Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

Biaya Pembuatan KTP di Madina Mancapai Rp50.000

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) merasa keberatan. Pasalnya, biaya pembuatan Kartu Keluarga (KK) disebut mencapai Rp20.000 dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Rp50.000.

Mahalnya biaya pembuatan KK dan KTP tersebut terungkap saat puluhan massa tergabung dalam Barisan Muda Mandailing Natal (Madina) terdiri dari PC PMII Madina, Madina Institute, Pantai Barat Mandailing Foundation, PMP Madina, IMA Nabana, AMK Madina, GMPI Madina dan GM KAMUS Madina, berunjukrasa ke Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Madina, Selasa (08/02/2011).

Dalam orasinya, pengunjukrasa membeberkan dugaan pungutan liar yang terjadi Dinas Kependudukan. Disebutkan, sesuai Perda Madina Nomor 2 Tahun 2010 Tentang Retribusi Penggantian Biaya Cetak Dokumen Kependudukan dan Akta Catatan Sipil, tarif Kartu Keluarga (KK) untuk WNI Rp3.750 dan WNA Rp15.000, tarif Kartu Tanda Penduduk (KTP) WNI Rp12.500 dan WNA Rp25.000.

Namun berdasarkan temuan di lapangan, biaya pembuatan KK mencapai Rp20.000 dan KTP Rp50.000, sehingga hal tersebut memberatkan masyarakat Madina dan tidak sesuai dengan Perda 2/2010. Bukan itu saja, dalam orasinya pengunjukrasa juga membeberkan tentang indikasi dugaan korupsi di Dinas Kependudukan yang akan mereka ungkap.

Terkait hal itu, massa Barisan Muda Madina meminta pertanggungjawaban tentang adanya dugaan pungutan liar di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil serta meminta Pj Bupati Madina Aspan Sofian Batubara secepatnya menuntaskan dugaan korupsi di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Apabila dalam waktu yang sesingkat-singkatnya kasus ini tidak bisa diselesaikan, maka Barisan Muda Madina akan menggiring kasus ini lewat jalur hukum. Terakhir, dalam pernyataan sikapnya Barisan Muda Madina meminta agar Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil segera dicopot dari jabatannya.

Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Madina Ahmad Daulay yang menerima pengunjukrasa berjanji akan menyampaikan tuntutan pengunjukrasa kepada Kepala Dinas. Namun semenjak menjabat Sekretaris Dinas Kependudukan, Ahmad mengaku tidak pernah mengetahui terjadinya pungli seperti yang disampaikan Barisan Muda Madina.

Setelah berunjukrasa di Kantor Dinas Kependudukan, massa Barisan Muda Madina melanjutkan aksi mereka ke Kantor Dinas Pariwisata. Namun pengunjukrasa kecewa karena Kantor Dinas Pariwisata sudah tutup sehingga tidak satu pun pegawai yang bisa ditemui di kantor tersebut. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengakuan Warga 2 Tahun Terahir Kantor Desa Tanjung Julu Tak Berfungsi

    Pengakuan Warga 2 Tahun Terahir Kantor Desa Tanjung Julu Tak Berfungsi

    • calendar_month Selasa, 24 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN TIMUR (Mandailing Online) – Ternyata sudah 2 Tahun Kantor Desa Tanjung Julu di Kecamatan Panyabungan Timur, Madina tak difungsikan. Warga mengaku apabila ada urusan warga mendatangi rumah Kepala Desa Azwardi Lubis. ” Sekitar 2 tahun sudah tidak pernah buka, kalo ada urusan harus ke rumahnya. Sepengetahuan saya semua warga yang punya kepentingan harus mendatangi […]

  • Gapoktan se Panyabungan Musyawarahkan Pola Tanam

    Gapoktan se Panyabungan Musyawarahkan Pola Tanam

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      Gabungan kelompok tani (Gapoktan) se Kecamatan Panyabungan bersama Dinas Pertanian Kabupaten Mandailing Natal (Madina ), Kamis, (9/8) musyawarahkan pola tanam dan tertib tanam padi di Kecamatan Panyabungan. Musyawarah yang ditempatkan di sopo godang Kelurahan Hutasiantar Kec.Panyabungan juga dihadiri oleh para PPL dan Badan Ketahanan Pangan Kab. Mandailing Natal (hol)

  • KPU Madina Ujicoba Aplikasi Situng Tahap III

    KPU Madina Ujicoba Aplikasi Situng Tahap III

    • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menyonsong Pemungutan Suara Pemilu dan Pilpres 2019, KPU Madina melaksanakan uji coba nasional ketiga penggunaan Aplikasi Situng. Ujicoba aplikasi Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) ini berlangsung di sekretariat KPU Mandailing Natal (Madina), Kamis (11/04/2019). Dan itu sesuai surat KPU RI Nomor 555/PL.02.6-SD/06/KPU/III/2019 tanggal 27 Maret 2019 perihal Persiapan Uji Coba Nasional […]

  • Raja-Raja Mandailing Bantah BPA Meninggal Dunia

    Raja-Raja Mandailing Bantah BPA Meninggal Dunia

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Para raja-raja yang ada di Mandailing Natal (Madina) tidak dapat menerima jika Badan Pemangku Adat (BPA) disebut telah meninggal dunia dan telah uzur serta tidak dapat lagi melaksanakan tugas sebagaimana mestinya. Itu dikatakan Ketua BPA Madina, Baginda Mangaraja Soaloon Nasution kepada wartawan,Senin (10/11) di Panyabungan. Disebutkannya, kalimat “telah meninggal dunia dan […]

  • Bupati Madina Salurkan Zakat dari Baznas

    Bupati Madina Salurkan Zakat dari Baznas

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal, Sumut Saipullah Nasution menyalurkan zakat, infak dan sodaqoh yang dikelola Baznas kepada 354 mustahik, Kamis (27/3/2025). Dari total 354 mustahik itu terdiri dari masyarakat ekonomi lemah (program Peduli), kalangan pelajar (program Cerdas), tambahan modal usaha (program Makmur) dan kelompok pengurus masjid (program Takwa). Penyaluran berlangsung di masjid Nur […]

  • KPU Madina Tetapkan Dahlan-Sukhairi dan Yusuf-Imron

    KPU Madina Tetapkan Dahlan-Sukhairi dan Yusuf-Imron

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal, Senin (24/8) menetapkan dua pasangan calon bupati/wakil bupati untuk Pilkada Madina 2015. Kedua pasangan yang ditetapkan adalah pasangan Drs. H. Dahlan Hasan Nasution-H. Jakfar Sukhairi Nasution dan pasangan Drs. HM. Yusuf Nasution,Msi – H. Imron Lubis,S.Pd.MM. Penetapan kedua pasangan ini berdasar Keputusan KPU Mandailing Natal […]

expand_less