Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Madina Terima 228 CPNS

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 30 Sep 2010
  • print Cetak

Panyabungan,
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akan menerima 228 calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2010. Jumlah ini sesuai hasil penetapan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN & RB).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Madina, Asrul Daulay AP saat ditemui METRO di ruang kerjanya, Rabu (29/9) menuturkan, jatah sebanyak 228 CPNS untuk formasi tahun 2010, sebenarnya sangat sedikit dari kondisi ideal Pemkab Madina. Saat ini jumlah PNS di Pemkab Madina sekitar 7.000-an orang. Sedangkan untuk kondisi ideal Pemkab Madina membutuhkan sebanyak 10.000-an PNS.

“Kita memperoleh jatah sebanyak 228 CPNS untuk tenaga pendidikan, kesehatan, dan teknis. Dan ini merupakan ketetapan MenPAN sekira sebulan lalu, karena jumlah penerimaan itu berdasarkan kajian dan monitoring yang dilakukan MenPAN. Padahal, jumlah ideal PNS di Pemkab Madina sebanyak 10 ribuan PNS, dari jumlah sekarang yang hanya sekitar 7 ribuan,” terang Asrul.

Dijelaskannya, dari 228 CPNS yang akan diterima, sebanyak 103 orang untuk tenaga pendidikan, 68 orang tenaga kesehatan, dan tenaga teknis sebanyak 57 orang.

Lebih lanjut dikatakan Asrul, jadwal pelaksanaan penerimaan CPNS tergantung dengan dikeluarkannya rangkaian serta rincian formasi dari MenPAN & RB. Sebab, yang dikeluarkan MenPAN saat ini hanya jumlahnya, sedangkan rincian formasinya masih menunggu dari MenPAN.

“Saat ini kita kan masih menerima jumlah CPNS yang akan diterima, kalau rinciannya masih menuggu dikeluarkan MenPAN. Jika rangkaian tersebut sudah dikeluarkan maka kita akan berkoordinasi dengan Pemprov Sumut terkait penetapan jadwal penerimaan atau pelaksanaan, yang diperkirakan bulan Oktober, meskipun tanggalnya belum bisa dipastikan,” ungkapnya.

Lulusan SMA

Tak Diterima

Untuk tahun ini, berdasarkan surat ketetapan MenPAN & RB, lanjut Kepala BKD Madina, tidak ada jalur atau kesempatan bagi orang yang hanya memiliki ijazah atau lulusan SMA sederajat. Tahun ini, sesuai dengan formasi yang ada, pendidikan pelamar minimal Diploma 2 (D II).

“Bagi pelamar nantinya harus berpendidikan minimal D2, sedangkan bagi yang hanya memiliki ijazah SMA sederajat tak ada sesuai dengan formasi, dan ini sudah dari tahun 2005 lalu. Kita sebenarnya sudah beberapa kali mengusulkan supaya dibuka peluang bagi yang berpendidikan SMA sederajat, namun yang menetapkan adalah MenPAN,” ujarnya.

Masih dikatakan Asrul, hingga saat ini, Pemkab Madina belum menentukan perguruan tinggi negeri (PTN) yang akan menjadi tim selektor pembuat bahan ujian sekaligus yang akan menilai penerimaan CPNS tahun ini.

Namun disampaikannya, Pemkab Madina telah menyurati tiga PTN, yakni Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung. Sedangkan untuk penerimaan CPNS tahun lalu, Pemkab Madina memilih UNPAD. “Belum ada ditetapkan kita akan bekerja sama dengan universitas mana dalam penerimaan CPNS. Tapi untuk tahun lalu, kita memilih UNPAD, karena penanganannya sangat bagus serta dana yang sangat sederhana. Dan ini masih akan dibahas lagi,” katanya mengakhiri.

Kuota Final CPNS Palas Belum Turun

Kuota final penerimaan CPNS Kabupaten Padang Lawas tahun 2010 hingga saat ini belum turun dari MenPAN & RB. Namun, diperkirakan dalam dua hari ini akan turun.

“Hingga saat ini belum turun kuota final penerimaannya. Namun Kepala BKD Palas Hamzah Hasibuan sudah ke Jakarta untuk menemui MenPan 7 RB terkait proses penerimaan CPNS Palas tahun 2010 yang direncanakan akan digelar akhir Oktober mendatang,” kata Kepala Bidang (Kabid) Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Palas, Zulkarnain Nasution kepada METRO, Rabu (29/9).

