Jumat, 6 Mar 2026
light_mode

Madina Terima 228 CPNS

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 30 Sep 2010
  • print Cetak

Panyabungan,
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akan menerima 228 calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2010. Jumlah ini sesuai hasil penetapan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN & RB).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Madina, Asrul Daulay AP saat ditemui METRO di ruang kerjanya, Rabu (29/9) menuturkan, jatah sebanyak 228 CPNS untuk formasi tahun 2010, sebenarnya sangat sedikit dari kondisi ideal Pemkab Madina. Saat ini jumlah PNS di Pemkab Madina sekitar 7.000-an orang. Sedangkan untuk kondisi ideal Pemkab Madina membutuhkan sebanyak 10.000-an PNS.

“Kita memperoleh jatah sebanyak 228 CPNS untuk tenaga pendidikan, kesehatan, dan teknis. Dan ini merupakan ketetapan MenPAN sekira sebulan lalu, karena jumlah penerimaan itu berdasarkan kajian dan monitoring yang dilakukan MenPAN. Padahal, jumlah ideal PNS di Pemkab Madina sebanyak 10 ribuan PNS, dari jumlah sekarang yang hanya sekitar 7 ribuan,” terang Asrul.

Dijelaskannya, dari 228 CPNS yang akan diterima, sebanyak 103 orang untuk tenaga pendidikan, 68 orang tenaga kesehatan, dan tenaga teknis sebanyak 57 orang.

Lebih lanjut dikatakan Asrul, jadwal pelaksanaan penerimaan CPNS tergantung dengan dikeluarkannya rangkaian serta rincian formasi dari MenPAN & RB. Sebab, yang dikeluarkan MenPAN saat ini hanya jumlahnya, sedangkan rincian formasinya masih menunggu dari MenPAN.

“Saat ini kita kan masih menerima jumlah CPNS yang akan diterima, kalau rinciannya masih menuggu dikeluarkan MenPAN. Jika rangkaian tersebut sudah dikeluarkan maka kita akan berkoordinasi dengan Pemprov Sumut terkait penetapan jadwal penerimaan atau pelaksanaan, yang diperkirakan bulan Oktober, meskipun tanggalnya belum bisa dipastikan,” ungkapnya.

Lulusan SMA

Tak Diterima

Untuk tahun ini, berdasarkan surat ketetapan MenPAN & RB, lanjut Kepala BKD Madina, tidak ada jalur atau kesempatan bagi orang yang hanya memiliki ijazah atau lulusan SMA sederajat. Tahun ini, sesuai dengan formasi yang ada, pendidikan pelamar minimal Diploma 2 (D II).

“Bagi pelamar nantinya harus berpendidikan minimal D2, sedangkan bagi yang hanya memiliki ijazah SMA sederajat tak ada sesuai dengan formasi, dan ini sudah dari tahun 2005 lalu. Kita sebenarnya sudah beberapa kali mengusulkan supaya dibuka peluang bagi yang berpendidikan SMA sederajat, namun yang menetapkan adalah MenPAN,” ujarnya.

Masih dikatakan Asrul, hingga saat ini, Pemkab Madina belum menentukan perguruan tinggi negeri (PTN) yang akan menjadi tim selektor pembuat bahan ujian sekaligus yang akan menilai penerimaan CPNS tahun ini.

Namun disampaikannya, Pemkab Madina telah menyurati tiga PTN, yakni Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung. Sedangkan untuk penerimaan CPNS tahun lalu, Pemkab Madina memilih UNPAD. “Belum ada ditetapkan kita akan bekerja sama dengan universitas mana dalam penerimaan CPNS. Tapi untuk tahun lalu, kita memilih UNPAD, karena penanganannya sangat bagus serta dana yang sangat sederhana. Dan ini masih akan dibahas lagi,” katanya mengakhiri.

Kuota Final CPNS Palas Belum Turun

Kuota final penerimaan CPNS Kabupaten Padang Lawas tahun 2010 hingga saat ini belum turun dari MenPAN & RB. Namun, diperkirakan dalam dua hari ini akan turun.

“Hingga saat ini belum turun kuota final penerimaannya. Namun Kepala BKD Palas Hamzah Hasibuan sudah ke Jakarta untuk menemui MenPan 7 RB terkait proses penerimaan CPNS Palas tahun 2010 yang direncanakan akan digelar akhir Oktober mendatang,” kata Kepala Bidang (Kabid) Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Palas, Zulkarnain Nasution kepada METRO, Rabu (29/9).

