Jumat, 5 Jun 2026
light_mode

Madina Terima 228 CPNS

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 30 Sep 2010
  • print Cetak

Panyabungan,
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akan menerima 228 calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2010. Jumlah ini sesuai hasil penetapan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN & RB).

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Madina, Asrul Daulay AP saat ditemui METRO di ruang kerjanya, Rabu (29/9) menuturkan, jatah sebanyak 228 CPNS untuk formasi tahun 2010, sebenarnya sangat sedikit dari kondisi ideal Pemkab Madina. Saat ini jumlah PNS di Pemkab Madina sekitar 7.000-an orang. Sedangkan untuk kondisi ideal Pemkab Madina membutuhkan sebanyak 10.000-an PNS.

“Kita memperoleh jatah sebanyak 228 CPNS untuk tenaga pendidikan, kesehatan, dan teknis. Dan ini merupakan ketetapan MenPAN sekira sebulan lalu, karena jumlah penerimaan itu berdasarkan kajian dan monitoring yang dilakukan MenPAN. Padahal, jumlah ideal PNS di Pemkab Madina sebanyak 10 ribuan PNS, dari jumlah sekarang yang hanya sekitar 7 ribuan,” terang Asrul.

Dijelaskannya, dari 228 CPNS yang akan diterima, sebanyak 103 orang untuk tenaga pendidikan, 68 orang tenaga kesehatan, dan tenaga teknis sebanyak 57 orang.

Lebih lanjut dikatakan Asrul, jadwal pelaksanaan penerimaan CPNS tergantung dengan dikeluarkannya rangkaian serta rincian formasi dari MenPAN & RB. Sebab, yang dikeluarkan MenPAN saat ini hanya jumlahnya, sedangkan rincian formasinya masih menunggu dari MenPAN.

“Saat ini kita kan masih menerima jumlah CPNS yang akan diterima, kalau rinciannya masih menuggu dikeluarkan MenPAN. Jika rangkaian tersebut sudah dikeluarkan maka kita akan berkoordinasi dengan Pemprov Sumut terkait penetapan jadwal penerimaan atau pelaksanaan, yang diperkirakan bulan Oktober, meskipun tanggalnya belum bisa dipastikan,” ungkapnya.

Lulusan SMA

Tak Diterima

Untuk tahun ini, berdasarkan surat ketetapan MenPAN & RB, lanjut Kepala BKD Madina, tidak ada jalur atau kesempatan bagi orang yang hanya memiliki ijazah atau lulusan SMA sederajat. Tahun ini, sesuai dengan formasi yang ada, pendidikan pelamar minimal Diploma 2 (D II).

“Bagi pelamar nantinya harus berpendidikan minimal D2, sedangkan bagi yang hanya memiliki ijazah SMA sederajat tak ada sesuai dengan formasi, dan ini sudah dari tahun 2005 lalu. Kita sebenarnya sudah beberapa kali mengusulkan supaya dibuka peluang bagi yang berpendidikan SMA sederajat, namun yang menetapkan adalah MenPAN,” ujarnya.

Masih dikatakan Asrul, hingga saat ini, Pemkab Madina belum menentukan perguruan tinggi negeri (PTN) yang akan menjadi tim selektor pembuat bahan ujian sekaligus yang akan menilai penerimaan CPNS tahun ini.

Namun disampaikannya, Pemkab Madina telah menyurati tiga PTN, yakni Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung. Sedangkan untuk penerimaan CPNS tahun lalu, Pemkab Madina memilih UNPAD. “Belum ada ditetapkan kita akan bekerja sama dengan universitas mana dalam penerimaan CPNS. Tapi untuk tahun lalu, kita memilih UNPAD, karena penanganannya sangat bagus serta dana yang sangat sederhana. Dan ini masih akan dibahas lagi,” katanya mengakhiri.

Kuota Final CPNS Palas Belum Turun

Kuota final penerimaan CPNS Kabupaten Padang Lawas tahun 2010 hingga saat ini belum turun dari MenPAN & RB. Namun, diperkirakan dalam dua hari ini akan turun.

“Hingga saat ini belum turun kuota final penerimaannya. Namun Kepala BKD Palas Hamzah Hasibuan sudah ke Jakarta untuk menemui MenPan 7 RB terkait proses penerimaan CPNS Palas tahun 2010 yang direncanakan akan digelar akhir Oktober mendatang,” kata Kepala Bidang (Kabid) Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Palas, Zulkarnain Nasution kepada METRO, Rabu (29/9).