Diutarakan Zulkarnain, pihaknya juga belum dapat memublikasikan kapan waktu pendaftaran CPNS dimulai. Demikian juga halnya dengan berapa jumlah final kuota yang akan diterima, dan formasi pendidikan, karena harus menunggu Kepala BKD.

“Tunggu dulu Pak Kepala BKD pulang, karena berkasnya sedang dibawa dari Jakarta ke Palas,” pungkasnya. Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Palas, Ali Irpan Hasibuan yang dihubungi METRO menuturkan, sebanyak 335 guru honor komite sudah siap dilakukan pemberkasan.

“Jauh hari kita sudah siap lakukan pemberkasan, dan datanya sudah kita berikan lengkap rekapnya kepada BKD Palas,” katanya singkat.
sumber: metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tiga Orang Pingsan Saat Antri Sembako Gratis di Medan

    Tiga Orang Pingsan Saat Antri Sembako Gratis di Medan

    • calendar_month Minggu, 21 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ratusan warga berdesakan untuk mendapatkan paket sembako gratis di Masjid Muslimin, Jalan Turi, Medan, Sabtu (20/08/2011). Sebanyak tiga orang warga pingsan karena saling berdesakan. Pengajian Silaturahmi Sejuta Umat Medan membagikan paket sembako sebanyak 4 ribu kepada warga yang dianggap kurang mampu. Paket yang dibagikan panitia berupa beras, gula, minyak goreng dan uang. Untuk mengantisipasi warga […]

  • Ketika Pelita Tak Menerangi Gulita

    Ketika Pelita Tak Menerangi Gulita

    • calendar_month Senin, 29 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Nurasiah Lubis, S.Pd Ibu rumah tangga, tinggal di Tapsel Cahaya menerangi kegelapan, penunjuk jalan di kala gelap. Kita sangat membutuhkan cahaya untuk melihat segala sesuatu, begitulah perumpamaan seorang guru bak pelita penerang di dalam gulita. Menurut Imam al~Ghazali Guru merupakan Siraj (pelita) segala zaman, orang yang hidup semasa dengannya akan memperoleh pancaran cahaya keilmuannya. […]

  • Kualitas Pembangunan Jalan Setapak Sangat Rendah

    Kualitas Pembangunan Jalan Setapak Sangat Rendah

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sejumlah warga Desa Sundutan Togo, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Madina meninjau pembangunan jalan setapak sepanjang 180 meter yang mempunyai kualitas yanga sangat rendah sebab campuran semen dan pasir sudah bias dicakar ayam. “Harapan warga atas sebuah pembangunan dari Pemkab Madina selama ini dengan terbangunnya sebuah jalan setapak […]

  • Dinalai Pemda Tidak Tegas, Pedagang Pasar Bioskop Datangi Kantor Bupati Madina

    Dinalai Pemda Tidak Tegas, Pedagang Pasar Bioskop Datangi Kantor Bupati Madina

    • calendar_month Jumat, 1 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pedagang pasar lama yang dipindahkan ke lokasi bangunan pasar exs bioskop jum’at 01/8/2025  sambangi Kantor Bupati Madina di komplek perkantoran bukit payaloting aek godang parbangunan. Mereka hendak menyampaikan keluhan pada bupati terkait kondisi pasar yang baru mereka tempati Rata rata mereka yang datang kaum ibu. Mereka menilai Pemkab Madina tidak tegas […]

  • TKA di Madina Dominasi dari Negara China

    TKA di Madina Dominasi dari Negara China

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA : Mandailing Online– Data Tenaga Kerja Asing ( TKA) di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) masih di nominasi perusahaan panas bumi PT. Sorik Marapi Geotermal Power ( SMGP ) yang beroperasi di Kecamatan Puncak Sorik Marapai. Kepala Dinas Tenaga Kerja Madina menyebut, ada 28 orang TKA dari Negara China yang bekerja di PT. […]

  • Jelang Puasa Harga Daging Di Madina Rp.140.000

    Jelang Puasa Harga Daging Di Madina Rp.140.000

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online)-  Menjelang 1 hari  bulan puasa Ramadhan harga daging sapi di beberapa pusat pasar tradisional  di Mandailing Natal  mengalami kenaikan. Dimana pada beberapa hari sebelumnya harga daging sapi sebesar Rp.120.000. namun pada saat ini harganya mencapai antara Rp.130.000 hingga Rp.140.000.-/ Kilo gramnya. Seperti di Pasar Kayu Laut Kecamatan Panyabungan Selatan per kilo […]

expand_less