Diutarakan Zulkarnain, pihaknya juga belum dapat memublikasikan kapan waktu pendaftaran CPNS dimulai. Demikian juga halnya dengan berapa jumlah final kuota yang akan diterima, dan formasi pendidikan, karena harus menunggu Kepala BKD.

“Tunggu dulu Pak Kepala BKD pulang, karena berkasnya sedang dibawa dari Jakarta ke Palas,” pungkasnya. Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Palas, Ali Irpan Hasibuan yang dihubungi METRO menuturkan, sebanyak 335 guru honor komite sudah siap dilakukan pemberkasan.

“Jauh hari kita sudah siap lakukan pemberkasan, dan datanya sudah kita berikan lengkap rekapnya kepada BKD Palas,” katanya singkat.
sumber: metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • SYARIAH MEMELIHARA AGAMA, NYAWA DAN HARTA

    SYARIAH MEMELIHARA AGAMA, NYAWA DAN HARTA

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Wabah pandemi Corona (Covid-19) menyingkap satu fakta yang kasatmata. Tidak lain kegagapan sekaligus kegagalan sistem Kapitalisme di berbagai negara—termasuk di negeri ini—dalam memelihara agama, nyawa dan harta manusia. Di negeri ini, penyebaran Covid-19 hingga hari ini masih mengkhawatirkan. Menurut data per 2 Mei 2020, ada penambahan 609 kasus positif. Total kasus positif Covid-19 menjadi 27.549 […]

  • Sambut Muswil Sumut, PKS Gelar Jalan Sehat

    Sambut Muswil Sumut, PKS Gelar Jalan Sehat

    • calendar_month Senin, 4 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA Menjelang pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ke-2 pada 8-10 Oktober mendatang, DPD PKS Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar jalan sehat bersama 400-an warga, sekaligus membagi-bagikan hadiah kepada peserta yang beruntung, Minggu (3/10) pagi. Jalan sehat ini mengambil start dari sekretariat DPD PKS Madina, Jalan Willem Iskandar, […]

  • Nomor Ujian CPNS Dibagikan Kantor Pos

    Nomor Ujian CPNS Dibagikan Kantor Pos

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Manailing Onine) – Terkait tahapan proses penyaringan CPNS Kabupaten Mandailing Natal (Madina), pihak Kantor Pos tengah mengirim nomor ujian peserta kepada masing-masing pelamar. “Saat ini sudah membagikan nomor peserta ujian CPNS ke alamat masing-masing pelamar, disesuaikan dengan alamat pada lamaran peserta,” kata Kepala Kantor Pos Panyabungan, Ramli Siregar menjawab wartawan, Senin (28/10/2013). Dijelaskannya, ada […]

  • Judi di Sumut kian mewabah

    Judi di Sumut kian mewabah

    • calendar_month Rabu, 11 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan – Praktik judi sejenis judi toto gelap (Togel) di Sumatera Utara bagaikan penjual kacang goreng alias terang-terangan. Bahkan di beberapa warung di sejumlah daerah si penulis togel melaksanakan aktivitasnya tanpa ada rasa ketakutan untuk ditangkap. Seperti di Kota Bangun, Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, judi togel yang dikelola warga turunan Tionghoa, semakin mengganas. […]

  • Progres Pembangunan Pasar Baru Panyabungan 65 Persen

    Progres Pembangunan Pasar Baru Panyabungan 65 Persen

    • calendar_month Rabu, 28 Jul 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Progres pembangunan Pasar Baru Panyabungan hingga kini sudah mencapai 65 persen. Target penyelesaian insyaallah tidak meleset. Sehingga derita pedagang bisa segera berakhir. Itu diketahui ketika Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution melakukan peninjauan proyek pembangunan Pasar Baru itu, Rabu (28/7/2021). Atika meninjau lokasi itu untuk memperoleh kondisi lapangan […]

  • Ngotot Duetkan PDIP-Demokrat

    Ngotot Duetkan PDIP-Demokrat

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA-PDIP tetap berharap bisa berduet dengan Partai Demokrat pada Pilpres 2014. Komunikasi dua partai itu hingga saat ini terus diintensifkan untuk mencapai kesepakatan. Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) PDIP Taufik Kiemas mengatakan, ide untuk menduetkan pasangan capres-cawapres dari PDIP dan Demokrat bukan hal yang terlalu dini dibicarakan. “Akan terus diintensifkan. Kan, dua tahun lagi memasukkan […]

expand_less