Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Lebih baik PSMS ke LPI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
  • print Cetak


MEDAN – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan yang digunakan untuk bantuan kepada PSMS melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan senilai Rp6 miliar untuk berlaga di kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia harus dipertimbangkan lagi.

Pasalnya, masih banyak cabang-cabang olahraga yang memerlukan “suntikan” anggaran dari Pemko dan bukan hanya untuk PSMS saja.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Medan, Juliandi, mengatakan Pemko Medan harus menghentikan bantuan yang diberikan lewat APBD kepada PSMS. Apalagi, menurutnya PSMS hanya “beban” bagi Pemko Medan, yang senantiasa menggunakan APBD.

“Meskipun dikatakan bantuannya berstatus hibah, tetap saja anggaran itu membebankan Pemko Medan, “ tegas Juliandi, tadi malam.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan, jika PSMS tetap menggunakan APBD Kota Medan, ditambah dengan tidak adanya prestasi yang didapat, lebih baik PSMS masuk saja ke Liga Primer Indonesia (LPI). “Yang mungkin sebagai alternatif untuk mengurangi penggunaan APBD,” katanya.

“Toh, PSMS hanya berlaga di level ke II. Jadi, lebih bagus PSMS gabung saja ke LPI. LPI kan juga ajang professional sepakbola tanpa menggunakan APBD, “ ujarnya.

Sementara Sekretaris Daerah Kota Medan, Syaiful Bahri Lubis, mengatakan untuk menghentikan bantuan kepada klub profesional itu tahun depan harus ada petunjuk teknis (juknis) dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

“Kami menunggu petunjuk teknis dari Mendagri. Setiap tahun disampaikan dan itu jelas terlampir apa saja yang dibenarkan atau tidak. Makanya, saya tidak bisa katakan tidak diberi lagi melalui KONI,” katanya.

Bantuan itu diberikan melalui KONI Medan, kata Syaiful, bentuknya hibah. Laporan pertanggungjawabannya pun diserahkan kepada KONI sebagai pemberi dana. “Pemko tidak lagi mencampuri masalah implementasi anggaran tersebut,” kata Syaiful.

Sebelumnya, bantuan diberikan kepada KONI Medan tidak sebesar saat ini yakni Rp14 miliar. Saat KONI Medan diketuai Abdillah (mantan Walikota Medan) bantuan KONI Medan hanya Rp500 juta.

Sebab, bantuan untuk PSMS masih bisa mengalir langsung dari APBD dengan status hibah. Artinya, saat ini KONI hanya sebagai perantara mengalirkan dana untuk PSMS.

“Kami tidak mau terlalu maju dulu dalam hal ini. Kami tetap menunggu petunjuk dari Mendagri. Penyetopan kami jadikan masukan saja dulu,” ungkapnya
Sumber : Waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laporan Conservation International Indonesia Dinilai Mengada-ada

    Laporan Conservation International Indonesia Dinilai Mengada-ada

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Forum NGO lingkungan se-Kabupaten Mandailing Natal menilai laporan SLP Conservation International Indonesia tak masuk akal. Forum NGO lingkungan di Madina menilai bahwa laporan Conservation International Indonesia (CII) yang mengklaim sebanyak 4.700 petani Madina mendapatkan manfaat ekonomi dari peningkatan praktik-praktik pertanian yang dilakukan dalam program Sustainable Landscapes Partnership (SLP) CII. “Mereka membuat laporan […]

  • Wadow!!! Kapolsek Medan Kota Kok Marah-marah

    Wadow!!! Kapolsek Medan Kota Kok Marah-marah

    • calendar_month Selasa, 30 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN KOTA – Kapolsekta Medan Kota AKP M Sandi S, marah-marah ketika mau di komfirmasi Tribun kemarin, Selasa (30/11) terkait kelanjutan perkara pembocoran rahasia perusahaan yang dilaporkan Gunawan seorang Maneger Valas PT Milenium Penata cabang Multatuli beberpa waktu yang lalu. Sebelumnya berdasarkan informasi Ali adik Gunawan kepada Tribun, abangnya telah melaporkan mengenai pembocoran rahasia perusahaan […]

  • Pemkab Madina Diminta Berdayakan Objek Wisata

    Pemkab Madina Diminta Berdayakan Objek Wisata

    • calendar_month Sabtu, 16 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA-; Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diminta untuk memberdayakan objek wisata atau lokasi yang memiliki nilai historis terhadap moral anak bangsa yang ada di Madina, dan menjadikannya sebagai tempat rekreasi pengganti kafe malam. Permintaan tersebut disampaikan Ketua Pimpinan cabang Angkatan Muda Ka’bah (PC AMK) Kabupaten Madina, Mukmin Alfarizi SPdI, saat ditemui METRO usai melakukan rapat […]

  • Awas!!! Lobang Maut di Tambangan Jae

    Awas!!! Lobang Maut di Tambangan Jae

    • calendar_month Kamis, 2 Jan 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LOBANG MAUT – Satu unit angkutan pedesaan harus mengambil sisi pingir jalan untuk menghindar dari sebuah lobang yang dalam di jalur titik Desa Tambangan Jae, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal, Rabu (1/1/2014). Berdasar keterangan warga setempat, lobang ini sangat dalam sehingga jika pengemudi kederaan tak hati-hati di malam hari kenderaannya bisa terjungkal, malah dapat mengancam keselamatan […]

  • Pembebasan Lahan Jalan Akses Bandara Kualanamu Capai 98%

    Pembebasan Lahan Jalan Akses Bandara Kualanamu Capai 98%

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Pembebasan lahan di jalan akses Bandara Kualanamu sudah mencapai 98 persen. Namun, pekerjaan jalan akses Bandara Kualanamu masih menemui hambatan dalam pengerjaannya. Hal tersebut dikarenakan beberapa bidang tanah yang totalnya 1,5 km, masih diminta ganti rugi tanahnya oleh penduduk, padahal tanah tersebut milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN). “Beberapa bidang tanah sejumlah 1,5 km […]

  • Hanura, PKB, Grindra, Demokrat, Golkar Dominasi Madina

    Hanura, PKB, Grindra, Demokrat, Golkar Dominasi Madina

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penghitungan rekapitulasi manual hasil Pemilu 2014 masih berlangsung di tingkat PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan), Sabtu (12/4/2014). Tetapi berdasar data-data yang dihimpun Mandailing Online dari posko-posko partai politik memeberikan gambaran bahwa pemenang Pemilu 2014 di Mandailing Natal (Madina) didominasi Partai Hanura, PKB dan Grindra. Ketiga partai politik ini mampu memperoleh kursi di […]

expand_less