Diutarakan Zulkarnain, pihaknya juga belum dapat memublikasikan kapan waktu pendaftaran CPNS dimulai. Demikian juga halnya dengan berapa jumlah final kuota yang akan diterima, dan formasi pendidikan, karena harus menunggu Kepala BKD.

“Tunggu dulu Pak Kepala BKD pulang, karena berkasnya sedang dibawa dari Jakarta ke Palas,” pungkasnya. Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Palas, Ali Irpan Hasibuan yang dihubungi METRO menuturkan, sebanyak 335 guru honor komite sudah siap dilakukan pemberkasan.

“Jauh hari kita sudah siap lakukan pemberkasan, dan datanya sudah kita berikan lengkap rekapnya kepada BKD Palas,” katanya singkat.
sumber: metrotabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • IDENTITAS MANDAILING DALAM TIGA LUKISAN BATARA LUBIS

    IDENTITAS MANDAILING DALAM TIGA LUKISAN BATARA LUBIS

    • calendar_month Kamis, 5 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Oleh: Bosman Batubara Sebenarnya saya sudah lama mendengar nama pelukis satu ini. Saya tahu nama Batara Lubis sebab ia adalah pelukis dari Mandailing yang mendapat tempat dalam perbincangan seni lukis di Indonesia. Meskipun saya tertarik untuk mengenalnya lebih jauh, tetapi selama ini saya belum pernah sama sekali menyermati karayanya. Persentuhan saya dengan seni yang sangat […]

  • Kades dan Sekdes Jambur Baru Batang Natal Milih Bungkam Terkait APBDes 2024-2025

    Kades dan Sekdes Jambur Baru Batang Natal Milih Bungkam Terkait APBDes 2024-2025

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal ( Mandailing Online ): terkait pembukaan jalan Unte Albung di Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal. Kepala Desa Riswan Haedi memilih bungkam saat dikonfirmasi. Yang sama dilakukan Sekretaris Desa Nurlatifah Nasution. Bumkamnya Kades dan Sekdes terhadap alokasi APBDes tahun 2024-2025 desa jambur baru, memperkuat dugaan warga adanya praktek KKN pada APBDes. Kurang […]

  • Pemkab Tapsel Bagi-bagi Mobil

    Pemkab Tapsel Bagi-bagi Mobil

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tapsel, Walau keuangan daerah dalam keadaan “kolaps” sehingga harus melakukan pinjaman daerah untuk menutupi belanja mencapai Rp 30 miliar, namun Pemkab Tapanuli Selatan tetap mengalokasikan dan merealisasikan pengadaan kenderaan angkutan darat bermotor baik yang dialokasikan di Sekretariat DPRD maupun Sekretariat Daerah. Sukses pengadaan 12 unit mobil dinas baru kepada alat kelengkapan dan Fraksi DPRD dalam […]

  • Negeri Kaya Masalah Miskin Solusi

    Negeri Kaya Masalah Miskin Solusi

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tidaklah sesuatu yang mendramatisir, kalau kita mengatakan negeri ini sungguh kaya berbagai permasalahan, tetapi sangat miskin dalam solusi Mencermati permasalahan bangsa ini, yang demikian kompleks, beberapa pengamat yang biasanya pintar berdiskusi–ikut larut dalam suasana putus asa–menyatakan entah dari mana akan kita mulai membenahi kondisi bangsa yang sungguh memprihatinkan ini. Apa yang menjadikan keprihatinan bagi para […]

  • Madina Terima Penghargaan UHC

    Madina Terima Penghargaan UHC

    • calendar_month Selasa, 30 Sep 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LUBUK PAKAM (Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menerima Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dari Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan David Bangun. Penyerahan dilakukan pada acara Launching UHC Prioritas Program Berobat Gratis (Probis) Sumut Berkah di Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Senin (29/9/2025). Penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution. […]

  • Hutan Lindung Madina Bakal Direvisi 50.000 Ha

    Hutan Lindung Madina Bakal Direvisi 50.000 Ha

    • calendar_month Sabtu, 22 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Seluas 50.000 hektare hutan lindung di Mandailing Natal (Madina) bakal dirubah statusnya menjadi hutan desa. Perubahan ini merupakan kebijakan Kementerian Kehutanan RI atas inisiatif Bupati Madina, Hidayat Batubara. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Maraondak Harahap kepada wartawan, pekan lalu mengatakan saat ini draf revisinya sedang diproses di Kemenhut melalui Direktorat Jenderal […]

expand_less