Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Organda Sumut Minta Tuntaskan Jalan Lingkar Kotanopan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 28 Agt 2012
  • print Cetak

pasar kotanopan 280812KOTANOPAN (MO) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) didesak agar segera menuntaskan pembangunan jalan Lingkar Barat Kotanopan sepanjang lebih kurang 7 Km yang sampai saat ini masih terbengkalai.

Desakan ini di keluarkan untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi di pusat Pasar Kotanopan.

Desakan ini dinyatakan Ketua I DPD Organda Sumut, H. Ikhwan Efendi Lubis di dampingi anggota DPRD Madina H. Syamsul Anwar Lubis, SE dan Kaposlantas Kotanopan Bripka Jafar Lubis kepada Wartawan di Kotanopan, Senin (27/8).

Dikatakannya, lalulintas yang padat di pusat Pasar Kotanopan mengharuskan penambahan jalur jalan. Ruas jalan yang ada selama ini yakni jalan Lintas Sumatera sudah terlalu sempit, diperparah membludaknya keramaian pasar Kotanopan di hari Sabtu.

“Jadi salah satu solusinya dengan mengalihkan kenderaan truk atau bus melalui jalan Lintas Barat Kotanopan. Namun mengingat kondisi jalan Lintas Barat ini masih terbengkalai, hal itu mustahil di lakukan. Untuk itu kita mendesak Pemkab Madina untuk menuntaskan ini,” katanya.

Selain mengurangi kemacetan, dengan berfungsinya nanti jalan Lintas Barat ini akan semakin mempercepat pembangunan di wilayah Kotanopan. Geliat pembangunan di Kecamatan Kotanopan dibandingkan kecamatan lain di Mandailing Julu jauh tertinggal, padahal Kecamatan Kotanopan adalah kecamatan induk.

“Saya kira ini menjadi PR kepada kita bersama agar sama-sama memikirkan nasib pembangunan di Kotanopan. Kepada rekan-rekan atau saudara-saudara yang ada di perantauan dan yang duduk di lembaga eksekutif, legislatif maupun dari lembaga lainnya yang berasal dari Kotanopan agar segera berbuat membangun daerah ini,” ujarnya.

“Kita akui untuk menuntaskan jalan lintas barat ini butuh anggaran yang besar. Kalau Pemkab Madina tidak punya anggaran seharusnya di upayakan dari Pusat. Masalahnya sekarang bagaimana kemauan Pemkab Madina untuk memperjuangkan dana itu. Di sinilah peran rekan-rekan kita putra Kotanopan yang duduk di lembaga eksekutif dan legislatif untuk membantunya. Penuntasan pembangunan jalan ini tidak bisa di tawar-tawar lagi, sebab setiap hari volume kenderaan semakin banyak,” ujarnya.

Hal senada juga di katakan anggota DPRD Madina Samsul Anwar Lubis, SE. Pihaknya dari DPRD Madina akan mendorong Pemkab Madina meperjuangkan kelanjutan pembangunan jalan tersebut.

“Kita dari DPRD Madina akan mendesak Pemkab Madina agar melanjutkan pembangunan jalan tersebut. Ini menjadi PR bagi kita, sebab kondisi kemacetan di kawasan ini memang sudah cukup parah, apalagi kalau hari pekan,” katanya.(mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bulan Depan 370 Kades di Madina Jabatannya Akan Diperpanjang

    Bulan Depan 370 Kades di Madina Jabatannya Akan Diperpanjang

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Bulan Juli depan, 370 Kepala Desa di Mandailing Natal ( Madina) jabatannya akan diperpanjang selama 2 tahun. Hal ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 3 tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa. Bunyi undang-undang tersebut merubah masa jabatan kepala desa dari 6 tahun menjadi 8 tahun. […]

  • Pembentukan Provinsi Tapanuli Rawan Konflik

    • calendar_month Jumat, 1 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Potensi konflik di seputar aspirasi pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap) dinilai masih cukup besar. Karenanya, masyarakat Sumut diingatkan untuk mengedepankan dialog jika terjadi perbedaan pendapat atas keputusan DPR RI yang menyetujui dilakukan pembahasan lagi Rancangan Undang-undang (RUU) pembentukan Protap. “Saya yakin, begitu RUU Protap mulai dibahas lagi, maka akan muncul lagi tarik-menarik, […]

  • Harga Sayur Mayur di Panyabungan Kembali Normal

    Harga Sayur Mayur di Panyabungan Kembali Normal

    • calendar_month Selasa, 8 Jul 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bulan Ramadan membawa berkah bagi pedagang sayur mayur di beberapa pasar tradisional yang ada di Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Di minggu pertama Ramadan harga kembali normal, bahkan sebagian ada yang mengalami tren naik. Demikian disampaikan Patimah, pedagang sayur mayur di Pusat Pasar Pagi Gunungtua, Senin (7/7/2014). “Sebelum memasuki bulan […]

  • 468 Knalpot blong Digilas situmalas

    468 Knalpot blong Digilas situmalas

    • calendar_month Sabtu, 18 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN- Sebanyak 468 knalpot blong bernilai Rp163 juta digilas alat berat perata jalan atau yang biasa disebut situmalas, di Alaman Bolak Padang Nadimpu, Kota Padangsidimpuan, Jumat (17/2). Penghancuran knalpot blong tersebut langsung dipimpin Kapolres Psp AKBP Andi Syahriful Taufik bersama Wali Kota Drs H Zulkarnain Nasution, dan disaksikan unsur muspida plus, praktisi hukum, tokoh masyarakat, […]

  • Perusahaan Norwegia Siap Eksplorasi Halmahera II

    Perusahaan Norwegia Siap Eksplorasi Halmahera II

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, – Statoil Indonesia, perusahaan Migas asal Norwegia memenuhi janjinya untuk melakukan survei seismik di lahan seluas 6.000 hektar di blok Halmahera II. Pernyataan itu disampaikan Agus Budiyanto, Humas Satuan Kerja Khusus Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) di Jakarta (22/7). Menurutnya, perusahaan tersebut siap melakukan eksplorasi yang akan memakan waktu lebih kurang 3 bulan. […]

  • Cerpen HUJAN DAN WANITA TUA

    Cerpen HUJAN DAN WANITA TUA

    • calendar_month Jumat, 22 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Karya : WAHYUNI LUBIS   Hujan dan kenangan kembali menemui ia yang sedang duduk bersandar di atas kursi roda. Wanita lansia yang tak bisa berbuat apa-apa bahkan untuk meracik segelas kopi pun ia hampir  tak kuasa. Ia adalah seorang wanita yang ditinggal mati oleh kekasihnya dan kini ia hidup sendiri di bawah naungan rumah kecil […]

expand_less