maju di Pilkada, Fahrizal Daftar di 5 Parpol

    Maju di Pilkada, Fahrizal Daftar di 5 Parpol

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – H. Fahrizal Efendi Nasution maju sebagai calon bupati Mandailing Natal (Madina), Sumut. Dia didaftarkan oleh Tim Sahabat Pasti di lima partai politik (parpol), Jum’at (3/5/2024). Rombongan Tim Sahabat Pasti terdiri Dahlan Batubara selaku Sekretaris DPC Partai Hanura Madina, Herman Nasution dan Sutan Pulungan, Ahmad (masing-masing Wakil Ketua DPC Hanura Madina) Habil […]

  • Suara Terbungkam

    Suara Terbungkam

    • calendar_month Senin, 13 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Prosa Karya : Halvionata Auzora Siregar   Ketika mendengar sebuah jeritan menyayat hati dari seorang perempuan yang dianggap sebagai tiang dari sebuah negara, di akhir tahun yang penuh duka, duka bagi perempuan, negara bahkan apa yang diperjuangkan oleh sang feminisme Indonesia R.A Kartini dan Dewi Sartika telah dirobohkan oleh hawa nafsu. Akhir tahun kini penuh […]

  • Indonesia Jangan Latah! LGBT Haram dan Selamanya Haram!

    Indonesia Jangan Latah! LGBT Haram dan Selamanya Haram!

    • calendar_month Selasa, 6 Sep 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Djumriah Lina Johan Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban Beberapa negara yang masuk dalam Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) bersiap melegalkan hubungan sesama jenis. Singapura, misalnya, kini bersiap melegalkan hubungan sesama jenis. Jika terwujud, mereka bakal menyusul Thailand dan Vietnam yang sudah resmi melegalkan pernikahan sesama jenis. Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Umum Persatuan Islam […]

expand_less